Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

POTENSI ANURA DI DESA KINJIL PESISIR KABUPATEN KETAPANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Khastuti, Dilla; Setiadi, Anandita Eka; Qurbaniah, Mahwar
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 1 (2024): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v8i1.59

Abstract

Desa Kinjil Pesisir terletak di pesisir pantai yang memiliki 3 tipe habitat yang disukai Anura yaitu pemukiman, perkebunan, dan persawahan. Desa Kinjil Pesisir berdekatan dengan lingkungan sekolah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji potensi anura yang ada di Desa Kinjil Pesisir kabupaten Ketapang, provinsi Kalimantan Barat, untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi. Penenelitian dilakukan melalui 2 tahapan yaitu tahap I dilakukan inventarisasi dan identifikasi jenis anura Desa Kinjil Pesisir melalui melalui metode VES (Visual Ecounter Survey), dan tahap II melalui analisis angket potensi anura sebagai sumber belajar yang diisi oleh guru Biologi SMAN 2 Ketapang, SMAN 3 Ketapang, SMAN 4 Ketapang, SMA Muhammadiyah Ketapang, dan SMA Ma’arif Ketapang. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian tahap I menemukan 12 individu anura dari 3 spesies yang ditemukan di 3 tipe habitat berbeda di Desa Kinjil Pesisir. Hasil penelitian tahap II menunjukan bahwa anura di desa Kinjil Pesisir berpotensi sebagai sumber belajar dan sesuai dengan submateri pokok kelas X, yaitu keanekaragaman hayati, klasifikasi mahluk hidup, ekologi,dan ruang lingkup biologi.
Development of Encyclopedia Learning Media Based on Local Vegetables as An Innovative Biology Learning Resource Sofianti, Mery; Sunandar, Ari; Qurbaniah, Mahwar
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 3 (2024): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12674

Abstract

This research aims to produce an encyclopedia learning media that is both valid and practical for improving students' understanding of biodiversity material. The research utilized a modified 4-D development model, streamlined into 3-D, which included the stages of Define, Design, and Develop. The instruments used comprise interviews and documentation. Data analysis included validation of the encyclopedia's development and analysis of student responses to the developed media. The results from the validation tests and student responses indicated positive outcomes. Media experts rated the validation at 95.83% (very valid), material experts at 84.28% (very valid), and language experts at 83.33% (valid). Students who responded to the small-scale trial were very good, scoring 92.18% (very valid), while those who responded to the large-scale trial were also very good, at 91.03% (very valid). In conclusion, the validity results were very positive and the response outcomes were highly favorable. Thus, the encyclopedia media is deemed valid for use by educators and students in the biodiversity learning process.
Development of Liveworksheet-based Interactive LKPD on The Local Biodiversity “Kratom” to Support the P5 Project Oktaviona, Erika; Qurbaniah, Mahwar; Setiadi, Anandita Eka
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 3 (2024): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12678

Abstract

This research aims to develop valid and practical Liveworksheet-based interactive LKPD on the local biodiversity “Kratom” to support the P5 Project. This research method used research and development (R&D) with the 4D model consisting of 4 stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The developmental research was conducted at SMAN 3 Pontianak, with teachers and students in class X as the research subjects. The research instrument used an interview and a questionnaire with a Likert scale validity data analysis and a Guttman scale for practicality data analysis, which analyzed descriptively qualitative and quantitative. The results showed that the interactive E-LKPD developed a very valid category based on the validator's assessment of the material experts, with an average of 94.2%, media experts 96.3%, and linguistics 91.9%. Based on various factors such as appearance, presentation of materials, usefulness, and response to project-based learning activities. The results of the practicality of the student questionnaire response were 90% in the small-scale trial and 88.4% in the large-scale trial. So, the developed Liveworksheet-based interactive LKPD is categorized as very practical. Based on these findings, the development is categorized as very valid, very practical, and can be utilized in learning biology on biodiversity material to support P5 project.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASH CARD KEANEKARAGAMAN SEMUT (FORMICIDAE) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DI SMAS MUJAHIDIN PONTIANAK Muzdhalifah; Qurbaniah, Mahwar; Rahayu, Hanum Mukti
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.20-29

