Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perencanaan Sistem Digitalisasi Promosi pada Objek Wisata Colo Muria Kabupaten Kudus Mayashofa, Ira Siti; Nashiroh, Putri Khoirin
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 4 No 3 (2021): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v4i3.21023

Abstract

Tourism is a multidimensional activity that can show the identity of tourist attractions, one of which is the Colo Muria Tourism object which has local charm and wisdom that can be visited by tourists. This study aims to plan a digitalization system at the Colo Muria tourist attraction, Kudus Regency using Augmented Reality technology. The research method used is agile development. The steps of this research are Planning, Analysis, Design, Implementation, and Testing. Application testing using alpha testing in the form of functional testing (black box testing), portability testing and beta testing in the form of usability testing (media expert tests and application user observer tests). The alpha test that tested the functionality aspect using the black box test showed that the application was running well and as planned. Beta testing was carried out by media experts and the percentage results were 80%. From these results, it can be seen that the digitization system at the Colo Muria tourist attraction has good capabilities, so it can be declared worthy of being used as a means of tourism promotion. For beta testing using the respondent test, the final average score is 79%, so it is included in the acceptable or feasible criteria for use. Suggestions put forward for further research are to add better-animated travel videos and 3D object animations so that the Colo Muria tourism object digitization system is more complete.
Be buddy not a bully: Peningkatan pengetahuan non violence siswa SDN Meles dalam pencapaian SDG 4 Ranu Iskandar; Khoirul Huda; Putri Khoirin Nashiroh; Wahyu Ady Priyo Kuncahyo; Syaeful Adji Prasetyo; Muhammad Dwi Yulianto; Restu Kurnia Ramadhani; Agustin Nurhayatun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31608

Abstract

Abstrak Tingkat violence (kekerasan) di lingkungan pendidikan di Indonesia semakin memprihatinkan. Salah satu sekolah yang pro non violence (anti kekerasan) adalah SDN Meles. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan non violence siswa SDN Meles. Metode pengabdian ini yaitu persiapan (identifikasi isu, analisis isu mitra, solusi yang akan ditawarkan, komunikasi dengan mitra sebelum pelaksanaan, serta persiapan alat dan bahan), pelaksanaan (metode ceramah, tanya jawab demonstrasi, dan praktik mandiri), dan evaluasi pengabdian (pretest dan posttest). Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2025 di kelas IV SDN Meles dengan jumlah siswa 18 orang. Hasil penilaian peningktan menunjukkan bahwa pengetahuan siswa meningkat dengan adanya pelatihan dengan urutan pengetahuan anti perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi, kekerasan fisik, kekerasan psikis. Kata kunci: non violence; pengetahuan; SDG 4; SDN Meles; siswa Abstract The level of violence in educational environments in Indonesia is increasingly concerning. One of the schools that is pro-non-violence is SDN Meles. This community service aims to improve the knowledge of SDN Meles students about non-violence. The methods of this community service are preparation (identification of issues, analysis of partner issues, solutions to be offered, communication with partners before implementation, and preparation of tools and materials), implementation (lecture method, Q&A demonstration, and independent practice), and community service evaluation (pretest and posttest). The community service activity was carried out on May 14, 2025, in grade 4th of SDN Meles with 18 students. The results of the improvement assessment showed that students' knowledge increased with the training in the order of anti-bullying knowledge, sexual violence, discrimination, physical violence, and psychological violence. Keywords: non-violence; knowledge; SDG 4; SDN Meles ; students
Greening education 101: peningkatan kompetensi civitas akademika SMK Negeri 1 Puring Kebumen dalam merespon krisis lingkungan dan iklim dunia Putri Khoirin Nashiroh; Yohanes Primadiyono; Fitria Ekarini; Khoirudin Fathoni; Ayup Suran Ningsih; Galih Prapdipto Wisnujati; Ade Putra; Iqbal Kend Pratama; Ranu Iskandar; Endang Pratiwi; Nur Fitri Sukrina; Umi Rokhayatun; Pudji Parjono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.34150

