Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH 6, 8 DAN 10 KALI PEMAKAIAN MINYAK JELANTAH TERHADAP RENDEMEN HASIL REAKSI TRANSESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS BASA HOMOGEN NaOH Amirul Mukminin; Debora Ariyani; Eka Megawati; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 4 No 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v4i2.1709

Abstract

Research has been carried out on the effect of using used cooking oil 6, 8 and 10 times usage on the % yield of methyl ester formation (biodiesel) using a homogeneous base catalyst of 0.6% mass NaOH. All used cooking oil samples were reacted with methanol with a reactant ratio of 1:5 % by mass. The transesterification reaction of each sample was carried out at 60°C for 40 minutes. The yield of used cooking oil samples for 6 times of use was 96.6%, while 8 and 10 times of use showed values ​​that were not much different, 96.4 and 96% by mass, respectively. Gas Chromatography (GC) and Mass Spectrocopy (MS) detected 14 peaks of the compound and that the 3 highest peaks indicated that the sample contained a methyl ester. Each peak of line 4 is methyl palmitate (C17H34O2) with an area of ​​36.66%, peak of line 6 is methyl oleate (C19H36O2), area of ​​55.7% and retention time of 17.92 minutes; the peak of line 7 is methyl nonadecanoate (C20H40O2) with an area of ​​4.41% and a retention time of 18.093 minutes.
Pengaruh Variasi Perekat Organik Terhadap Karakterisasi Limbah Biomassa Sebagai Bahan Bakar Alternatif Vegatama, Meita Rezki; Megawati, Eka; Monde, Junety
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.7963

Abstract

Penggunaan energi di Indonesia meningkat pesat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk. Konsumsi energi listrik terus naik pada periode 2017–2021 sehingga diperlukan bahan bakar alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi perekat terhadap karakterisasi limbah biomassa tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan dua jenis perekat organik, yaitu tapioka dan molase, pada konsentrasi yang sama. Parameter yang diuji meliputi sifat proksimat dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh jenis perekat. Perekat tapioka menghasilkan nilai yang lebih baik pada setiap parameter dibandingkan molase. Nilai kalor briket dengan perekat tapioka (S1) sebesar 6729,19 kal/g, sedangkan dengan perekat molase (S2) sebesar 5382,63 kal/g. Implikasinya, limbah tempurung kelapa dengan perekat tapioka berpotensi digunakan sebagai bahan bakar padat alternatif dan dapat mendukung pengurangan penggunaan batubara melalui pemanfaatan limbah biomassa lokal. Energy use in Indonesia is increasing in line with economic growth and population growth. Electricity consumption continued to rise during 2017–2021, so alternative solid fuels are needed to help meet this demand. This study aims to determine the effect of adhesive variation on the characteristics of coconut shell biomass waste as an alternative fuel. An experimental method was used with two types of organic binders, tapioca and molasses, at the same concentration. The tested parameters included proximate properties and calorific value. The results show that the type of adhesive affects the quality of the briquettes. The tapioca adhesive gives better values for all parameters compared to molasses. The calorific value of the briquette with tapioca adhesive (S1) is 6729.19 cal/g, while that with molasses adhesive (S2) is 5382.63 cal/g. These results indicate that coconut shell waste with tapioca adhesive has good potential as an alternative solid fuel and can support the reduction of coal use through local biomass utilization.
PENINGKATAN KAPASITAS DOSEN MELALUI WORKSHOP KOLABORATIF: STRATEGI EFEKTIF PEMENUHAN ANGKA KREDIT UNTUK MENDUKUNG KENAIKAN JABATAN FUNGSIONAL Eka Megawati; Meita Rezki Vegatama; Yuniarti; Debora Ariyani; Amirul Mukminin; Junety Monde; I Ketut Warsa; Dawi Yanti; Aici Ichtiarizak Machrifah; Baiq Maulinda Ulfah; Esterina Natalia Paindan; Amiruddin; Fatma; Risna; Rohima Sera Afifah; Arief Adhiksana
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v10i1.6453