Abstract

Hasil wawancara yang diadakan terhadap guru biologi di SMAS Mujahidin Pontianak, diketahui bahwa pembelajaran materi keanekaragaman hayati selama ini terbatas menggunakan powerpoint dan buku paket. Terbatasnya bahan ajar yang digunakan di sekolah mengakibatkan proses pembelajaran tidak berjalan secara maksimal. Agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dibutuhkan media yang efektif yaitu media flash card. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media flash card keanekaragaman semut (formicidae) kelas X SMAS Mujahidin Pontianak. Metode penelitian yang digunakan R&D (Research & Development) dengan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 4 tahapan yaitu: tahap Pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap tanpa melakukan penyebaran (Disseminate). Pengumpulan data kelayakan menggunakan lembar validasi yang diisi oleh 9 validator ahli. Respon siswa diukur menggunakan angket respon yang diisi oleh 12 siswa pada uji coba skala kecil dan 32 siswa pada uji coba skala besar. Hasil penelitian menunjukkan media flash card yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat layak pada aspek ahli media sebesar 81,73% (sangat valid), ahli materi sebesar 84,58% (sangat valid) dan ahli bahasa 86,6% (sangat valid). Hasil uji coba respon siswa skala kecil diperoleh hasil 83,85% (Sangat positif) dan uji coba respon siswa skala besar diperoleh 90,3% (Sangat positif). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan media yang dikembangkan sangat layak dan mendapatkan respon sangat positif dari siswa.
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI DUNIA TUMBUHAN KELAS X SMA NEGERI 1 Zarisma, Umi; Qurbaniah, Mahwar; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.056 KB) | DOI: 10.29406/184

Abstract

Hasil ulangan harian pada materi dunia tumbuhan di SMA Negeri 1 Sambas tergolong rendah, hal ini menunjukkan siswa mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan belajar siswa se rta faktor- faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X E tahun ajaran 2014/2015. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes diagnostik dan angket. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa siswa kelas X E mengalami kesulitan belajar pada materi dunia tumbuhan  yang ditunjukkan dengan ketidaktuntasan sebanyak 36 siswa dari hasil tes diagnostik. Rata-rata tingkat kesulitan belajar siswa yaitu sebesar 48,02% dengan kategori cukup tinggi. Kesulitan belajar tertinggi terdapat pada indikator menyusun  klasifikasi dari divisi-divisi dalam dunia tumbuhan (62,63%) dan kesulitan belajar yang terendah terdapat pada indikator mengidentifikasi ciri-ciri umum dunia tumbuhan (25%). Faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi dunia tumbuhan ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Penyebab kesulitan belajar  tertinggi dari faktor internal adalah kebiasaan belajar sebesar 50,13% sedangkan penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor eksternal adalah lingkungan keluarga yaitu sebesar 53,85%.Kata Kunci : Dunia Tumbuhan, Identifikasi, Kesulitan belajar
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 PONTIANAK Aprilanti, Harmita; Qurbaniah, Mahwar; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3 No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.471 KB) | DOI: 10.29406/188

