Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Inovasi Pelayanan Publik Pada Aplikasi Silacak (Sistem Informasi Lacak Armada) Dalam Upaya Peningkatan Layanan Pengangkutan Sampah Di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangaerang Bella Nur Hidayah; Agus Suherman; Muhammad Ibrahim Rantau
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jmpkp.v7i1.7012

Abstract

Public services are basically closely related to various social aspects of state life. The government is tasked with providing various public services needed by society in various fields such as education, health and information technology. Currently, Tangerang City has a population of 2,953.85 people, and in a day the waste production of the people of Tangerang City amounts to 1,300 tons per day. One of the efforts to improve public services in Tangerang City is through electronic-based public service innovations carried out in Tangerang City. Tangerang City created a website-based application public service, namely SILACAK (Fleet Tracking Information System). The aim is to find out the implementation of waste transportation services before the SILACAK Application (Fleet Tracking Information System) and after the SILACAK (Fleet Tracking Information System) Application in Public Service Innovation in the SILACAK Application (Fleet Tracking Information System) at the Tangerang City Environmental Service Office. This research uses a type of qualitative research which has descriptive characteristics. The SILACAK Application Waste Transportation Service has received a lot of appreciation from all levels of society who need government assistance for waste transportation and the application or innovation presented by the government is really enjoyed and benefits many people, both from government institutions themselves and non-government .
Reformasi Administrasi dan Desentralisasi Pada Masa Dinasti Ummayah di Damaskus (670-750 M) Ibrahim Rantau, Muhammad; Permana Putra, Heru; Suwarno, Peter
JURNAL TAPIS Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/thh1g914

Abstract

Research on classical Islamic administrative systems tends to emphasize the centralization of caliphal power, yet insufficiently explores the complexity of center-periphery relations in governmental practice. This article analyzes the paradox between political centralization and administrative decentralization during the Umayyad Dynasty in Damascus (670-750 CE) to address gaps in Islamic political history literature. This qualitative research employs a library research approach. Although the Umayyad Dynasty's political system was characterized by absolute monarchy with power centralized in the caliph, governmental administrative practices demonstrated significant administrative decentralization. Provincial governments were granted autonomy to independently manage conquered territories as a response to the geographical and administrative complexities of the vast empire. These findings challenge conventional views regarding the complete centralization of Umayyad governance and contribute to understanding the evolution of Islamic protobureaucracy. This research has theoretical implications for historical public administration and contemporary relevance for discussions of center-periphery relations in modern Muslim world governance.
Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) (Studi Kasus : Perlindungan Lahan Pertanian Pangan di Provinsi Banten) Rantau, Muhammad Ibrahim; Putra, Heru Permana; Hilman, Hilman
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 5 No 1 (2024): JAPS April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i1.130

Abstract

Trend alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman dan industri di Provinsi Banten dalam beberapa tahun terakhir terjadi begitu masif. Peran Pemerintah Daerah dalam upaya mengendalikan kecenderungan alih fungsi lahan tersebut terkendala dengan keterbatasan kewenangan yang termuat dalam Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan yang saat ini sudah terintegrasi kedalam Kebijakan Tata Ruang. Sedangkan alih fungsi lahan saat ini tidak lagi sekadar kepentingan daerah, namun juga menjadi hajat nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan observasi. Sedangkan Teknik Analisa data menggunakan Soft System Methodology (SSM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu penyebab semakin surutnya lahan pertanian adalah banyak kelonggaran terhadap alih fungsi lahan yang muncul akibat desain Rencana Tata Ruang di daerah. Sementara itu regulasi tentang Tata Ruang di daerah saat ini lebih banyak dikendalikan oleh Pemerintah Pusat melalui Undang Undang Cipta Kerja demi mengejar pertumbuhan ekonomi dan terciptanya iklim investasi.
Implementasi Smart Village dalam Mewujudkan Desa Digital di Desa Cijantra Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang Khaerunisa, Siti; Syamsudin, Udin; Rantau, Muhammad Ibrahim
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14812

Abstract

Cijantra Village, located in Pagedangan District, Tangerang Regency, is an example of a village that is undergoing a transformation towards a digital village. This research aims to find out how Smart Village is implemented in creating a digital village and what are the supporting and inhibiting factors for the village government and the community of Cijantra village, Pagedangan subdistrict. The object of this research is the implementation of Smart Village in creating a digital village in the community of Cijantra Village, Pagedangan District, Tangerang Regency. The research method used is qualitative with descriptive research type. The data collection stage in this research consists of observation, interviews and documentation. Qualitative data analysis techniques, namely, data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results found that there had been a change in the public service system in Cijantra village through the use of the Simpeldesa application by paying attention to 4 indicators, namely resources, institutions, technology and sustainability. However, there are still obstacles found in realizing this digital village, namely people who still do not understand the use of technology and there is still a digital gap in the use of these applications due to the lack of socialization for the community in Cijantra Village, Pagedangan District in Tangerang Regency, which has experienced a development.
E-Service Quality Pada Aplikasi Sistem Informasi Surat Masuk Dan Surat Keluar (Sisumaker) Dikantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Jakarta Selatan Hayati, Hayati; Mazya, Thita Moralitha; Rantau, Muhammad Ibrahim
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14905

Abstract

Penelitian ini berjudul “E-Service Quality Pada Aplikasi Sistem Informasi Surat Masuk Dan Surat Keluar (Sisumaker) Dikantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Jakarta Selatan”. Penelitian ini penelitian deskriftif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Sekretaris Pimpinan (Sespim TU), Staff Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Jakarta Selatan dan Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi (Poltekim). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa E-Service Quality Pada Aplikasi Sistem Informasi Surat Masuk Dan Surat Keluar (Sisumaker) Dikantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Jakarta Selatan dilihat ada 5 indikator E-Service Quality yakni: Desain situs web (Web Design), Kehandalan (Reliability), Daya Tanggap (Responsiveness), Kepercayaan (Trust) dan Personalisasi (Personalization). Sebagian besar sudah cukup baik dan telah diaplikasikan serta dilaksanakan dengan baik. Hanya saja, pada aspek daya tanggap (Responsiveness) masih ditemukan beberapa kendala yang perlu mendapatkan perhatian khusus.
Etika Pelayanan Publik IPTM (Ijin Penggunaan Tanah Makam) Pada Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Ferdiyana, Ahmad; Sujana, Nanan; Rantau, Muhammad Ibrahim
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.15063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika pelayanan publik oleh pegawai Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, dengan fokus khusus pada proses penerbitan Izin Penggunaan Tanah Makam (IPTM). Menggunakan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari berbagai informan di dinas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pegawai menjalankan tugas sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP), terdapat sejumlah masalah dalam pelayanan, seperti keterlambatan penerbitan IPTM, kurangnya respons terhadap pengaduan masyarakat, serta perbedaan perlakuan berdasarkan agama dan status sosial. Selain itu, distribusi lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang tidak merata juga menjadi kendala, dengan hanya satu TPU di Kecamatan Cikupa untuk populasi yang besar. Penelitian ini menggunakan teori menurut martens Jr (2003) yang mengemukakan bahwa ada Empat hal yang harus dijadikan pedoman etika pelayanan publik, yaitu pentingnya prinsip etika pelayanan publik, termasuk persamaan hak, keadilan, kesetiaan dan pertanggung jawaban.
The Impact of Using the Vote Recapitulation Information System (SIREKAP) Application on the Vote Recapitulation Process in the 2024 Election (Case Study of the Tangerang City General Election Commission) Rizkyka Rahma Danti; Hilman; Muhammad Ibrahim Rantau
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63309/dialektika.v23i2.682

