Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Di Rumah Tahfidz Intensive Center Medan Alifatin, Suci Ririn; Manshuruddin, Manshuruddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengelolaan program rumah tahfidz dengan fokus pada efektivitas dan efisiensi pengelolaan di Tahfidz Intensive Center Medan (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan rumah tahfidz di Tahfidz Intensive Center Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan menyalin. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian apabila data telah berhasil dikumpulkan sehingga dapat ditarik kesimpulannya (Miles &Huberman). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program tahfidz meliputi: (1) Proses perencanaan partisipatif melalui rapat-rapat rutin dengan pembina dan pengajar, untuk menetapkan tujuan dan sistem operasional. (2) Penggunaan kurikulum terstruktur yang memperhatikan tingkat kemampuan peserta dalam membaca Al-Qur’an dengan tolak ukur hukum tajwid. (3) Seleksi ketat pengajar berkualitas melalui proses pendaftaran, seleksi bacaan, dan ujian hafalan. (4) Pembagian tugas kepada pengajar di setiap rumah tahfidz sesuai kesepakatan awal. (5) Penyusunan jadwal pembelajaran efektif dengan waktu yang cukup untuk belajar dan istirahat. (6) Program pengembangan kompetensi peserta didik dalam aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik. (7) Pemantauan kemajuan individu dengan laporan harian kepada orang tua melalui grup WhatsApp. (8) Evaluasi hasil akhir santri melalui ujian tertulis dan tidak tertulis setiap akhir bulan.
Desain Pengajaran Agama Islam Pada Majelis Taklim Udaiyah Deli Serdang Harahap, Parlagutan; Manshuruddin, Manshuruddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9878

Abstract

Dalam era yang terus berkembang dengan pesat, dinamika masyarakatpun turut mengalami transformasi yang signifikan. Perubahan ini mencakup segala aspek kehidupan, termasuk cara-cara manusia belajar dan berinteraksi dengan pengetahuan bidang keagamaan. Oleh karena itu, desain pengajaran dalam konteks majelis taklim, dituntut untuk senantiasa mampu merespon tantangan zaman dan kebutuhan umat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain pengajaran agama Islam pada Majelis Taklim Udaiyah Deli Serdang, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun pengumpulan data melalui teknik observasi non-partisipatif, wawancara mendalam dan studi dokumen. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan model analisis interaktif Milles, Huberman, dan Saldana yaitu melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) tujuan utama pengajaran agama Islam pada majelis taklim Udaiyah adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam terhadap ajaran Islam kepada peserta taklim, serta mendorong pengembangan spiritualitas dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, (2) materi pengajaran mencakup empat bidang utama yaitu Tauhid (dari kitab Fathul Majid), Fikih (dari kitab at-Taqrirat as-Sadidah), Tasawuf (dari kitab Risalah al-Mu’awwanah), dan sirah (dari kitab as sirah an Nabawiyah), (3) metode pengajaran melalui pengkajian kitab klasik (turats), meliputi tahapan membaca teks, menerjemahkan teks, menjelaskan teks, dan sesi tanya jawab., (4) evaluasi dilakukan melalui pengamatan terhadap respons peserta dan pemberian umpan balik agar kualitas pembelajaran terus semakin meningkat.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran Pai di Smp It Khansa Khalifah Sunggal Ramadhani, Silvia; Manshuruddin, Manshuruddin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9879

