Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGANEKARAGAMAN PANGAN MELALUI PEMBUATAN BEBERAPA PRODUK OLAHAN HASIL TERNAK Lia Anggrayni, Yoshi; Mahrani, Mahrani; Infitria, Infitria; Jiyanto, Jiyanto; Gusparia, Gusparia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2260-2265

Abstract

Perkembangan sektor peternakan akan memberikan dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat baik kalangan bawah, menengah dan atas, apabila peternakan ditangani secara komprehensif mulai dari pengadaan sarana produksi (bibit ternak, obat-obatan, pakan), penanganan teknik budidayanya, penanganan pascapanen dan penanganan aspek pemasaran serta kelembagaan. Penanganan pascapanen dan penanganan aspek pemasaran serta kelembagaan, merupakan tiga kegiatan hilir yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam penanganannya melainkan harus secara terpadu untuk menghasilkan ouput yang berkualitas. Keterampilan masyarakat dalam pengolahan hasil peternakan masih rendah. Beberapa inovasi dalam mengolahan hasil ternak tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus daya disimpannya. Pengolahan berbagai produk hasil ternak merupakan bentuk penganekaragaman pangan untuk meningkatkan konsumsi protein hewani dan selera konsumen. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan keterampilan murid dalam membuat berbagai produk olahan hasil ternak, dan meningkatkan wawasan murid dalam membuat berbagai produk olahan hasil ternak. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 1 Logas Tanah Darat, Kecamatan Logas Tanah Darat. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah penyuluhan dan pelatihan dengan judul kegiatan “Penganekaragaman Pangan Melalui Pembuatan Beberapa Produk Olahan Hasil Ternak”. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mendapat respon yang positif dan antusias dari guru dan murid. Kegiatan dimulai dari kegiatan penyampaian materi kepada murid dengan metode ceramah dan diskusi. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan bakso ayam. Pada saat pelatihan pembuatan bakso ayam, murid berpartisipasi dalam membuat bakso ayam sambil diskusi. Pada akhir kegiatan, murid telah mampu menghasilkan produk olahan hasil ternak berupa bakso ayam.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN (JERAMI PADI) DAN INDIGOFERA SEBAGAI SILASE PAKAN BERKUALITAS DALAM PENGEMBANGAN TERNAK SAPI DI DESA TEBING TINGGI KEC. BENAI Infitria, Infitria; Lia A, Yoshi; Mahrani, Mahrani; Gusparia, Gusparia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.%p

Abstract

Permasalahan peternakan sapi yaitu rendahnya ketersediaann hijauan sebagai pakan dan  kandungan nutrisi pakan ternak sehingga sulitnya mendapatkan hijauan berkualitas. Pengabdian kepada masayrakat bertujuan untuk memberikan dampak kepada masyarakat desa Tebing tinggi Berupa peningkatan pengetahuan dan kemampuan membaut pakan berupa silase jerami padi dan legum Iindigofera z sehingga memberikan manfaat kepada peternak di desa tersebut. Teknik pemberian dengan pembuatan jerami padi dan green concentrate pada ternak sapi dengan memberikan hijauan yang sudah dilakukan fermentasi, untuk Iindigofera bisa diberikan dalam bentuk segar dan tepung. Pelaksanaan PKM dilakukan oleh tim dosen pada Program Studi Peternakan bertempat di desa Tebing Tinggi, Benai. Praktek yang digunakan yaitu berupa kegiatan soasialisasi dan penyuluhan terkait dengan silase jerami padi dan daun Indigofera sebagai pakan berkualitas untuk penggemukan sapi di Desa Tebing Tinggi. Selain itu juga akan dilakukan demo pembuatan pakan. Hasil pengabdian yang sudah dilaksanakan terlihat masyarakat bertambah pengetahuannya dan diskusi yang hangat. Selain itu dengan dilakukannya demo pelaksanaan pembuatan silase, masyarakat menjadi tau cara membuat silase
PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK UNTUK MENCIPTAKAN WIRAUSAHA MANDIRI Astuti, Puji; Mustika, Helma; Wirawan, Fajar; Syafnentias, Widi; Novita, Loly; Gusparia, Gusparia; Gundary, Puspa
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3051

