Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Sifat Fisika dan Nilai Keekonomian Minyak Goreng Bekas Menjadi Biodiesel Dengan Metode Transesterifikasi Eka Megawati; Arham Ardiansyah; Amirul Mukminin; Dedora Ariyani; Yuniarti Yuniarti; Mohammad Lutfi
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v9i1.17962

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif pengganti solar yang berasal dari bahan nabati seperti minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas adalah limbah dari sisa penggorengan, biasanya dibuang karena sudah digunakan lebih dari satu kali. Transesterifikasi merupakan reaksi antara trigliserida yang terkandung dalam minyak nabati atau lemak hewan dengan alkohol untuk membentuk alkil ester. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisika dan nilai keekonomian minyak goreng bekas menjadi biodiesel dengan metode transesterifikasi. Bahan limbah yang digunakan merupakan minyak goreng. Analisis fisika dilakukan dengan melakukan pengujian karakteristik biodiesel meliputi % FFA, angka asam, gliserol, kandungan air, massa jenis, pH, rendemen dan warna. Nilai karakteristik biodisel pada sampel 1 yaitu: FFA sebesar 0,65 %, angka asam 0,42 mg, gliserol 59 mL, kadar air 0,006 %, rendemen 0,83 %, massa jenis 852 kg/m3, pH 7 dan menghasilkan warna kuning emas, sedangkan nilai karakteristik biodisel pada sampel 2 yaitu: FFA sebesar 0,56 %, angka asam 0,50 mg, gliserol 58 mL, kadar air 0 %, rendemen 0,83 %, massa jenis 845 kg/m3, pH 7 dan menghasilkan warna kuning emas. Nilai karakteristik biodisel pada sampel 3 yaitu: FFA sebesar 0,65 %, angka asam 0,50 mg, gliserol 59 mL, kadar air 0,07 %, rendemen 0,78 %, massa jenis 847 kg/m3, pH 7 dan menghasilkan warna kuning emas. Pengolahan minyak goreng bekas sebanyak 300 L/bulan akan menghasilkan biodiesel 246 L/bulan @Rp. 9.000 = Rp. 2.214.000 dan gliserol 23 L/bulan @Rp. 3.000 = Rp. 86.250. Sehingga diperoleh total pendapatan = Rp.2.300.250/bulan. Sementara itu, biaya produksi berupa penggunaan listrik, pembelian pelarut dan katalis sebesar Rp.1.370.500/bulan. Sehingga Hasil analisis keekonomian menunjukkan bahwa pembuatan biodiesel skala industri kecil layak diproduksi dengan nilai keuntungan mencapai Rp.929.750/bulan.
Analisa Pengaruh dan Hubungan Temperatur Amine, Tekanan Feed Gas dan Laju Alir Feed Gas Terhadap Penyerapan CO2 pada Unit 1C-2 Absorber (Studi Kasus PT. XYZ) Eka Megawati; Yuniarti Yuniarti; Achmad Fadlih
al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 7, No 2 (2020): al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v7i2.9361

Abstract

Gas alam atau natural gas yang berasal dari sumur gas atau yang terbawa bersama sumur minyak, biasanya masih banyak mengandung zat pengotor. Pada umumnya karbon dioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S) merupakan pengotor utama pada gas alam. Salah satu yang ditemukan dalam feed gas yang diterima oleh PT. XYZ adalah feed gas dengan kandungan CO2 sebesar 5-6% mol namun saat ini feed gas yang diterima cenderung mengandung CO2 sekitar 3-3,5% mol. Karbon dioksid atau yang sering disebut CO2 merupakan gas yang bersifat asam karena adanya uap air yang mengakibatkan CO2 semakin korosif. Selain hal tersebut, titik beku dari CO2 (-78 °C) yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik beku metana (-182 °C) mengakibatkan penyumbatan pada tube-tube Alat penukar panas yang suhunya dapat mencapai -150 °C. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh suhu amina, tekanan feed gas dan laju alir feed gas terhadap penyerapan CO2. Penelitian ini menggunakan metode analisis korelasi, regresi dan koefisien determinasi dengan variable bebas berupa temperatur amina, tekanan feed gas, laju alir feed gas dan variable terikat berupa penyerapan CO2. Berdasarkan hasil pengamatan dapat dilihat seberapa berpengaruh variabel-variabel yang digunakan dalam menyerap CO2 yakni temperatur amina berpengaruh besar dengan nilai korelasi 0,94, tekanan feed gas berpengaruh besar dengan nilai korelasi sebesar 0,86 dan laju alir feed gas berpengaruh besar dengan nilai korelasi 0,97. Kata Kunci: Gas karbon dioksida; amine MDEA; persamaan regresi; temperatur amine; tekanan feed gas; laju alir feed gas
Analisa % FFA, PH dan Massa Jenis pada Campuran Minyak Jelantah dan Minyak Kelapa Ariyani Debora; Megawati Eka; Yuniarti
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.55

