Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MANAJEMEN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN KONSEP METODE NILAI HASIL Dewi, Sari Utama
Journal of Infrastructural in Civil Engineering Vol 4, No 01 (2023): Volume 04, Issue 01, Januari 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v4i01.2571

Abstract

Perencanaan dan manajemen biaya dan waktu adalah bagian dari manajemen proyek konstruksi secara keseluruhan. Selain evaluasi kualitatif, pelaksanaan proyek juda dapat dievaluasi dari segi biaya dan waktu. Biaya yang dikeluarkan dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permintaan harus terus diukur untuk penyimpangan rencana.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah waktu penyelesaian dan biaya penyelesaian proyek Pembangunan Gedung G Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Tahap 1 telah sesuai dengan jadwal rencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan konsep nilai hasil dengan menggunakan program Ms. Project dan dapat dinyatakan dengan rumus berikut:Nilai Hasil = (% penyelesaian) x (anggaran biaya)Hasil perhitungan dari Analisis Earned Value terhadap Waktu dan Biaya pada Proyek Pembangunan Gedung G Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Tahap 1.
ANALISIS CAMPURAN ABU BATU BARA PADA NILAI KUAT TEKAN PAVING BLOCK MUTU K-250 Dewi, Sari Utama; Hasanuddin, Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 27 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 2, September 2023
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2023.v27.i02.p15

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia saat ini meningkat secara signifikan. Dengan bertambahnya populasi manusia, yang juga berarti permintaan akan bahan bangunan juga meningkat misalnya kebutuhan paving Block untuk berbagai kebutuhan kontruksi. Oleh karena itu perlunya ide-ide baru untuk menghasilkan bahan bangunan yan ramah lingkunan dan memiliki harga jual yang relative terjangkau dikalangan masyarakat kecil. Pada penelitian kali ini peneliti menggunakan abu batu bara (fly ash) untuk digunakan sebagai bahan tambahan campuran pembentuk paving Block megingat melimpahnya limbah pembakaran batu bara (fly ash) yang ada di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sebalang Lampung Selatan. Pada penelitian ini persentase fly ash yang digunakan dalam campuran paving Block menggunakan variasi 0%,10%,15%,20%, menggunakan sampel paving Block ukuran 20 cm x 10 cm x 8 cm dengan jumlah benda uji 20 buah dengan mengunakan umur sampel 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Metode pencetakan menggunakan metode konvensional yang dilakukan di Laboratorium Teknik Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh kenaikan kuat tekan paving Block pada campuran fly ash sebesar 15 % adapun nilai maksimum yang didapatkan sebesar 35,05 Mpa di umur 14 hari paving Block ersebut dapat digolongkan sebai paving mutu B yang dapat digunakan sebagai lahan parkiran. Campuran terbaik dalam penelitian ini berada di campuran fly ash sebanyak 15% jumlah semen yan digunakan. Variasi campuran 15% menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 25,4789 Mpa dengan nilai penyerapan air sebesar 3.03 %. Nilai daya serap paving block pada penelitian ini menujukan bahwa, daya serap yang dihasilkan memunuhi standar yang ditetapkan oleh SNI 03-0691-1996 yaitu antara 3% - 10%.
Perlindungan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Merek Dagang Diana, Lina Mauli; Dewi, Sari Utama; Jaya, Fery Hendy
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2: Januari 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v6i2.3554