Abstract

Abstract The Impact of Using the SIREKAP Application on the Vote Recapitulation Process in the 2024 Election (Case Study of the Tangerang City General Election Commission). With the post-2024 election phenomenon, SIREKAP remains a significant challenge in implementing technology in a democratic system, particularly with regard to data accuracy, information transparency, the readiness of facilities and infrastructure, and workforce readiness. The purpose of this study is to analyze the recapitulation system and the policy impact of using the SIREKAP application on the vote recapitulation process in the 2024 Legislative Election in Tangerang City. This study used qualitative research methods. Data were collected using observation, interviews, and documentation techniques. The types and sources of data were primary and secondary data. Data analysis techniques included data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research location was the Tangerang City General Election Commission. The theoretical concept used was the Policy Impact Indicator (Dye, 1975), which focuses on five indicators: impact on target groups, impact on non-target groups, current and future impacts, direct cost impacts, and indirect impacts. Based on the research results, it can be concluded that the 2024 Election results recapitulation system, which combines traditional manual methods with digital technology (SIREKAP), has demonstrated complex and diverse effects. Although SIREKAP was launched to increase effectiveness and transparency, it has been found to disrupt operations by increasing the workload of officers, leading to the spread of misinformation, and reducing public trust. Keywords: Policy Impact, SIREKAP, Tangerang City Election Commission (KPU).
Strategi Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang dalam Menanggulangi Pencemaran Sungai (Studi Kasus Sungai Cisadane Kota Tangerang) fauziah, Nur ficky; Hilman, Hilman; Rantau, Muhammad Ibrahim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10494940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan atau program yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Dalam Menanggulangi Pencemaran Sungai Cisadane Kota Tangerang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif menjelaskan sedetail mungkin objek dan masalah penelitian berdasarkan fakta yang ada, dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan Strategi Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Dalam Menanggulangi Pencemaran Sungai Cisadane. Dimana indikator dalam mewujudkan Strategi yang akan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang dapat dilihat dari visi dan misi Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang yang mempunyai tujuan dan sasaran untuk mencapai strategi yang akan dilaksanakan baik berupa kegiatan maupun program. Strategi yang digunakan mengacu pada manajemen strategi menurut menurut Aime Heene dan Sebastian (2010:9-10) yang masing-masing mempunyai 5 tugas.
Implementasi E-Government Pada Layanan Informasi Publik Melalui Aplikasi Tangerang Gemilang di Kabupaten Tangerang Alfirisi, Salman; Sujana, Nanan; Rantau, Muhammad Ibrahim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10533303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa bagaimana Implementasi E-Government Pada Layanan Informasi Publik Melalui Aplikasi Tangerang Gemilang di Kabupaten Tangerang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan paradigma post positivism. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan tipe penelitian deskriptif. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan e-government pada layanan informasi publik melalui aplikasi Tangerang Gemilang di Kabupaten Tangerang pada indikator komunikasi dan disposisi sudah menunjukan hasil yang sesuai dengan teori indikator implementasi kebijakan Edward III (dalam Subarsono, 2011: 90-92), sedangkan pada indikator sumberdaya dan stuktur birokrasi menunjukan hasil yang belum optimal sehingga perlu adanya peningkatan pada dua indikator tersebut.
Implementasi Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2020 Tentang Pencegahan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Tangerang (Studi Kasus Puskesmas Rajeg) Khaerudin, Muhammad Riki; Wati, Lina; Rantau, Muhammad Ibrahim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10521882

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2020 di Puskesmas Rajeg, Kabupaten Tangerang, terkait pencegahan stunting. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi implementasi Peraturan Bupati No. 16 Tahun 2020 Tentang Pencengahan Stunting Terintegrasi Di Kabupaten Tangerang, serta hambatan dan solusi dalam upaya penanggulangan stunting di Kecamatan Rajeg. Dengan pendekatan kualitatif dan metode wawancara, observasi, serta dokumentasi, penelitian ini mengungkapkan bahwa Kecamatan Rajeg menghadapi masalah angka stunting yang tinggi. Implementasi kebijakan ini menghadapi tantangan dalam bentuk kesadaran masyarakat yang rendah tentang pencegahan stunting dan kurangnya koordinasi antara pelaku kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan perlunya peningkatan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting, dengan memanfaatkan berbagai saluran komunikasi yang tersedia. Selain itu, diperlukan koordinasi yang lebih baik antara instansi terkait melalui pertemuan rutin dan kolaborasi dalam pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini memberikan panduan bagi pengambil kebijakan dan praktisi dalam mengatasi stunting dengan pendekatan terpadu di tingkat Kecamatan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan implementasi Peraturan Bupati No. 16 Tahun 2020 tentang Pencegahan Stunting dapat berjalan lebih efektif, mendorong penurunan angka stunting, dan meningkatkan kesehatan serta perkembangan generasi muda di wilayah tersebut. Kesadaran, edukasi, dan koordinasi yang ditingkatkan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan optimal anak-anak, mengurangi risiko stunting, dan membentuk masa depan yang lebih baik