Abstract

The increase in population and increasing human needs along with the times has resulted in an increasing need for non-renewable energy. To reduce dependence on petroleum fuels, one way is to produce biodiesel fuel whose raw materials are obtained from plants. Biodiesel is a fuel that contains ester compounds from plants and animal fats and can be used as an alternative fuel with great potential as a substitute for diesel. This form of methyl ester or ethyl ester compound is environmentally friendly, non-toxic and economical. Coconut (Cocos nucifera) is a type of plant that has one glycerin unit and a number of fatty acids in every coconut oil molecule. Coconut oil has the potential to produce Coco methyl ester which can be used as a raw material for biodiesel. Used cooking oil is used oil from household (domestic) fryers whose remaining frying results or waste is immediately thrown into the environment. According to research from Kumar, the use of coconut oil as a raw material for making biodiesel is able to streamline time and the use of chemicals as solvents in the transesterification process. Before carrying out this research, a preliminary test should be carried out, by testing the %FFA, pH and density of the mixture of used cooking oil and coconut oil. This was done as a reference for further research. The %FFA in the mixture of used cooking oil and coconut oil was the highest at a ratio of 75: 25 (MJ: MK) %FFA value: 4.4%. The pH of the mixture between used cooking oil and coconut oil has the same value, namely: 5 and the specific gravity obtained is: 0.8 gram/ml Keywords: of used cooking oil, coconut oil, % FFA, pH and Specific gravity
Analisis Kandungan Faty Acid Metil Ester (Fame) Pada Biosolar B30 Dengan Metode Fourier Transform Infrared (Ftir) Studi Kasus Laboratorium PT. X. Eka Megawati; Apriliya Prastika Anggraini; Resmihadi; Debora Ariyani
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.56

Abstract

The continuous and increasing use of fuel, causing depleting and non-renewable petroleum reserves, has the potential to cause an economic crisis in the future. With the current depletion of petroleum reserves, it can encourage efforts to find alternative fuels. Biodiesel is a type of alternative fuel that is environmentally friendly and can be renewed because it is made from vegetable oil (biodiesel) mixed with diesel oil. This research was conducted to determine the specifications for the content of Fatty Acid Methyl Ester (FAME) in biodiesel B30 using the Fourier Transform Infrared (FTIR) method produced at the Laboratory of PT. X. The results of the analysis of the Fatty Acid Methyl Ester (FAME) content of BioSolar B30 products at PT. X on March 25, 2021, the fame earned 30%, on April 7, 2021 the FAME content obtained 29% met the specifications (On Specifications) stipulated by the Decree of the Director General of Oil and Gas SK No. 146.K/10/DJM/2020. Keywords: B30, FAME, Fourier Transform Infrared (FTIR)
Uji Karakteristik Hasil Transesterifikasi Dari Ekstrak Biji Ketapang (Terminalia catappa Linn) Terhadap Pengaruh Variasi Waktu Dengan Katalis KOH Ariyani, Debora; Megawati, Eka; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Chemurgy Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Chemurgy-Desember 2023
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v7i2.8286

