Claim Missing Document
Check
Articles

Sifat Kimia dan Organoleptik Sirup Daun Sirsak (Annona muricata L.) dengan Variasi Konsentrasi Gula Rofiqoh Husni Noormala; Novian Wely Asmoro; Retno Widyastuti
Journal of Food and Agricultural Product Vol 2, No 2 (2022): JFAP
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.715 KB) | DOI: 10.32585/jfap.v2i2.3453

Abstract

Tanaman sirsak memiliki daun dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Daun sirsak juga memiliki berbagai manfaat diantaranya sebagai antibiotik, antiinflamasi, detoksifikasi dan antibakteri. Selama ini daun sirsak hanya diolah menjadi obat tradisional selain itu hanya dimanfaatkan masyarakat sebagai pakan ternak. Salah satu upaya membuat daun sirsak lebih diminati yaitu dibuat produk olahan sirup. Berdasarkan SNI pembuatan sirup yaitu mengandung ˃65% gula sehingga dilakukan penambahan gula dengan variasi konsentrasi 40%, 50%, 60%, 70% dan 80%. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi variasi penambahan gula terhadap sifat kimia (pH, gula reduksi dan aktivitas antioksidan) dan sifat organoleptik (warna, aroma, rasa dan keseluruhan) sirup daun sirsak. Penelitian dilakukan dengan menimbang daun sirsak sesuai perlakuan, dicuci, dihaluskan, disaring, dimasak dengan penambahan konsentrasi gula, sehingga terbentuk sirup daun sirsak. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan faktor variasi konsentrasi gula yaitu 40%, 50%, 60%, 70% dan 80%. Parameter penelitian meliputi nilai pH, gula reduksi, aktivitas antioksidan dan organoleptik. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa, variasi konsentrasi gula sirup daun sirsak berpengaruh nyata terhadap sifat kimia sirup daun sirsak yang dihasilkan, konsentrasi 80% sirup daun sirsak menghasilkan nilai pH paling tinggi sebesar 6,43 dan gula reduksi yaitu 28,17, tetapi untuk aktivitas antioksidan mendapatkan nilai terendah yaitu 9,33%. Variasi konsentrasi gula juga berpengaruh nyata terhadap nilai organoleptik sirup daun sirsak yang di hasilkan. Uji organoleptik keseluruhan pada sampel 80% gula + 20% sari daun sirsak memiliki nilai tertinggi sebesar 3,13 (netral).Kata Kunci : Daun Sirsak, Gula Pasir, Konsentrasi, Organoleptik, Sirup
Urban Farming Generasi Milenial Karang Taruna Dusun Walang Sukoharjo Novian Wely Asmoro; Sri Hartati; Agustina Intan Niken Tari; Purwanto Purwanto; Muhammad Fathul Anwar
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.825 KB) | DOI: 10.30653/002.202272.67

Abstract

URBAN FARMING FOR THE MILLENIAL GENERATION OF THE YOUTH ORGANİZATİON, DUSUN WALANG SUKOHARJO. Currently, the motivation and interest of the younger generation in agricultural activities is relatively low, from BPS data, 11% of the younger generation are involved in agricultural activities. The purpose of community service activities is to provide an introduction to urban farming that targets the millennial generation, in this case members of the youth organization, so as to increase the motivation and interest of the millennial generation in the agricultural sector through interesting agricultural activities. The method is carried out through several stages of activity, namely Phase I, counseling and delivering material on the concept of urban farming and managing household waste into liquid fertilizer, compost and organic growing media. Phase II, Submission of Verticulture Concept Materials for Anticipating Narrow and Limited Land in Urban Areas. Phase III, Introduction & Practice of Urban Farming Implementation Evaluation of activities using the pretest, posttest and practice assessment methods. The evaluation results show that 93% of partners are involved in this activity and provide an increase in the understanding of the partner community by 85%, where the value of the initial understanding of partner activities towards urban farming cultivation is 54%, then after the activity the value of understanding is 100%.
Perbandingan Kualitas Minyak Atsiri Gagang Cengkeh Basah dan Kering (Eugenia aromaticum) dengan Metode Destilasi Uap Air Nahrowi, Fauzan; Handayani, Catur Budi; Asmoro, Novian Wely
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.449 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v8i1.23945

