Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Bahasa Melalui Media Bergambar Berbasis Kearifan Lokal Pada Usia 3-4 Tahun di KB PKK Al Huda Ngadireso Kecamatan Poncokusumo Nurwanah, Nurwanah; Haryono, Sarah Emmanuel; Yasa, Arnelia Dwi
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i1.2329

Abstract

Penelitian ini mengkaji peningkatan kemampuan Bahasa anak prasekolah di KB PKK AL Huda Ngadireso Kecamatan Poncokusumo, menyadari esensinya sebagai fondasi komunikasi dan perkembangan social. Bahasa anak berkembang secara optimal melalui interaksi intensif dengan lingkungan. Tujuan utama studi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Bahasa anak usia 3-4 tahun dengan memanfaatkan media bergambar berbasis kearifan lokal. Pendekatan ini dipilih agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna selaras dengan pengalaman anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTanggart, dilaksanakan dalam dua siklus. SEtiap siklus meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, memungkinkan perbaikan berkelanjutan. Subjek penelitian berjumblah 17 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan memastikan kelengkapan dan validasi data. Indikator Bahasa yang diukur mencakup kemampuan menyebut nama benda, menggunakan kalimat sederhana, mengikuti perintah, mengajukan pertanyaan, dan meniru ucapan. Hasil penelitian menunjukan peningkatan singnifikan pada semua indikator setelah implementasi media bergambar berbasis kearifan lokal. Media ini terbukti berhasil mendorong keterlibatan aktif anak dalam proses pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, peneliti merekomendasikan penggunaan media berbasis kearifan lokal sebagai strategi efektif dalam pembelajaran Bahasa di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Project-Based Learning to Improve Problem Solving Skills in Early Childhood Mufadilah, Suliatul; Anggraini, Henni; Haryono, Sarah Emmanuel
JURNAL RISET PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol. 4 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jrpp.v4i1.980

Abstract

Problem-solving skills are important for cognitive development in early childhood. At PAUD KB 'Aisyiyah 6 Wagir, many 5-6 year old children rely heavily on teacher guidance and lack initiative. This shows that current learning strategies do not promote independence or critical thinking. Hence, Project-Based Learning is suggested as a way to encourage problem-solving. This study aims to determine the improvement of problem-solving skills in early childhood through the implementation of project-based learning at PAUD KB 'Aisyiyah 6 Wagir. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles. The subjects of the study were 12 children aged 5–6 years enrolled in Group B at PAUD KB 'Aisyiyah 6 Wagir during the second semester of the 2024/2025 academic year. The research instrument used was an observation sheet based on the indicators outlined in the Regulation of the Minister of Education and Culture No. 146 of 2014, namely: (1) identifying problems, (2) finding alternative solutions, and (3) solving problems independently. The results showed that the average problem-solving ability of the children increased significantly from 57.4% in the pre-cycle, to 71,3% in the first cycle, and reached 97.25% in the second cycle. The implementation of the PjBL model encouraged the children to be more active, independent, creative, and capable of collaborating in solving real problems in their environment. Thus, project-based learning has proven to be effective in gradually and comprehensively enhancing early childhood problem-solving skills.
LOOSEPART BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PRA MEMBACA ANAK USIA DINI Solihah, Badi’atus; Sarah Emmanuel Haryono; Siti Muntomimah
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v6i4.2608

Abstract

The pre-reading ability of children in Group B at TK Muslimat NU 1 Raudlatul Ulum is still relatively low; out of 17 children, 10 were unable to recognize the syllable cards ba, ca, and da (consonant-vowel). This study aimed to examine the effectiveness of implementing loosepart media based on Project Based Learning (PjBL) in improving children's pre-reading skills. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection, involving 17 children as subjects. The instruments used included observation sheets and interview guides, analyzed qualitatively. The results showed a significant improvement in pre-reading ability; 95% of the children were able to recognize vowels, consonants, and spell consonant-vowel syllables correctly after the implementation of loosepart based on PjBL. These findings indicate that loosepart media based on PjBL is effective in supporting early literacy development, while also providing an innovative learning strategy that can be applied in kindergartens to enhance children's reading skills from an early age. Keywords:  early childhood; pre-reading; loose parts; Project Based Learning
Pelatihan Storytelling untuk Meningkatkan Kompetensi Guru HIMPAUDI Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang Mafulah, Siti; Haryono, Sarah Emmanuel; Cholifah, Maria; Nirmansyah, Bagas; Kurniawati, Putri Dwi Retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.453

Abstract

Guru PAUD dilingkungan HIMPAUDI kecamataan Kepanjen masih melakukan storytelling secara konvensional dengan metode mendongeng tanpa media visual yang menarik. Kondisi ini menyebabkan anak-anak kurang terlibat secara aktif.  Adapun permasalahan yanng dihadapi guru sebagai berikut:  keterbatasan pengetahuan dan teknik storytelling yang efektif serta belum familiar dengan media visual yang variatif, kurangnya variasi metode pembelajaran dan keterbatasan alat bantu visual, dan kurangnya kemampuan pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan solusi dengan mengadakan pelatihan storytelling dengan teknik aplikasi magiclight.ai yang dirancang dengan pendekatan praktis menggabungkan pemahaman teoritis, penggunaan teknologi, dan praktik langsung. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pertama menyampaikan materi tentang perkembangan berbahasa anak dilanjutkan dengan pelatihan storytelling dan penggunaan teknologi untuk menunjang perkembangan bahasa anak. Selain itu juga dilakukan sesi diskusi tanya jawab dan diskusi serta praktik langsung. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa guru PAUD memahani konsep yang diberikan, mampu membuat media sederhana dengan bantuan AI, peserta aktif, dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini.  Evaluasi yang di dapatkan, 90% peserta mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru PAUD untuk dapat meningkatkan kemampuan bercerita dan mengaplikasikan teknologi untuk menunjang perkembangan bahasa anak. Sedangkan untuk kedepan dapat dilakukan workshop pembuatan cerita anak dengan AI.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Bercerita Melalui Penggunaan Media Boneka Tangan Untuk Anak Usia 5-6 Tahun Sasi, Asrining; Haryono, Sarah Emmanuel; Kumala, Farida Nur
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan kemampuan bercerita anak usia 5–6 tahun melalui penggunaan media boneka tangan di KB-TK AL-SHA Sidorahayu Wagir. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya keterampilan bercerita anak yang teridentifikasi melalui observasi awal, di mana hanya 44% anak mampu menceritakan kembali cerita secara runtut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka tangan secara signifikan meningkatkan kemampuan bercerita anak, baik dari aspek runtutan cerita, kemampuan bertanya, menjawab pertanyaan, maupun berbicara dengan jelas. Media boneka tangan juga terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan kepercayaan diri anak dalam bercerita. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media boneka tangan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran PAUD.