Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Warta LPM

Pemanfaatan Pekarangan Rumah Melalui Kegiatan Menanam Tanaman Obat Keluarga di Dusun 4 Tegalsari Weru Sukoharjo Raniawati, Ruri Arifah Nor; Dwinita, Diah Ahdianingsih; Suwadi, Fatrisya Fia; Arifin, Muhammad Alexandria Husen; Anggraeni, Mutiara; Nurcahyanti, Lisetya Maya; Ananda, Afara Tri; Winarko, Julian Bramantya; Nafian, Imas; Utami, Sri; Fauziana, Eny; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Wijayanti, Anisa Catur
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i1.2757

Abstract

Tanaman merupakan tumbuhan yang dirawat dalam suatu media atau tempat yang dapat digunakan atau dipanen ketika telah mencapai tahap pertumbuhan tertentu. Tanaman dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit oleh masyarakat. Penanaman tanaman obat keluarga di Dusun 4 Desa Tegalsari dilakukan karena terdapat pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan dengan baik seperti lahan masih kosong dan tidak terdapat tanaman. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap tanaman obat keluarga sebagai alternatif pengobatan dan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui kegiatan penanaman tanaman obat keluarga di pekarangan rumah. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan melalui pemberian penyuluhan serta melakukan kerja bakti penanaman TOGA. Pemberian pendidikan kesehatan dilakukan melalui kegiatan ceramah mengenai manfaat dari TOGA. Media yang digunakan yaitu media buku saku yang dibuat oleh tim pengabdian. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu warga RT 01, RW 09 dusun 4 Desa Tegalsari Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah ceramah dan media yang digunakan adalah buku saku. Pemberian penyuluhan tentang “Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA)” pada sasaran Bapak dan Ibu RT 01 RW O9 Dusun 4, Desa Tegalsari dengan menggunakan media buku saku TOGA dapat meningkatkan pengetahuan responden sebanyak 92% tentang pengetahuan manfaat tanaman obat keluarga, khasiat tanaman obat keluarga bagi kesehatan, dan khasiat daun kemangi dan serai wangi untuk mengusir nyamuk. Pada soal pre test dan post test terdapat peningkatan pengetahuan paling tinggi yaitu tentang manfaat kunyit sebagai antimikroba seperti antivirus, antijamur, dan antibakteri. Keberhasilan program kerja bakti menanam TOGA yaitu 95,5% berdasarkan kehadiran warga RT 01 RW 09 Dusun 4 Desa Tegalsari. Warga sudah mulai menggunakan dan melakukan budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing. Struktur organisasi pengurus TOGA berjalan secara berkelanjutan setelah pengabdian selesai dilaksanakan.
Pemantauan Status Kesehatan dengan Memanfaatkan Aplikasi Z-Health Guna Meningkatkan Perilaku Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Posyandu Remaja di Desa Mliwis Cepogo Boyolali Sandrana, Sabrina Cantika Putri; Pertiwi, Nanda Hani Nur; Rini, Novyanti Setiyo; Zahran, Muhammad Irfan; Alichwan, Muhamad; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i1.3126

Abstract

The program partner for this community service student creativity program is the youth posyandu in Tambakboyo Hamlet, Mliwis Village, Cepogo, Boyolali. The problem faced by partners is that health screening results are not given after the posyandu activities end so that teenagers do not remember their health history and teenagers do not make efforts to prevent health problems. Apart from that, youth posyandu activities still require a variety of counseling topics as well as effective and innovative delivery methods. The aim of this community service program is to solve the problems faced by partners health monitoring using the Z-Health application. The methods for implementing the PKM program include observation and survey of the needs of youth posyandu, preparation of educational materials, training on how to use the application and peer counseling for cadres, training on using the Z-Health application for teenagers, as well as assisting youth posyandu using the Z-Health application. The results achieved from this community service program are that through the Z-Health application, teenagers can monitor their health status, receive health education and receive counseling. With this, there is an increase in behavior to prevent non-communicable diseases with CERDIK behavior. There is also an increase in understanding regarding non-communicable diseases (NCDs) and an increase in knowledge of peer counseling for posyandu cadres.
Pendampingan Remaja untuk Berhenti Merokok dengan Pendekatan Transtheoretical Model (Stages of Change) di Posyandu Remaja Desa Mliwis Boyolali Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Umaroh, Ayu Khoirotul; Purworini, Dian; Soekiswati, Siti; Pristianto, Arif; Setiyaningrum, Zulia; Pertiwi, Nanda Hani Nur; Sandrana, Sabrina Cantika Putri; Rini, Novyanti Setiyo; Zahran, Muhammad Irfan; Santoso, Faturohit Rois Imron; Fitroh, Zavier Ferodova Al; Pinandhita, Pradhana Satria
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4445