Abstract

Bernung adalah salah satu desa yang berada di Wilayah Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Penduduk di Desa Bernung berjumlah 5.218 ( lima ribu dua ratus delapan belas ribu ) jiwa, yang terdiri dari laki-laki berjumlah 2.654 ( dua ribu enam ratus lima puluh empat) jiwa dan perempuan berjumlah 2.564 (dua ribu lima ratus enam puluh empat) jiwa. Mata pencaharian warga Bernung bertani, berkebun dan beternak. Dari hasil pertanian, perkebunan dan peternakan diolah menjadi industri rumah tangga berupa keripik melinjo, keripik pisang dan keripik kulit ikan. Proses pengolahan dan pemasaran dilakukan secara tradisional. Permasalahan yang ada di Desa Bernung adalah bahwa hasil pengolahan makanan tersebut belum mempunyai merek sehingga kurang dikenal masyarakat meskipun cita rasa cukup diminati oleh masyarakat. Solusi terhadap permasalahan yang ada di Desa Bernung adalah   pelaksana pengabdian melakukan edukasi mengenai pentingnya hak kekayaan intelektual bagi kegiatan usaha terutama yang berbentuk penganan. Metode pengabdian berupa ceramah dan diskusi mengenai hak kekayaan intelektual khususnya tentang merek. Hasil yang ingin   dicapai adalah warga di Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran dapat memahami proses pendaftaran merek dan memahami artinya pentingnya merek pada label makanan yang di produksi. Target luaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa terbitnya artikel pada jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi nasional        
Pemanfaatan Abu Bonggol Jagung Sebagai Substitusi Pasir Pada Campuran Beton Ditinjau Dari Kuat Tarik Belah Dewi, Sari Utama; Edison, Herli
TEKNIKA SAINS Vol 9, No 1 (2024): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v9i1.3094

Abstract

Beton di Indonesia menjadi hal yang banyak dipilih sebagai bahan konstruksi karena faktor efektifitas dan tingkat efisiensinya. Untuk mendapatkan beton berkualitas tinggi dapat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang pemanfaatannya masih belum maksimal serta mengolah kembali menjadi bahan tambahan pada campuran beton. Salah satu limbah yang belum termanfaatkan dengan baik yaitu abu bonggol jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu bonggol jagung terhadap kuat tekan beton dan juga untuk mengetahui kadar optimum dari penambahan abu bonggol jagung pada campuran beton. Pengujian kuat tarik belah beton dilakukan pada beton berumur 7 dan 28 hari untuk beton normal dan komposisi abu bonggol jagung 2,5 persen, 5 persen dan 7,5 persen. Penggunaan abu bonggol jagung sebagai substitusi agregat halus dalam campuran beton berpengaruh terhadap kuat tarik belah beton yang dihasilkan yang mana pada persentase 2,5 persen, 5 persen dan 7,5 persen memiliki nilai kuat tarik belah beton diumur 28 hari yaitu 10,7767 MPa, 9,6221 MPa, dan 9,7183 MPa. Pada beton normal di umur 28 hari tidak melebihi target rencana nilai kuat tarik belah yaitu 6,0138 Mpa.
Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi terhadap Kuat Tekan Beton K-175 Dewi, Sari Utama; Afni, Diana Nur; Renaldi, Sigit
TEKNIKA SAINS Vol 9, No 2 (2024): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v9i2.3605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sekam padi yang tidak termanfaatkan lagi ,maka dari itu saya menggunakan sekam padi sebagai bahan tambah dan pengganti semen  dalam benda uji beton dangan menggunakan bentuk uji kubus untuk mengetahui sebeberapa kuat tekan beton yang menggunakan sekam padi. Penelitian ini menggunakan metode pengujian laboratorium kuat tekan beton dengan variasi sebesar 0 persen, 5,5 persen, 7,5 persen, dan 10 persen. Untuk pengujian kuat tekan ini digunakan benda uji kubus dengan diameter 15 cm x 15 cm x 15 cm dengan umur pengujian pada 7 dan 28 hari. Kesimpulan yang di dapat dari pengujian ini yaitu campuran bahan tambah sekam padi tidak dapat digunakan, dikarenakan sifat sekam padi yang dapat menyerap air, walaupun sekam padi mempunyai sumber silica yang besar.  Dari hasil pengujian didapatkan data yaitu untuk campuran dengan variasi 0 persen kuat tekan beton sebesar 19,46 kg/cm2, variasi penambahan abu sekam padi 5,5 persen nilai kuat tekan beton sebesar 14,67 kg/cm2, 7,5 persen nilai kuat tekan beton sebesar 14,47 kg/cm2 dan 10 persen nilai kuat tekan beton sebesar 12,49 kg/cm2. Dari hasil tersebut diketahui bahan campuran beton dengan penambahan abu sekam padi tidak menambah nilai kuat tekan, bahkan mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Studi Perhitungan Kebutuhan dan Pemanfaatan Sisa Tulangan Kolom dalam Konstruksi Gedung dengan Cutting Optimization Pro (COP) Dewi, Sari Utama; Suryamandala, Elang
TEKNIKA SAINS Vol 10, No 1 (2025): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v10i1.3940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan tulangan dan sisa material (waste) dalam proyek konstruksi, khususnya pada pembangunan Gedung Pusat Latihan Kampus Labuhan Ratu UIN Raden Intan Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbandingan antara metode konvensional dan Aplikasi Cutting Optimization Pro (COP) untuk menghitung waste material. Data yang digunakan mencakup gambar kerja, detail penulangan kolom, dan data lapangan yang diperoleh dari supervisor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode konvensional menghasilkan waste level sebesar 19 persen dengan waste cost mencapai Rp. 22.197.928. Sedangkan enggunaan Aplikasi Cutting Optimization Pro (COP) berhasil menurunkan waste menjadi 7,72 persen, yang berarti penghematan sebesar 11,28 persen dalam penggunaan material. Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam pengelolaan material untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya dalam proyek konstruksi. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup analisis lebih mendalam pada struktur lain dan penggunaan metode yang lebih detail untuk perhitungan yang lebih optimal.
Pemberantasan DBD Melalui Perancangan dan Implementasi Alat Fogging Lokal Sebagai Upaya Penuntasan Stunting di Desa Kalisari Afni, Diana Nur; Yoga, Heli Apri; Jaya, Fery Hendi; Muchtar, Billy; Indriyani, Indriyani; Dewi, Sari Utama; Prikurnia, Anas Khair
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 01 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i01.3432

Abstract

Program inovatif ini bertujuan untuk mengatasi masalah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan stunting di Desa Kalisari melalui pengembangan alat fogging lokal dan penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga oktober 2024 di Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Setelah alat dirancang, dilakukan uji coba kepada 10 rumah warga desa untuk memastikan efektivitas alat dalam membunuh nyamuk Aedes Aegypti. Penyuluhan dilaksanakan di Balai Desa dengan materi yang mencakup pengenalan penyakit DBD, strategi pencegahan melalui 3M Plus, sekaligus demonstrasi cara perakitan alat serta uji coba alat fogging. Berdasarkan uji coba tersebut, alat fogging yang dirancang terbukti efektif dalam mengurangi populasi nyamuk Aedes Aegypti, dengan tingkat efektivitas mencapai 90 persen. Penggunaan alat ini dinilai mudah dan aman oleh masyarakat, dengan bahan-bahan pembuatan yang tersedia secara lokal. Penyuluhan tentang pencegahan DBD meningkatkan pemahaman peserta mengenai penyakit ini dan strategi 3M Plus, serta penggunaan alat fogging lokal. Dampak program terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan dengan penurunan kasus DBD sebesar 60 persen, yang berpotensi mempercepat penuntasan stunting. Program ini menawarkan pendekatan terintegrasi yang berpotensi untuk diterapkan di daerah lain dengan tantangan serupa, meskipun pemantauan berkelanjutan dan dukungan tambahan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang.
Greenpreneurship Desa Mulyosari : Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Limbah dan Pertanian Berkelanjutan Fahrizi, Fahrizi; Dewi, Sari Utama; Gunawan, Tedi; Ani, Ani; Prasetya, Daffa; Taufik, Gunawan; Solohin, Muhdor; Azzahra, Putri
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 02 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i02.4434

Abstract

Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, menghadapi tantangan lingkungan, keterbatasan pupuk, tingginya penggunaan pestisida, dan administrasi pesantren yang masih manual, yang berdampak pada kualitas lingkungan, produktivitas pertanian, dan efisiensi kelembagaan. Program pengabdian masyarakat ini menerapkan model Greenpreneurship untuk mengatasi masalah tersebut melalui inovasi limbah dan pertanian berkelanjutan. Kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengubah sampah plastik menjadi paving block, memperkenalkan pupuk organik cair, menerapkan tanaman refugia untuk pengendalian hama secara alami, serta digitalisasi administrasi Pondok Pesantren Salafiyah Baitul Kirom. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, berupa kemampuan pembuatan pupuk organik naik dari 16 persen menjadi 90 persen, pemahaman mengenai refugia dari 39 persen menjadi 96 persen, keterampilan pembuatan paving block dari 25 persen menjadi 92 persen, dan penguasaan administrasi digital pesantren dari 11 persen menjadi 98 persen. Program ini memperkuat kemandirian ekonomi, menjaga lingkungan, dan mendorong modernisasi kelembagaan pendidikan berbasis pesantren. Greenpreneurship Desa Mulyosari membuktikan bahwa sinergi teknologi tepat guna dan partisipasi masyarakat dapat menjadi model replikasi desa berkelanjutan.
Studi Perencanaan Ulang Struktur Atas Gedung Rumah Susun Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) Dewi, Sari Utama; Munfarid, Muhammad
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 2 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i2.2762

