Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH CAMPURAN DEDAK PADI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU SEDANG Dewi, Sari Utama; Saputra, Bagus
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3401

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh campuran dedak padi terhadap kuat tekan beton yang diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal.Pada penelitian ini digunakan bahan tambah campuran dedak padi sebagai pengganti sebagian agregat halus dengan persentase 0% dedak padi (beton normal), persentase 5%, 10 % dan 15% dedak padi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kuat tekan beton dengan campuran dedak padi sebagai pengganti sebagian agregat halus pada presentase 0% diumur ke 28 hari yaitu dengan rata-rata sebesar 20,005 Mpa, pada presentase 5% mengalami peningkatan yaitu sebesar 20,750 Mpa, pada presentase 10% mengalami penurunan yaitu sebesar 18,948 Mpa dan pada presentase 15% juga mengalami penurunan yaitu sebesar 15,192 Mpa. Penambahan campuran dedak padi pada persentase 5% dapat menambah nilai kuat tekan beton namun apabila persentase campuran ditambahkan melebihi 5% atau semakin banyak maka menyebabkan penurunan nilai kuat tekan beton, hal itu dikarenakan agregat halus yang tergantikan oleh dedak padi yang memiliki perbedaan kekuatan material antara dedak padi dan agregat halus, dan penyerapan dedak padi yang tinggi sehingga dapat mempengaruhi faktor air semen dalam pengikatan beton
Manfaat Biopori Terhadap Mitigasi Bencana Banjir Di Kota Bandar Lampung Dewi, Sari Utama; Jaya, Fery Hendi; Tosulpa, M Enriko; Afni, Diana Nur
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i2.1070

Abstract

Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini sebagai upaya mitigasi bencana banjir di Kota Bandar Lampung dengan memanfaatkan teknologi sederhana berupa pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Melalui pembuatan LRB ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan   masyarakat dalam mengurangi resiko terjadinya bencana banjir. Kegiatan yang dilaksanakan dalam pengabdian ini berupa sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan LRB dalam mencegah bencana banjir. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 di Kelurahan Gedong Air Kota Bandar Lampung. Luaran dari program ini yaitu menjadikan masyarakat mengerti akan manfaat yang didapat dari pembuatan LRB, selain itu menjadikan masyarakat mengerti bagaimana upaya mitigasi bencana banjir tidak hanya sekedar teoritis, memanfaatkan lahan pekarangan sebagai lokasi LRB. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap bencana banjir mengalami peningkatan dari sebelumnya, namun dalam implementasi kegiatan mitigasi bencana banjir, masyarakat perlu pendampingan agar berperan aktif dalam mitigasi banjir.
Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Serta Stop Buang Air Besar Sambarangan (SBS) Untuk Mencegah Stunting Di Desa Sumber Jaya Jati Agung Dewi, Sari Utama; Jaya, Fery Hendi; Violentina, Dona; Sari, Nurtania Tungga
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i4.2243

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan pendekatan yang bertujuan mendorong perubahan perilaku individu, keluarga, dan masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya kebersihan serta kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh dosen dan mahasiswa Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai di Desa Sumber Jaya berfokus pada edukasi PHBS dan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) sebagai upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode edukatif, sosialisasi, serta pemberdayaan masyarakat yang melibatkan partisipasi aktif kader kesehatan dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan, pemenuhan gizi ibu hamil, serta partisipasi dalam pelayanan kesehatan seperti imunisasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh pendekatan berkelanjutan dalam upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan menurunkan angka stunting di wilayah pedesaan.