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran PAI di SMP IT Khansa Khalifah Sunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti. Dalam rangka pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik purposive sampling digunakan untuk pemilihan subjek penelitian atau informan, yang meliputi kepala sekolah, guru PAI, dan beberapa siswa. Analisis data dalam penelitian ini mengikuti model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana, melibatkan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dilakukan oleh guru di SMP IT Khansa Khalifah Sunggal mengikuti beberapa tahap yaitu; (1) persiapan dan perencanaan, mencakup pemahaman terhadap regulasi dan peraturan terkait penerapan kurikulum merdeka, analisis terhadap capaian dan tujuan pembelajaran PAI, penyusunan perangkat pembelajaran berupa modul ajar, dan pemahaman terhadap prinsip asesmen, (2) pelaksanaan pembelajaran, mencakup tiga kegiatan yaitu pembukaan atau kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup atau akhir, (3) asesmen formatif dan sumatif, yaitu penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Merdeka, di mana hasil belajar siswa dinilai sesuai dengan prinsip dan kriteria penilaian yang telah disiapkan oleh guru dalam tahap persiapan.
Implementasi Metode Bernyanyi Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 107412 Simadamada Deli Serdang Wildani Tsaniyah; Manshuruddin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i2.3745

Abstract

Penelitian ini berrtujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi peningkatan daya ingat siswa menggunakan metode bernyanyi dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan yakni  kualitatif karna untuk menganalisis dan memberikan deskriptif tentang implementasi metode bernyanyi yang dilakukan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran dan hasil belajar yang baik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk teknik keabsahan data menggunakan dua cara berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode bernyanyi sangat tepat diterapkan, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan menyenangkan bagi siswa di SDN 107412 Simadamada Deli Serdang. Siswa menunjukkan peningkatan perhatian, keterlibatan, dan pemahaman terhadap materi PAI. Selain itu, metode ini juga berhasil meningkatkan antusiasme dan semangat belajar siswa, yang tercermin dalam partisipasi aktif dan kemampuan mereka dalam menghafal serta memahami konsep-konsep agama. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode bernyanyi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan dapat dijadikan strategi pengajaran yang inovatif.
Pola Manajemen Kepala Sekolah dalam Membentuk Kepribadian Muslimah di SMA Islam Al-Ulum Terpadu Medan Siti Fatimah; Hadi Saputra Panggabean; Manshuruddin Manshuruddin
Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ie.v6i1.2032

Abstract

This study investigates the principal’s managerial approach in shaping the personality of Muslim female students at Al-Ulum Integrated Islamic High School Medan amid the challenges of the digital era. The research aims to analyze how school leadership integrates Islamic values through structured keputrian (female student development) programs. A qualitative case study design was employed, with data collected through observations, interviews with principals, teachers, and students, and documentation analysis. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the principal implemented a value-based management model by systematically planning, organizing, supervising, and evaluating keputrian activities to foster students’ Islamic character, discipline, and moral awareness. The study also found that strong collaboration among the school foundation, teachers, parents, and an Islamic school environment significantly supported the program’s effectiveness. However, external social influences and uncontrolled technology use remained major challenges in developing students’ personalities. This study contributes a specific leadership-based management model for female Islamic character education in integrated Islamic schools. The findings imply that effective school leadership and structured religious programs can strengthen students’ moral development and resilience in the digital era.
Efektivitas Pengelolaan Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam di Madrasah Aliyah Swasta TPI Rambung Sialang Suryanita Suryanita; Hadi Saputra Panggaebean; Manshuruddin Manshuruddin
Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ie.v6i1.2033

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of madrasah management in improving the quality of Islamic education at Madrasah Aliyah Swasta TPI Rambung Sialang. Previous studies mostly examined educational quality and madrasah management separately, while limited research has explored how integrated management practices directly contribute to improving Islamic education quality. This gap underlines the importance of examining effective management indicators in madrasah institutions. This study employed a qualitative approach using purposive and snowball sampling techniques. Informants included the head of the madrasah, teachers, committee members, and students. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation techniques. The indicators of management effectiveness included transformational leadership, school-based management, teacher commitment, stakeholder collaboration, and competency-oriented learning supervision. The findings show that effective madrasah management is reflected in strong leadership, active collaboration with parents and the community, and continuous monitoring of student development. These practices contributed significantly to improving students’ academic and religious competencies. The novelty of this study lies in integrating leadership, collaboration, and competency-based management as key determinants of Islamic education quality improvement. Practically, the findings provide guidance for developing participatory and quality-oriented madrasah management systems.
Implementasi Program Pengajaran Agama Dalam Membangun Karakter Islami Di Majelis Taklim Syuhada Medan Sunggal T Aldi Rizki Pratama; Manshuruddin Manshuruddin; Abdi Syahrial Harahap
Journal Of Dehasen Educational Review Vol 7 No 2 (2026): Journal of Dehasen Educational Review, July
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/joder.v7i2.11430

