Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

INFESTASI ENDOPARASIT CACING PADA TERNAK DOMBA MASYARAKAT DI KELURAHAN MULYAHARJA BOGOR JAWA BARAT: Endoparasite Worm Infestation in Sheep Livestock in Mulyaharja Village, Bogor, West Java Miranti Fardesiana Putri; Henny Endah Anggraeni; Tetty Barunawati Siagian; Heryudianto Vibowo; Erni Sulistiawati; Surya Kusuma Wijaya; Dwi Budiono; Wining Astini; Siti Zahidah; Muhammad Haikal Adhim; Agus Faisal
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.1892

Abstract

Mulyaharja merupakan kecamatan yang berlokasi di kota Bogor, Jawa Barat. Pada kecamatan ini terdapat kawasan agrowisata yang memanfaatkan sektor pertanian sebagai daya tarik wisata utama. Selain pertanian, masyarakat di Kecamatan Mulyaharja juga beternak domba secara tradisional. Domba sering terjangkit berbagai penyakit, salah satunya parasit, seperti infeksi cacing. Gejala infeksi cacing ini seringkali tidak terdeteksi. Pada penelitian ini pengambilan sampel feses dilakukan secara acak pada 10 ekor domba milik peternak di Kawasan Agrowisata Mulyaharja, Bogor. Pemeriksaan feses yang dilakukan berupa pemeriksaan kualitatif dengan metode pemeriksaan natif dan flotasi serta pemeriksaan kuantitatif dengan metode McMaster. Hasil penelitian menunjukkan 90% fesesnya positif mengandung telur cacing. Telur cacing yang ditemukan merupakan jenis telur strongyl. Hasil pemeriksaan EPG secara kuantitatif menunjukkan adanya variasi tingkat infeksi. Hasil EPG menunjukkan 40% domba mengalami infeksi berat, dan 60% mengalami infeksi rendah. Dari hasil penelitian domba ternak masyarakat kecamatan Mulyaharja perlu diberikan pengobatan cacing dan perbaikan pengelolaan sanitasi kandang serta pemberian pakan rumput.   Kata kunci:  Infestasi, Endoparasit cacing, Mulyaharja, Domba, Strongyl
Single supplementation of goat colostrum, probiotics, and prebiotics for diarrhea management in cats Budiono, Dwi; Vibowo, Heryudianto; Anggraeni, Henny Endah; Rahma, Anisa; Sujarnoko, Tekad Urip Pambudi; Fadholly, Amaq; Calista, Pradnya; Zonathan, Hendri; Rahmat, Kukuh Amru Dhiya; Nugraha, Ivan Taufiq
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 3 (2024): ARSHI Veterinary Letters - August 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.3.61-62

Abstract

Diarrhoea in cats is a change in the condition of faeces from paste to liquid consistency caused by several factors, such as food changes and bacterial, viral, and parasitic infections. Handling diarrhoea in cats is performed immediately so that the symptoms subside. One effective prevention and control effort is the provision of colostrum-based supplements, probiotics and prebiotics. In a case of diarrhoea at the Depok Pet Center clinic, two cats aged 1.5 years (Ayu) and 5 years (Gentong) were given colostrum-based supplements, probiotics, and prebiotics. The initial symptoms of the Ayu cat were diarrhoea and liquid faeces, while the Gentong cat had decreased appetite, weakness, and paste-shaped faeces. Supplementation was carried out for two days. On day three, the condition of the faeces of both cats were solid and shaped, but some parts of the faeces were still mushy. On day six, the condition of the faeces of both cats was good, marked by being shaped and solid.
Pelatihan Cara Penyajian Makanan yang Baik dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pemasaran Produk UMKM Warung Nasi Kota Bogor Sesar Husen Santosa; Heryudianto Vibowo; Agung Prayudha Hidayat; Ridwan Siskandar; Khoirul Aziz Husyairi; Bayu Suriaatmaja Suwanda; Annisa Rizkiriani
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1498