Abstract

Pengembangan profesi dosen merupakan aspek krusial dalam menjaga mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Salah satu tantangan utama yang dihadapi dosen adalah pemenuhan angka kredit sebagai syarat kenaikan jabatan fungsional. Workshop kolaboratif hadir sebagai solusi strategis yang mempertemukan dosen dari berbagai program studi untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam mendukung kinerja akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen melalui serangkaian workshop kolaboratif yang dirancang secara sistematis, mencakup penulisan artikel ilmiah, pembuatan bahan ajar, pengembangan penelitian, serta pengelolaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pelatihan intensif berbasis praktik, pendampingan individual oleh fasilitator, serta sesi diskusi kelompok yang interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur pengajuan angka kredit dan pengisian Beban Kinerja Dosen (BKD). Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan praktis terkait tip dan trik dalam menyusun serta melengkapi dokumen pendukung. Secara kualitatif, kegiatan ini meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri dosen dalam mengelola administrasi kinerja akademik. Dengan demikian, workshop kolaboratif menjadi strategi yang efektif dalam mendukung peningkatan kapasitas dosen secara berkelanjutan.
PENINGKATAN KESIAPAN KERJA MAHASISWA MELALUI PROGRAM BERBAGI PENGETAHUAN DAN PENGALAMAN INDUSTRI Debora Ariyani; I Ketut Warsa; Eka Megawati; Meita Rezki Vegatama; Yuniarti Yuniarti; Amirul Mukminin; Putri Lestari; Mirajatus Sholeha; Andika Saputra; Abdul Rahmat
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa melalui pendekatan knowledge and experience sharing dengan menghadirkan praktisi industri sebagai narasumber. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji proses kegiatan serta dampaknya terhadap peserta. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan berbagi pengalaman kerja nyata dari praktisi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai dunia kerja, khususnya terkait tuntutan industri dan budaya kerja profesional. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya penguasaan soft skills seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan adaptasi. Kegiatan ini juga mendorong motivasi mahasiswa dalam merencanakan dan mengembangkan karier, serta membuka peluang terbentuknya jaringan dengan dunia industri. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa secara komprehensif dan holistik. Oleh karena itu, kegiatan berbasis pengalaman dan interaksi langsung dengan praktisi industri dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja.
Analisis Kandungan Faty Acid Metil Ester (Fame) Pada Biosolar B30 Dengan Metode Fourier Transform Infrared (Ftir) Studi Kasus Laboratorium PT. X. Eka Megawati; Apriliya Prastika Anggraini; Resmihadi; Debora Ariyani
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.56

Abstract

The continuous and increasing use of fuel, causing depleting and non-renewable petroleum reserves, has the potential to cause an economic crisis in the future. With the current depletion of petroleum reserves, it can encourage efforts to find alternative fuels. Biodiesel is a type of alternative fuel that is environmentally friendly and can be renewed because it is made from vegetable oil (biodiesel) mixed with diesel oil. This research was conducted to determine the specifications for the content of Fatty Acid Methyl Ester (FAME) in biodiesel B30 using the Fourier Transform Infrared (FTIR) method produced at the Laboratory of PT. X. The results of the analysis of the Fatty Acid Methyl Ester (FAME) content of BioSolar B30 products at PT. X on March 25, 2021, the fame earned 30%, on April 7, 2021 the FAME content obtained 29% met the specifications (On Specifications) stipulated by the Decree of the Director General of Oil and Gas SK No. 146.K/10/DJM/2020. Keywords: B30, FAME, Fourier Transform Infrared (FTIR)
Pengaruh Suhu Terhadap Karakteristik Arang Hasil Pirolisis Kulit Kolang-Kaling (Arenga pinnata) Yuniarti Yuniarti; Eka Megawati; Ana Dewi; Debora Ariyani; Meita Rezki Vegatama; Ain Sahara
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 4 (2022): December 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i4.410

Abstract

Tumbuhan Aren masuk dalam sepuluh besar komoditas perkebunan di Kalimantan Timur. Limbah kulit buah kolang-kaling selama ini belum banyak dimanfaatkan, kecuali untuk pupuk. Limbah kulit buah Aren memiliki tekstur tidak seragam, tetapi bagian dalam bertekstur keras, sehingga sehingga bisa dimanfaatkan untuk membuat arang. Arang dibuat dengan proses pirolisis dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku briket sebagai salah satu sumber energi baru terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bioarang sebagai bahan baku pembuatan briket dengan nilai kalor yang paling tinggi melalui proses pirolisis. Pembuatan bioarang dimulai dengan proses pengeringan bahan baku kemudian dilanjutkan dengan pemanasan sampel dalam reaktor pirolisis selama 1 jam. Proses berlangsung dengan variable tetapnya adalah berat sampel sebesar 500 g dan waktu pemanasan selama 1 jam, dan variable berubahnya adalah suhu pembakaran. Pirolisis dilakukan pada suhu 200°C, 250°C , 300°C , 350°C, dan 400°C. Massa arang yang didapatkan adalah 487,23 g, 438,37 g, 402,03 g, 318,1 g dan 278,84 g. Nilai kalor yang dihasilkan adalah 4158,7 kal/g, 4432,5 kal/g, 4620,2 kal/g dan 4840,7 kal/g. Kadar abunya masing-masing adalah 12,01%, 14,64%, 14,99%, 15,25% 21,98%. Volatile Matter yang didapatkan 76,50%, 69,67%, 61,68%, 56,71%, 47,15%. Sedangkan fixed carbon bioarang adalah 0,80%, 8,93%, 9 78%, 11,30%, 16,31%. Bioarang hasil pirolisis dilihat karakteristiknya dengan pengujian proksimat. Bioarang dengan nilai kalor tertinggi didapat pada suhu 400°C yaitu 4840,7 kal/g.
Analisis Kandungan Faty Acid Metil Ester (Fame) Pada Biosolar B30 Dengan Metode Fourier Transform Infrared (Ftir) Studi Kasus Laboratorium PT. X. Eka Megawati; Apriliya Prastika Anggraini; Resmihadi; Debora Ariyani
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.56

Abstract

The continuous and increasing use of fuel, causing depleting and non-renewable petroleum reserves, has the potential to cause an economic crisis in the future. With the current depletion of petroleum reserves, it can encourage efforts to find alternative fuels. Biodiesel is a type of alternative fuel that is environmentally friendly and can be renewed because it is made from vegetable oil (biodiesel) mixed with diesel oil. This research was conducted to determine the specifications for the content of Fatty Acid Methyl Ester (FAME) in biodiesel B30 using the Fourier Transform Infrared (FTIR) method produced at the Laboratory of PT. X. The results of the analysis of the Fatty Acid Methyl Ester (FAME) content of BioSolar B30 products at PT. X on March 25, 2021, the fame earned 30%, on April 7, 2021 the FAME content obtained 29% met the specifications (On Specifications) stipulated by the Decree of the Director General of Oil and Gas SK No. 146.K/10/DJM/2020. Keywords: B30, FAME, Fourier Transform Infrared (FTIR)
PEMBUATAN BIODISEL DARI LIMBAH KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L) Debora Ariyani; Eka Megawati; Amirul Mukminin; Frilly Frilly; Akhmad Alfin
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 1, No 1 (2019): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v1i1.9

Abstract

Pemanfaat sampah limbah bawang merah (Allium Cepa L) berupa kulit luar bawang dan bonggolnya sebagai salah satu bahan baku alternatif pembuatan biodisel.Dari ketiga sampel minyak hasil ekstraksi limbah kulit bawang merah dengan sampel 10gr, 20gr dan 30gr,proses ekstraksi 3 sampel tersebut diekstraksi dengan pelarut Methanol dan n-Heksana hingga mencapai 1 siklus disetiap sampelnya dan disetiap pelarutnya. Setelah itu lakukan proses distilasi sebanyak 20 ml untuk memisahkan hasil minyak dengan pelarut.Nilai %Yield berturut-turut yaitu 24%, 14% dan 13,3% dengan menggunakan pelarut Metanol dan 16%, 8%, 19% dengan menggunakan pelarut n-Heksana.pH yang dihasilkan dari ketiga sampel yaitu 6. FFA yang dihasilkan pada sampel 1,2 dan 3 berturut-turut yaitu, 3%, 2,1% dan 1,7% dengan menggunakan pelarut Metanol. Dengan menggunakan pelarut n-Heksana Sampel 1 menghasilkan kadar FFA sebesar 1,4% dan sampel 2 menghasilkan kadar FFA sebesar 0,8% serta pada sampel 3 menghasilkan %FFA sebesar 0,6%.
ANALISA BLENDING SOLAR CN-48 DENGAN PERTADEX CN-53 Eka Megawati; Rudiyanto Rudiyanto; A.M. Miftahul Huda
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 1, No 1 (2019): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v1i1.10

