Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Empowering Women as Waste Bank Activists in South Tangerang City Lusi Andriyani; Siska Yuningsi
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.653 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v4i2.1044

Abstract

Garbage is one of the problems in the city of South Tangerang (Tangsel). Tangsel produces approximately 880 tons of waste every day. The increase in population has an impact on increasing the volume of waste from households. One of the methods used by the Tangsel city government to reduce waste is through the waste bank program since 2012 a total of 208 Waste Banks have been formed, however, only 50 percent are active. By looking at these conditions, there needs to be efforts to empower women in reactivating waste banks in Tangsel City. One of the newly developed waste banks is the “yes” waste bank. This waste bank is located in RW 10, Cipayung Village, Ciputat District, South Tangerang. The purpose of this activity is to increase independence by empowering the potential of RW 10. The target of this PKM program is to form community awareness to sort waste, train the attitudes of RW 10 residents to have a conscious behavior in sorting waste in supporting independent waste management, developing economic skills. The method that will be applied to achieve the goals / targets of the PKM program is a combination of several approaches, namely through counseling, training, mentoring. The main outputs of this activity are: Independent waste management module, handicraft made from garbage
Peningkatan Pengetahuan Petani melalui Penyuluhan Pascapanen Cabai pada Kelompok Tani Kebun Berseri, Bintaro, Jakarta Selatan Dahlia Nauly; Helfi Gustia; Rosdiana Rosdiana; Siska Yuningsih; Hafiz Dwiputro
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2022): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.8.2.204-211

Abstract

Chili is a perishable product which require farmers to maintain its freshness. Rotten chili can not be sold causing the profits to decrease. One way to minimize the damage level of post harvest agricultural products is by applying the Good Handling Practice (GHP) system. The application of GHP will reduce the risk of contamination of fresh chili during handling, packaging, storage and transportation. The objective of this activity is to increase Kebun Berseri farmer’s group knowledge, ability and skill in handling chili post harvest and processing activities. The method of implementing this activity was extension, demonstration and evaluation. Extension activity was conducted using lecturing method. The topic discussed was related to increasing the value added, processing techniques for commercially valuable chilies, packaging techniques and a broader marketing system. Demonstrations were conducted to improve the skills of farmer’s group members in applying Good Handling Practice (GHP) correctly. The results of the evaluation showed that from these activities, farmers gained additional knowledge and new technology related to post-harvest handling and processing of chilies into shredded and chili oil.
PERAN HUMAS POLRES METRO DEPOK DALAM MENANGANI INFORMASI BERITA HOAX PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Siska Yuningsih
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 2 No. 1 (2023): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v2i1.361

Abstract

Humas Polres Metro Depok Jawa Barat melakukan publikasi, sosialisasi dari sebuah kegiatan, informasi, berita, klarifkasi dan kampanye. Polri sebagai aparat penegak hukum dituntut untuk menjaga dan mengamankan stabililasi bangsa Indonesia dari berbagai aspek ancaman, termasuk untuk menjadi garda terdepan dalam pengendalian dan pengelolaan informasi berita Hoax yang masih marak terjadi dimedia sosial khususnya Instagram yang menjadi media sosial utama yang digunakan masyarakat Indonesia saat ini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menggunakan teori Peran Public Relations menurut Broom dan Dozier. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana Peran Humas Polres Metro Depok Menangani Informasi Berita Hoax Pada Media Sosial Instagram dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat Humas Polres Metro Depok. Hasil penelitian adalah Peran Humas Porles Metro Depok Jawa Barat telah melaksanakan secara optimal dalam menengani informasi berita Hoax pada media sosial Instagram. Faktor Pendukung adalah masyarakat dengan kesadarannya dalam bijak dan cerdas bersosial media khususnya di media sosial Instagram, sedangkan faktor penghambatnya adalah Masyarakat melakukan penyebaran sebuah informasi berita yang belum dipastikan terlebih dahulu sebelumnya kebeneran dari informasi berita tersebut maka tanpa disadari oleh masyarakat dapat secara tidak langsung  menghambat  kinerja  pihak  Kepolisian  Humas  Polres  MetroDepok menangani informasi berita Hoax pada media sosial  Instagram.
Employee Relations Pada PT. Solusi Energy Nusantara Nurlina Aulia Santika; Siska Yuningsih
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2023): November TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v1i4.481