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh semua orang tidak terkecuali masyarakat yang ada di Desa Titian Resak. Banyaknya sampah yang ada disekitar lingkungan masyarakat Desa Titian Resak menyebabkan perlu adanya perhatian lebih. Seperti yang diketahui sampah plastik merupakan salah satu limbah anorganik, dimana dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk penguraiannya. Selain itu pencemaran lingkungan akibat banyaknya sampah plastik menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu. Minimnya pengetahuan masyarakat akan pengelolaan sampah menjadi barang yang bermanfaat menyebabkan sampah-sampah yang ada dibiarkan begitu saja. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat dan menciptakan kreativitas masyarakat dalam mengolah sampah plastic. Terlebih dengan diolahnya sampah menjadi barang yang bermanfaat, masyarakat dapat menjadikannya sebagai usaha. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui, menambah pengetahuannya, serta meningkatkan keterampilannya dalam pengelolaan sampah sehingga menjadi bahan yang memiliki nilai jual.
TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL TERNAK BERUPA DAGING FERMENTASI (CANGKUAK) DAN NILAI NUTRISI Yoshi, Yoshi Lia Anggrayni; Mahrani, Mahrani; Infitria, Infitria; Gusparia, Gusparia
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3899

Abstract

Daging merupakan salah satu hasil ternak (bahan pangan) yang mempunyai nilai gizi yang tinggi untuk mendukung pertumbuhan tubuh manusia. Daging memiliki keunggulan yaitu memiliki mutu protein yang tinggi dengan kandungan asam amino esensial yang lengkap dan seimbang, protein daging lebih mudah dicerna dibandingkan protein yang berasal dari nabati, dan daging mengandung beberapa jenis mineral dan vitamin. Dibalik keunggulan yang dimiliki, daging juga memiliki kekurangan yaitu daging tidak dapat bertahan lama pada suhu ruang, dan prosedur penanganan ternak sebelum penyembelihan, sehingga dapat mempengaruhi kualitas daging. Untuk mempertahankan kualitas daging, perlu dilakukan penanganan dan pengolahan yang tepat pada daging. Cangkuak merupakan fermentasi daging dan tulang yang menggunakan bahan berupa daging dan tulang, nasi, garam, dan rebung. Cangkuak dilakukan sebagai salah satu cara untuk memperpanjang masa simpan daging dan meningkatkan kualitas nutrisi. Pembuatan cangkuak biasanya dilakukan oleh masyarakat pada waktu memasuki bulan suci ramadhan dan hari raya qurban. Cangkuak dapat dikonsumsi setelah 1 minggu fermentasi dengan cara anaerob pada suhu ruang. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai waktu yang baik untuk konsumsi cangkuak daging berdasarkan jumlah mikroba patogen; dan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai nilai nutrisi cangkuak daging yang selama ini dikonsumsi. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mendapatkan respon yang positif dan antusias dari masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi terkait materi yang disampaikan oleh pemateri. Pada akhir kegiatan, masyarakat mendapatkan wawasan tambahan mengenai nilai nutrisi dan nilai organoleptik cangkuak yang selama ini dibuat oleh masyarakat
PERANAN TELUR ASIN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN PROTEIN HEWANI KELUARGA Yoshi Lia Anggrayni; Mahrani; Gusparia; Imelda, Imelda Siska
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5074

Abstract

Pangan hewani merupakan pangan yang bersumber dari hasil ternak berupa daging, susu dan telur. Kandungan protein pangan hewani cukup tinggi dibandingkan komponen nutrisi lainnya. Tingginya kandungan protein menyebabkan pangan hewani dianjurkan selalu tersedia dalam menu makanan sehari-hari. Akan tetapi tidak semua protein hewani dapat dipenuhi oleh setiap keluarga. Hal ini disebabkan oleh beberapa protein hewani memiliki harga yang cukup tinggi seperti daging dan susu. Protein hewani berupa telur merupakan salah satu hasil ternak unggas yang disukai oleh masyarakat. Harga yang terjangkau, membuat telur menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein hewani. Telur itik merupakan telur yang dihasilkan oleh ternak itik. Telur itik memiliki berat dan ukuran yang lebih besar dari jenis telur lainnya. Penanganan telur itik yang umumnya dilakukan adalah dengan membuat telur asin. Telur yang telah diasinkan memiliki masa simpan yang lebih lama, memiliki cita rasa yang lebih baik dan serta memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi pada protein yaitu sekitar 13,27% dan lemak sekitar 13,30%. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai peran penting telur asin dalam memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga dan memperkenalkan produk telur asin bagi masyarakat yang belum mengetahuinya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat dengan adanya pertanyaan yang diajukan terkait telur asin. Kegiatan dilakukan dengan memberikan dan menjelaskan materi secara baik dan diskusi. Pada akhir kegiatan, masyarakat mendapatkan peningkatan wawasan mengenai telur asin yang dapat memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga.