Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Karimah Tauhid

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SAINSKU BERBASIS APLIKASI ANDROID DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Ayu Sahara Sadar Alimuda; Wiworo Retnadi Rias Hayu; Wilis Firmansyah
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.10036

Abstract

Media pembelajaran merupakan perangkat pembelajaran yang digunakan pada proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengembangkan produk media pembelajaran dalam implementasi kurikulum merdeka pada materi mengubah bentuk energi di kelas IV SDN Pakuan Bogor. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian media pembelajaran sainsku berbasis aplikasi android dalam implementasi kurikulum merdeka ini yaitu penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE, tahap awal atau tahap analisis kebutuhan dilakukan dengan menganalisis masalah dasar yang ada pada proses pembelajaran, tahap desain yaitu membuat design media pembelajaran aplikasi berbasis android dengan kerangka storyboards, tahap pengembangan yaitu melakukan pengembangan media pembelajaran aplikasi berbasis android, selanjutnya melakukan validasi oleh ahli materi, media dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa dari segi aspek materi yaitu valid layak digunakan dengan revisi dan diperoleh nilai rata-rata yaitu 84%, dari segi aspek media yaitu valid layak digunakan dengan revisi dan diperoleh nilai rata-rata yaitu 87,69%, dan dari segi aspek bahasa yaitu valid layak digunakan dengan revisi dan diperoleh nilai rata-rata yaitu 80%. Selanjutnya melakukan uji coba terbatas (implementasi), pada tahap uji terbatas sebanyak 35 peserta didik memberikan respon sangat baik terhadap media pembelajaran sainsku dengan memperoleh rata-rata 93,21% dalam penggunaan media pembelajaran sainsku dan melakukan evaluasi dengan merevisi produk sesuai dengan masukkan para ahli. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran sainsku berbasis aplikasi android dalam implementasi kurikulum merdeka dinyatakan valid, layak dan mudah digunakan serta menarik dalam penggunaannya.
Kesalahan Penulisan Huruf Kapital pada Karangan Deskripsi Peserta Didik Kelas 5 Sekolah Dasar Nurhayati, Siti; Humaira, Megan Asri; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i6.10697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesalahan penulisan huruf kapital pada karangan deskripsi peserta didik kelas 5 sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 01 Babakan, Parungkuda, Sukabumi, khususnya di kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yaitu sebanyak 28 peserta didik. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu dengan observasi (pengamatan), wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah model Miles dan Huberman. . Faktor penyebab kesalahan penulisan huruf kapital pada tulisan peserta didik yaitu rendahnya motivasi belajar peserta didik, guru kurang memberikan pemahaman mengenai penulisan huruf kapital yang baik dan benar sesuai dengan kaidah yang berlaku serta orang tua kurang memberikan pemahaman mengenai penulisan huruf kapital yang baik dan benar sesuai dengan kaidah yang berlaku.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembalajaran dikelas IV SDN Bantarkemang 3 Syandi, Shidqie Kurnia; Aliyyah , Rusi Rusmiati; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i4.13048

Abstract

SDN Bantarkemang 3 merupakan salah satu satuan pendidikan yang menerapkan kurikulum Merdeka ini dalam pembelajarannya, namun hanya untuk kelas I dan IV saja, dan belum menyeluruh. Fokus penelitian ini adalah melihat implementasi kurikulum Merdeka dalam kegiatan pembelajaran di Kelas SDN Bantarkemang 3. Objek yang diteliti adalah kepala sekolah dan guru wali kelas IV. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa penerapan kurikulum Merdeka ini belum terlaksana secara optimal karena SDN ini masih di kategori Mandiri Berubah. Tujuan penelitian ini adalah sebagai bahan pertimbangan dan tinjauan ulang bagi sekolah dalam penerapan kurikulum Merdeka dikemudian harinya.
Peran Guru kelas dalam Mencegah dan Mengatasi Perilaku Perundungan Kelas Tinggi di SDN Teluk Pinang 03 Nadia, Robiyatun; Aliyyah, Rusi Rusmiati; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i4.13061

Abstract

Permasalahan yang menjadi perhatian dalam dunia pendidikan saat ini adalah perilaku perundungan yang terjadi di sekolah. Adanya kasus perundungan tersebut mencoreng citra pendidikan yang selama ini menjadi tempat pembelajaran dan melahirkan siswa yang berkualitas, maka diperlukannya peran guru dalam mencegah dan mengatasi perilaku perundungan yang terjadi di sekolah dasar (SD). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas dalam mencegah dan mengatasi perilaku perundungan yang sering terjadi di kelas tinggi SDN Teluk Pinang 03. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dan pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan alat bantuan software Nvivo 12 pro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat bentuk-bentuk perundungan yang terjadi di kelas tinggi, yaitu perundungan verbal, sosial, dan fisik. Oleh karena itu guru kelas tinggi berupaya dalam mencegah terjadinya perundungan menanamkan pendidikan karakter, melakukan pengawasan, melakukan pembinaan, melakukan intervensi, dan melakukan program. Sedangkan cara guru dalam mengatasi perundungan yaitu dengan berupaya mengetahui latar belakang permasalahan, memberikan layanan konseling, dan memberikan hukuman.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker pada Pendidikan Pancasila Pembahasan Keberagamaan Indonesia Kelas III di Sekolah Islam Ibnu Hajar Natunnada, Sakinah; Aliyyah, Rusi Rusmiati; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i7.14137

Abstract

Media yang baik harus efektif dan efisien, yang berarti bahwa media dapat mentransfer informasi dengan cepat sehingga pemahaman siswa meningkat dan efisien. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran kurang variatif dan masih belum sesuai dengan materi yang disampaikan. Dengan menggunakan aplikasi Animaker untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang apa yang mereka pelajari dan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik, tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk berupa video animasi. Untuk melakukan penelitian dan pengembangan (R&D), peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap utama: (A)nalisys, (D)esain, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation. Analisis masalah dasar dalam proses pembelajaran dilakukan pada tahap awal, atau analisis kebutuhan. Selanjutnya, tahap desain, di mana media pembelajaran video animasi dirancang menggunakan storyboards, dan tahap pengembangan, di mana media dibuat dan divalidasi oleh ahli materi dan media. Hasil validasi menunjukkan bahwa dari segi materi, valid layak digunakan dengan revisi dan memperoleh nilai rata-rata 84,6 persen; dari segi media, valid layak digunakan dengan revisi dan memperoleh nilai rata-rata 83,8 persen. Selanjutnya, uji coba terbatas (implementasi) dilakukan, di mana 12 peserta didik memberikan respons yang sangat baik terhadap media pembelajaran video animasi yang dibuat oleh animaker dengan memperoleh hasil respon siswa 80, 1%, dan  yang akan terjadi penilaian pada respon peserta didik diperoleh nilai rata-homogen 87, 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi berbasis animaker untuk mengajarkan pembahasan keberagamaan pancasila di Indonesia valid, layak, dan mudah digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Animaker Pada Pendidikan Pancasila Pembahasan Keberagamaan Indonesia Kelas III di Sekolah Islam Ibnu Hajar Nada, Sakinah Natun; Aliyyah, Rusi Rusmiati; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i7.14282

Abstract

Media yang baik harus efektif dan efisien, yang berarti bahwa media dapat mentransfer informasi dengan cepat sehingga pemahaman siswa meningkat dan efisien. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran kurang variatif dan masih belum sesuai dengan materi yang disampaikan. Dengan menggunakan aplikasi Animaker untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang apa yang mereka pelajari dan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik, tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk berupa video animasi. Untuk melakukan penelitian dan pengembangan (R&D), peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap utama: (A)nalisys, (D)esain, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation. Analisis masalah dasar dalam proses pembelajaran dilakukan pada tahap awal, atau analisis kebutuhan. Selanjutnya, tahap desain, di mana media pembelajaran video animasi dirancang menggunakan storyboards, dan tahap pengembangan, di mana media dibuat dan divalidasi oleh ahli materi dan media. Hasil validasi menunjukkan bahwa dari segi materi, valid layak digunakan dengan revisi dan memperoleh nilai rata-rata 84,6 persen; dari segi media, valid layak digunakan dengan revisi dan memperoleh nilai rata-rata 83,8 persen. Selanjutnya, uji coba terbatas (implementasi) dilakukan, di mana 12 peserta didik memberikan respons yang sangat baik terhadap media pembelajaran video animasi yang dibuat oleh animaker dengan memperoleh hasil respon siswa 80, 1%, dan  yang akan terjadi penilaian pada respon peserta didik diperoleh nilai rata-homogen 87, 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi berbasis animaker untuk mengajarkan pembahasan keberagamaan pancasila di Indonesia valid, layak, dan mudah digunakan.
Analisis Implementasi Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Budaya Religius di SDIT ALIF Sendika, Annisa Sae; Firmansyah, Wilis; Adri, Helmia Tasti
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i8.14862

