Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PERENCANAAN STRUKTUR BETON GEDUNG KULIAH KAMPUS 2 IAIN KOTA METRO MENGGUNAKAN PROGRAM ETABS (Extended Three Analysis Building Systems) Sari Utama Dewi; M Iqbal Pratama
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v7i2.729

Abstract

Pembangunan gedung kuliah mengikuti kebutuhan pendidikan yang semakin majuseiring perkembangan jaman, seperti kantor, ruang dosen, ruang kelas, ruang siding, aula,mushola dan lahan parkir. Dalam perhitungan struktur bangunan gedung dapat dilakukansecara manual ataupun komputerisasi menggunakan aplikasi yang sudah ada. Untukperhitungan secara komputerisasi dapat dilakukan dengan menggunakan program ETABS(Extended Three Analysis Building Systems) dengan tetap mengacu pada peraturaan -peraturan yang berlaku di Indonesia seperti: Tata cara Perhitungan Struktur Beton Bertulang(SNI 03-2847-2002). Dari keseluruhan hasil perhitungan dengan secara manual dankomputerisasi dengan tetap mengacu pada peraturan – peraturan yang sudah ada, maka akandidapatkan rencana gambar struktur yang akan dibangun dilengkapi dengan perhitungan dandetail penulangan pada tiap sub yang akan dibangun. Kecermatan, ketelitian dan ketelatenansangat dibutuhkan dalam merencanakan suatu bangunan.Kata kunci: Struktur, Beton, Beban, Momen, Tulangan, Gambar Kerja
KAJIAN KUAT TARIK BELAH PADA PERENCANAAN BETON DENGAN ADDITIVE SILICA FUME MENGGUNAKAN METODA AMERICAN CONCRETE INSTITUTE (AGREGAT HALUS GUNUNG SUGIH DAN AGREGAT KASAR TANJUNGAN LAMPUNG) Sari Utama Dewi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.131

Abstract

During the tensile strength of concrete is very difficult to measure than concrete press. Your analysis and experimental research on the use of additives such as Silica Fume and Sikament-NN was conducted to determine the value of the concrete tensile strength variation Silica Fume adding 0%, 5%, 10%, 15% and 20%. This study used a sample test cylinder diameter of 15 cm and height of 30 cm were perfomed at age 28 days and required 3 test specimens for each of the various levels of the addition of Silica Fume and Sikament-NN. With the addition of Silica Fume 4 variation of 5%, 10%, 15% and 20% and Sikament-NN 0.5%, 1%, 1.5% and 2% of the test specimen obtained a total of 27 units of the test specimen. The result showed that the influence of Silica Fume on the concrete mix can increase kelecakan concrete, it is influenced by particle shape Silica Fume smooth particles. The greater the importance of the use of Silica Fume slump value is small, it is because of Silica Fume absorbs water. On the use of Silica Fume 15% at 28 days of concrete age obtained optimum tensile strength of concrete is 41.52 kg/cm2, but the result have not yet reached the planned tensile strength that is equal to 60 kg/cm2. Use of Silica Fume as additive in concrete with cement replacement levels of > 15% of the weight of cement can reduce the quality of concrete. It is due to water absorption by Silica Fume too large so that the water needed for the hydration is not enough lead into a low concrete strenght. From table-NN Sikament addition of 0.5% and Silica Fume 15% at 28 days of concrete to increase the strength of the highest (551.07 kg/cm2) compared to the percentage that the addition of another 1%, 1.5% and 2% for the addition Sikament-NN and 5%, 10% and 20% for the addition of Silica Fume, from research and from the statements above show that the compressive strength of concrete with the addition of Sikament-NN of 0.5% and Silica Fume for 15% was recommended for use on a concrete plan when using additional materials as mentioned above. Means it can be concluded the use Sikament-NN and Silica Fume should be used to the extent of 0.5% and 15% and more of it is not effective anymore.
OPTIMASI SIFAT FISIK DAN MEKANIS BATAKO MENGGUNAKAN SEKAM PADI Dafit Ardiansyah; Yusuf Amran; Sari Utama Dewi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1800

