Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Teks Anekdot Karya Siswa Kelas X SMAN 1 Rambah Samo Payuna, Payuna; Arianti, Rita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan berbahasa adalah penggunaan bahasa yang menyimpang dari kaidah tata bahasa Indonesia baik secara lisan maupun tulisan. Bahkan tanpa kita sadari, kesalahan penulisan bahasa Indonesia sering dijumpai pada proses pembelajaran, salah satunya kesalahan berbahasa dalam penulisan teks anekdot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dalam teks anekdot karya siswa kelas X SMA Negeri 1 Rambah Samo jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi, untuk memperoleh data digunakan teknik dokumentasi, membaca, dan mencatat kalimat yang akan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengenai kesalahan berbahasa dalam teks anekdot karya siswa kelas X SMAN 1 Rambah Samo, terdapat kesalahan berbahasa dalam bidang fonologi, diantaranya ditemukan kesalahan dibidang fonologi yaitu (dalam kesalahan perubahan fonem ditemukan sebanyak 17 kesalahan, kesalahan penghilangan fonem ditemukan sebanyak 30 kesalahan, dan kesalahan penambahan fonem ditemukan sebanyak 6 kesalahan), kesalahan pada bidang morfologi yaitu (dalam bentuk kesalahan penghilangan afiks ditemukan sebanyak 12 kesalahan, bentuk penggantian morf ditemukan 2 kesalahan, penyingkatan morf-, mem-,men-, meng-,meny-, menge- ditemukan sebanyak 8 kesalahan, penggunaan afiks yang tidak tepat ditemukan sebanyak 1 kesalahan, penentuan bentuk dasar yang tidak tepat ditemukan sebanyak 1 kesalahan, dan penempatan afiks yang tepat pada gabungan kata ditemukan sebanyak 4 kesalahan. Kesimpulan penelitian ini mengungkapkan bahwa siswa kelas X SMAN 1 Rambah Samo memiliki keragaman kesalahan berbahasa dalam penulisan teks anekdot, baik dari segi fonologi maupun morfologi. Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam penggunaan dan penggunaan tata bahasa.
Penggunaan Konjungsi dalam Penulisan Teks Eksposisi Siswa Kelas IX SMP Darussalam Pasir Agung Kecamatan Bangun Purba Ardiana, Feby Ayu; Arianti, Rita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis adalah keterampilan menuangkan ide, gagasan, perasaan dalam bentuk bahasa tulis sehingga orang lain yang membaca dapat memahami isi tulisan tersebut dengan baik. Selain itu, ada juga beberapa hal yang harus dipahami sebelum menulis adalah unsur gramatikal, seperti ejaan, tanda baca, diksi (pilihan kata), dan konjungsi yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Bentuk konjungsi yang digunakan siswa kelas IX SMP Darussalam dalam membuat teks eksposisi, mendeskripsikan tentang Penggunaan konjungsi pada teks eksposisi siswa kelas IX SMP Darussalam. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif sesuai dengan rumusan masalah. Subjek dalam penelitian ini berupa data yang dikumpulkan secara langsung dari sumber utamanya yakni mengenai karangan teks eksposisi siswa kelas IX SMP Darussalam, serta data yang akan diteliti berupa tugas dari lembaran karangan eksposisi oleh siswa siswi kelas IX SMP Darussalam. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah memberikan kode pada karangan eksposisi siswa, membuat catatan tentang data yang akan analisis, menelaah dan menyederhanakan seluruh data, menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa hanya fokus terhadap dua jenis konjungsi saja, (1) konjungsi koordinatif dari, dan. (2) konjungsi subordinatif dengan, agar. Padahal, masih banyak lagi jenis-jenis konjungsi. Selain itu, kesalahan yang dilakukan siswa ini juga dikarenakan siswa kurang memahami bagaimana penempatan dan penggunaan konjungsi dalam menulis.
Analisis Strata Norma Roman Ingarden dalam Antologi Puisi Renjana Karya Mahasiswa Universitas Rokania Ingarden , Roman; Arianti, Rita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strata norma dalam antologi Puisi Renjana karya mahasiswa Universitas Rokania berdasarkan teori Roman Ingarden, yang meliputi tiga lapisan utama: lapis bunyi, lapis arti, dan lapis objek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap sepuluh puisi yang terdapat dalam antologi tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lapis bunyi, ditemukan 109 asonansi dan 49 aliterasi; dalam lapis arti, ditemukan 40 makna kata dan 98 makna kiasan; sedangkan dalam lapis objek, ditemukan 11 latar tempat, 22 latar waktu, 97 pelaku, dan 68 objek. Analisis ini mengungkapkan bahwa puisi-puisi dalam Renjana mengandung kedalaman makna serta kekayaan estetika dan emosi, yang mencerminkan pengalaman pribadi dan sosial para penyair muda. Kesimpulan penelitian ini adalah pendekatan Roman Ingarden, penelitian ini berhasil menyajikan pemahaman yang sistematis dan menyeluruh terhadap struktur dan makna puisi, sekaligus menegaskan relevansi teori ini dalam mengkaji karya sastra kontemporer mahasiswa.
Analisis Citraan dalam Kumpulan Puisi “Bramantya” Karya Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Rokania Zuhri, Muhammad Ali; Arianti, Rita; Ningsih, Asih Ria; Zahra, Rani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31302

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi "Bramantya" karya Rita Arianti, dkk. 2024, sehingga peneliti ingin menyampaikan secara tertulis pesan/perasaan apa yang ingin disampaikan pengarang dalam setiap bait puisinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi "Bramantya" karya Mahasiswa Semester II Program Studi PBSI, Universitas Rokania. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian peneliti menemukan 5 citraan yang terdapat dalam 6 puisi yaitu citraan penglihatan yang paling banyak digunakan yaitu 20, kemudian yang kedua adalah citraan perasaan sebanyak 13, yang ketiga adalah citraan gerak sebanyak 11, yang keempat adalah citraan pendengaran sebanyak 5 dan yang terakhir adalah citraan penciuman sebanyak 1. Berdasarkan data di atas citraan yang paling dominan adalah citraan penglihatan yaitu 20, karena tema yang diangkat dalam puisi cenderung berupa harapan dalam doa, adanya rasa putus asa, perasaan rindu, cinta dan kasih sayang yang kuat. Penyair mengungkapkan semua gagasan, pikiran dan perasaan tersebut melalui kata-kata yang tidak diungkapkan secara gamblang yang memiliki makna konotatif, sedangkan citraan yang paling sedikit ditemukan adalah citraan penciuman, tema yang diangkat adalah perasaan cinta yang harum dan mekar harum yang melambangkan perasaan hati yang sangat gembira yang menebar harum. Dapat disimpulkan bahwa puisi "Bramantya", yang ditulis oleh mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dibimbing, diarahkan, dan digubah oleh Rita Arianti, Asih Ria Ningsih, Nuratika, dan kawan-kawan pada tahun 2024, merupakan aliran impresionis. Aliran ini menggambarkan kesan sesaat dari sesuatu yang diamati oleh penyair. Impresionisme menggambarkan sesuatu seperti sketsa, tanpa ada yang digambarkan secara jelas.