Abstract

Every employee who works has the motivation within himself that is needed in a company, every employee who has high work motivation can maintain the work style of each individual to achieve common goals in a company. Every company, of course, has a different way of employee relations or employee relations to build relationships with its employees. An employee who works must have motivation within himself, because employees who have high work motivation can maintain the work style of each individual to achieve goals together in a company, PT. Solusi Energy Nusantara is a company engaged in the service industry that requires the ability of employees to serve customers so that each employee's performance in providing service to its customers is the key to the good name of a company and customer satisfaction is also determined by employees, as well as employee involvement in achieving company success goals. So to achieve this it is necessary to have a harmonious relationship between employees. The purpose of this study is to determine employee relations at PT. Nusantara Energy Solutions. This research method uses a descriptive qualitative approach and employs Employee Relations theory. As for in this study data collection by means of in-depth interviews. As for the results in the study resulted from how employee relations at PT. Solusi Energy Nusantara, both in terms of communication which is carried out using discussion forums and coordination meetings every month, motivation in teamwork activities also uses agile transformation, employee welfare that is obtained by each employee also makes employees more enthusiastic to continue to provide the best performance results for the company , there is a commitment in the contract given to employees to remain loyal to the company and employee involvement is also considered very important which is the key to the company's success.
Pengaruh Kegiatan Marketing Public Relations Terhadap Reputasi PT. Sugar Group Companies (Survei Pada Warga Seputih Mataram RT/2RW1) Firdo Ridwan Firdaus; Siska Yuningsih
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 3 (2023): NJMS - Oktober 2023
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Sugar Group Companies didirikan pada tahun 1983 menghaadpi beberapa masalah hokum, seperti kasus penggelapan dan pencucian uang antara tahun 1999 hingga 2004, serta sengketa tanah di Tulang Bawang pada tahun 2017. Hal ini telah berdampak negatif pada reputasi persuahaan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk, 1) Menyelidiki kegiatan Marketing Public Relations perusahaan, 2) Menganalisis Reputasi PT. Sugar Group Companies, 3) Mengukur sejauh mana kegiatan Marketing Public Relations mempengaruhi reputasi perusahaan. Dalam peneliitan ini, menggunakan teori Marketing Public Relations (seperti publikasi, acara, sponsor, berit, pidato, kegiatan pelayanan publik, media identitas) dan teori Reputasi (kredibilitas, keanadlan, dan tanggung jawab sosial). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan kepada 85 responden yang merupakan warga Kelurahan Seputih Mataram RT2/RW1 di sekitar pabrik PT. Sugar Group Companies. Sampel dipilih secara aak dengan metode probabilitas sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Marketing Public Relations berpengaruh positif terhadap reputasi PT. Sugar Group Companies sebesar 29% sedangkan 71% dipengaruhi oleh faktor lain diluar indikator penelitian. Kesimpulannya, kegiatan Marketing Public Relations memiliki dampak positif yang signifikan terhadap reputasi PT. Sugar Group Companies
PERAN HUMAS POLRES METRO DEPOK DALAM MENANGANI INFORMASI BERITA HOAX PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Siska Yuningsih
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 2 No. 1 (2023): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v2i1.361

Abstract

Humas Polres Metro Depok Jawa Barat melakukan publikasi, sosialisasi dari sebuah kegiatan, informasi, berita, klarifkasi dan kampanye. Polri sebagai aparat penegak hukum dituntut untuk menjaga dan mengamankan stabililasi bangsa Indonesia dari berbagai aspek ancaman, termasuk untuk menjadi garda terdepan dalam pengendalian dan pengelolaan informasi berita Hoax yang masih marak terjadi dimedia sosial khususnya Instagram yang menjadi media sosial utama yang digunakan masyarakat Indonesia saat ini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menggunakan teori Peran Public Relations menurut Broom dan Dozier. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana Peran Humas Polres Metro Depok Menangani Informasi Berita Hoax Pada Media Sosial Instagram dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat Humas Polres Metro Depok. Hasil penelitian adalah Peran Humas Porles Metro Depok Jawa Barat telah melaksanakan secara optimal dalam menengani informasi berita Hoax pada media sosial Instagram. Faktor Pendukung adalah masyarakat dengan kesadarannya dalam bijak dan cerdas bersosial media khususnya di media sosial Instagram, sedangkan faktor penghambatnya adalah Masyarakat melakukan penyebaran sebuah informasi berita yang belum dipastikan terlebih dahulu sebelumnya kebeneran dari informasi berita tersebut maka tanpa disadari oleh masyarakat dapat secara tidak langsung  menghambat  kinerja  pihak  Kepolisian  Humas  Polres  MetroDepok menangani informasi berita Hoax pada media sosial  Instagram.
STRATEGI KOMUNIKASI LINGKUNGAN DALAM KAMPANYE MINIM SAMPAH Swarnawati, Aminah; Yuningsih, Siska; Purnamasari, Oktaviana; Nurhayati, Eti Sri
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 7, No 1 (2023): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.7.1.77-88

Abstract

Penelitian mengenai strategi komunikasi lingkungan yang terkait dengan minim sampah/zero waste ini menggambarkan bagaimana bank sampah sebagai agen perubahan menjalankan fungsinya dalam mendiseminasikan gaya hidup minim sampah, yang bisa dimulai dengan rumah minim sampah. Bagaimana bank sampah mengajak masyarakat umum untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup dengan fokus pada gaya hidup minim sampah.  Studi ini mendasarkan diri pada kajian komunikasi lingkungan, di mana masalah sampah adalah masalah lingkungan hidup yang perlu dikomunikasikan secara kontinyu. Kampanye dan sosialisasi mengenai sampah perlu dilakukan secara masif dan lintas generasi. Peduli sampah sebagai bagian kepedulian akan perubahan iklim. Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui bagaimana strategi komunikasi lingkungan yang dijalankan oleh bank sampah dalam mengkampanyekan gaya hidup minim sampah. Penelitian dilakukan di kota Tangerang Selatan pada tahun 2022. Pendekatan penelitian adalah kualitatif, bersifat deskriptif.. Pengumpulan data melalui  observasi akun instagram bank sampah dengan daerah operasi di Tangerang Selatan, wawancara kepada pengurus bank sampah yang tergabung dalam Bank Sampah Tangerag Selatan, informan penelitian diambil secara purposive, triangulasi  dilakukan wawancara dengan warga yang menjadi nasabah bank sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah dalam strategi komunikasi lingkungan dijalankan oleh bank sampah di Tangsel, walaupun pelaksanaannya tidak selalu formal dan terstruktur.
EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI ASERTIF BAGI SISWA DI SDN PAMULANG INDAH KOTA TANGERANG SELATAN: Bullying Prevention Education Through Assertive Communication Skills Training For Students At Sdn Pamulang Indah Selatan Tangerang City Yuningsih, Siska; Rosmi, Fitria; Sumarni, Lilik; Swarnawati, Aminah; Muksin, Nani Nurani
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v1i3.47

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada siswa Sekolah Dasar Negeri Pamulang Indah Tangerang Selatan. Dilaksanakannya kegiatan ini adalah melihat semakin meningkatnya pada kasus Bullying yang sering terjadi pada siswa dilingkungan sekolah. Saat ini kasus perundungan atau bullying masih menjadi permasalahan cukup serius yang harus menjadi perhatian siapapun, dampaknya akan memberikan pengaruh yang negatif dengan kurun waktu yang cukup panjang bukan hanya kepada korban, tetapi juga kepada para pelaku, dampak yang terjadi pada korban secara fisik maupun mental. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan berkomunikasi secara asertif yang baik bagi siswa kepada teman, guru maupun orangtua. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode (1) pendampingan; (2) pelatihan; (3) motivasi; dan (4) evaluasi. Diharapkan siswa yang telah melaksanakan pelatihan komunikasi asertif memiliki pengetahuan serta mampu meminimalisir dampak yang terjadi di sekolah.
Pengaruh Kampanye Public Relations #Scientistganteng Terhadap Brand Awareness (Survei pada Followers Twitter @Whitelab_Id) Dhea Aqshalnawitri; Siska Yuningsih
Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Vol. 3 No. 3 (2023): November : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juitik.v3i3.636

Abstract

The #ScientistGanteng campaign is a public relations campaign created by the Whitelab brand which aims to introduce a new Brand Ambassador who is a Korean idol, model, and actor, Sehun EXO. In addition to introducing the Brand Ambassador, the campaign was also used as a means of launching a new product called A Dose+ Glowing Serum. The purpose of this study was to measure how much influence a public relations campaign has on Whitelab's local skincare brand awareness. The population in this study was conducted on Twitter followers @whitelab_id with a sample of 97 respondents. The theories used in this study are public relations campaign theory (cognitive, affective, and conative) and brand awareness theory (unaware of brand, brand recognitions, brand recall, and top of mind). This research uses a quantitative approach with a survey method. The result of this study is that there is a moderate influence between the #ScientistGanteng Campaign on Brand Awareness of Whitelab local skincare which has a value of 0.542 or 54.2%, which means that Brand Awareness is influenced by 54.2% of the Public Relations Campaign and the rest is influenced by other variables not included in the study.
Strategi Marketing Public Relations Crayoone Event Organizer Affan Ibrahim Puspateja; Siska Yuningsih
Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Harmoni : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/harmoni-widyakarya.v2i2.3070

Abstract

This research is motivated by the competition for school yearbooks in high schools, junior high schools, elementary schools and equivalent in the Jakarta area and its surroundings which is quite tight. In this tight competition, a strategy is needed to promote Crayoone Event Organizer to become the best School Yearbook Company. This research was conducted in Central Jakarta.This research aims to find out what Crayoone Event Organizer does in its Marketing Public Relations strategy, find out Pull, Push and Pass Strategy, and find out the opportunities and obstacles to its Marketing Public Relations strategy. This research was conducted based on the theory of Thomas L Harris, Three Ways Strategies namely Pull, Push and Pass Strategy.This research method uses descriptive analysis with a qualitative approach. The data collection techniques used in this study were interviews, observation and documentation. The research results show that the push strategy is the main strategy used by Crayoone, by dividing marketer areas and aiming to be invited for presentations. The provision of incentives per collaboration and annual accumulative is carried out by the Crayoone Event Organizer. A pull strategy is also being pursued through social media to attract consumers via Tiktok and Instagram. The pass strategy used is sponsorship for student and non-student activities. The opportunity to carry out this strategy is better known through social media, and it is easier to convince potential service users. Distance barriers in terms of production outside the work area.