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan bahan susun dan proses produksi batu bata sekam padi yang dicetak secara manual tanpa mesin dengan memenuhi standar SNI 03-0349-1989 tentang bata beton atau batako. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dimulai dari penyelidikan blok bangunan, pembuatan batu bata dan pengujiannya. Bahan bata susun antara lain semen, pasir, dan sekam padi dicampur dalam berbagai variasi metode, pencetakan dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin sesuai SNI 03-0349-1989, pengujian dilakukan terhadap kuat tekan dan bata resapan air dengan semen bahan susun: pasang, sekam padi dengan perbandingan 1:8:5% akan menghasilkan kuat tekan tertinggi pada umur tujuh hari dengan penambahan 1% sekam padi sebesar 82.469 kg/cm2, pada umur dua puluh delapan hari dengan penambahan sekam padi 2% sebesar 78.025 kg/cm2, dan kuat tekan batu bata di pasaran sebesar 23.704 kg/cm2. sedangkan syarat lulus benda uji menurut SNI 03-0349-1989 adalah 25 kg/cm2
ANALISIS SIFAT FISIK DAN MEKANIS BETON PASCA BAKAR Sari Utama Dewi; Fery Hendi Jaya; M. Ade Khairil
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i1.1796

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik beton pasca bakar untuk beton K-225, K250 dan K-300 dengan waktu pembakaran selama 3 jam, 6 jam dan 9 jam dan temperatur 2000C. Dari hasil penelitian pada waktu pembakaran 3 jam didapat kuat tekan menurun sebesar 19,236 %, 7,96 % pada K-225 dan K-250 dari kekuatan awal beton, sedangkan pada K-300 beton semakin naik dan kuat sebesar 13,454 % dari kekuatan awal beton. Pada waktu pembakaran 6 jam kuat tekan beton pada K-225 dan K-250 menurun sebesar 24,076 % dan 17,641 % dari kekuatan awal beton. Sedangkan pada waktu pembakaran 9 jam, kuat tekan beton pada K-300 mengalami kenaikan sebesar 2,255 %. kuat tekan terbesar berada pada K-250 sebesar 202,490 kg/cm2. Artinya beton semakin lemah dan kuat tekan beton berturut-turut menurun sebesar 18,939 %, 19,899 % dan 17,287 % dari kekuatan awal beton. Untuk porositas beton dengan waktu pembakaran 3 jam dapat dilihat bahwa semakin meningkat mutu beton, porositas semakin bertambah. Porositas beton dengan waktu pembakaran 6 jam dapat diliat bahwa semakin meningkat mutu beton, porositas semakin bertambah tetapi pada mutu beton K-300 nilai porositas menurun. Sedangkan porositas beton dengan waktu pembakaran dapat diliat bahwa semakin meningkat mutu beton, porositas semakin bertambah tetapi pada mutu beton K-300 nilai porositas menurun
Analisis Pengaruh Peningkatan Durasi Waktu Terhadap Kuat Tekan Mutu Beton K-250 Pasca Kebakaran Sari Utama Dewi; Arian Yoga Nanda
TEKNIKA SAINS Vol 6, No 2 (2021): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v6i2.1410

Abstract

Ada banyak faktor yang menyebabkan kerusakan pada suatu bangunan, antara lain ialah usia dan bencana kebakaran. Banyak akibat yang ditimbulkan dari bencana ini, dengan adanya temperatur yang sangat tinggi diduga akan mengakibatkan beton berubah sifat maupun kekuatannya. faktor utama yang membuat beton kan mengalami perubahan ialah temperatur tinggi yang diterima beton, selain temperatur durasi juga sangat berpengaruh terhadap perubahan sifat dan kekuatan beton. Maka dari itu, penelitian ini bertujan membahas tentang kekuatan struktur beton khususnya melihat perbandingan atau penurunan kekuatan beton pasca bakar  dengan beton normal. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan durasi pembakaran pada benda uji yaitu 3 jam, 6 jam, 9 jam dengan mutu beton yang sama pada umur setelah 28 hari. Dan mengganti penyiraman dengan perendaman selama 4 menit setelah benda uji di bakar. Pembakaran dilakukan dengan menggunakan oven dengan tempratur 200˚C. Dari hasil penelitian kuat tekan yang diperoleh, pada umur benda uji lebih dari 28 hari serta perendaman selama 4 menit, kuat tekan beton mengalami penurunan sebesar 20,13 kg/cm3 yaitu (7,96%) pada durasi pembakaran 3 jam ,44,61 kg/cm3 (17,6%) pada durasi 6 jam, ddan 50,32 Kg/cm3 yaitu (19,9%) pada durasi  9 jam, Pada tiap variasi durasi pembakaran, beton tidak mengalami perubahan fisis yang signifikan.
Analisis Pengaruh Pembebanan Gempa pada Gedung Arsip Bank Lampung Sari Utama Dewi; Fery Hendi Jaya; Suirna Juarnisa Syahland
TEKNIKA SAINS Vol 7, No 1 (2022): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v7i1.1595

