Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Komunikasi Politik Personal Branding Ibnu Sina Melalui Media Sosial Instagram @Ibnusina Hayat, Muzahid Akbar; Rahman, Muhammad Wafi; Norkhalifah, Norkhalifah; Nuriadin, Deby; Permadi, Surya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i8.20385

Abstract

Perkembangan teknologi adalah suatu proses berkelanjutan di mana pengetahuan, inovasi, dan penggunaan alat serta sistem yang lebih canggih berkembang seiring waktu. Media sosial menjadi salah satu bentuk media massa yang paling banyak diminati sebab media sosial menawarkan penyampaian informasi yang efektif dan efisien. Instagram memiliki peran penting dalam membangun personal branding seorang politikus untuk memperkenalkan diri, menyajikan latar belakang, dan menegaskan identitas politik mereka. Artikel ini bertujuan untuk membahas penggunaan strategi komunikasi personal branding yang dilakukan oleh Ibnu Sina di Instagramnya @ibnusina menggunakan strategi personal branding pyramid. Pada penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis fenomena yang terjadi secara detail dan deskriptif terhadap subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keberhasilan Ibnu Sina dalam melakukan personal branding terlihat dari terbentuknya image seorang Wali kota Banjarmasin yang berintegritas, intelek, berbudaya dan Agamis. Image tersebut bisa dilihat dengan adanya dukungan oleh masyarakat melalui kolom komentar yang ada pada unggahan di Instagram @ibnusina. Selain itu, image positif seorang Ibnu Sina membuat dirinya terpilih sebagai walikota Banjarmasin dalam dua periode.
Pemberdayaan Masyarakat Anti Hoax Sebagai Upaya Pencegahan Konflik Identitas di Desa Semangat Dalam Susanto, Didi; Rico; Hayat, Muzahid Akbar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kalam Vol. 3 No. 2 (2024): Literasi Informasi dan Dunia Peradaban Digital Manusia
Publisher : Prisani Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70704/jpk.v3i2.273

Abstract

The Community Empowerment Program Rejecting Hoaxes as an Effort to Prevent Identity Conflict in Spirit Dalam Village aims to increase digital literacy and public awareness of the negative impacts of spreading hoax information. In the fast-paced digital era, people are faced with various information from various sources. Easy access to the internet and social media allows information to spread quickly, including hoax information that has the potential to cause conflict and panic in society. Spirit Dalam Village, even though it is in the countryside, has really felt the impact of the spread of hoax information. Villagers are enthusiastic about using the internet in their daily lives, but many of them do not understand how to verify the veracity of information obtained from the internet or social media. This makes them vulnerable to the spread of hoax information. This program is designed to overcome this problem through digital literacy training and socialization of the negative impacts of hoaxes.