Abstract

Abstrak Krisis lingkungan dan iklim global menuntut pendidikan untuk turut serta dalam solusi melalui pendekatan Greening Education, sebagaimana diinisiasi oleh UNESCO. SMK Negeri 1 Puring yang memiliki visi ramah lingkungan menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Greening Education 101, yang bertujuan meningkatkan kompetensi civitas akademika dalam aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai konservasi lingkungan. Kegiatan menggunakan pendekatan manajerial POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) yang diterapkan pada seluruh tahapan pelaksanaan. Metode pelatihan terdiri atas ceramah, tanya jawab, demonstrasi, praktik mandiri, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest. Pelatihan diikuti oleh 24 peserta pada tanggal 11 Juni 2025 dan menghasilkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek. Pengetahuan meningkat dari 38% menjadi 88%; keterampilan dari 25% ke 56%; sikap dari 88% ke 100%; dan nilai konservasi dari 44% ke 81%. Hal ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam menginternalisasi prinsip greening education. Namun, pelaksanaan hanya satu hari menjadi kendala dalam pendalaman materi dan pengukuran outcome jangka panjang. Partisipasi peserta juga bervariasi, dengan dominasi komunikasi satu arah. Pelatihan Greening Education 101 efektif dalam meningkatkan kompetensi peserta di bidang pendidikan berkelanjutan. Diperlukan pelatihan lanjutan berdurasi lebih panjang dan pendekatan komunikasi dua arah untuk mendukung transformasi lingkungan sekolah secara menyeluruh. Kata kunci: greening education; pendidikan lingkungan; SMK; sustainable development. Abstract The global environmental and climate crisis demands that education participate in solutions through the Greening Education approach, as initiated by UNESCO. SMK Negeri 1 Puring, with its environmentally friendly vision, became a partner in a community service activity entitled Greening Education 101, which aims to improve the competence of the academic community in the aspects of knowledge, skills, attitudes, and values of environmental conservation. The activity uses the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) managerial approach, which is applied at all stages of implementation. The training includes lectures, questions and answers, demonstrations, independent practice, and mentoring. Evaluation was carried out quantitatively and qualitatively through pretests and posttests. Twenty-four participants attended the training and significantly improved all aspects. Knowledge increased from 38% to 88%; skills from 25% to 56%; attitudes from 88% to 100%; and conservation values from 44% to 81%. This demonstrates the effectiveness of the training in internalizing the principles of greening education. However, the one-day implementation hampered in-depth understanding of the material and the measurement of long-term outcomes. Participant participation also varied, with one-way communication predominating. The Greening Education 101 training effectively improved participants' competencies in sustainable education. Further, longer training and a two-way communication approach are needed to support comprehensive school environmental transformation. Keywords: environmental education; greening education; sustainable development; vocational high schools.
Co-Authors Ade Putra Adi Listiyo Agda Faisal Aziz Agusthio, Laode Hamdi Agustin Nurhayatun Ahmad Fashiha Hastawan Ahsana Nadiyya Ainis Apriliani Kurniawati Aisy, Nisrina Nadifah Nur Rohadhatul Anam, Muhammad Khoirul Andri Setiyawan Anggun Farisyatul Muslimah Aura Sutra Mahrani Aziz Tri Wahyu Aziz, Agda Faisal Azzahra, Kinanti Fatimah Bagas Perdana Abiyasa Berlian Nurul Iman Budi Santoso Budi Utama, Budi Budiman, Febrian Arif Cucuk Wawan Budiyanto Djuniadi Djuniadi Dwi Budi Santoso Eka Mawanta Ekarini, Fitria Eko Supraptono Endang Pratiwi Fajriyanti, Lisa Amelia Fenyvesi, Kristof Firdaus, Agung Adi Galih Prapdipto Wisnujati Haidar, Ananda Iqbal Hasanah, Nadzifatul Idamawarti, Itamara Indah Iman, Berlian Nurul Intan Dwi Ariyani Iqbal Kend Pratama Iskandar, Ranu Janastasya, Lathifa Khania Khoerunnisa, Ana Khoirudin Fathoni, Khoirudin Khoirul Huda Kinanti Fatimah Azzahra Kurniawati, Ainis Apriliani Lathifa Khania Janastasya Latifah, Rizka Leyli Liju Laila Listiyo, Adi Maharani, Annisa Tetty Maharani, Vinna Amelia Maharani, Yustika Indah Mahrani, Aura Sutra Maulana, Mohamad Anton Mayashofa, Ira Siti Muhammad Afik Maulana Rifki Muhammad Dwi Yulianto Muhammad Khoirul Anam Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Mustikasari, Dharu Sinar Nadya Rahma Andjani Putri Ningsih, Ayup Suran Nisrina Nadifah Nur Rohadhatul Aisy Nur Fitri Sukrina Oktavariza, Feri Passayudha, Rangga Mahendra Pratiwi, Endang Pudji Parjono Putri, Nadya Rahma Andjani Restu Kurnia Ramadhani Rifki, Muhammad Afik Maulana Ristanto, Riska Dami Rojannah, Amelinda Rosihan Ari Yuana, Rosihan Ari Rully Ihza Mahendra Sulistyawan, Vera Noviana Suryaningtyas, Hikmah Syaeful Adji Prasetyo Talitha Hanin Zahlianti Taufik Nur Wahyudi Ulfah Mediaty Arief Umi Rokhayatun Vinna Amelia Maharani Wahyu Ady Priyo Kuncahyo Wahyudi, Taufik Nur Widianingtyas, Wahyu Yulia Yohanes Primadiyono, Yohanes Zahlianti, Talitha Hanin