Abstract

Gempa bumi merupakan peristiwa bergetarnya alam dari lautan serta dari bumi, setelah itu masuk ke permukaan bumi berdampak bumi rusak pecah-pecah. Kota Bandar Lampung dan sekitarnya merupakan zona aman, tetapi pada hari Jum’at, 02 Agustus 2019 pukul 19.03 WIB gempa tektonik berkekuatan 7,4 SR terjadi di Banten dan sekitarnya gempa tersebut berpotensi tsunami dirasakan getarannya di daerah Jawa Barat dan Kota Bandar Lampung. Oleh karena itu diadakan studi kasus tentang analisis prilaku dinamik bangunan, periode getar, kekuatan gedung dan gaya geser. Penelitian ini dilakukan dengan survey di lokasi dan mengajukan permohonan data kepada pihak yang menangani perencanaan Gedung Arsip Bank Lampung kemudian dilakukan analisis permodelan menggunakan program komputer yaitu Etabs C 19.0.0 sedangkan untuk analisis data menggunakan Microsoft Office Excel 2016. Dari hasil permodelan dan analisis data diperoleh Periode T = 1,261 Nilai kekakuan terbesar akibat beban gempa X adalah 2157,14 kN/m sedangkan nilai kekakuan terkecil adalah 1575,02 kN/m. Nilai kekakuan terbesar beban gempa Y adalah 2157,14 kN/m dan nilai kekakuan terkecil adalah 2157,14 kN/m. Mode shape 1 mengalami translasi arah x sebesar 84,62% dan Mode Shape 2 mengalami translasi arah y sebesar 66,18%, Mode Shape mengalami rotasi arah z sebesar 65,92%. Gaya geser dasar statik V statik sebesar 459,84 kN. Gaya geser dasar dinamik V dinamik untuk arah gempa x dan arah gempa y masing-masing diperoleh sebesar 461,02 kN dan 459,70 kN.
Analisa Kuat Lentur Balok Beton Bertulang dengan Menggunakan Profil Baja Ringan sebagai Tulangan Sari Utama Dewi; Ahmat Suandi
TEKNIKA SAINS Vol 6, No 1 (2021): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v6i1.1233

Abstract

Pengembangan rekayasa teknologi pada saat ini terasa begitu cepat. Dengan perkembangan teknologi saat ini kita dapat membuat bangunan yang memiliki keunggulan dan keuntungan, salah satunya adalah beton bertulang  yang menggunakan tulangan baja ringan. Penggunaan baja ringan ini sebagai pengganti tulangan pada beton masih belum populer di Indonesia. Pada penelitian ini akan menggunakan tulangan baja ringan kanal C sebagai tulangan struktur balok beton. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis perbedaan kuat lentur balok beton menggunakan tulangan baja ringan dengan balok beton menggunakan tulangan baja tulangan serta menghitung perbedaan nilai kekakuannya. Penelitian ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu : pengadaan bahan dan peralatan, pemeriksaan bahan dan peralatan, perencanaan campuran beton, pembuatan beton, perawatan beton (curing), pengujian beton dan analisis hasil penelitian. Dari keempat sampel dengan 2 perbandingan tulangan yang telah diuji didapat nilai kuat lentur rata-rata pada sampel baja ringan desain B yaitu 11,816 Mpa dan baja tulangan didapat nilai kuat lentur 9,993 Mpa,  sehingga dengan hasil yang telah didapat ini maka baja ringan kanal C dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pada tulangan baja tulangan kususnya pada balok dengan dimensi 15x15 cm.
ANALISIS PEMANFAATAN BAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI CAMPURAN BETON MUTU RENDAH Sari Utama Dewi; Fery Hendi Jaya; Della Aviva Hermala
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i1.2324

