Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF PINEAPPLE JUICE (Ananas comosus L.) AGAINST THE GROWTH OF Escherichia coli: UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SARI NANAS (Ananas comosus L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli Resmila Dewi; Cut Suraiya Wahyuni Utami; Erda Marniza; Widya Angreni; Rina Kurniaty
ROCE : Jurnal Pertanian Terapan Vol. 3 No. 1 (2026): JPT ROCE 5, 2026
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71275/roce.v3i1.175

Abstract

Pineapple (Ananas comosus L.) is known to contain active compounds that have antibacterial potential. This study aims to evaluate the antibacterial activity of pineapple juice and determine the effective concentration required to inhibit the growth of Escherichia coli. The antibacterial activity test was conducted using the disc diffusion method at three concentrations (20%, 25%, and 30%), with chloramphenicol as the positive control and distilled water as the negative control. The antibacterial activity test showed that pineapple juice at 20%, 25%, and 30% produced inhibition zones against Escherichia coli of 13.83 mm, 16.33 mm, and 18.50 mm, respectively. Based on the study results, pineapple juice shows antibacterial activity against Escherichia coli, with the most effective concentration for inhibiting bacterial growth at 30%.
UTILIZATION OF  BLU-PEA FLOWERS (Clitoria ternatea)AS AN ANTIOXIDANT IN FOOD AND DRINKS IN LUTHU DAYAH KRUENG VILLAGE, SIBREH, ACEH BESAR: PEMANFAATAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA MAKANAN DAN MINUMAN DI DESA LUTHU DAYAH KRUENG, SIBREH, ACEH BESAR Widya Angreni; Erda Marniza; Rina Kurniaty; Resmila Dewi; Cut Suraiya Wahyuni Utami
WISDOM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisdom Vol. 3 No. 1 (2026): JPKM WISDOM 5, 2026
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71275/wisdom.v3i1.156

Abstract

This Community Service activity was carried out in Luthu Dayah Krueng Village, Sibreh, Aceh Besar Regency, on February 10, 2022, with the theme of Utilization of Butterfly Pea Flowers (Clitoria ternatea) as Antioxidants in Food and Beverages. The target of this program was residents of Luthu Dayah Krueng Village, totaling 40 people aged 30 to 70, including men and women. In its implementation, the methods used were lectures, demonstrations, and question-and-answer sessions. Overall, the implementation of this community activity program went well, was safe, and adhered to procedures. It is hoped that the results of this Community Service activity will deepen the community’s understanding of the proper use of Butterfly Pea Flowers (Clitoria ternatea) to be made into food products, especially food and beverages.
FORMULASI dan UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Monica Suryani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5705

Abstract

Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat trauma panas. Biji alpukat (Persea americana Mill.) mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi, antioksidan, dan berperan dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak biji alpukat serta formula krim yang optimal untuk pengobatan luka bakar. Pengujian dilakukan pada tikus jantan dengan empat formula: F0 (kontrol), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Hasil menunjukkan seluruh krim memenuhi standar SNI dan mempercepat penyembuhan luka bakar, dengan aktivitas terbaik pada formula F3 (15%). Kata kunci: Krim, Luka Bakar, Biji Alpukat.
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) SEBAGAI UPAYA EDUKASI KOSMETIK ALAMI PADA SISWA Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Dini Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan industri kosmetik berbasis bahan alami mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk, dampak kesehatan jangka panjang, dan isu keberlanjutan lingkungan. Kosmetik sintetis diketahui berpotensi menimbulkan iritasi dan efek samping apabila digunakan secara tidak tepat, sehingga mendorong pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan salah satu bahan alam yang mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, polifenol, flavonoid, dan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan serta agen eksfoliasi alami. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kosmetik alami melalui pelatihan pembuatan body scrub berbahan kopi Arabika. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa SMK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 56 menjadi 87 (peningkatan 78%). Produk scrub yang dihasilkan memiliki warna coklat alami, aroma khas kopi, tekstur semi-padat dan homogen, serta stabil selama dua minggu penyimpanan tanpa pemisahan fase. Selain meningkatkan literasi kosmetik alami, kegiatan ini juga menumbuhkan minat kewirausahaan pada 82% peserta. Pelatihan ini efektif sebagai bentuk edukasi aplikatif yang mendukung pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Kata Kunci: kopi Arabika, body scrub alami, edukasi kosmetik
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Gampong Surien Kecamatan Meuraxa Banda Aceh Rina Kurniaty; Rosa Mardiana; Lidyawati; Ria Ceriana; Dwi Putri Rejeki; Sasmiati Farach Dita; Fadli Syahputra
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community dedication was expected to be able to increase the synergy between lecturers and the community in supporting productive Ramadan in Surien village, Meuraxa District, Banda Aceh. Through this service activity, it was expected that it would be able to foster a broader curiosity and made the community independent, creative and innovative in undergoing Ramadan, even though in the midst of increasing cases of COVID-19 in Indonesia and Banda Aceh in particular, by making efforts to generate Community Resilience by socializing the Utilization of Family Medicinal Plants (TOGA), so that the Surien village community was able to use plants and land at home. The implementation of this Community dedication program was carried out in several stages of implementation as follows: Preparation of service protocols, Initial survey of target locations and problems, Meetings with geuchik and village officials, Distributing masks, Socialization the use of Family Medicinal Plants (TOGA), Ramadhan Lectures, ends with Ramadan Donation and preparation of reports. Presentation of the counseling materials was conducted by lecturing using power point slide which contained an explanation of nine types of superior family medicinal plants, as well as by inviting the public to plant TOGA. Community dedication in Surien aimed to unite or to synergize the presence of lecturers with the Surien community in the implementation of Tri Dharma of Higher Education. The success of this community dedication was assessed from the number of participants (75%), the achievement of goals (80%), the achievement of material targets (80%) and the success of planting TOGA at home (80%). The conclusion of this community dedication was that TOGA counseling could increase people's knowledge and understanding of TOGA and the 9 plants that had been clinically tested.
PEMANFAATAN LIMBAH AIR KELAPA (Cocos nucifera L.) SEBAGAI PEMBUATAN KECAP MANIS RUMAHAN Rina Kurniaty; Risa Nursanty
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limited public awareness regarding the potential of coconut water as a raw material for food products has resulted in this waste not being utilized optimally. Meanwhile, sweet soy sauce is a popular food product in Indonesia, typically made from soybeans. However, the availability of soybeans as a raw material is often constrained by competition with the tofu and tempeh industries, as well as relatively high costs. This community service activity aimed to introduce the utilization of coconut water waste for producing homemade sweet soy sauce, a project carried out by housewives in Gampong Sukaramai, Baiturrahman District, Banda Aceh. The implementation involved demonstrating the process of making homemade sweet soy sauce from coconut water. This initiative serves as a means to support the livelihoods of low-income community members and to enhance the knowledge of housewives regarding the processing and utilization of coconut water waste obtained from local coconut vendors in the Gampong Sukaramai area. Furthermore, the activity aims to foster interest among housewives in independently producing homemade sweet soy sauce using affordable and easily accessible local ingredients. Keywords: Waste coconut water, cocos nucifera, sweet soy sauce, home-based product
EDUKASI DAN PELATIHAN REED DIFFUSER AROMATERAPI MINYAK ATSIRI LEMON RELAKSASI KONSENTRASI BELAJAR SISWA SMK FARMASI Silmi Kaffah; Fitria; Rulia Meilina; Siti Samaniyah; Rina Kurniaty; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati; Syarifah Asyura; Kesumawati; Rouzatun Nisa; Muhammad Rizki; Syafriadi; Ulla Putri Safrina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan gaya hidup sehat dan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap aromaterapi berbahan alami. Lemon (Citrus limon) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang kaya akan senyawa limonene, sitral, dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan sekaligus agen penenang (relaksan) susunan saraf pusat. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi merupakan kelompok usia produktif yang rentan mengalami kejenuhan dan penurunan konsentrasi belajar akibat padatnya kurikulum teori dan praktikum. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan Reed Diffuser aromaterapi berbahan dasar minyak atsiri lemon sebagai media relaksasi dan peningkatan konsentrasi belajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung pembuatan Reed Diffuser, uji coba penggunaan produk di ruang kelas, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 32 siswa SMK Farmasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 54 menjadi 86 (peningkatan 79%). Produk Reed Diffuser yang dihasilkan memiliki aroma segar khas jeruk lemon, warna bening kekuningan, laju difusi aroma yang stabil melalui batang rotan, serta tidak mengalami perubahan warna maupun bau tengik selama dua minggu penyimpanan. Sebanyak 84% peserta melaporkan perasaan lebih rileks dan 78% peserta merasa lebih mudah berkonsentrasi setelah menggunakan Reed Diffuser lemon selama sesi belajar di kelas. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi aromaterapi alami, memperkuat keterampilan formulasi sediaan farmasi sederhana, serta membuka wawasan kewirausahaan berbasis produk kesehatan alami bagi siswa SMK Farmasi. Kata Kunci: minyak atsiri lemon, Reed Diffuser, aromaterapi, relaksasi, konsentrasi belajar