Abstract

The partner for community service activities was the youth posyandu in Tambakboyo Hamlet, Mliwis. Adolescent boys at Mitra Posyandu have a smoking habit. There were 25% of teenage boys who have tried to stop smoking but failed. The problems faced by posyandu partners are the difficulty of generating teenagers' intention to stop smoking, teenagers also don't know how to stop smoking, and there are still many teenagers who relapse or smoke again even though they are already at the action stage. The aim of this program was to provide smoking cessation education and health messages with the stages of change in smoking behavior in each adolescent using a transtheoretical model approach and monitoring and strengthening smoking cessation by adolescent cadres. The methods used were socializing activities to youth posyandu, providing media on how to stop smoking, providing education regarding efforts to stop smoking, training youth cadres, designing applications for monitoring efforts to stop smoking, and assisting teenagers to stop smoking. The results of this service were that there was an increase in adolescent knowledge by 0.17% after being given smoking cessation education, the formation of peer counselors consisting of adolescent cadres, the existence of health media in the form of pocket books and booklets, and the creation of the Smoke Stop Step (3S) application to monitor efforts of quit smoking. After using the application and providing health messages according to the smoking cessation stages, there were 3 teenagers who started to intend to stop smoking and 1 teenager entered the preparatory stage (preparing to stop smoking).
Pendampingan Kesehatan Fisik bagi Pembatik sebagai Upaya Mengurangi Risiko dan Keluhan Work-related Musculoskeletal Disorder (WMSD) di Kampung Batik Laweyan Pristianto, Arif; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Dewangga, Mahendra Wahyu; Ilmuddin, Fathul Wahid; Amanda, Mutiara Sabta; Triasari, Ana; Siddiq, Muhammad Nizar; Samiyem, Samiyem; Nabila, Khansa Nuriashinta
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.5171

Abstract

The high incidence of Work-related Musculoskeletal Disorder (WMSD) in workers is caused by various factors from the individual and the work environment. Musculoskeletal complaints in workers also occur and disrupt productivity for batik workers. Batik itself has several types and several divisions of work. Workload, duration, and poor work posture cause excess work on the muscles which results in functional disorders of the structural muscles in the neck and causes myofascial trigger point syndrome (MTPS). This service activity is carried out to resolve complaints, prevent further impacts, and increase worker productivity. The program is provided in the form of Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT) and Self Stretching combined with infrared radiation. Apart from that, educational efforts are also being made regarding Musculoskeletal Disorders and ergonomic working positions. Measurement of activity effectiveness is carried out using the VAS, NDI, NBM and WERA instruments. Based on the results of the activities carried out, it can be concluded that health assistance efforts for batik workers in Laweyan Batik Village in the form of providing therapeutic and educational measures have proven effective in reducing complaints and incidents of WMSD. By reducing complaints, the work output and productivity of batik makers increases.
Co-Authors Adib, Abdul Alichwan, Muhamad Almayda, Mutiara Bahi Amanda, Mutiara Sabta Ananda, Afara Tri Anggita, Galuh Cahya Ayu Anisa Catur Wijayanti Anny Fauziyah Arif Pristianto Arifin, Muhammad Alexandria Husen Athaya, Muhamad Rivandi Augustine, Venanda Clariza Ayu Khoirotul Umaroh Az-Zahra, Qoonitah Brilliyanti, Aulia Suffah Cahya, Annisa Dewi Devi Usdiana Rosyidah Dewangga, Mahendra Wahyu Dian Purworini Dwi Astuti Dwinita, Diah Ahdianingsih Endang Nur Widiyaningsih Fadillah, Muhamad Faiz Fauzia, Zenitha Nururriski Fauziana, Eny Fitroh, Zavier Ferodova Al Had, Fairus El Hafizhah, Nur Hibatullah, Afif Iqbal Ilmuddin, Fathul Wahid Imron Santoso, Faturohit Rois Inayati , Nurul Latifatul Inayati, Nurul Latifatul Indriyana, Rizka Amalia Isnaini Herawati Izzatul Arifah Kamilatunnuha, Fathya Rahma Kurniawati, Nurdika Kusumawati , Yuli Laili, Ramadani Nur Larasati, Dwi Intan Lintang Kusuma, Devinta Livia, Wardhatul Madona, Ade Maghfiroh, Ilmia Nur Mayang Widya Saputri Meisya, Melly Meyzwari, Fioriska Putri Muhamad Taufik Hidayat Mutiara Anggraeni Muzakhi, Mika Tata Nabila, Khansa Nuriashinta Nabila, Nurjihan Luthfia Nabilla, Nur Jihan Luthfia Nafian, Imas Nugroho, Purwo Setiyo Nurcahyanti, Lisetya Maya Okti Sri Purwanti Paramita, Evi Kusuma Pertiwi, Nanda Hani Nur Pinandhita, Pradhana Satria Pratiwi, Handini Pratiwi, Puspita Intan Priska, Maria Alna Rahmawati Setyaningrum Raniawati, Ruri Arifah Nor Ratri, Yoka Risma Mustika Retno Sintowati - Rini, Novyanti Setiyo Rochmadina Suci Bestari Rudisty, Bunga Cintantya Sadiah, Halima Tus Samiyem, Samiyem Sandrana, Sabrina Cantika Putri Santosa, Talitha Ulima Santoso, Faturohit Rois Imron Santoso, Talitha Ulima Saputra, Oktavian Reno Saputri, Mayang Widya Sawitri, Riski Resti Setiyaningrum, Zulia Setiyaningsih, Rita Setyawati, Anisa Seviani, Kiky Firda Shofiana, Friska Siddiq, Muhammad Nizar Siti Soekiswati Soleha, Azza Rhohidatus Sri Utami Sri Wahyuni Suwadi, Fatrisya Fia Syifa, Asy Tasya Aulianisa Hidayat Triasari, Ana Trijaya Trijaya Trijaya Ulvana, Sukma Utomo, Hasbi Dwi Widyantoro, Claristha Kristya Winarko, Julian Bramantya Wisnu Sri Hertinjung Wulansih, Rahmaniati Yuli Kusumawati Zahran, Muhammad Irfan Zakiyya, Anisa Hasna