Claim Missing Document
Check
Articles

Pembuatan Peta Rawan Banjir Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Sely Novita Sari; Anggi Hermawan; Rizal Maulana; Oggi Heicqal Ardian
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5543

Abstract

Bantul Regency, located in the Special Region of Yogyakarta, is prone to flooding due to its lowland topography and suboptimal drainage systems. This community service project aims to create a flood hazard map to assist the Bantul Disaster Management Agency (BPBD) in identifying high-risk areas and planning preventive mitigation policies. The methods used include literature reviews, data collection from BBWS and BPBD, as well as field surveys. Flood data from the past five years was analyzed using Geographic Information System (GIS) technology to map flood-prone areas. The result is a detailed map highlighting flood-prone zones, which can be used for infrastructure planning and improving community preparedness. The conclusion of this project is the development of the Flood Hazard Map for Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. This map serves as an essential tool for disaster mitigation and development planning, with recommendations for regular data updates and community outreach efforts.
PENINGKATAN KAPASITAS PENAMPANG BALOK BETON BERTULANGAN BAMBU WULUNG TANPA PILINAN Sari, Sely Novita
KURVATEK Vol 1 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v1i2.238

Abstract

Mengatasi masalah mahal dan terbatasnya sumber daya baja tulangan, sebagai alternatif dicoba pemakaian tulangan bambu yang murah dan berkekuatan tinggi, namun realisasinya tidaklah mudah karena bambu memiliki kelemahan pada sifat higroskopis (kembang susut) yang tinggi, sifat ini berdampak pada daya lekat bambu yang menurun. Namun masalah higroskopis ini dapat diatasi dengan pemberian vernis, sehingga kembang susutnya akan berkurang bahkan dapat hilang. Penelitian ini menggunakan bambu wulung tanpa pilinan sebagai tulangan balok beton. Pengujian dilakukan dengan metode pembebanan dua titik, retak yang diharapkan pada pengujian ini adalah retak lentur. Tulangan dibuat dari 2 bilah bambu yang sama dengan bagian daging bambu saling berhimpit dan bagian kulit di sisi luar, kemudian diikat menggunakan kawat bendrat untuk mencegah tulangan bergeser atau rusak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi tulangan bambu rata-rata antara momen retak awal (eksperimen) dengan momen perhitungan (teoritis) sebesar 17.04 %. Disimpulkan bahwa bambu memiliki peluang untuk digunakan sebagai tulangan, khususnya untuk struktur beton sederhana. Kata kunci: Bambu, beton bertulang, kuat lentur, balok, struktur
IDENTIFIKASI INDIKATOR DESAIN HUNIAN SEMENTARA DARI PERSPEKTIF KORBAN BENCANA Sari, Sely Novita; Winarno, Setya; Nugraheni, Fitri
KURVATEK Vol 9 No 2 (2024): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v9i2.5072

Abstract

Indonesia sering mengalami bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung berapi, banjir, dan tanah longsor, yang mengakibatkan kerugian signifikan. Pada setiap kejadian bencana, banyak rumah tinggal yang hancur sehingga kebutuhan hunian sementara yang cepat bangun pada saat kondisi tanggap darurat sangat diperlukan. Desain hunian sementara yang sering dipakai saat ini sering tidak mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan khusus dari korban bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor- faktor desain hunian sementara dari perspektif korban bencana. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner yang diberikan kepada responden berjumlah 6 orang dari BPBD Kabupaten Bantul, 11 orang Masyarakat terdampak relokasi bencana longsor, 7 orang yang terkena relokasi bencana gempa Bantul dan 8 orang masyarakat yang telah memiliki pengalaman tinggal di hunian sementara. Dalam penelitian ini, Algoritma Artificial Neural Network (ANN) digunakan sebagai alat untuk menganalisis data responden. hasil pemodelan metode ANN, dapat disimpulkan bahwa terdapat identifikasi faktor-faktor desain hunian sementara berdasarkan perspektif korban bencana terbesar pada indikator Kemudahan Interaksi Sosial yang memiliki presentasi sebesar 33,33%, dilanjutkan dengan indikator Kekuatan Bangunan sebesar 23,33%, 2 faktor selanjutnya adalah Kenyamanan Penghuni dan Kemudahan Pembangunan dengan nilai 20% dan faktor terendah adalah Kecepatan Pembangunan yang memiliki presentasi sebesar 3,33%.
ABDIMAS: PEMBUATAN PETA KEKERINGAN KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hermawan, Anggi; Sari, Sely Novita; Maulana, Rizal; Prastowo, Rizqi; Ardian, Oggi Heicqal
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i1.193

Abstract

Kekeringan disebabkan oleh ketidakseimbangan hidrologi akibat distribusi hujan yang tidak merata, yang memengaruhi pasokan air. Kabupaten Bantul, DIY, sering mengalami kekeringan, terutama di kecamatan seperti Dlingo, Imogiri, Pajangan, Piyungan, dan Kasihan. Sekitar 2000 hektar lahan pertanian terancam kekeringan karena kurangnya irigasi selama musim kemarau. Kabupaten Bantul belum memiliki pemetaan daerah rawan kekeringan, yang penting bagi BPBD. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk membuat Peta Kekeringan Kabupaten Bantul DIY. Langkah awal mencakup studi pendahuluan untuk memahami iklim, pola kekeringan, dan dampaknya, serta mengidentifikasi data yang relevan. Pengumpulan data melibatkan akuisisi data iklim, hidrologi, dan curah hujan dengan kolaborasi lembaga terkait. Data dianalisis untuk mengidentifikasi pola kekeringan, dan digunakan dalam pemetaan dengan perangkat lunak GIS. Kegiatan ini menghasilkan Peta Kekeringan dan Potensi Sumber Air Kabupaten Bantul Tahun 2023. Implikasi Pembuatan peta tidak hanya menjadi alat visualisasi, tetapi juga menjadi landasan dalam manajemen bencana dan upaya mitigasi untuk Masyarakat sekitar.
Analysis of Cost Budget Plans in Disaster Logistics Warehouse Planning of the Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Regency, D.I. Yogyakarta Alfinur Insaniyati Umi Sa'adah; Sely Novita Sari; Rizal Maulana
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 1 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 1 January 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i1.6033

Abstract

From the various roles of the Bantul Regency BPBD in managing disaster preparedness and response in the Bantul area, which is known to be prone to disasters, the construction of a disaster logistics warehouse is needed to support the implementation of disaster management. To ensure the effectiveness and efficiency of the construction of the warehouse, an analysis of the Cost Budget Plan (CBP) is needed. The purpose of this study is to analyze the costs needed to complete the construction of the Bantul Regency BPBD logistics warehouse. The types and sources of data used are secondary data in the form of floor plan drawings, cut drawings, and detailed drawings. The method carried out is by analyzing the price of the unit of work using the applicable units of goods and services. CBP is obtained from the product of the volume of work multiplied by the result of the unit price of work. CBP analysis on the Bantul BPBD Logistics Warehouse Planning was obtained of Rp 20,026,590,027. The results of this study help to ensure appropriate budget allocation, prevent cost overruns, and become the main guideline in project implementation to support effective disaster response by BPBD.
Crawler Crane Productivity Analysis on Erection Girder Work for Toll Road Construction Solo - Yogyakarta Astuti Umasugi; Sely Novita Sari; Rizal Maulana
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 1 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 1 January 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i1.6034

Abstract

The construction of the Solo–Yogyakarta Toll Road aims to enhance connectivity between Solo and Yogyakarta and reduce traffic congestion. This study examines the productivity of crawler cranes in girder erection work to provide recommendations for optimizing crane usage in similar projects and improving construction efficiency. A quantitative approach was used, analyzing technical parameters such as lifting capacity, load charts, and operational safety, in accordance with SNI 6910-2022 standards. The findings revealed that the IHI CCH2800 crawler crane, with a maximum capacity of 280 tons, successfully handled a total load of 44.61 tons using a lifting frame. With a Dynamic Amplification Factor (DAF) of 1.05, the crane achieved a safe lifting capacity of 46.84 tons. The optimal configuration included a boom length of 33.50 meters, a lifting radius of 13 meters, and a sling capacity of 182.72 tons, resulting in a maximum lift capacity of 82.3 tons. This study highlights the importance of accurate lifting radius calculations and load chart optimization to ensure productivity and operational safety. The findings offer practical recommendations for application in future large-scale infrastructure projects.
PERANCANGAN OPTIMAL GUDANG LOGISTIK KEBENCANAAN BPBD KABUPATEN BANTUL UNTUK EFISIENSI PENYIMPANAN DAN DISTRIBUSI LOGISTIK KEBENCANAAN sianturi, faldi daud suiyoso; Sari, Sely Novita; Ridayati, Ridayati
Device Vol 15 No 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v15i1.8253

Abstract

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul merupakan badan yang bertugas mendistribusikan bantuan kebencanaan saat terjadi kondisi darurat. BPBD membutuhkan sistem logistik yang baik untuk mendukung penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata letak yang lebih optimal bagi gudang logistik BPBD Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan wawancara langsung. Sejumlah permasalahan yang ditemukan diantaranya tata letak yang kurang optimal, kapasitas penyimpanan terbatas dan kondisi fisik bangunan kurang memadai. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan denah gudang logistik baru yang lebih fungsional dan efektif sangat dibutuhkan. Berdasarkan lahan seluas 8.937 m² maka dapat direncanakan pembangunan gudang logistik mencakup fasilitas penyimpanan seluas 66 m x 36 m. Ketebalan lantai 0,15 m, pintu gerbang 7,85 m, dan area manuver 9,85 m untuk mobilitas, keamanan melalui CCTV dan sistem ventilasi optimal untuk menjaga kualitas barang. Perencanaan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan dan pengambilan logistik, sekaligus menjaga kualitas dan keamanan barang.
Rapid visual screening of building for potential ground movement in Kalirejo, Kulonprogo, Yogyakarta Sari, Sely Novita; Prastowo, Rizqi; Junaidi, Rahmad; Machmud, Amir
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v9i1.5190

Abstract

Landslides are the biggest threat in the Kalirejo area. The dynamics of land movements in the mountains often cause cracks and potentially collapse. Landslides due to land fractures caused building damage. This study aimed to analyze the condition of a simple building on the influence of land fracture. The method used was conducting a field survey of existing buildings in the Kalirejo area. The data of the surveys were the percentage of building damage and building categorization. From the results of the analysis, the percentages of buildings in the safe category were 78 buildings or 54.17%, the buildings of the unsafe category were 51 buildings or 35.42%, and buildings with the unsafe category were 15 buildings out of 144 surveyed building with the percentage of 10.42%. Based on the results of the analysis using the Rapid Visual Screening (RVS) method, 15 buildings with unsafe conditions need to be relocated because they do not use the minimum structure required for simple buildings while the 51 buildings with unsafe conditions, repairs must be made to the structure according to the minimum requirements of simple buildings
Pemodelan Artificial Neural Network (ANN) Untuk Identifikasi Bangunan Daerah Rawan Longsor Sari, Sely Novita; Pratama, Bagus Gilang; Prastowo, Rizqi
Device Vol 14 No 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i1.6701

Abstract

Identifikasi bangunan daerah rawan longsor adalah suatu hal yang penting dalam mitigasi bencana alam. Longsor dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, dan dapat menyebabkan kerugian yang besar baik dari segi manusia maupun materiil (fadli dkk, 2023). Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi bangunan yang berada di daerah rawan longsor agar dapat mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Metode yang dapat digunakan untuk identifikasi bangunan di daerah rawan longsor adalah artificial neural network (ANN). ANN adalah suatu model komputasi yang terinspirasi dari sistem saraf biologis yang terdiri dari sejumlah unit pemrosesan sederhana yang disebut neuron. ANN dapat belajar dari data dan menyesuaikan bobot koneksi antar neuron untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. ANN memiliki kemampuan untuk mengenali pola, mengklasifikasikan data, dan memprediksi hasil. Berdasarkan analisis data klasifikasi dinding sederhana di Kecamatan Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, menggunakan Artificial Neural Network (ANN), presentase prediksi setiap data dari pemodelan ANN menunjukkan bahwa indikator Bangunan Tidak Aman mencapai 100%, dengan 89% prediksi Bangunan Aman, dan 82,7% prediksi Bangunan Aman berdasarkan History Accuracy. Hasil tersebut diukur dengan merujuk pada kurva model validasi yang semakin meningkat dan stabil, mencapai nilai akurasi rata-rata di atas 80%, yakni sebesar 88%.
Kolaborasi Jaringan Saraf Tiruan (JST) Dalam Identifikasi Prioritas Penanganan Pemeliharaan Jalan Kabupaten Sari, Sely Novita; Pratama, Bagus Gilang; ircham, ircham
Device Vol 14 No 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i1.6702

Abstract

Pemeliharaan jalan kabupaten menjadi elemen krusial dalam pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Kendati begitu, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia menyebabkan banyak jalan kabupaten mengalami kerusakan yang memerlukan penanganan pemeliharaan yang efektif. Dalam rangka mengidentifikasi prioritas pemeliharaan, digunakan metode Jaringan Saraf Tiruan (JST), sebuah teknologi kecerdasan buatan yang mampu mempelajari pola dari data dan mengklasifikasikan informasi baru. JST dapat memproses data kompleks, non-linear, dan tidak pasti, sehingga cocok untuk estimasi biaya, peramalan, klasifikasi, dan optimasi. Hasil analisis data menggunakan JST menunjukkan tingkat akurasi prediksi Prioritas Mutlak Penting sebesar 100%, sementara untuk Prediksi Prioritas Sangat Penting, Prioritas Cukup Penting, dan Prioritas Sedikit Penting masing-masing mencapai 66,7%. Prediksi Prioritas Tidak Penting juga mencapai 100%, dengan menggunakan History Accuracy sebagai acuan. Dengan demikian, pemodelan ini memberikan presentase prediksi untuk setiap kategori prioritas pemeliharaan jalan kabupaten, memberikan dasar informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.
Co-Authors Adam Sulton Afredo Tubur, Hasi Albani Musyafa Alfinur Insaniyati Umi Sa'adah Alwarizi, Fahrol Amir Machmud Amir Machmud, Amir Andary, Fauziah Andrea Sumarah Asih Andri Daeng Salimung Anggi Hermawan Annisa Fauziah Ardian, Oggi Heical Ariza Tiara Ramadhanti Astuti Umasugi Avon Budiono Bagus Gilang Pratama Bagus Gilang Pratama, Bagus Gilang Basak Ozyurt Bere, Gracensia Bismoko Rahadrian Suseno Chandra Wahyu Herbyanto Clara Anggreini Ines Benge Dandi Pramono Payungan Dandi Pranomo Darlahanus, David Dian Nurcahyani Dika, Resa Priya Do’o, Ricko Rivaldo Ruben Fahrul Nurfajri Mokoagow Fandanu Firdyan Syah Faturrahman Jahrun Trumpi Filipus Alfriyadi Junaidi Filipus Alfriyadi Junaidi Fitri Nugraheni Fitri Nugraheni Fitri Nugraheni Grito, Mortalesel Hadi Riswanto, Teguh Hafid, Anggun Abdul Ibnu Rianto Ilham Mopio Ilham Mopio Ilham Nawawi Ircham Iwan Tri Riyadi Yanto Iwan Tri Riyadi Yanto Jesika Dekrita Uan Joko Prasojo Joko Prasojo Kartika, Erawati Khairul Mahbubi Khalid S Ridwan Korhan Cengiz Kota, Reynaldus Sean Kristin Yunita Luna Amadea Maharani Sudjatmiko Mokoagow, Fahrul Nurfajri Muhammad Hanif Jufri Muhammad Rizky Fajar Mustafa Mat Deris Musyafa', Albani Mutiara Pasande Surugallang Nanda Ramadhani Nanda Ramadhani nico siliansyah Norhalina Senan Nurcahyani, Dian Oggi Heical Ardian Oggi Heicqal Ardian Oni Yuliani Oni Yuliani Payungan, Dandi Pramono Putri Jea, Maria Carvallo Rahmad Junaidi, Rahmad Rahmatullah Gafar kahar Ramadhani, Fauziah ratih dwi indrajad ratih Ratna Kartikasari Rd. Rohmat Saedudin Regita Gusttriana Ricko Rivaldo Ruben Do’o Ridayati Ridayati Rizal Maulana Rizal Maulana Rizal Maulana, Rizal Rizky Tri Astuti Rizqi Prastowo Sa’adah, Alfinur Insaniyati Umi Sabila, Yusrina Nur Amalia Sabrina Putri Puspitasari Sarwidi Sarwidi Setya Winarno sianturi, faldi daud suiyoso Silfia Dwi Putri Siswahyudianto Sogar, Aris Umbu Soru Sophia Anwar Fayyal Jannah Sulton, Adam Syach Reza Fachlevi Syamsul Arifin Tedy Kurniawan triwuryanto Triwuryanto Triwuryanto Triwuryanto Tuna Topac Veronica Diana Anis Anggorowati wahyu anisa dwi bekti Yobel, Felix Yulius Wijanarko Zainul Arifin Zulkahhar Ariga