Abstract

Kualitas bahan bakar Solar ditentukan oleh tinggi rendahnya Cetan Index atau Cetan Number, semakain tinggi kualitasnya akan semakin bagus. Mengingat saat ini penggunaan bahan bakar Solar semakin meningkat dikarenakan harganya lebih efisien, maka untuk menjaga agar tidak semakin meningkat pencemaran udara di sekitar kita akibat gas buang yang dihasilkan perlu ditingkatkan kualitas bahan bakar Solar yang mempunyai Angka Cetan 45 atau Cetan Number 48 yang biasa disebut Solar Subsidi tersebut. Penelitian dengan judul Analisa Blending Solar CN-48 dengan Pertadex CN-53 memiliki tujuan menghasilkan produk Solar CN-51 melalui proses blending dua komponen antara Solar CN-48 dengan Pertadex CN-53. Metode yang dilakukan dengan cara mencampurkan Solar CN-48 dengan Pertadex CN-53 dengan komposisi yang telah dihitung secara teori. Setelah dilakukan proses blending, maka dilakukan pengecekan Distilasi dengan menggunakan alat Distilasi ASTM D-86. Hasil yang diperoleh yaitu menghasilkan produk baru yang teruji secara spesifik, khususnya nilai Cetan. Nilai Cetan yang didapat merupakan hasil dari perhitungan (kalkulasi) matematis. Pengujian menggunakan instrument standard perlu dilakukan, namun secara laboratorium, pengujian yang telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan teori yang berlaku. Peningkatan nilai Cetan dapat dengan melakukan pencampuran dua bahan dengan Cetan yang berbeda. Meskipun peningkatan nilai cetan tidak signifikan, dan hanya berada pada rentang dua bahan pencampuran, pada dasarnya proses tersebut telah merubah unsur-unsur mikroskopik pada bahan.
Takjil on The Road: Bersama Berbagi, Bersama Mengabdi Eka Megawati; Meita Rezki Rezki Vegatama; Junety Monde; I Ketut Warsa; Debora Ariyani; Amirul Mukminin; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1860

Abstract

This community service activity is motivated by the importance of fostering social awareness and a spirit of sharing with the community, especially during the month of Ramadan. The Takjil on the Road: Sharing Together, Serving Together program aims to provide direct benefits to the community, especially road users who are still active before breaking the fast, while also increasing the social awareness of students. The method used in this activity is a participatory approach that actively involves lecturers and students in every stage of the activity, from planning, preparation, implementation, to evaluation. The activity was carried out by distributing takjil packages to the community at predetermined locations. The results of the activity showed a positive response from the community and increased participation and social awareness of students in social activities. This activity is a tangible form of higher education's contribution to the community and a means of social learning for students.
Co-Authors A.M. Miftahul Huda Abdul Rahmat Achmad Fadlih Achmad Fadlih Achmad Rifandi Adittya Octavian P Putra Adittya Octavian Perdana Putra Aici Ichtiarizak Machrifah Ain Sahara Akhmad Alfin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amirul Mukminin Amirul Mukminin Amirul Mukminin Amirul, Amirul Ana Dewi Ana Dewi Andika Saputra Andra Hendrawan Pratama Apriliya Prastika Anggraini Arham Ardiansyah Arief Adhiksana Arief Adhiksana Ariyani, Debora Arnelia Sadesi Bustam Sulaiman Dawi Yanti Dawi Yanti Debora Ariyani Debora Ariyani Debora Ariyani Dedora Ariyani Derbika, Rangga Dian Islamiati Fatma Fitri Oktafiani Frilly Frilly Hayu Dian Yulistianti Hidayat, Ghazian Zhafiri I Ketut Warsa I Ketut Warsa Junety Monde Junety Monde Kumalasari, Prapti Ira Manik, Nijusiho Marsela Gantri Pirri Meita Rezki Rezki Vegatama Meita Rezki Vegatama Mersya Andre Sugiarto Mirajatus Sholeha Mohammad Lutfi Monde, Junety Muhammad Iqbal Nor Sofiana Norhan Effendi Norhan Effendi Nusrotus Sa'idah Nusrotus Sa’idah Paindan, Esterina Natalia Parman, Mohammad Zulfikar Pirri, Marsela Gantri Prapti Ira Pratama, Aji Indrayan Putri Lestari Ramadhanie, Muhammad Hilal Resmihadi Risna Risna Risna, Risna Rohima Sera Afifah Rudiyanto Rudiyanto Sa'idah, Nusrotus Sahrul Rhomadan Sapril Sapril Sarungallo, Rosalia Sira Setiawan, Mochammad Wahyu Subuhqi, Arryf Rahmad Ulfah, Baiq Maulinda Vegatama, Meita Rezki Wildan Azizul Umaro Yanti, Dawi Yoga Hanggara Pradipta Yulistianti, Hayu Dian Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti