Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Gema Wiralodra

Learning trajectory: Bagaimanakah Mengajarkan Pecahan Menggunakan Konteks Makanan Tradisional? Nurafifah, Luthfiyati; Taufan, Mochammad; Sudirman, Sudirman
Gema Wiralodra Vol 12 No 2 (2021): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v12i2.155

Abstract

Pembelajaran matematika, khususnya di sekolah dasar harus memperhatikan konteks tempat siswa tinggal. Salah satu konteks pembelajaran yang bisa disajikan yakni makanan tradisional. Konteks makanan tradisional dapat membantu siswa memahami konsep pecahan. Oleh sebab itu penelitian ini, bertujuan untuk menghasilkan desain learning trajectory materi pecahan menggunakan konteks makanan tradisional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni research design. Sedangkan partisipan yang terlibat dalam proses eksperimen yakni siswa kelas V di salah satu sekolah negeri yang ada di Kabupaten Indramayu. Selanjutnya, setelah proses eksperimen dilakukan analisis retrospektif dari data observasi, wawancara dan angket respon siswa. Data yang diperoleh dari hasil penelitian di analisis menggunakan model Miles dan Huberman yaitu: data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan analisa data yang diperoleh dari penelitian, yaitu pembelajaran dengan menggunakan learning trajectory pada siswa kelas V mendapatkan respon yang sangat baik dari siswa, guru, maupun orang tua. Namun pada saat pembelajaran dilaksanakan, hambatan pembelajaran dengan menggunakan desain learning trajectory yaitu keterbatasan waktu dalam pembelajaran. Karena pembelajaran untuk sekolah dasar harus menggunakan tahapan dari dasar, sehingga memerlukan waktu yang banyak. Hasil pembelajaran yang diperolehpun lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan konsep desain learning trajectory. Kata Kunci: Hypothetical Learning Trajectory (HLT), Design Research, Pecahan, Makanan Tradisional.
Learning trajectory: Bagaimanakah Mengajarkan Pecahan Menggunakan Konteks Makanan Tradisional? Luthfiyati Nurafifah; Mochammad Taufan; Sudirman Sudirman
Gema Wiralodra Vol. 12 No. 2 (2021): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v12i2.155

Abstract

Pembelajaran matematika, khususnya di sekolah dasar harus memperhatikan konteks tempat siswa tinggal. Salah satu konteks pembelajaran yang bisa disajikan yakni makanan tradisional. Konteks makanan tradisional dapat membantu siswa memahami konsep pecahan. Oleh sebab itu penelitian ini, bertujuan untuk menghasilkan desain learning trajectory materi pecahan menggunakan konteks makanan tradisional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni research design. Sedangkan partisipan yang terlibat dalam proses eksperimen yakni siswa kelas V di salah satu sekolah negeri yang ada di Kabupaten Indramayu. Selanjutnya, setelah proses eksperimen dilakukan analisis retrospektif dari data observasi, wawancara dan angket respon siswa. Data yang diperoleh dari hasil penelitian di analisis menggunakan model Miles dan Huberman yaitu: data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan analisa data yang diperoleh dari penelitian, yaitu pembelajaran dengan menggunakan learning trajectory pada siswa kelas V mendapatkan respon yang sangat baik dari siswa, guru, maupun orang tua. Namun pada saat pembelajaran dilaksanakan, hambatan pembelajaran dengan menggunakan desain learning trajectory yaitu keterbatasan waktu dalam pembelajaran. Karena pembelajaran untuk sekolah dasar harus menggunakan tahapan dari dasar, sehingga memerlukan waktu yang banyak. Hasil pembelajaran yang diperolehpun lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan konsep desain learning trajectory. Kata Kunci: Hypothetical Learning Trajectory (HLT), Design Research, Pecahan, Makanan Tradisional.
Pembelajaran STAD Pasca Pandemi COVID-19 dan Dampaknya Terhadap Sikap, Keterampilan, dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Denni Ismunandar; Mela Andriani; Sudirman Sudirman; Mochammad Taufan
Gema Wiralodra Vol. 13 No. 2 (2022): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v13i2.266

Abstract

Pada akhir tahun 2021, Covid - 19 telah melandai dan sekolah mulai memberlakukan pembelajaran secara blended learning. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh sikap dan keterampilan siswa terhadap hasil belajar siswa pasca pandemi Covid-19 menggunakan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD). Subyek penelitian ini adalah salah satu SMK Negeri di Indramayu kelas XII Jurusan TKJ. Pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan oleh guru. Sample pada penelitian ini adalah siswa jurusan TKJ yang terdiri dari 33 siswa. Pengambilan data dilakukan melalui tes dan peneliti menggunakan persamaan regresi linier dua prediktor untuk mencari besar pengaruh sikap dan keterampilan terhadap hasil belajar siswa. Hasil analisis regresi adalah dengan . Artinya sikap dan keterampilan siswa bersama – sama mempengaruhi hasil belajar siswa sebesar 17,2%. Masih ada faktor lain sebesar 82,8% yang mempengaruhi hasil belajar siswa
Investigasi, strategi, implementasi, dan evaluasi integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran matematika sebagai upaya pengembangan profesionalisme guru matematika SMP Taufan, Mochammad; Nurafifah, Luthfiyati; Sudirman, Sudirman; Mellawaty, Mellawaty; Ismunandar, Denni; Isnawan, Muhammad Galang
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.460

Abstract

Pendidikan abad 21 menuntut guru untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembalajarannya khususnya pembalajaran matematika. Namun, masih minimnya pelatihan, sosialisasi dan seminar terkait dengan cara mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi yang valid, praktis dan efektif masih sangat kurang. Oleh karena hal itu, penelitian ini bertujuan menginvestigasi, menyusun strategi, mengimplemtasikan, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran daring guru matematika di masa pandemi COVID-19. Subjek penelitian yang terlibat pada penelitian ini adalah calon guru dan guru matematika tingkat sekolah menengah pertama di Kabupaten Indramayu. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni (a) lembar observasi; (b) pedoman wawancara; (c) angket; (d) tes evaluasi adopsi teknologi. Sedangkan analisis data yang dilakukan yakni mengumpulkan data, melakukan pengkodean, menganalisis kode, menyajikan data, menyimpulkan dan memverifikasi kesimpulan. Pengolahan data secara kualitatif tersebut dibantu dengan menggunakan software AtlasTi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Pada tahap investigasi sebagian besar guru menggunakan beberapa aplikasi diantaranya yaitu, Zoom Meeting, YouTube, WhatsApp, PowerPoint, Google Meet, Google Form, Google Drive, Google Classroom, Geogebra dan Blog sekolah. (2) pada tahap strategi, peneliti mengadakan diskusi dan workshop dengan beberapa guru matematika dengan dasar hasil penelitian pada tahap investigasi tentang penggunaan ICT pada pembelajaran matematika serta kesulitan yang dirasakan oleh guru selama pandemi COVID-19. (3) pada tahap implementasi, guru menggunakan aplikasi yang telah dibuat atau yang sudah jadi sebelumnya. Pada tahap ini, langkah awalnya adalah mempersiapkan siswa mengguanakan aplikasi tersebut dengan cara mengarahkan dan membimbing siswa untuk mengubduh (download) aplikasi tersebut serta menjelaskan cara menggunakan media pembelajaran matematika yang berupa aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone tersebut. (4) Pada tahap evaluasi, diperoleh kesimpulan bahwa integrasi media pembelajaran matematika berbasis ICT cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi; Pembelajaran Matematika; Guru Matematika.