Abstract

Tumbuhan yang berpotensi sebagai bahan bakar biodiesel adalah tumbuhan ketapang (Terminalia catappa Linn). Ketapang mengandung minyak sebesar 40,15% sehingga minyak biji ketapang memiliki prospek untuk dijadikan suatu pilihan baru dalam industri minyak nabati dan merupakan tanaman yang potensil karena memiliki kandungan asam lemak jenuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil ekstrak dari biji ketapang dan mengetahui nilai pH dan FFA hasil esterifikasi dan transesterifikasi. Metode yang dilakukan untuk menghasilkan minyak adalah ekstraksi dengan metode maserasi dengan massa 75gram biji ketapang dan variasi waktu 1,2,3,4,5 hari. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa perendaman pada hari ketiga memiliki volume yang besar dengan nilai FFA yang tidak terlalu besar yaitu sebesar 39%. Ekstrak minyak biji ketapang memiliki nilai persen yield 44,29% - 60%. Dilanjutkan dengan proses esterifikasi, pada proses ini diperoleh hasil Uji FFA sebesar 1,81% dengan pH 4.  Hasil transesterifikasi diperoleh metil ester, menunjukkan nilai berat jenis 0,84 g/ml, kandungan asam lemak bebas (Persen FFA) 1,686 % dan pH 7. Kata Kunci: Ketapang, Persen Yield, Persen FFA, pH, Metil Ester
Analisa % FFA, PH dan Massa Jenis pada Campuran Minyak Jelantah dan Minyak Kelapa Ariyani Debora; Megawati Eka; Yuniarti
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.55

Abstract

The increase in population and increasing human needs along with the times has resulted in an increasing need for non-renewable energy. To reduce dependence on petroleum fuels, one way is to produce biodiesel fuel whose raw materials are obtained from plants. Biodiesel is a fuel that contains ester compounds from plants and animal fats and can be used as an alternative fuel with great potential as a substitute for diesel. This form of methyl ester or ethyl ester compound is environmentally friendly, non-toxic and economical. Coconut (Cocos nucifera) is a type of plant that has one glycerin unit and a number of fatty acids in every coconut oil molecule. Coconut oil has the potential to produce Coco methyl ester which can be used as a raw material for biodiesel. Used cooking oil is used oil from household (domestic) fryers whose remaining frying results or waste is immediately thrown into the environment. According to research from Kumar, the use of coconut oil as a raw material for making biodiesel is able to streamline time and the use of chemicals as solvents in the transesterification process. Before carrying out this research, a preliminary test should be carried out, by testing the %FFA, pH and density of the mixture of used cooking oil and coconut oil. This was done as a reference for further research. The %FFA in the mixture of used cooking oil and coconut oil was the highest at a ratio of 75: 25 (MJ: MK) %FFA value: 4.4%. The pH of the mixture between used cooking oil and coconut oil has the same value, namely: 5 and the specific gravity obtained is: 0.8 gram/ml Keywords: of used cooking oil, coconut oil, % FFA, pH and Specific gravity
Analisis Kandungan Faty Acid Metil Ester (Fame) Pada Biosolar B30 Dengan Metode Fourier Transform Infrared (Ftir) Studi Kasus Laboratorium PT. X. Eka Megawati; Apriliya Prastika Anggraini; Resmihadi; Debora Ariyani
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.56

Abstract

The continuous and increasing use of fuel, causing depleting and non-renewable petroleum reserves, has the potential to cause an economic crisis in the future. With the current depletion of petroleum reserves, it can encourage efforts to find alternative fuels. Biodiesel is a type of alternative fuel that is environmentally friendly and can be renewed because it is made from vegetable oil (biodiesel) mixed with diesel oil. This research was conducted to determine the specifications for the content of Fatty Acid Methyl Ester (FAME) in biodiesel B30 using the Fourier Transform Infrared (FTIR) method produced at the Laboratory of PT. X. The results of the analysis of the Fatty Acid Methyl Ester (FAME) content of BioSolar B30 products at PT. X on March 25, 2021, the fame earned 30%, on April 7, 2021 the FAME content obtained 29% met the specifications (On Specifications) stipulated by the Decree of the Director General of Oil and Gas SK No. 146.K/10/DJM/2020. Keywords: B30, FAME, Fourier Transform Infrared (FTIR)
Analisa Kandungan Proksimat Biobriket Berbahan Baku Limbah Cangkang Sawit Di Kabupaten Paser Kalimantan Timur Vegatama, Meita Rezki; Megawati, Eka; Yuniarti, Yuniarti; Adhiksana, Arief
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i1.4223

