Claim Missing Document
Check
Articles

Digitalisasi Manajemen Kewirausahaan Melalui  Google Maps pada Usaha Donat dan Kue Bawang Fatir Khoirunnisa Lubis; Romaito Batubara; Larasati; Diva Andre Syahreza; Ahmad Fauzi Pulungan; Siti Suaibah Lubis; Salwah; Amelia Dewita; Isti Rahma; Ayu Meita Puteri Siregar
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): Desember (in progress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8wjsr856

Abstract

This community service program was carried out with the aim of strengthening entrepreneurial management capacity while supporting the digitalization process of the home-based business “Donat and Kue Bawang Fatir,” located in Roburan Lombang Village. The business has been operating for approximately ten years; however, throughout its development, it has faced several challenges, including limited promotion, declining consumer numbers, and a marketing reach that remains confined to the local area. To address these issues, the KKN 24 Roburan Lombang community service team designed several strategies, including mentoring in simple business management, training in measurable financial management, and the application of digital technology through the registration and optimization of the business profile on Google Maps. These efforts are expected to provide added value for the business, particularly in improving accessibility and visibility in the digital sphere. The results of the program indicate an increased understanding of digital literacy among business owners, greater convenience for consumers in locating the business, and an expansion of the market reach beyond the village. These findings affirm that digitalization through the use of Google Maps can serve as a strategic step in ensuring the sustainability and competitiveness of small rural businesses while also creating opportunities for more inclusive and sustainable local economic development.
Teachers’ knowledge of subject matter in formal definition of limit at senior high school level Ma'rufi, Ma'rufi; Ilyas, Muhammad; Salwah, Salwah; Ashari, Nur Wahidin
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v5i2.769

Abstract

Background: Vocational schools in border areas face systemic challenges such as limited infrastructure and poor curriculum-context alignment, hindering effective mathematics instruction and student engagement.Aims: This study investigates how mathematics learning is organized and implemented in a vocational high school situated in the Entikong border area of West Borneo, Indonesia. The research seeks to identify instructional patterns, contextual challenges, and adaptive strategies used by educators under constrained conditions.Method: Using a qualitative case study design, data were gathered through direct classroom observation, semi-structured interviews with teachers and school leaders, and review of official teaching documents. Thematic analysis and data triangulation were employed to ensure rigor and credibility.Results: The analysis highlights a continued reliance on teacher-centered instruction, minimal use of contextual or vocationally integrated methods, and limited student engagement. Assessment practices predominantly measure cognitive outcomes, lacking elements that support student reflection or vocational competencies. Curriculum delivery is often disrupted by time limitations and infrastructural shortfalls.Conclusion: Improving mathematics instruction in border-based vocational schools necessitates flexible teaching models tailored to the local context. Strengthening professional development, embedding authentic assessments, and enhancing school-community collaboration are crucial steps toward addressing educational disparities in underserved regions.
Kecakapan Matematis: Kompetensi Strategis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Himpunan Ashari, Nur Wahidin; Salwah, Salwah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1929

Abstract

Siswa harus memiliki aspek kognitif yang mencakup perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual seperti kemampuan matematis, yaitu pengetahuan dan kecakapan matematika yang diperlukan untuk dapat melakukan manipulasi matematika dan kemampuan berpikir dalam matematika. Masalah penelitian ini adalah kompetensi strategis matematis siswa yang masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan desriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kompetensi strategis matematis siswa pada materi himpunan. penelitian ini melibatkan siswa kelas VII.7 SMP Negeri 8 Palopo yang berjumlah 3 orang yang dikategorikan sebagai Subjek Kemampuan Tinggi (SKT), Subjek Kemampuan Sedang (SKR) dan Subjek Kemmapuan Rendah (SKR). Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis yang dilanjutkan dengan wawancara secara individual untuk memperoleh data yang valid. Analisis data dalam penelitian ini (1) Menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, (2) melakukan reduksi data, (3) menyajian data yang meliputi pengklasifikasian dan identitas data, (4) memaparkan hasil tes dan wawancara tentang kompetensi strategis matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi strategis matematis ketiga subjek dalam menyelesaikan masalah himpunan berbeda-beda, subjek subjek tinggi memahami masalah (understood the problem) dan choose the right formula to solve the problem, subjek sedang tidak secara lengkap memahami masalah (not complete understood the problem), serta not complete choose the right formula to solve the problem. Kompetensi strategis matematis Subjek Kemampuan Rendah dalam menyelesaikan soal, subjek memahami masalah yang diberikan (understood the problem), namun not choose the right formula to solve the problem.
Pendampingan Pengembangan Soal Cerdas Cermat Matematika Berbasis Indikator Literasi Numerasi Rapor Pendidikan Ashari, Nur Wahidin; Salwah, Salwah
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.449

Abstract

Literasi numerasi merupakan kemampuan siswa membangun, mengaplikasikan, menggambarkan, dan menafsirkan suatu konsep matematika dalam berbagai bentuk dan konteks. Kemampuan literasi numerasi ini sangat memerlukan kemampuan berpikir kritis, kemampuan bernalar, dan kemampuan problem solving. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru SD dalam pembuatan soal cerdas cermat matematika pada kabupaten Luwu Timur yang berbasis Indikator Literasi Numerasi Rapor Pendidikan, yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Luwu Timur. Kegiatan pengabdiaan dilaksanakan dalam bentuk beberapa tahap, yaitu tahap pertama pelaksanaan pembukaan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur. Tahap pertama juga dilakukan penyampaian analisis situasi dan perkembangan saat ini, yang dilanjutkan sesi sharing dengan guru-guru terkait kendala matematis yang dihadapi di sekolah. Tahap kedua dilaksanakan pembagian kelompok dan pendampingan pembuatan soal-soal literasi numerasi dalam bentuk soal cerdas cermat matematika. Tahap terakhir dilakukan di tahap ketiga, yaitu presentasi setiap kelompok dan uji coba soal kepada siswa-siswa SD yang telah dibawa untuk mewakili setiap kecamatan. Hasil pendampingan ini adalah bank-soal soal literasi numerasi yang dirancang untuk melatih keterampilan dasar peserta didik yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Soal-soal ini diformulasikan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, penalaran peserta didik.