Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Melalui Pembagian Takjil Ramadan di Desa Pabean Kecamatan Sedati Ayun Triska Yahesa; Najwa Dhakiro Rochmah; Mas Adelia Najibah; Fauzan Fitra Ramadhan; Saidah Fiddaroini Harun; Durrotul Mumtazah; Ajeng Putri Wulandari; Riska Auliatus Solichah; Rahayu Mardikaningsih; Rafadi Khan Khayru
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan daya beli masyarakat, terutama pada kelompok pekerja sektor informal, menjadi salah satu permasalahan yang semakin dirasakan selama bulan Ramadan akibat meningkatnya kebutuhan konsumsi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya di Desa Pabean, Kecamatan Sedati ini bertujuan mendorong pemberdayaan warga secara partisipatif melalui program berbagi takjil Ramadan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan warga setempat sebagai mitra aktif dalam proses identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan distribusi takjil, hingga evaluasi program. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai fasilitator utama yang mengoordinasikan alur logistik dan penguatan sinergi sosial di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berbagi takjil mampu membantu memenuhi kebutuhan berbuka puasa warga sekaligus memperkuat partisipasi, kepedulian, dan solidaritas sosial di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kegiatan berbasis kearifan lokal ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan memperkuat solidaritas sosial secara berkelanjutan.
PENINGKATAN KEPUASAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN LAYANAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK BERBASIS ONLINE DI KECAMATAN TAMBAKSARI Sirojuddin Abror; Muchammad Catur Rizky; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Ach. Nur Irchamul Kholqil Lazuardy; Achmad Ghoni Ken Diyu; Risma A'limathus Zuriah; Najwa Dhakiro Rochmah; Evi Putri Rahmadani; Nur Lailatul Hidayah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2225

Abstract

Low digital literacy and the public’s limited understanding of service procedures remain obstacles to the use of online services for obtaining an Identity Card (KTP). This community service initiative aims to improve the public’s knowledge, skills, and self-reliance in using online KTP services in Tambaksari Subdistrict, Surabaya. The method used was Participatory Action Research (PAR), which included the following stages: needs assessment, material development, outreach, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and activity evaluation. Participants in the activity were community members who met the requirements for KTP ownership, specifically residents aged 17 and older. The results of the activity showed an increase in the community’s understanding of administrative requirements, online KTP application procedures, and the independent use of digital services.   Rendahnya literasi digital serta terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan masih menjadi kendala dalam pemanfaatan layanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis online. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam menggunakan layanan pembuatan KTP berbasis online di Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan merupakan masyarakat yang telah memenuhi persyaratan kepemilikan KTP, khususnya warga berusia 17 tahun ke atas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai persyaratan administrasi, prosedur pengajuan KTP secara daring, serta penggunaan layanan digital secara mandiri.
STRATEGI PERLUASAN AKSES: FASILITASI LAYANAN BPJS BAGI WARGA DI KELURAHAN PEJAGAN, KECAMATAN BANGKALAN Ella Anastasya Sinambela; Didit Darmawan; Fayola Issalillah; Rafadi Khan Khayru; Rasti Nur Alfaisya Safitri; Najwa Dhakiro Rochmah; Tasya Aulia Rizka; Mas Ummu Chasbiyah; Moch. Avif Chilmi Yahya; Ach Nur Irchamul Kholqil Lazuardy
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2233

Abstract

Complex administrative bureaucracy and a lack of understanding of referral procedures often hinder the public from utilizing state health insurance. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, this community service program aims to optimize the utilization of BPJS Kesehatan services for residents of Pejagan Village. Activities were carried out in densely populated residential areas through collaboration between village officials, health cadres, and students. Data collection was conducted using a combination of field observation, interviews, documentation, and questionnaires. The intervention results demonstrated an increase in residents' knowledge regarding jurisdictional rights, participant obligations, and administrative compliance within the tiered referral process. Direct assistance proved effective in mitigating registration obstacles, reducing technical complaints, and strengthening communication networks between beneficiaries and service providers. This multi-stakeholder synergy successfully transformed the community base into a more active and independent one in securing the fulfillment of their right to health insurance.   Rumitnya birokrasi administrasi dan minimnya pemahaman prosedur rujukan sering kali menghambat masyarakat dalam memanfaatkan jaminan kesehatan negara. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan bagi warga di Kelurahan Pejagan. Kegiatan dilaksanakan di kawasan pemukiman padat penduduk melalui kolaborasi antara perangkat kelurahan, kader kesehatan, dan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kombinasi teknik observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner. Hasil intervensi membuktikan adanya eskalasi pengetahuan warga mengenai yurisdiksi hak, kewajiban kepesertaan, serta kepatuhan administratif dalam alur rujukan berjenjang. Pendampingan langsung terbukti efektif memitigasi kendala pendaftaran, mereduksi keluhan teknis, dan mempererat jejaring komunikasi antara penerima manfaat dengan penyelenggara layanan. Sinergi multipihak ini berhasil mengubah basis komunitas menjadi lebih aktif dan mandiri dalam mengamankan pemenuhan hak jaminan kesehatan.