Abstract

The purpose of this study was to determine the quality of essential oils from wet clove handles and dry clove handles. The experimental design in this study was a completely randomized design (CRD) with 2 treatments, namely wet handle and dry handle with 3 replications in each treatment. The results of this study showed that there was a significantly different interaction (p<0.05) including, water content, yield, refractive index, eugenol content between wet and dry clove handle treatments and the interaction did not have a significantly different interaction (p>0.05) including weight types between wet and dry clove handle treatment with moisture content value of wet clove handle 63.67% and dry clove handle moisture content 12.96%, essential oil yield value of wet clove handle 0.16% and essential oil yield of dry clove handle 0, 39%, the value of the specific gravity of wet clove handle essential oil 1044.22 g/ml and the dry clove handle essential oil value of 1042.22 g/ml, the value of the refractive index of the wet clove handle essential oil 1.471 and the refractive index of the dry clove handle essential oil 1.473, the value of eugenol content of wet clove handle essential oil 95.56% and dry clove handle essential oil 94.73%. The best essential oil treatment was found in the wet clove handle treatment with a value of 95.56% eugenol content.Keywords: clove handle, chemical characteristics, essential oil
Study of The Chemical Characteristics Of Leather Fruit Banana Kepok (Musa Paradisiaca L.) And Yellow Pumpkin (Cucurbita Moschata) Akhmad Rivai; Agustina Intan Niken Tari; Novian Wely Asmoro
Journal of Food and Agricultural Product Vol. 3 No. 2 (2023): JFAP
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jfap.v3i2.4625

Abstract

Fruit leather is a product of processed fruit that is crushed and dried in the form of thin sheets with a plastic texture, has a distinctive consistency and taste. It is possible that the addition of other components can provide different characteristics of color, taste, aroma and nutritional value to fruit leather. This research aims to determine the effect of the concentration of kepok banana and yellow pumpkin on the chemical characteristics of fruit leather. The method used in this research was a Completely Randomized Design (CRD) with a comparison of banana kepok and pumpkin (F) with 5 treatments, namely F1: banana kepok 100%: pumpkin pumpkin 0%; F2: kepok banana 75%: yellow pumpkin 25%; F3: kepok banana 50%: yellow pumpkin 50%; F4: kepok banana 25%: yellow pumpkin 75%; F5: kepok banana 0%: pumpkin 100%, each treatment was repeated 3 times to obtain 15 treatment units. Research parameters include water content (thermogravimetric method), ash content (drying method) and vitamin C content (iodometric titration). The research data were analyzed using the program (SPSS) version 25.0 using the One Way Analysis of Variance (ANOVA) method. If there is a real difference in the treatment, a further test is carried out using the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) method at a significance level of 5%. The results of the research showed that the comparative treatment of kepok banana and yellow pumpkin had a significant effect on water content with the average obtained between 10.39%-11.29% still meets the maximum limit of SNI No. 1718 of 1996, namely below 25%, and the ash content is between 1.39%-1.58%, and has no real effect on vitamin C with an average of 1.48%. -1.69%.   Keywords: Fruit leather, Chemical Characteristics, Yellow Pumpkin, Kepok Banana
Karakter Fisik Pati Sukun Sebagai Pengental pada Saus Tomat dan Pembentuk Gel pada Cendol Bovi Wira Harsanto; Novian Wely Asmoro; Retno Widyastuti
Jurnal BETAHPA Vol. 2 No. 2 Desember (2023): JURNAL BETAHPA (Besemah Teknologi Hasil Pertanian)
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah sukun mengandung pati yang tinggi sehingga dapat diolah menjadi pati sukun. Produk pati diketahui dapat berperan sebagai agen pengental dan pembentuk gel. Pada bidang pangan, sifat pengental dapat diterapkan pada pembuatan saus tomat dan sifat pembentuk gel dapat diterapkan pada pembuatan cendol. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penambahan pati sukun terhadap produk saus tomat dan cendol. Penelitian diawali dengan pengamatan sifat pasta dari pati sukun, seperti sifat pasta, uji warna, dan swelling power. Selanjutnya, pembuatan saus tomat dilakukan menggunakan prinsip pemasakan setelah pencampuran bubur tomat, bumbu, pati sukun, gula, dan garam. Sementara itu, pembuatan cendol dilakukan menggunakan prinsip pemasakan dan pendinginan di atas air es setelah pencampuran tepung beras, pati sukun, pewarna pandan, dan garam. Saus tomat dan cendol berbasis pati sukun diamati melalui kenampakan fisik produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pati sukun memiliki nilai L sebesar 95,16 (warna putih cerah) dan swelling power sebesar 14,99 g/g. Sementara itu, viskositas puncak dan viskositas setback dari pati sukun berturut-turut sebesar 4795 cP dan 1731 cP, yang tergolong tinggi sehingga berpotensi untuk dijadikan pengental dan pembentuk gel pada produk pangan. Pada penerapannya, pati sukun dengan konsentrasi 1,3, dan 5% mampu mengentalkan saus tomat. Selain itu, pati sukun yang dicampur dengan tepung beras mampu membentuk gel yang kokoh pada cendol. Penelitian ini menjadi informasi yang bermanfaat dalam pengaplikasian pati sukun pada produk pangan, seperti saus tomat dan cendol, serta menjadi area riset yang menjanjikan untuk dieksplorasi.
IbM Diversifikasi Pangan “Pemanfaatan Pangan Lokal” bagi Siswa SMK N 2 Sukoharjo Afriyanti, Afriyanti; Hartati, Sri; Handayani, Catur Budi; Asmoro, Novian Wely; Nurahmawati, Febbi
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i1.777