Abstract

Rice stalls are one of the Small and Medium Enterprises (SMEs) that have significantly contributed to efforts to improve the economy. This community service activity aims to increase the ability of SME rice stalls in Bogor to manage Good Food Production Methods (CPMB) to improve marketing performance. The results of the pre-test and post-test identification revealed three potential rice stalls. The evaluation results for the training activities showed that there were three possible rice stalls with the highest post-test results, namely the Pa de Umar rice stall (score 80.00), Kabita (score 73.33), and Selamat (score 70.00). Based on the three rice stalls above, selecting potential rice stalls for mentoring activities was carried out using the Bayes method, and the Pa de Umar Rice Stall was chosen with an alternative value of 4.40. Implementing the CPMB training is expected to increase the understanding and knowledge of Bogor City rice stall participants so that business actors can improve business performance and profits.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Tiametoksam Terhadap Pengendalian Populasi Lalat Rumah (M.Domestica) Di Kandang Ayam Layer Open House Bimasakti, Luthfan; Vibowo, Heryudianto
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.2.1-4

Abstract

Telur ayam merupakan salah satu bahan pangan utama di Indonesia, tidak hanya karena harganya yang terjangkau, tetapi juga karena kandungan proteinnya yang tinggi. Namun demikian, tingkat produksi telur ayam di Indonesia masih belum optimal. Salah satu faktor yang memengaruhi penurunan produksi adalah infestasi parasit, baik endoparasit maupun ektoparasit. Peternakan ayam sering kali menjadi tempat ideal bagi lalat, khususnya lalat rumah (Musca domestica), untuk berkembang biak, terutama karena keberadaan manur yang mendukung pertumbuhan larva lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai konsentrasi insektisida tiametoksam dalam mengendalikan populasi lalat rumah pada kandang ayam layer dengan sistem open house. Metode yang digunakan meliputi pembuatan larutan insektisida, pemasangan perangkap lalat, serta penghitungan jumlah lalat yang tertangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi A (7,14%) dan B (0,91%) dari tiametoksam memiliki efektivitas dalam menurunkan jumlah lalat, namun perbedaan keduanya tidak signifikan secara statistik (p = 0,085 > 0,05). Sebaliknya, perbandingan antara kelompok A dan kontrol (C) menunjukkan hasil signifikan (p = 0,009 < 0,05), sementara antara kelompok B dan C tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,599 > 0,05).  Kata kunci: ektoparasit, kandang ayam layer, lalat rumah, tiamektosam
Evaluasi Pemberian Ransum Ayam Sentul Di Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Dan Perikanan Kota Tasikmalaya: Evaluation of Sentul Chicken Ration at The Tasikmalaya City Agriculture and Fisheries Food Security Office Fakhri, Restu Haykal; Vibowo, Heryudianto; Maemunah, Siti
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.2.5-12

Abstract

Pemberian pakan pada ayam sentul merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak. Kota Tasikmalaya memiliki ketersediaan pakan alternatif seperti azolla dan maggot sangat melimpah sehingga menjadikannya potensi besar untuk dimanfaatkan secara optimal. Penelitian dilakukan di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tasikmalaya dengan melibatkan 750 ekor ayam sentul selama 11 minggu, dari 5 Agustus hingga 5 November 2024. Data yang dikumpulkan mencakup identifikasi pakan, jumlah pakan yang diberikan, serta bobot harian ayam. Setiap minggu, bobot badan ayam ditimbang secara acak pada 10 ekor sampel. Pakan campuran diberikan sesuai tabel harian yang telah ditentukan, dan bobot ayam kembali ditimbang di akhir minggu untuk memastikan konsistensi data. Perhitungan pertambahan bobot badan dan pertambahan bobot badan harian dilakukan untuk menilai pertumbuhan ayam. Hasil penelitian menunjukkan kadar serat dan fosfor dalam pakan masih di bawah kebutuhan harian, sementara kadar energi dan protein sudah mencukupi. Ayam yang diberi pakan azolla, maggot, dan pakan komersil memiliki Body Condition Score rata-rata 4, menunjukkan kondisi tubuh yang baik. Dengan demikian, model pakan ini cukup optimal, meskipun keseimbangan nutrisinya masih perlu penyempurnaan