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya kesalahan konsep (miskonsepsi) siswa pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap miskonsepsi siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Pontianak pada materi sistem ekskresi manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas XI MIA 5 dengan jumlah 38 orang. Teknik pengumpulan data adalah teknik pengukuran dan komunikasi langsung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah Tes Diagnostik Pilihan Ganda Beralasan dan pedoman wawancara. Dari hasil penelitian terdapat kategori “Miskonsepsi” pada materi sistem ekskresi manusia, yaitu sebanyak 15% siswa termasuk kategori Miskonsepsi Utuh (M) dan sebanyak 5% siswa termasuk kategori Paham Sebagian dengan Miskonsepsi (PSM). Siswa yang miskonsepsi lebih sedikit dibandingkan dengan siswa  yang “Tidak Paham Konsep (TPK)” yakni 46%. Untuk kategori “paham”, sebanyak 13% siswa termasuk kategori Paham Konsep (PK) dan sebanyak 21% siswa termasuk kategori Paham Sebagian Konsep (PS). Miskonsepsi terjadi pada subkonsep fungsi dan organ sistem ekskresi, ginjal sebagai alat ekskresi, faktor dan proses  pembentukan urin, hati sebagai alat ekskresi, paru-paru sebagai alat ekskresi, kulit sebagai alat ekskresi, komposisi dan sifat fisik urin, dan kelainan sistem ekskresi. Miskonsepsi yang dialami siswa disebabkan oleh siswa itu sendiri (prakonsepsi awal, minat belajar, tahap perkembangan kognitif siswa dan reasoning yang tidak lengkap), konteks (pengalaman dan teman lain) dan cara mengajar.Kata kunci : Identifikasi, Miskonsepsi, Sistem Ekskresi Manusia
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM BIOLOGI BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN ., Mislia; Qurbaniah, Mahwar; Kahar, Adi Pasah
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4 No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.268 KB) | DOI: 10.29406/516

Abstract

ABSTRAK Tidak adanya buku petunjuk praktikum yang jelas dapat menyulitkan siswa dalam pelaksanaan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan petunjuk praktikum biologi berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 5 Pontianak yang dapat digunakan sebagai bahan ajar praktikum. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4-D yang dimodifikasi meliputi tahap pendefiinisian (Define), perancangan (Design), dan pengembangan (Develop). Berdasarkan penilaian para ahli, nilai kevalidan hasil validasi ahli materi sebesar 3,87 artinya memenuhi kriteria kevalidan, ahli tampilan sebesar 4 memenuhi ktiteria kevalidan, dan ahli bahasa sebesar 3,6 kriteria valid sehingga petunjuk praktikum layak untuk digunakan. Nilai kepraktisan berdasarkan penilaian angket respon yang diberikan kepada siswa sebesar 82,291% pada uji coba awal dan pada uji coba utama respon yang diberikan oleh siswa sebesar 85,18% sehingga memberikan respon positif terhadap penggunaan petunjuk praktikum yang telah direvisi pada kegiatan praktikum biologi materi sistem pencernaan. Nilai keefektifan berdasarkan perbedaan nilai pretest dan posttest pada saat uji coba utama, 0,61 dengan kategori sedang.Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Petunjuk Praktikum, Sistem Pencernaan ABSTRACTThe unavalability of the standardized lab instruction leads to the students’ problem in conducting lab activities. This study aimed at developing the guided- inquiry laboratory instruction in ‘Digestive System’ class at XI grade class of SMA Negeri 5 Pontianak. The development model used in this study was 4D model (Define, Design, Develop). The results of the validation experts (content, language, appereance) showed that the material /the content score was 3,87 which means that the product was valid, the material appereance was 4 (valid), and the language use was 3,6 (valid). Therefore, the lab instruction was considered proper to be used. The result of the questionnaire revealed that the respondents gave positive response to the validated product. It can be seen from the practicality score at the first (82,291%) and the second try out (85,18%). Similarly,the effectiveness score based on the main try out of pre and post tests was 0,61 (average category).Keywords: guided inquiry, lab instruction/manual, digestive system
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MUSIK VIDEO SAINS PADA MATERI SEL KELAS XI SMAN 5 PONTIANAK ., Yuliantini; Muldayanti, Nuri Dewi; Qurbaniah, Mahwar
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4 No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.766 KB) | DOI: 10.29406/520

