p-Index From 2021 - 2026
2.209
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saraweta
rahmat rizal
stai ddi maros

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Slow Learners di Mandrasah Ibtidaiyah Yaslim Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Syamsinar H Sirajuddin; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kenyataan bahwa di Madrasah Ibtidaiyah Yaslim terdapat siswa yang tergolong slow learners dan mengalami kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar anak slow learners dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Lokasi penelitian berada di Madrasah Ibtidaiyah Yaslim, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, dengan subjek penelitian adalah guru kelas 2 dan 4 beserta orang tua siswa sebagai subjek pendukung, serta siswa slow learners. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang didukung oleh pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan berbagai peran penting dalam membantu anak slow learners, seperti sebagai motivator, fasilitator, pembimbing, pendamping, dan mediator antara sekolah dan orang tua. Meskipun guru menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, sarana, dan kurangnya dukungan dari orang tua, mereka tetap berusaha memberikan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan penuh empati. Peran aktif terbukti mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa slow learners dalam mengikuti proses pembelajaran. Kata Kunci: peran guru, kesulitan belajar, slow learners, tantangan guru, pendidikan madrasah
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Siswa Kelas V Rahmat Azis; Rahmat Rizal; Ahsan Taqwim
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar yang dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif dapat mengembangkan potensi diri untuk memiliki pengendalian diri, kecerdasan spiritual, emosional, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Ekstrakurikuler adalah wadah untuk meningkatkan prestasi akademik non akademik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif yang berbentuk Deskriptif. Peneliti dalam mengumpulkan data menggunakan metode Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sumber data berasal dari Kepala Sekolah selaku Kepala Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Pembina Pramuka, Wali Kelas dan Siswa Kelas V yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Pramuka. Metode Pengumpulan data dengan melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi dan Analisis Data yang digunakan yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan Data Konklusi. Sedangkan untuk uji keabsahan data peneliti menggunakan Triangulasi Sumber Data yang terbagi menjadi tiga yaitu Triangulasi Sumber, Triangulasi Teknik dan Triangulasi Waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kegiatan ekstrakurikuler Pramuka berpengaruh positif terhadap prestasi akademik siswa. Peran Kegiatan Pramuka dalam meningkatkan prestasi akademik siswa yaitu: 1) Meningkatkan Kepercayaan diri siswa, 2) Meningkatkan Kedisiplinan dan Rasa Tanggung Jawab Siswa, 3) Pengembangan Karakter Siswa, 4) Pemberian Reward, 5) Metode Punishment. Adapun faktor pendukung yaitu: Dukungan Kepala Sekolah, Dukungan Wali Kelas, Dukungan Orang tua Siswa dan Sarana dan Prasarana. Adapun faktor penghambat yaitu: 1) Kurangnya minat peserta didik, 2) Kurangnya Sarana dan Prasarana, 3) Cuaca tidak mendukung, dan 4) Malas.
Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ismaniar; Rahmat Rizal; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan membaca pada siswa sekolah dasar sering menjadi hambatan dalam proses pembelajaran karena memengaruhi pemahaman materi dan perkembangan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dan menganalisis kendala guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa di MIS Darul Ulum Amessangeng. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan bimbingan individual, menggunakan metode pengenalan huruf dan bunyi, serta memanfaatkan media sederhana untuk membantu siswa. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya dukungan orang tua, daya ingat siswa yang rendah, dan keterbatasan sarana sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam mengatasi kesulitan membaca, meskipun diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar hasilnya lebih optimal. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan gambaran empiris mengenai praktik nyata guru dalam menangani kesulitan membaca di madrasah ibtidaiyah, serta menjadi referensi bagi guru, sekolah, dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran literasi dasar yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam mengatasi kesulitan membaca, meskipun diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar hasilnya lebih optimal.
Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Nur Jannah; Rahmat Rizal; A. Muhammad Yusri
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian reward pada mata pelajaran matematika, untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas V SDN 29 Marana Kabupaten Maros. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experiment dengan tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 29 Marana Kabupaten Maros. Sampel dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas VA dan 28 siswa kelas VB yang dipilih sesuai susunan kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar tes, lembar observasi keterlaksanaan pemberian reward dan dokumentasi. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa persentase keterlaksanaan proses pembelajaran dengan pemberian reward yaitu pada pertemuan pertama berkategori baik dan pertemuan kedua dengan kategori sangat baik. Hasil analisis inferensial diperoleh dengan menggunakan uji tanda (sing-test) menunjukkan adanya perbedaan postrespond antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Didukung dengan nilai rat-rata hasil postrespond siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa: (1) Proses pembelajaran dengan menggunakan pemberian reward baik, (2) Hasil tes menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran, (3) Pemberian reward cukup efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas V SDN 29 Marana Kecamatan Lau Kabupaten Maros.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas 2 Pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ika Sari Dwi Rahmawati; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka adalah konsep yang digunakan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Pembelajaran Berdiferensiai merupakan sebuah pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi dan membantu keberagaman peserta didik dalam suatu kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas II pada kurikulum merdek di SDN 213 Inpres Saggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dengan jumlah masing-masing 14 siswa, di mana kelas II A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas II B sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) lembar observasi siswa dan dokumentasi. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 87,85, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 74,28. Uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa. Faktor pendukung pelaksanaan model ini adalah bahan pembelajaran yang bervariasi serta sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran.
Kreativitas Guru dalam Mewujudkan Pembelajaran Efektif pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Hilda Inayah; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam mewujudkan pembelajaran efektif pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN 215 Inpres Taipa Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Fokus penelitian meliputi bentuk kreativitas guru dalam proses pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat penerapannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru wali kelas IV, dan siswa, serta dokumentasi yang relevan dengan pembelajaran IPAS. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan kreativitas dalam pembelajaran IPAS melalui perencanaan yang matang, variasi metode, serta pemanfaatan media sederhana namun bermakna. Guru menggabungkan metode tradisional seperti ceramah dengan metode inovatif berupa eksperimen sederhana, diskusi kelompok, simulasi, permainan edukatif, dan pembelajaran berbasis proyek. Materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga lebih mudah dipahami, menarik, dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, siswa lebih aktif, semangat belajar meningkat, berani bertanya, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Faktor pendukung kreativitas guru meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, fasilitas pembelajaran, lingkungan sekolah yang kondusif, semangat belajar siswa, serta dukungan orang tua. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, dana, kondisi kelas yang kadang kurang kondusif, perbedaan kemampuan siswa, dan faktor cuaca. Namun, hambatan tersebut dapat diatasi dengan kreativitas guru dalam memanfaatkan bahan sederhana, mengatur strategi pembelajaran, dan mengelola waktu secara efektif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kreativitas guru memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran IPAS yang efektif, interaktif, dan bermakna.