Abstract

Beton merupakan campuran berdasarkan berat dari komponen-komponen seperti agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan atau tanpa bahan tambahan untuk membentuk masa padat setelah pengerasan. Komposisi pada cangkang telur terdiri dari 98,2% kalsium karbonat, 0,9% magnesium, dan 0,9% fosfor. Bubuk cangkang telur mengandung beberapa senyawa yang sama dengan kandungan Semen Portland. Senyawanya adalah  kalsium karbonat, magnesium dan besi. Hasil pengujian nilai kuat tekan beton umur 1 hari pada persentase variasi  0%  (tanpa campuran serbuk cangkang telur) yaitu sebesar 6,53 Mpa, untuk nilai kuat tekan beton dengan persentase SCT 3%  yaitu sebesar 4,11 Mpa, dan pada persentase SCT 6% yaitu sebesar 5,05 Mpa. Nilai kuat tekan beton umur 7 hari pada persentase variasi  0%  (tanpa campuran serbuk cangkang telur) yaitu sebesar 13,39 Mpa, untuk nilai kuat tekan beton dengan persentase SCT 3%  yaitu sebesar 12,38 Mpa, dan pada persentase SCT 6% yaitu sebesar 15,65 Mpa. beton umur 28 hari pada persentase variasi  0%  (tanpa campuran serbuk cangkang telur) yaitu sebesar 14,38 Mpa, untuk nilai kuat tekan beton dengan persentase SCT 3%  yaitu sebesar 16,82 Mpa, dan pada persentase SCT 6% yaitu sebesar 18,17 Mpa
Kajian Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Keberhasilan Proyek Konstruksi (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung UIN Raden Intan Lampung) Sari Utama Dewi; Diana Nur Afni; Cepi Cahyadi; Martina Anggi Silova
TEKNIKA SAINS Vol 7, No 2 (2022): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v7i2.2048

Abstract

Pelaksanaan konstruksi Kampus UIN Raden Intan Lampung merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan  untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja pada setiap aktivitas proyek, Menganalisis hasil penilaian risiko kecelakaan kerja menggunakan matriks risiko AS/NZS 4360 (Australia Standart/New Zealand Standart 4360) dan Melakukan pengendalian/mitigasi dengan metode JSA (Job Safety Analysis) untuk menghindari risiko kecelakaan kerja guna tercapainya keberhasilan Proyek Pembangunan Kampus UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini bersifat deskripsi dan analitis yang dilaksanakan pada Pembangunan Kampus UIN Raden Intan Lampung. Metode yang dipakai dengan cara pengambilan dan pengolahan data. Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara langsung, penyebaran kuesioner, dan pengamatan. Kuesioner dibagikan kepada  pemilik proyek (owner), Manajemen Konstruksi / Pengawas, Kontraktor dan Pekerja. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengerjaan bangunan perkuliahan gedung psikologi dengan menggunakan metode matriks AS/NZS 4360. Penilaian risiko dengan antara perkalian probabilitas (kemungkinan) dan serevity (keparahan) menggunakan matriks risiko AS/NZS 4360 tahun 2004, maka diperoleh 79 risiko kecelakaan kerja yang teridentifikasi.
ANALISA STRUKTUR KOLOM DAN BALOK BAJA DITINJAU DARI KEKUATAN DAN BIAYA PADA GEDUNG KANTOR PLN DISTRIBUSI LAMPUNG Suhendra Adi Saputra; Masykur Masykur; Sari Utama Dewi
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2020): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1233.365 KB) | DOI: 10.24127/jumatisi.v1i1.209

Abstract

Perencanaan suatu struktur gedung harus memperhitungkan gaya-gaya yang terjadi,serta direncanakan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku. Analisis struktur atasgedung kantor PLN Distribusi Lampung menggunakan bahan material baja yang mengacupada Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung (SNI 03-1729-2002)dan Spesifikasi untuk Bangunan Gedung Baja Struktural (SNI 1729:2015). RencanaAnggaran Biaya menggunakan analisis harga satuan yang berlaku di kota BandarLampung tahun 2017 dan menggunakan anlisa SNI tahun 2008.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kembali struktur kolom dan balokbaja, dan untuk mengetahui berapa rencana anggaran biaya (RAB) struktur kolom danbalok berdasarkan metode pelaksanaan pekerjaan dan material yang digunakan padaGedung Kantor PLN Distribusi Lampung.Analisis struktur atas meliputi perencanaan kolom, balok. Sedangkan plat lantaidianggap sebagai beban. Perencanaan struktur direncanakan menggunakan material bajaIWF. Profil baja yang digunakan untuk kolom (K 300x300x10x15), balok menggunakanprofil (B500x200x10x16). Selain itu, dilakukan perhitungan Rencana Anggaran Biaya(RAB) untuk struktur kolom, dan balok untuk mengetahui berapa besar biaya yangdigunakan dalam perencanaan suatu struktur baja. Perhitungan RAB menggunakanAnalisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) kota Bandar Lampung tahun 2017.Dari hasil analisis yang dilakukan didapat bahwa profil kolom yang digunakan aman darisegi kekuatan, tetapi boros dari segi dimensi dan profil di anggap terlau besar dan darihasil perhitungan RAB struktur kolom dan balok baja yaitu sebesar Rp.1.135.636.948,92,(SatuMilyarSeratusTigaPuluhLimaJutaEnamRatusTigaPuluhEnamRibuSembilanRatusEmpatPuluhDelapanKomaSembilanDuaRupiah).