Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Storytelling untuk Meningkatkan Kompetensi Guru HIMPAUDI Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang Mafulah, Siti; Haryono, Sarah Emmanuel; Cholifah, Maria; Nirmansyah, Bagas; Kurniawati, Putri Dwi Retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.453

Abstract

Guru PAUD dilingkungan HIMPAUDI kecamataan Kepanjen masih melakukan storytelling secara konvensional dengan metode mendongeng tanpa media visual yang menarik. Kondisi ini menyebabkan anak-anak kurang terlibat secara aktif.  Adapun permasalahan yanng dihadapi guru sebagai berikut:  keterbatasan pengetahuan dan teknik storytelling yang efektif serta belum familiar dengan media visual yang variatif, kurangnya variasi metode pembelajaran dan keterbatasan alat bantu visual, dan kurangnya kemampuan pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan solusi dengan mengadakan pelatihan storytelling dengan teknik aplikasi magiclight.ai yang dirancang dengan pendekatan praktis menggabungkan pemahaman teoritis, penggunaan teknologi, dan praktik langsung. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pertama menyampaikan materi tentang perkembangan berbahasa anak dilanjutkan dengan pelatihan storytelling dan penggunaan teknologi untuk menunjang perkembangan bahasa anak. Selain itu juga dilakukan sesi diskusi tanya jawab dan diskusi serta praktik langsung. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa guru PAUD memahani konsep yang diberikan, mampu membuat media sederhana dengan bantuan AI, peserta aktif, dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini.  Evaluasi yang di dapatkan, 90% peserta mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru PAUD untuk dapat meningkatkan kemampuan bercerita dan mengaplikasikan teknologi untuk menunjang perkembangan bahasa anak. Sedangkan untuk kedepan dapat dilakukan workshop pembuatan cerita anak dengan AI.
LOOSEPART BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PRA MEMBACA ANAK USIA DINI Badi’atus Solihah; Sarah Emmanuel Haryono; Siti Muntomimah
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v6i4.2608

Abstract

The pre-reading ability of children in Group B at TK Muslimat NU 1 Raudlatul Ulum is still relatively low; out of 17 children, 10 were unable to recognize the syllable cards ba, ca, and da (consonant-vowel). This study aimed to examine the effectiveness of implementing loosepart media based on Project Based Learning (PjBL) in improving children's pre-reading skills. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection, involving 17 children as subjects. The instruments used included observation sheets and interview guides, analyzed qualitatively. The results showed a significant improvement in pre-reading ability; 95% of the children were able to recognize vowels, consonants, and spell consonant-vowel syllables correctly after the implementation of loosepart based on PjBL. These findings indicate that loosepart media based on PjBL is effective in supporting early literacy development, while also providing an innovative learning strategy that can be applied in kindergartens to enhance children's reading skills from an early age. Keywords:  early childhood; pre-reading; loose parts; Project Based Learning
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MANANAMKAN NILAI KARAKTER KEJUJURAN,TOLERANSI, DAN CINTA DAMAI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN 1 GONDOWANGI Bria, Flora Kristiani; haryono, sarah Emmanuel; Anggraini, Henni
Jurnal Golden Age Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Pada usia 5 sampai 6 tahun, anak berada dalam tahap perkembangan sosial-emosional yang pesat, sehingga menjadi masa yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendidikan berbasis multikultural sebagai strategi dalam menanamkan nilai kejujuran, toleransi, dan cinta damai pada anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di beberapa lembaga pendidikan anak usia dini yang menerapkan pendekatan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis multikultural dapat ditanamkan melalui kegiatan pembelajaran tematik yang inklusif, penggunaan media pembelajaran yang merepresentasikan keberagaman, serta pembiasaan sikap positif melalui permainan, cerita rakyat, dan kegiatan kelompok. Guru berperan sentral sebagai teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam membentuk sikap jujur, toleran, dan cinta damai di lingkungan sekolah. Selain itu, keterlibatan orang tua dan lingkungan sekitar juga menjadi faktor pendukung dalam menguatkan nilai-nilai tersebut di luar sekolah. Penanaman nilai karakter melalui pendekatan multikultural terbukti efektif dalam membentuk pribadi anak yang terbuka, empatik, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman. Kata kunci: (pengembangan, karakter, multikultural)
Project-Based Learning to Improve Problem Solving Skills in Early Childhood Mufadilah, Suliatul; Anggraini, Henni; Haryono, Sarah Emmanuel
JURNAL RISET PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol. 4 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jrpp.v4i1.980

Abstract

Problem-solving skills are important for cognitive development in early childhood. At PAUD KB 'Aisyiyah 6 Wagir, many 5-6 year old children rely heavily on teacher guidance and lack initiative. This shows that current learning strategies do not promote independence or critical thinking. Hence, Project-Based Learning is suggested as a way to encourage problem-solving. This study aims to determine the improvement of problem-solving skills in early childhood through the implementation of project-based learning at PAUD KB 'Aisyiyah 6 Wagir. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. The subjects of the study were 12 children aged 5–6 years enrolled in Group B at PAUD KB 'Aisyiyah 6 Wagir during the second semester of the 2024/2025 academic year. The research instrument used was an observation sheet based on the indicators outlined in the Regulation of the Minister of Education and Culture No. 146 of 2014, namely: (1) identifying problems, (2) finding alternative solutions, and (3) solving problems independently. The results showed that the average problem-solving ability of the children increased significantly from 57.4% in the pre-cycle, to 71,3% in the first cycle, and reached 97.25% in the second cycle. The implementation of the PjBL model encouraged the children to be more active, independent, creative, and capable of collaborating in solving real problems in their environment. Thus, project-based learning has proven to be effective in gradually and comprehensively enhancing early childhood problem-solving skills.
Menanamkan Cinta Numerasi Pada Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Deep Learning Wikan Budi Utami; Fikri Aulia; Siti Muntomimah; Sarah Emmanuel Haryono; Rosita Dwi Ferdiani
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8668

Abstract

Rendahnya literasi numerasi dini dan munculnya kecemasan matematika pada anak menjadi masalah utama yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tujuan yang dikaji adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan secara mendalam melalui pengalaman multisensori yang menyenangkan. Metodologi pengabdian menggunakan kombinasi metode Pendidikan Masyarakat dan Pelatihan. Populasi kegiatan ini adalah siswa TK B dengan sampel sebanyak 24 siswa. Teknik yang digunakan adalah model pembelajaran  Bola Joget, sebuah inovasi pembelajaran di luar ruangan yang mengintegrasikan musik, gerak kinestetik, dan penggunaan media benda nyata sebagai alat manipulatif. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat ketercapaian target sebesar 100%, di mana siswa mampu mengonstruksikan pemahaman angka ke dalam kuantitas benda nyata dengan akurat. Hasil observasi mengonfirmasi peningkatan mindful, meaningful, dan joyful siswa selama proses belajar. Rekomendasi yang diajukan adalah agar pendidik PAUD mulai mengadopsi metode pembelajaran berbasis aktivitas fisik dan benda konkret untuk membangun fondasi numerasi yang kuat tanpa tekanan psikologis. Model ini juga berpotensi dikembangkan menjadi standar operasional prosedur dalam kurikulum transisi PAUD ke Sekolah Dasar.
Psikoedukasi Pentingnya Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Media Sand Papper Letter Dengan Pendekatan Montesori Di IGTKI Kecamatan Klojen Kota Malang Sarah Emmanuel Haryono; Siti Muntomimah; Maria Gomez
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8665

Abstract

Anak usia dini berada dalam masa golden age, dimana seluruh aspek perkembangan didalam dirinya sedang berkembang dengan pesat. Anak usia dini akan berkembangan dengan optimal saat ada stimulasi yang tepat dari lingkungan. Salah satu aspek yang harus dikembangkan adalah aspek perkembangan baahsa. Perkembangan bahasa pada anak usia dini menjadi sesuatu yang esensi karena akan menunjang kemampuan anak mulai dari mengenal huruf sampai kepada pola komunikasi yg efektif di masa perkembangan yang akan datang. Pola stimulasi dibutuhkan untuk menunjang perkembangan bahasa sesuai dengan capaian perkembangan yang diharapkan. Lingkungan perkembangan diharapkan dapat memberikan stimulasi, dalam hal ini guru dan orang tua memiliki peran penting dalam memberikan stimulasi agar anak usia dini dapat berkembang dengan optimal. Salah satu pola stimulasi dalam perkembangan bahasa anak usia dini adalah dengan media sand papper letter. Media Sand papper letter digunakan dalam pola stimulasi sensorik melalui visual dan taktil, sehingga anak akan lebih mudah dalam mengenal lambang huruf dan belajar melafalkan dengan tepat. Pengabdian ini dilaksankaan dalam bentuk pemberian psikoedukasi kepada 25 guru di IGTKI Kecamatan Klojen yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para guru mengenai pentingnya stimulais perkembangan bahasa melalui media Sand Papper Letter. Melalui pengabdian ini, guru diharapkan dapat mengimplementasikan pola stimulasi tersebut di Lembaga masing-masing, agar perkembangan bahasa anak usia dini dapat dikembangkan dengan optimal.  
Penerapan Model Rasch Pada Skala Pengetahuan Seksual Anak Usia Dini Melalui Aplikasi Game Jaga Tubuhmu Sarah Emmanuel Haryono; Fattah Hanurawan; Nur Eva; Hetti Rahmawati; Siti Muntomimah; Abd Hamid Harris Sha
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.13186

Abstract

Upaya peningkatan pengetahuan seksual pada anak usia dini dapat dilakukan melalui pendidikan seks sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodelkan skala pengetahuan seksual pada anak usia dini melalui permainan edukasi bertema “Ayo Jaga Tubuhmu” dengan pendekatan model Rasch. Sampel yang digunakan adalah 120 anak TK di Kota Malang, Indonesia. Terdapat 24 item (item) yang digunakan untuk menilai skala pengetahuan seksual anak usia dini pada aplikasi game “ayo rawat tubuhmu”. Penelitian ini menggunakan model Rasch karena dapat memprediksi data yang hilang, yang didasarkan pada pola respons yang sistematis. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesukaran 24 butir soal cukup bervariasi dan tingkat kemampuan anak TK sangat bervariasi. Dalam menentukan keakuratan model, terdapat 24 item yang memiliki model fit menurut pendekatan model Rasch. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil item yang digunakan sudah layak dan layak digunakan pada soal-soal yang mengukur skala pengetahuan anak usia dini pada aplikasi game “ayo jaga tubuhmu”