Abstract

ABSTRAKMedia lagu yang digunakan guru biologi SMAN 5 Pontianak, perlu dikembangkan lagi agar menjadi media yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran musik video sains materi sel yang layak digunakan. Pengembangan media pembelajaran musik video sains ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model 4-D, yaitu tahap Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Pada tahap Disseminate (Penyebaran) tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan pada aspek materi sebesar 83% (sangat valid), bahasa sebesar 83 % (sangat valid), dan aspek media sebesar 84 % (sangat valid). Berdasarkan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar, respon siswa terhadap media pembelajaran musik video sains positif, sehingga media dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Keefektifan media pembelajaran diperoleh berdasarkan nilai postest. Ketuntasan klasikal kelas eksperimen sebesar 89% dan ketuntasan klasikal kelas kontrol sebesar 72%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran musik video sains materi sel dinyatakan efektif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa media pembelajaran musik video sains layak digunakan untuk siswa dalam pembelajaran biologi materi sel.Kata kunci: Pengembangan, media pembelajaran, musik video sains, sel ABSTRACT Using music as a teaching media in Biology class has been commonly done by the Biology teachers of SMAN 5 Pontianak. However, it needs to be improved, so that the teaching learning processbecomes more interesting. This study aimed at developing the valid science music video-based learning in Cells material. R&D of 4D (define, design, develop, disseminate) model was used in this study.The study revealed that material aspect (84%), language aspect (83%), and media aspect (84%) were strongly valid. Similarly, the try out showed that the students had positive response to the use of this media. The effectiveness of the product is gathered from the post test. The completeness of the experimental classical class was 89% and the completeness of control class was 72%. From the findings, science music video-based learning is considered valid and effective to be used in Cells material.Keywords: Developing, learning media, science music video, Celles. 
KOMPARASI MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE DAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SUB MATERI TULANG SMA N 2 SUNGAI RAYA FITRIANI, YESI; Qurbaniah, Mahwar
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.079 KB) | DOI: 10.29406/999

Abstract

Hasil belajar siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Sungai Raya pada mata pelajaran biologi masih di bawah KKM (<75), khususnya pada materi Sistem gerak pada manusia dengan persentase ketuntasan 61,76%, perlu dilakukan penelitian untuk mencari model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar 2) menentukan model yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada sub materi tulang kelas XI SMA Negeri 2 Sungai Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Bentuk penelitian menggunakan Quasi experimental design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen 1 (Picture And Picture) dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen 2 (Example Non Example). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran dan observasi langsung. Hasil uji U Mann Whitney diperoleh nilai signifikan 0,000<0,05 berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas Picture And Picture dan Example Non Example. Nilai N-Gain kelas Picture And Picture dan Example Non Example berturut-turut 0,76 dan 0,59, berarti model Picture And Picture yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas Picture and Picture dan Example and Example. Model pembelajaran Picture And Picture merupakan model yang paling efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar.Kata kunci :Picture And Picture, Example Non Example, Hasil  belajar, sub materi tulang.
METODE PEMBELAJARAN THE POWER OF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI MTs RAUDLATUL FIRDAUS KUBU RAYA Dewi, Kartika; Qurbaniah, Mahwar
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.662 KB) | DOI: 10.29406/bio.v5i2.1072

Abstract

Metode pembelajaran yang digunakan guru masih belum dapat meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan nilai rata-rata ulangan harian tahun 2015/2016 dengan KKM 70. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa  kelas VIII antara yang diajarkan dengan metode The Power of Two dengan metode konvensional  pada materi sistem pencernaan manusia, besarnya pengaruh penggunaan metode The Power of Two dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII MTs Raudlatul Firdaus Kubu Raya pada materi sistem pencernaan manusia dan mengetahui efektifitas metode The Power of Two berdasarkan hasil belajar siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik sampling purposive dengan kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan pengukuran. Alat pengumpul data berupa lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil uji U Mann-Whitney data gain menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan perhitungan Effect Size, metode The Power of Two menggunakan memberikan pengaruh terhadap persentase peningkatanhasil belajar sebesar 79.40%. Hal ini menunjukkan metode The Power of Two lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional dan memberikan pengaruh tinggi terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia.Kata Kunci : hasil belajar, The Power of Two,  sistem pencernaan manusia.