Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

MPLEMENTASI KEBIJAKAN KPU TERHADAP APLIKASI SIREKAP PADA PEMILU 2024 Nurazizah Hidayat, Firdasari; Purnamasari, Hanny; Ramdani, Rachmat; Aryani, Lina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5138-5146

Abstract

Dalam mewujudkan Good Governance, transparansi menjadi salah satu karakteristik yang dianggap penting, ketika informasi dapat diperoleh secara langsung oleh masyarakat dengan seluas-luasnya. Untuk menghadapi Pemilu serentak kedua di Indonesia, Pemerintah telah mengamanatkan penerapan sistem E-Rekap atau Sirekap. Dengan adanya Sirekap, diharapkan beban kerja KPPS pada pemilu 2024 tidak mengakibatkan beban kerja KPPS yang over time di tingkat TPS, melainkan dengan adanya Sirekap ini dapat terselenggaraanya Pemilu serentak yang transparan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Tujuan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif ini untuk memastikan bagaimana Aplikasi Sirekap yang digunakan pada Pemilu 2024 sesuai dengan Peraturan KPU. Dan berdasarkan kajian atau temuan dapat dikatakan bahwa penggunaan Aplikasi Sirekap pada Pemilu 2024 terblang sangat baik, akan tetapi beberapa pihak masih merasa kurang puas dengan teknis dari penggunaan Aplikasi Sirekap ini, meskipun kegiatan bimbingan teknis telah dilakukan secara menyeluruh kepada semua KPPS baik ketua maupun anggota.
PENYULUHAN MANAJEMEN USAHA BAGI PENGURUS DAN ANGGOTA KOPERASI DI DESA LONTAR KECAMATAN TIRTAYASA KABUPATEN SERANG, BANTEN Aryani, Lina; Desmintari, Desmintari
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 1 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i1.5

Abstract

Community service is carried out at the cooperative in Lontar village, Serang district, Banten province. The purpose of this community service activity is to provide an introduction to business management for cooperative members in Lontar village, Serang district. The introduction of business management is expected to be able to improve the competence of managers and members, especially in carrying out business management functions, from marketing, finance and human resources. The method of this activity is an introduction to the concept of business management and its role in building competitive advantage. Managers and members are given an understanding of the functions of business management, in order to improve the capabilities of the board and members. Community service activities are carried out using the face-to-face method. Activities are carried out by lecturing on the concepts of business management functions and their application in cooperatives.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGGIAT PARIWISATA DI KARAWANG TENTANG PENGELOLAAN DESTINASI WISATA BERBASIS KOMUNITAS Kusumaningrum, Rastri; Yuni Dharta, Firdaus; Aryani, Lina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3479-3485

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis komunitas di suatu daerah mulai menjadi titik sentral dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan perwujudan program pariwisata berkelanjutan. Penerapan konsep community based tourism (CBT) di Karawang masih berada pada tingkat keberhasilan yang rendah. Berdasarkan observasi lapangan, terjadi perbedaan pemahaman antara Pemerintah daerah dan para penggiat pariwisata di Karawang dengan konsep CBT itu sendiri. Pihak pemerintah menyerahkan sepenuhnya pengelolaan destinasi wisata kepada masyarakat, dan para penggiat pariwisata masih beranggapan perlunya keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mewadahi proses komunikasi dan juga memberikan pemahaman yang tepat mengenai konsep CBT yang tepat dengan peran masing-masing pihak. Pariwisata merupakan sektor kompleks yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangannya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta mendapatkan pengetahuan tentang konsep CBT sehingga terbentuk wawasan baru mengenai pengelolaan wisata berbasis komunitas dan tercipta harmonisasi dalam keterlibatan semua pihak penggiat pariwisata.
Mengatasi Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah Melalui Program Pendidikan Kecakapan Kerja Untuk Mencegah Pengangguran: Studi Fenomenologi Gunawan, Rahmadieni; Aryani, Lina; Ramdani, Rachmat
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan pengalaman para aktor yang terlibat dalam pelaksanaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) sebagai upaya mengatasi Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) dan mencegah pengangguran dengan menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam tentang fenomena tersebut dari perspektif partisipan. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui wawancara fenomenologis dengan 3 kelompok aktor utama: Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), dan peserta program PKK. Analisis data dilakukan melalui tahapan fenomenologis Moustakas yang dimodifikasi berdasarkan metode van Kaam dengan pendekatan teori yang digunakan adalah Teori Identitas, Teori Agensi Sosial, dan Konsep Efikasi Diri. Hasil studi menunjukkan bahwa Identitas Dinas Pendidikan Kota Bekasi diwujudkan sebagai unsur pembina yang memverifikasi kelayakan LKP dan melakukan sosialisasi, mencerminkan tanggung jawab pemerintah di sektor Pendidikan. LKP yang berperan sebagai Agensi Sosial, menghasilkan dampak positif melalui peningkatan keterampilan dan kepercayaan diri peserta, yang terwujud dalam agensi dampak, agensi bersama (dengan DUDIKA), dan agensi konteks sosial belajar yang suportif. Efikasi Diri peserta terbentuk kuat dari empat sumber Bandura, terutama melalui Performance Accomplishments atau keberhasilan praktik langsung yang didukung oleh Vicarious Experience (pengamatan), Verbal Persuasion (motivasi instruktur), dan Physiological information: Emotional & Physiological States (suasana kelas yang nyaman. Meskipun LKP menghadapi tantangan ketidakpastian jadwal program, rendahnya komitmen Sebagian peserta dan tuntutan penyerapan kerja yang tidak realistis, Program PKK secara keseluruhan berhasil dalam meningkatkan kompetensi teknis dan membuka peluang karir bagi ATS.
Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Desa Sindangkarya Purnamasari, Hanny; Gumilar, Gun Gun; Aryani, Lina; Priyanti, Evi; Syahri, Anjar Nur
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4448

Abstract

Desa merupakan garda terdepan dan menjadi ujung tombak dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Berbicara mengenai pelayanan publik dan pemerintah desa, masyarakat tidak bisa memilih, mau tidak mau, suka atau tidak suka masyarakat akan tetap terhubung dengan aparatur pemerintah desa dalam hal pelayanan. Banyaknya kendala yang ditemui dalam proses pelayanan publik di desa membuat masyarakat enggan dan hilangnya kepercayaan dalam melakukan pelayanan. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang dilakukan oleh aparatur pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masayarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi secara langsung kepada aparatur pemerintah desa Sindangkarya di aula kantor desa. Hasil kegiatan pengabdian ini dianggap efektif karena dapat memberikan pengetahuan baru terjait dengan bagaimana aparatur pemerintah desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.