Abstract

Pendidikan karakter mencakup berbagai usaha yang bertujuan untuk menumbuhkan sifat peduli, berpendirian, dan bertanggung jawab pada anak-anak dan remaja oleh berbagai elemen sekolah yang bekerja sama dengan orang tua dan anggota masyarakat. Mencari tahu bagaimana implementasi pendidikan karakter peserta didik melalui budaya religius agar datap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik disekolah maupun dirumah adalah tujuan utama dari penelitian ini yang difokuskan di SDIT ALIF. Bagaimana strategi sekolah dalam implementasi pendidikan karakter melalui budaya religius di SDIT ALIF, Bagaimana peran guru dan orang tua dalam implementasi pendidikan karakter melalui budaya religius di SDIT ALIF dan Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan karakter melalui budaya religius di SDIT ALIF. Penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam melakukan penelitian ini. Wawancara, studi dokumentasi, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Seumber informan yang diwawancara antara lain kepala sekolah, guru kelas dan orang tua peserta didik. Temuan dari penelitian ini yaitu SDIT ALIF telah menerapkan pendidikan karakter peserta didik melalui budaya religius dengan melakukan penyediaan sarana dan prasarana untuk mendukung berbagai program dalam aktivitas sehari-hari disekolah. Para elemen disekolah berusaha untuk menerapkan karakter religius dengan disiplin seperti mengucapkan salam kepada guru lalu mencium tangan, shalat berjamaah di waktu dzuhur, infaq atau sedekah di hari Jumat, dan muraja'ah juz 30. Kepala sekolah hendaknya mengawasi program pendidikan karakter di sekolahnya untuk menjadikan lebih baik, agar sesua dengan visi dari SDIT ALIF. Diharapkan kepada orang tua untuk menyadari pentingnya menanamkan dan membiasakan menerapkan pendidikan karakter religius pada anak, dan agar guru kelas serta guru pendamping terus meningkatkan kompetensinya dalam melakukan hal tersebut, misalnya dengan lebih kreatif dalam memberikan hukuman kepada siswa. Orang tua perlu memahami bahwa pendidikan karakter keagamaan lebih dari sekedar tugas sekolah; sebaliknya, orang tua memainkan peran penting sebagai tripusat pendidikan, memastikan bahwa siswa mendapatkan transmisi pendidikan karakter religius yang paling efektif.
Hubungan Toxic Parent dengan Self Confidence di SDN Gunung Sari 03 Kecamatan Citeureup Rahmani, Afifah Khoiri; Kurniasari, Daningsih; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i9.15387

Abstract

Orang tua selalu ingin anak mereka dirawat dengan cara yang terbaik. Pola asuh orangtua juga mempengaruhi perkembangan sosial dan psikologis anak. Jika orang tuanya bijaksana dan baik hati, mereka akan senang dan gembira, tetapi jika mereka berperilaku buruk, orangtua akan dirugikan dan anak tidak akan tumbuh dengan baik. Untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang, anggota keluarga, guru, dan orang lain harus bekerja sama secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa bagaimana hubungan Toxic Parent dengan Self Confidence pada siswa SDN Gunung Sari 03 kecamatan Citeureup. Penelitian kuantitatif ini menggunakan jumlah sampel sebanyak 163 siswa di SDN Gunung Sari 03 kecamatan Citeureup. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket atau kuesioner toxic parent dan self confidence. Dengan menggunakan product moment, analisis data dilakukan. Hasilnya menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,5117 (r=-0,5117) dengan taraf signifikan 0,000 (p=0,001), yang menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara variabel toxic parent dengan self confidence.  Oleh karena itu, semakin tinggi toxic parent nya, maka semakin rendah self confidence nya, dan sebaliknya.
Pengaruh Media Anagram Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SD Negeri Sirnagalih 02 Tannia, Wilda; Humaira, Megan Asri; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i9.15403

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena rendahnya keterampilan membaca siswa yang disebabkan kurangnya media yang di guanakan dalam pembelajaran nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Anagram Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 SD Negeri Sirnagalih 02. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 1 di SDN Sirnagalih, untuk pengambilan sempel menggunakan Teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh media anagram terhadap keterampilan membaca permulaan siswa. Hal tersebut dapat di buktikan dengan post-test presentase keterampilan membaca permulaan pada kelas eksperimen 42,11%.  Sedangkan pada kelas control 26,32%.  hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis terlihat bahwa nilai signifikasi kurang dari 0,05 dengan hasil uji hipotesis 0,001 Ha diterima dan h0 ditolak. Maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan keterampilan membaca permulaan menggukan media anagram
Strategi Guru dalam Menumbuhkan Karakter Percaya Diri Siswa di Sekolah Dasar Fauziah, Raden Risma; Firmansyah, Wilis
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.20072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami strategi guru untuk menumbuhkan karakter percaya diri siswa.di sekolah dasar. Pendidikan berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan, dan pengembangan karakter percaya diri merupakan aspek krusial yang sejalan dengan transfer pengetahuan akademis. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara terstruktur dengan guru kelas 4 di SDN Cimahpar 05. Temuan menunjukkan bahwa guru memiliki peran signifikan dalam membimbing siswa untuk membangun rasa percaya diri, dengan menerapkan strategi yang menciptakan lingkungan belajar yang positif dan memberikan dukungan emosional. Penelitian juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk kurangnya kepercayaan diri siswa dan pengaruh lingkungan maka dari itu , kolaborasi guru dan orang tua sangat dianjurkan dalam memberikan dukung pengembangan karakter percaya diri siswa.