Abstract

Bencana Gempa bumi sering sekali terjadi di Indonesia sebab Indonesai merupakan negara yang secara geografis terletak di antara tiga pertemuan lempeng utama di dunia yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Maka perencanan gedung di Indonesia harus di Desain mampu menahan beban gempa. Oleh karena itu perencanaan Rumah Susun Intitut Teknologi Sumatera yang dengan jumlah lantai 5 di desain menggunakan SRPMK atau Sistem Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus. Gedung Rumah susun institut teknologi sumatera direncanakan ulang menggunakan metode SRPMK yang mana awalnya menggunakan Dinding Geser. Pada penelitian ini hanya untuk Studi dalam merencanakan sistem Struktur Tahan Gempa menggunakan SRPMK. Metode yang digunakan untuk analisis yaitu dengan metode dinamik respons spektrum dibantu dengan software ETABS V.19. dalam perencanan ini mengacu Pada Peraturan SNI yaitu Perencanaan Bangunan Tahan Gempa SNI 1726 : 2019, Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung SNI 2847 : 2019 dan SNI 1727 : 2019. Untuk perhitungan analisis struktur menggunakan software ETABS V.19. Hasil perencanaan struktur berupa beban gempa yang di rencanakan sesuai dengan peraturan SNI 1726 : 2019, simpangan antar lantai, dan dimensi penampang serta penulangan di setiap komponen struktur SRPMK. Dimensi kolom utama dengan ukuran 50 x 50 cm, Kolom Teras 30 x 30 cm, Balok Induk G1 30 x 60, Balok induk G2 30 x 45 cm dan pelat lantai 13 cm.
Pemanfaatan Limbah menjadi Energi Konservasi pada Pasca Panen Tanaman Tahunan (Alpukat, Mangga dan Kelapa) Indriyani; Fery Hendi Jaya; Sari Utama Dewi; Wisnaningsih; Farida Juwita; Ari Beni Santoso; Muh Thohirin; Ambar Pambudi
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v3i2.1057

Abstract

Limbah sering dianggap sebagai sesuatu yang tidak memiliki manfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Limbah sering dianggap sebagai penyebab kerusakan lingkungan yang sulit diatasi dengan cara apapun. Melalui metode Pengabdian kepada Masyarakat yang aplikatif, limbah dapat diubah menjadi sumber daya yang bermanfaat. Satu diantara metode yang efektif adalah dengan menanam pepohonan tanaman tahunan (alpukat, mangga, dan kelapa) yang dapat mencegah penggerusan lahan atau erosi, serta mengurangi risiko banjir. Teknik ini melibatkan pemanfaatan limbah (pengujian beton balok dan silinder) untuk melingkari tanaman. Limbah pengujian beton tersebut disusun sedemikian rupa dengan kedalaman minimal 1,00 m dan jarak lingkaran berdiameter 4,00 m. Penempatan limbah beton di sekitar tanaman ini tidak hanya memperkuat struktur tanah di sekitarnya, tetapi juga membantu dalam retensi air, yang pada gilirannya meningkatkan kesehatan tanah dan pertumbuhan tanaman. Selanjutnya limbah yang awalnya dianggap tidak berguna dan merusak lingkungan justru dapat berkontribusi dalam upaya konservasi lingkungan. Metode ini juga merupakan bentuk inovasi dalam pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan limbah pengujian beton balok dan limbah pengujian beton silinder, kita dapat mengurangi jumlah limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan meminimalkan dampak negatifnya terhadap lingkungan. Penerapan metode ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Selanjutnya metode ini tidak hanya menyelesaikan masalah limbah, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang untuk konservasi lahan dan pencegahan bencana alam seperti banjir dan erosi.