Abstract

Nasi beras masih menjadi makanan pokok favorit untuk masyarakat Indonesia.  Jika belum mengkonsumsi nasi serasa belum makan.  Salah satu program yang dicetuskan oleh pemerintah untuk mengubah pola pikir tersebut adalah dengan adanya program diversifikasi pangan yaitu pola penganekaragaman konsumsi pangan.  SMK Negeri 2 Sukoharjo merupakan salah satu sekolah kejuruan yang memiliki jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP).  Jurusan ini sangat berkaitan dengan program diversifikasi pangan sebagai salah satu cara meningkatkan ketahanan pangan.  Oleh karena itu, siswa di jurusan ini perlu dibekali dengan pemahaman dan keterampilan tentang diversifikasi pangan pemanfaatan pangan lokal, terutama Kabupaten Sukoharjo.  Metode kegiatan yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu :  pertama, penyuluhan dan pemberian materi terkait diversifikasi pangan dan pengolahan pangan lokal; kedua, pelatihan dan praktek pembuatan tepung mocaf; ketiga, evaluasi kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang telah dilakukan melalui pembandingan hasil pretest dan postest. Apabila terjadi peningkatan pemahaman peserta, yaitu peningkatan nilai menjadi ? 70  maka kegiatan ini dikatakan berhasil. Hasil menunjukkan nilai rata-rata pretest 60 dan nilai akhir postest 85,5.  Hal ini menunjukkan program ini berhasil karena mengalami peningkatan nilai > 70.
Pendampingan Pengolahan Pupuk Organik Limbah Ternak Sapi di Kelompok Ternak Surowani Alifia, Putriya; Sanjaya, Lucky; Asmoro, Novian Wely; Nainggolan, David Maruli; Siswanto, Wahyu; Komariah, Ainur
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v3i2.2869

Abstract

ABSTRACTTiyaran, Bulu, Sukoharjo Regency has potential in the agricultural and livestock sectors. One of the service partners is the Surowani who has problems with livestock waste management. The purpose of the service activities carried out by the PPK Ormawa team of Universitas Veteran Bangun Nusantara is to improve the skills of partners in managing livestock waste.. This activity was carried out in several stages, namely mentoring and approaches in the form of discussions, counseling, demonstrations and direct practice related to the manufacture of organic fertilizer from cow dung waste. The results of the service activities concluded that public knowledge about cattle waste treatment increased up to 90%, and the ability to practice composting from cattle waste reached 80%. Keywords: cattle waste, compost, community service, organic fertilizer
Entrepreneur Siswa-Siswi SMK: Melalui Pengembangan Produk Minuman Kekinian Asmoro, Novian Wely; Tari, Agustina Intan Niken; Hartati, Sri
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i1.4915

Abstract

ABSTRAK Perkembangan minuman kekinian khususnya inovasi produk minuman sangat pesat, berdasarkan data Kementrian Pertanian konsumsi kopi nasional pada tahun 2016 sebesar 249.800 ton meningat menjadi 314.400 ton tahun 2018. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan jiwa dan peluang kewirausahaan siswa-siswi SMK N 2 Sukoharjo dari pengembangan produk minuman kekinian khususnya berbahan kopi. Metode yang dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan yaitu 1). Sosialisasi terkait pengembangan kewirausahaan; 2). penyuluhan pengembagan produk minuman kekinian; 3). Praktek dan pelatihan pembuatan produk. Indikator keberhasilan mitra yaitu kemampuan menghasilkan produk dari kegiatan yang telah dilakukan; Peningkatan softskill dan hardskill. Hasil evaluasi menunjukan kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman masyarakat mitra. Pada awal kegiatan hanya sebesar 60-70% mitra memahami terhadap jenis kopi dan kopi kekinian, pasca kegiatan pemahaman menjadi 100%. Selain itu, antusiasme peserta terlihat dari banyaknya peserta berminat mengembangkan bisnis kopi kekinian (sebesar 80%). Kata Kunci: kopi, minuman kekinian, pelatihan, siswa-siswi
Introduksi Racikan Minuman Herbal Keluarga Dawis 1 RT 03/24 Jebres Surakarta Sebagai Edukasi Dalam Menjaga Imunitas Wely Asmoro, Novian; Afriyanti, Afriyanti; Budi Handayani , Catur
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/literasi.v1i2.1275

Abstract

The Covid-19 pandemic has brought changes and new habits in society. Covid-19 cases in Indonesia and the world are still increasing, so it is very worrying. One effort that can be made to avoid viral infections and diseases including Covid-19 is to maintain immunity through the consumption of functional foods containing bioactive substances such as empon-empon, ginger, Moringa leaves, lemon, honey, etc. Dasawisma 1 (Dawis 1) at RT 03/24 Jebres Subdistrict Jebres Surakarta District is one of the target partners to be given knowledge and understanding of efforts to maintain body immunity with the introduction of family herbal drinks. The method is carried out through several stages of activity, namely Phase I, Counseling, Delivery of Materials, Brochures & Posters of Healthy Food Keeping Immune. Phase II, Delivery of Concoction Materials & Benefits of Family Herbal Drinks. Stage III, Introduction & Practice of Family Herbal Drinks Manufacturing. Activity evaluation using pretest, postest and practical assessment methods. The indicators of the success of the activities are the increase in the average value of partners, the involvement of partners and the ability of partners to practice making family herbal beverage products.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PERMEN JELI TOMAT DI KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) WARDIYAN KELURAHAN KARTASURA Handayani, Catur Budi; Asmoro, Novian Wely; Harsanto, Bovi Wira
Midang Vol 2, No 1 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i1.51210

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan gizi makanan anak yang dijajakan pada 2 lingkungan sekolahan (SD dan SMP) yang ada di wilayah RW 07 Kelurahan Kartasura. Tim PkM terdiri dari 3 orang dosen dan dibantu oleh 2 orang mahasiswa. Mitra adalah ibu-ibu anggota Kelompok Bersama (Kube) “Wardiyan” yang berada di RW 07 Kelurahan Kartasura yang sebagian besar berwirausaha sebagai pembuat jajanan anak. Kegiatan yang dilakukan oleh tim PkM terdiri dari 2 tahapan. Tahap pertama berupa penyuluhan dan demontrasi pembuatan permen jeli tomat kemudian dilanjutkan dengan tahap ke 2 berupa praktek mendiri dengan pendampingan. Kegiatan pengabdian mampu meningkatkan pengetahuan (67,02%) dan keterampilan (100%) dari peserta. Luaran produk berupa permen jeli tomat dalam kemasan sachet dan toples yang siap jual.
Co-Authors -, Afriyanti -, Ismawati ., Afriyanti A. Intan Niken Tari A. Intan Niken Tari A.I. Niken Tari Afriyanti - Afriyanti . Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti, Afriyanti Agung Setyarini Agustina Cahyani Agustina Intan Niken Tari Agustina Intan Niken Tari Ainur Komariah Akhmad Rivai Alifia, Putriya Ambar Pertiwiningrum Aninda Nurul Aini Atik Puji Lestari Aulia Rahadyanjati Sukarno Bovi Wira Harsanto Budi Handayani , Catur Catur Budi Handayani Cindhe Putri Larasati David Maruli Nainggolan Eghik Ardiyan Febbi Nurahmawati Febrianti, Anisya Fety Fatimah Suyato Harsanto, Bovi Wira Indri Triastuti Ismawati . Ismawati Ismawati Komariah, Ainur Lucky Sanjaya Ludfia Windyasmara, Ludfia Marfela Randy Puspitasari Muhammad Arifin Muhammad Fathul Anwar Muhammad Husein Mustofa, Muhammad Zasir Nahrowi, Fauzan Nainggolan, David Maruli Noormala, Rofiqoh Husni Nurahmawati, Febbi Purwanto Purwanto Putriya Alifia Rahmat Budi Purnomo Rahmawati, Fernanda Indi Retno Widyastuti Retno Widyastuti, Retno Rika Rahmawati Rofiqoh Husni Noormala Rosita Dewati, Rosita Salman Faris Insani Sanjaya, Lucky Santoso, Febrianto Ilham Saputro, Wahyu Adhi Sohib Assalam Sri Hartati Sri Hartati Sri Hartati Tari, A. Intan Niken Tari, Agustina Intan Niken Triastuti, Indri Wahyu Siswanto Wahyu Siswanto, Wahyu Wicaksari, Sifa Aulia Yoesti Silvana Arianti, Yoesti Silvana Yolanda Pitaloka Yos Wahyu Harinta Yuny Erwanto