Abstract

This study aims to describe the implementation of a religious education program to build Islamic character at the Syuhada Medan Sunggal Islamic Boarding School (Majelis Taklim Syuhada Medan Sunggal). The method used was descriptive qualitative, with data collection techniques of observation, in-depth interviews, and documentation studies. The research subjects included the Community Empowerment Agency (BKM), religious teachers, and members of the congregation, selected purposively. The results indicate that the implementation of the religious education program to build Islamic character is carried out in an integrated manner with positive religious activities. Character values such as discipline, responsibility, social concern, and noble morals are instilled in the daily lives of the congregation. Activities such as congregational prayer, Qur'an recitation, and Islamic jurisprudence (fiqh) studies are effective media in building character. The conclusion of this study is that the Majelis Taklim is able to create a non-formal educational environment conducive to strengthening the character of the congregation as a whole.
Transformasi Budaya Madrasah dan Karakter Islami Melalui Kepemimpinan Transformasional di Era Digital: Studi Kasus MAS Islamiayah Sunggala Medan Tumiran; Manshuruddin; Bahtiar Siregar; Dinda Mayani Pramudita
Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ie.v5i2.1895

Abstract

Madrasahs in the digital era face the dual challenge of preserving Islamic values while responding to rapid technological development. This study aims to examine the cultural transformation of the madrasah and the formation of Islamic character through transformational leadership at Madrasah Aliyah Swasta Islamiyah Sunggala Medan. Using a descriptive qualitative method with a case study design, data were collected through interviews, observations, and documentation involving principals, teachers, and students. Triangulation techniques were applied to ensure data validity. The findings reveal that transformational leadership effectively fosters an innovative and technology-adaptive madrasah culture by articulating a shared vision, empowering educators and learners, and encouraging collaborative practices. These cultural shifts contribute to the strengthening of students’ Islamic character, particularly in aspects of discipline and honesty. Nevertheless, challenges such as limited infrastructure and resistance to change remain significant barriers. This study highlights the essential role of transformational leadership in guiding madrasah transformation in the digital era.
Pedagogical Relationships Linking Kurikulum Berbasis Cinta to Deep Learning in Madrasah Religious Education Manshuruddin, Manshuruddin; Rangkuti, Charles; Rohman, Fatkhur
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 2 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i2.10477

Abstract

This study investigates how pedagogical relationships operationalize the values of Kurikulum Berbasis Cinta in madrasah religious education and how these relational practices are associated with deep learning at MAS Miftahussalam Medan. A qualitative single-case design was employed, with fieldwork conducted from December 2025 to January 2026. Data were generated through semi-structured interviews with one vice principal for curriculum, three religious education teachers, and six students from Grades X, XI, and XII, supported by classroom observations and document analysis. Data analysis involved condensation, deductive and inductive coding, cross-source thematic comparison, and iterative verification. The findings show that Kurikulum Berbasis Cinta functioned as a value orientation embedded in institutional policy, instructional planning, madrasah culture, and classroom interaction. Teachers enacted their values through empathic communication, dialogic guidance, role modeling, respect for student dignity, and educative discipline. These relational practices were associated with emotional safety, which enabled students to ask questions, reconsider inaccurate answers, exchange viewpoints, reflect on religious values, and connect lesson content with everyday experiences. Leadership commitment, institutional culture, and teacher–student trust supported implementation, whereas limited instructional time, differences in students’ reflective abilities, and uneven teacher readiness constrained its depth and consistency. The study proposes a relational framework in which pedagogical relationships serve as an operational pathway connecting the values of Kurikulum Berbasis Cinta with reflective, contextual, and meaningful learning in madrasah religious education.