Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Environmentally Friendly Paving Block Based on Wood Waste: The Effect of Rubber Wood Waste Content on the Physical-Mechanical Properties of Paving Block Fauzi, Daffa Naufalian; Saputra, Bagus; Riniarti, Melya; Duryat, Duryat; Suri, Intan Fajar; Hidayat, Wahyu
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 13 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v13i4.997-1005

Abstract

The wood sawing industry generates significant waste, consisting of wood chips, wood scraps, and sawdust. This research aims to evaluate the effect of rubber wood sawdust addition on the moisture content, water absorption capacity, and compressive strength of paving blocks. The study was conducted in August–September 2023, starting with preparing raw materials, composition planning, and test specimen fabrication. The parameters in this study included density testing, moisture content, water absorption capacity, and compressive strength. The density test results for treatments P0 were 1.11 g/cm3, P1 1.09 g/cm3, P2 1.07 g/cm3, P3 1.08 g/cm3, and P4 1.09 g/cm3. The moisture content test yielded values of 11.38% for P0, 12.56% for P1, 12.94% for P2, 13.24% for P3, and 13.80% for P4. The water absorption capacity values obtained were, for P0, 5.17%; P1, 5.40%; P2, 6.36%; P3, 8.11%; and P4, 9.27%. Compressive strength tests produced values for P0 at 7.19 N/mm2, P1 at 5.67 N/mm2, P2 at 4.22 N/mm2, P3 at 3.48 N/mm2, and P4 at 3.07 N/mm2. The addition of rubber wood sawdust to paving blocks significantly influences density, moisture content, water absorption capacity, and compressive strength values. Keywords: Composition, Compressive strength, Paving block, Sawdust waste.
Respon Perkecambahan Benih Kemiri Sunan (Reutealis Trisperma) Terhadap Skarifikasi Kimia Dengan Asam Sulfat (H2so4) Pada Berbagai Lama Waktu Perendaman Ismail, Ahmad Deni; Duryat, Duryat
Biospecies Vol. 11 No. 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.387 KB) | DOI: 10.22437/biospecies.v11i2.5712

Abstract

The duration of submersion and the level of acid concentration which are the decisive factors to succed the chemical scarification. The duration of submersion should be adjusted to the level of seed skin thickness, the level of acid concentration and the type of acid used. This study aimed to analyze the inmersion effect of kemiri sunan seeds in sulfuric acid solution to break the seed dormancy and to get the most effective time of submersion in order to break the dormancy of kemiri sunan seed. The experiment was conducted in the greenhouse for 2 months (62 days). The randomized complete design was employed as experimental method. There were 4 treament tested, i.e : (1) control (without immersion in H2SO4 solution); (2) immersion in H2SO4 solution for 10 minutes; (3) immersion in H2SO4 solution for 20 minutes and (4) immersion in H2SO4 solution for 30 minutes. The results of research showed that control gave the best results in term of the percentage of germination (G), mean daily gremination (MDG), and germination rate (GR).
Obat Herbal Tanaman Mangrove untuk Pembangunan Kesehatan Masyarakat Pesisir Rodiani, Rodiani; Duryat, Duryat
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3166

Abstract

Tanaman mangrove memproduksi berbagai zat metabolik sekunder yang sangat potensial sebagai tanaman berkhasiat obat.  Namun demikian, sampai saat ini pemanfaatan tanaman mangrove sebagai obat herbal di Desa Margasari masih sangat rendah. Hal ini karena pengetahuan, pola fikir dan keterampilan masyarakat terkait penggunaan mangrove sebagai tanaman obat masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untukmeningkatkan pengetahuan masyarakat tentang jenis-jenis mangrove, wilayah tumbuh, dan khasiatnya sebagai sumber obat herbal; meningkatkan kepedulian masyarakat untuk terus melestarikan mangrove; dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi jenis tanaman mangrove. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi serta demonstrasi praktek.  Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini  telah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait jenis mangrove dan sebarannya; khasiat tanaman mangrove  sebagai obat serta bagian tanaman dan cara pengolahannya sebagai obat.  Kegiatan ini juga mengubah pola pikir dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan mangrove dan keinginan untuk turut berpartisipasimenjaga hutan mangrove. Hal yang tidak kalah penting adalah peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengenali dan mengidentifikasi jenis tanaman mangrove berdasarkan ciri morfologis tanaman secara sederhana. Kata kunci: mangrove, obat herbal, Lampung Timur, masyarakat pesisir
PEMBUATAN ASAP CAIR DARI BIOMASSA HUTAN SEBAGAI ALTERNATIF ANTIMIKROBA UNTUK KESEHATAN DAN PENGAWETAN HASIL PERIKANAN Rodiani, Rodiani; Duryat, Duryat; Putri, Berta; Diantari, Rara
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3482

Abstract

Pemanfaatan limbah biomassa melalui teknologi pirolisis untuk menghasilkan asap cair memiliki potensi besar dalam industri perikanan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi serta menerapkan asap cair sebagai agen anti mikroba yang sangat bermanfaat untuk kesehatan dan pengawet alami produk perikanan. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi, demonstrasi, serta praktik langsung dalam memilih biomassa, mengoperasikan alat pirolisis, serta menentukan formulasi dan dosis yang tepat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep, keterampilan teknis, dan kesadaran terhadap manfaat asap cair. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan limbah biomassa, meningkatkan daya saing produk perikanan, serta mendukung pengembangan alternatif pengawet alami yang lebih aman dan ramah lingkungan.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGELOLA HUTAN DESA DI SEKITAR GUNUNG RAJABASA LAMPUNG Qurniati, Rommy; Duryat, Duryat; Kaskoyo, Hari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 1 No. 3 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Management of forest area could not be separated from the communities who are living surrounding and their depending on the forest area and its products. As a manifestation of social responsibility, Lampung University has been conducting a program of KKN-PPM in order to increase the community welfare at once keep maintaining the forest function. The activity intended to increase capacity of Forest Village Admninistrator Agency (LPHD) and village officials in terms of institutional ability administration and group dynamics. A method of lecture and discussion, followed by practice demonstration and 40 days accompaniment were employed as training method. The result showed that the training has proven to be very effective in improving the ability of participants cognitively, affectively and psychometrically in terms of administrative definition, types of administrative tools, characteristics and functions of group dynamics, communication, leadership and groups synergies, as well as factors influence the quality of relationships within a group. Therefore, the efforts to strengthened LPHD should be implemented continuously to create a dynamic group where the members were actively involved, responsible and skilled to work in the group. This training was also very effective to be a means of capacity building of the community and students. Keywords: forest village, Forest Village Admninistrator Agency, institution straighten Abstrak Pengelolaan wilayah hutan, tidak dapat dilepaskan dari masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup dari kawasan dan hasil hutan. Sebagai wujud dari tanggungjawab sosial perguruan tinggi, Universitas Lampung dengan program KKN-PPM melaksanakan kegiatan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian fungsi hutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus LPHD dan aparat desa dalam hal kemampuan administrasi kelembagaan dan dinamika kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi, diikuti dengan demonstrasi praktek, dan kemudian pendampingan masyarakat selama 40 hari. Kegiatan ini terbukti sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan peserta baik dari segi kognitif, afektif dan psikomorik dalam hal pengertian administrasi, jenis-jenis perangkat administrasi, ciri-ciri dan fungsi dinamika kelompok, komunikasi, kepemimipinan dan sinergi dalam kelompok, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hubungan di dalam suatu kelompok. Oleh karena itu upaya penguatan kelembagaan LPHD perlu terus digalakkan agar terwujud lembaga yang dinamis dengan anggota yang terlibat aktif, bertanggungjawab dan terampil dalam bekerjasama. Kegiatan pelatihan ini juga sangat efektif menjadi sarana belajar bersama bagi peningkatan kapasitas masyarakat dan mahasiwa. Kata kunci: hutan desa, LPHD, penguatan kelembagaan