Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Manajemen Penyiaran Berita di Radio Dakta Bekasi dalam Pemenuhan Informasi Pendengar Wilti, Intan Ikhtiarti; Swarnawati, Aminah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i3.8314

Abstract

Proses penyiaran berita di radio tidak terlepas dari pelaksanaan manajemen penyiaran. Radio Dakta merupakan radio yang presentasenya paling tinggi dalam menyiarkan jenis informasi sebanyak 60%. Radio Dakta merupakan radio yang turut berperan aktif dalam bekerjasama dengan pemerintah serta instansi lainnya untuk menyajikan berbagai informasi ter-uptodate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen penyiaran berita di radio Dakta dalam pemenuhan informasi pendengar serta faktor pendukung dan penghambat. Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen penyiaran berita radio Dakta dilakukan dengan baik. Proses manajemen penyiaran berita radio Dakta dilakukan perencanaan yang meliputi pencarian berita, penyusunan berita, pembagian berita, pelaksana penyiaran berita, tujuan penyiaran berita dan menentukan sasaran. Pengorganisasian meliputi departemenlisasi radio dan pembagian kerja. Pengarahan dan memberikan pengaruh yang meliputi motivasi, komunikasi, kepemimpinan dan pelatihan. Pengawasan yang meliputi evaluasi yang dilakukan internal dan external. Kontribusi penelitian ini memberi pemahaman cara manajemen penyiaran di sebuah radio terkait penyajian informasi-informasi yang sesuai kaidah dalam pemenuhan informasi pendengar.
Effectiveness And Challenges Of Communication Management Of The Tanah Bumbu General Election Commission In The Socialization Of The Candidacy Stage Of The 2024 Regional Head Election Mubarok, Bustanul; Swarnawati, Aminah
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol. 9 No. 1 (2025): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i1.32

Abstract

The regional head election (Pilkada) is a contestation that requires proper management. One of the most important management aspects is the Communication Management by the General Election Commission (KPU) as the organizer of the regional head election. KPU Tanah Bumbu, as the organizer of the Pilkada in Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan, has implemented communication management adjusted to various problems and the dynamics of local politics. The purpose of this study is to assess the effectiveness and challenges of communication management by the General Election Commission (KPU) of Tanah Bumbu Regency during the candidacy stage in the implementation of the 2024 Regional Head Election (Pilkada). This research was conducted in Tanah Bumbu Regency during the candidacy stage of the Pilkada 2024 participants. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection techniques employed in this study included in-depth interviews, observation, and documentation. The study found that the communication management strategy of KPU Tanah Bumbu relies on communicators’ competence resources which are already good, adequate technological support, well-established cooperative relationships with related parties, and the availability of very sufficient budget. This study also successfully identified the main challenges of communication management faced by KPU Tanah Bumbu, namely the low level of public literacy, infrastructural obstacles, and unpredictable socio-political dynamics.
CONSUMER AUTONOMY AND ALGORITHMIC CONTROL: NETFLIX AS A DIGITAL BROADCASTING ALTERNATIVE IN THE GLOBAL MARKETPLACE Dharmajaya, Muhamad Agung; Swarnawati, Aminah
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 8 No 1 (2026): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v8i1.1528

Abstract

This study explores the tension between consumer freedom and control. algorithmic use of the Netflix streaming platform. The research employs a literature review methodology, using sources from Google Scholar to investigate the impact of recommendation algorithms on user autonomy and content consumption patterns. Specifically, it focuses on Netflix's collaborative filtering algorithms, binge-watching phenomena, and the tension between consumer freedom and platform-driven content selection. Findings reveal that while Netflix promotes personalized recommendations, these algorithms often lead to repetitive consumption patterns and reinforce specific cultural perspectives. Furthermore, the platform's business model, emphasizing user retention and engagement through continuous consumption, fosters behavioral dependencies like binge-watching. The study highlights that although Netflix offers mechanisms for content personalization, such as “Play Something Else,” these tools subtly shift control to the algorithm, reducing consumer autonomy. Conclusions suggest that Netflix's use of algorithmic control reflects broader trends in digital media consumption, where the promise of user freedom is moderated by the platform's operational logic, prioritizing engagement and profit. These findings underscore the need for critical awareness of how algorithmic systems influence consumption and the balance between consumer freedom and algorithmic governance in streaming services.
Media Relations Strategy of Seqara Communications in Maintaining Oppo's Image wibianto, andie; Swarnawati, Aminah
ULTIMA Comm Vol 17 No 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media relations remains a cornerstone service offered by public relations firms to safeguard a product's reputation within the realm of marketing communications. This study aims to analyze Seqara Communications' media relations strategy to maintain Oppo's brand image. The research methodology utilizes a qualitative, phenomenological approach, which seeks to understand a social phenomenon by gathering in-depth data about individuals' experiences, including their motivations, attitudes, beliefs, and behaviors. Seqara Communications' media relations strategy for Oppo involved a multi-step process. This included: target media research; identification and mitigation of potential issues; development of compelling stories and media spokespersons; cultivation of relationships with editors and key journalists aligned with their reporting agendas; provision of tailored media kits to priority journalists; follow-up with journalists to facilitate news coverage or understand why content was not published; and ongoing monitoring of media reports and evaluations.
Efektivitas Grup WhatsApp sebagai Media Komunikasi Organisasi di UMKM Pengolah Limbah Tekstil Abdurrohman, Haidar; Nur A’lam, Naufal; Hidayati, Qonita Diah; Swarnawati, Aminah
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan grup WhatsApp sebagai media komunikasi di lingkungan UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah karyawan dari berbagai departemen serta observasi langsung interaksi di grup WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan grup WhatsApp sebagai media komunikasi organisasi memiliki beberapa keuntungan, seperti kemudahan berbagi informasi, peningkatan keterlibatan karyawan, dan efisiensi waktu. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai peran teknologi komunikasi dalam meningkatkan efektivitas organisasi dan membangun hubungan kerja yang lebih baik di lingkungan perusahaan rendahan (UMKM).
Komunikasi Krisis Bawaslu pada Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Taufiq, Muhamad; Swarnawati, Aminah
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v8i1.263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis yang dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam menghadapi krisis reputasi akibat penundaan pengumuman hasil seleksi anggota Bawaslu Kabupaten/Kota periode 2023–2028. Krisis ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan persepsi negatif terhadap transparansi lembaga. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori Situational Crisis Communication Theory (SCCT) dari W. Timothy Coombs sebagai kerangka analisis, penelitian ini menggali langkah komunikasi krisis yang ditempuh oleh Bawaslu untuk mempertahankan kredibilitasnya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pejabat humas Bawaslu serta analisis dokumen dan publikasi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu menerapkan strategi komunikasi krisis adaptif dengan mengombinasikan pendekatan denial, diminishment, dan rebuilding. Bawaslu menegaskan alasan administratif dan teknis di balik penundaan, mengklarifikasi tanggung jawab lembaga, serta berupaya memulihkan kepercayaan publik melalui komunikasi terbuka dan berjenjang. Faktor penting dalam keberhasilan strategi ini adalah koordinasi internal, konsistensi pesan, serta keterbukaan informasi kepada publik. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip SCCT secara tepat dapat membantu lembaga publik mempertahankan reputasi dan legitimasi di tengah tekanan krisis.