Abstract

Kebutuhan energi dalam bentuk bahan bakar di Indonesia saat ini terus meningkat seiring dengan terus bertambahnya kebutuhan tidak hanya di rumah tangga namun juga di dunia Industri. Kebutuhan bahan bakar ini tidak hanya pada bahan bakar minyak dan gas namun juga bahan bakar padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa proksimat biobriket berbahan baku cangkang sawit yang ada di Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan variasi konsentrasi perekat yaitu 10% dan 5% dari bahan baku. Teknik analisis data kuantitif digunakan dalam penelitian ini, yaitu mengolah hasil penelitian yang didapat dan menginterpretasikan dalam bentuk angka dan grafik dari hasil penelitian yang diperoleh. Adapaun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terpenuhinya nilai kalor sesuai standar SNI dari kedua sampel yang digunakan yaitu 5102,07 kal/g pada sampel A1 dan pada sampel A2 sebesar 5329,84 kal/g. The need for energy in the form of fuel in Indonesia is currently continuing to increase along with the increasing demand not only in households but also in the industrial world. This fuel requirement is not only oil and gas but also solid fuel. This research aims to determine the proximate analysis of biobriquettes made from palm kernel shells in East Kalimantan. The method used in this research is experimental research with variations in adhesive concentration, namely 10% and 5% of the raw material. Quantitative data analysis techniques are used in this research, namely processing the research results obtained and interpreting the research results obtained in the form of numbers and graphs. The results obtained from this research are that the calorific value according to SNI standards for the two samples used is 5102.07 cal/g in sample A1 and in sample A2 it is 5329.84 cal/g
ANALISA EFISIENSI TURBIN PADA BEBAN MAKSIMAL DI PLTU PT. X UNIT 3 KAPASITAS 1 x 60 MW DENGAN PENDEKATAN SIKLUS RANKINE IDEAL REGENERATIF Subuhqi, Arryf Rahmad; Megawati, Eka; Warsa, I Ketut
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 6, No 1 (2024): MARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v6i1.164

Abstract

Efisiensi merupakan salah satu persamaan yang penting dalam termodinamika untuk mengetahui seberapa baik konversi energi atau proses, Pada beban maksimal yang akan dihitung adalah dari masing-masing sampel yang telah dianalisis dimana beban maksimal ini ialah kebutuhan dari listrik secara maksimum yang terjadi selama selang waktu tertentu, biasanya terjadi pada selang waktu 15 menit, selang waktu 30 menit, atau dalam hal tertentu dapat berselang waktu hingga 60 menit. Tujuan dari laporan ini ialah Mengetahui Efisiensi Turbin di PLTU PT. X Unit 3 Kapasitas 1 × 60 MW pada kondisi beban maksimal dengan pendekatan siklus rankine ideal regenerative, metode   yang digunakan ialah dengan perhitungan secara manual dan dengan Microsoft excel. Berdasarkan hasil analisa data dan perhitungan pada 4 sampel maka dapat disimpulkan bahwa pada sampel 1 dengan beban generator sebesar 54,04 MW, didapatkan effisiensi turbin sebesar 83,76 %, Pada sampel 2 dengan beban generator sebesar 58,77 MW, didapatkan effisiensi turbin sebesar 85,56 %. Pada sampel 3 dengan beban generator sebesar 55,91 MW, didapatkan effisiensi turbin sebesar 84,82 %. Pada sampel 4 dengan beban generator sebesar 58,03 MW, didapatkan effisiensi turbin sebesar 86,56 %.
Optimasi Blending Pertalite dengan Komponen Reformate di PT. XYZ Balikpapan Megawati, Eka; Warsa, I Ketut; Setiawan, Mochammad Wahyu
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.618 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v3i1.5684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk perbaikan produk Pertalite menggunakan komponen Reformat agar memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan oleh Dirjen Migas. Metode blending merupakan teknik pengumpulan data yang berupa perhitungan optimasi blending pertalite dengan penambahan komponen reformate menggunakan rumus trial & error/coba-coba. Beberapa rumusan perhitungan blending yang di pakai untuk membuat Pertalite dari komponen-komponennya adalah: Blending, Distilasi, Octane Number dan RPV. Berdasarkan perhitungan hasil distilasi 10% sebesar 68,88 oC, 50% sebesar 106,94 oC, FBP 201,91 oC, Reid Vapour Pressure (RVP) sebesar 48,78 Kpa, density at 15 oC sebesar 762,60 Kg/liter, dan ON diperoleh angka sebesar 90. Berdasarkan hasil analisa Perhitungan Optimasi blending pertalite ON 89,5 dengan Reformat menggunakan rumus trial & error/coba-coba, pencampuran titik blending telah memenuhi spesifikasi Distilasi, RVP dan Density. Pertalite ON 90 diperoleh dari percampuran pertalite ON 89,5 sebanyak 5320 m3 dengan Reformat sebanyak 415,625 m3.
Co-Authors A. M. Miftahul Huda Abdul Rahmat Achmad Fadlih Achmad Fadlih Achmad Rifandi Adittya Octavian P Putra Adittya Octavian Perdana Putra Adnan Mufti Naufal Aici Ichtiarizak Machrifah Ain Sahara Alfin, Akhmad Amiruddin Amirul Mukminin Amirul Mukminin Amirul Mukminin Amirul Mukminin Amirul, Amirul Ana Dewi ANDIKA SAPUTRA Andra Hendrawan Pratama Apriliya Prastika Anggraini Arham Ardiansyah Arief Adhiksana Arief Adhiksana Ariyani, Debora Arnelia Sadesi Baiq Maulinda Ulfah Bustam Sulaiman cantika Dawi Yanti Debora Ariyani Dedora Ariyani Derbika, Rangga Dewi, Ana Dian Islamiati Elya Rahmadany Esterina Natalia Paindan Fatma Fitri Oktafiani Frilly, Frilly Gabriel Pamasi HARJANTO HARJANTO Hayu Dian Yulistianti Hidayat, Ghazian Zhafiri I Ketut Warsa I Ketut Warsa Julianty, Rachma Sherlyn Junety Monde Kumalasari, Prapti Ira machrifah, Aici ichtiarizak Manik, Nijusiho Marsela Gantri Pirri Maulidyawati, Putri Meita Rezki Vegatama Mersya Andre Sugiarto Mohammad Lutfi Monde, Junety Muh Irwan, Muh Muhammad Aditya Arisma Muhammad Iqbal Muhammat Rahmat Ilham N. Nurjanah Nixie Naiya Althea Nor Sofiana Norhan Effendi Norhan Effendi Nusrotus Sa'idah Parman, Mohammad Zulfikar Patmawati, Yuli Pirri, Marsela Gantri Prapti Ira Pratama, Aji Indrayan Putri Lestari, Putri Rahmadani Ramadhanie, Muhammad Hilal Resmihadi Risna Risna Risna, Risna Rohima Sera Afifah Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Sa'idah, Nusrotus Sahrul Rhomadan Sapril Sapril Sarungallo, Rosalia Sira Setiawan, Mochammad Wahyu Sholeha, Mirajatus Subuhqi, Arryf Rahmad Ulfa, Elis Diana Vegatama, Meita Rezki Vegatama, Meita Rezki Rezki Veny Luvita, Veny Wildan Azizul Umaro Yanti, Dawi Yoga Hanggara Pradipta Yulistianti, Hayu Dian Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti