Transformasi digital dalam dunia kerja menuntut organisasi untuk menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis data pelatihan dari platform LinkedIn Learning sebagai dasar dalam merumuskan strategi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan perusahaan yang bergerak di bidang engineering oil and gas. Pentingnya penelitian ini terletak pada potensi untuk pemanfaatan data pelatihan digital dalam meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia secara sistematis. Metode penenelittian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder terhadap 400 data peserta pelatihan yang mencakup : informasi gender, jenjang jabatan (grade), fungsi kerja, dan preferensi learning path. Teknis perhitungan dan penyajian data dilakukan melalui tabulasi frekuensi, persentase, serta visualisasi menggunakan diagram batang dan lingkaran untuk menggambarkan distribusi partisipasi pelatihan berdasarkan variabel yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan partisipasi pelatihan berdasarkan gender dan jabatan, serta dominasi minat terhadap pelatihan pengembangan diri dan kepemimpinan dibandingkan pelatihan teknis. Oleh karena itu dirumuskan strategi pembelajaran dalam tiga tahap waktu: jangka pendek (peningkatan akses dan inklusi), jangka menengah (integrasi pembelajaran dengan sistem pengembangan karyawan), dan jangka panjang (penguatan budaya belajar dan sistem pembelajaran berbasis AI). Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan data pelatihan digital secara tepat dapat menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih relevan, personal, dan berdampak langsung terhadap pengembangan kompetensi karyawan di dunia kerja modern