Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENERAPAN MINDFULNESS AUDIO DIGITAL BINAURAL BEAT DAN RELAKSASI UNTUK PENINGKATAN MANAJEMEN EMOSI DALAM PEMBELAJARAN PJOK Garniwa, Nanang; Gustiawati, Resty; Afrinaldi, Rolly
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37178

Abstract

Abstrak: Program kegiatan mindfulness berbasis audio digital binaural beat dan relaksasi diselenggarakan sebagai upaya peningkatan manajemen emosi dalam pembelajaran PJOK. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, khususnya dalam penguatan regulasi diri dan kesadaran penuh (Mindfulness) peserta didik. Kegiatan ini dilaksankan dengan menerapkan media berbasis Audio Digital Binaural Beat dan Relaksasi yang secara sistematis memandu praktik teknik STOP (Stop, Take a breath, Observe, Proceed) sebagai bentuk intervensi Mindfulness yang aplikatif, sederhana, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh siswa. Peserta pada kegiatan ini adalah siswa SMA kelas XII yang berjumlah 215 siswa. Proses evaluasi dilakukan dengan Instrumen angket manajemen emosi sebanyak 45 butir untuk menilai keberhasilan program yang dilaksanakan. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan manajemen emosi siswa sebelum 66,6% dan setelah diterapkan program ini sebesar 86,4%. Temuan ini membuktikan bahwa program mindfulness berbasis binaural beat efektif meningkatkan kemampuan regulasi emosi siswa dalam pembelajaran PJOK.Abstract: The mindfulness activity program based on digital audio binaural beats and relaxation was implemented as an effort to improve emotional management in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning. The program aimed to enhance the quality of Physical Education learning, particularly in strengthening students’ self-regulation and full awareness (mindfulness). This activity was carried out by applying digital audio–based binaural beat and relaxation media that systematically guided students through the STOP technique (Stop, Take a breath, Observe, Proceed) as an applicable, simple, and self-practice mindfulness intervention. The participants in this program were twelfth-grade senior high school students. The evaluation process was conducted using a 45-item emotional management questionnaire to assess the effectiveness of the implemented program. Based on the evaluation results, there was an 86,4% improvement in students’ emotional management before 66,6% and after the implementation of the program. These findings demonstrate that the binaural beat–based mindfulness program is effective in enhancing students’ emotional regulation abilities in PJOK learning.
Analisis Kapasitas Anaerobik dan Indikator Performa Sprint Pemain Futsal Putri Menggunakan Running-Based Anaerobic Sprint Test Kurniawan, Febi; Gustiawati, Resty; Afrinaldi, Rolly; Munawar, Sayyid Agil Rifqi; Setyawan, Rizkhi Juni; Taroreh, Bangkit Seandi
Discourse of Physical Education Vol. 5 No. 2 (2026): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v5i2.6679

Abstract

Data mengenai kapasitas anaerobik dan pola penurunan performa sprint pada pemain futsal putri, khususnya dalam konteks Indonesia, masih terbatas sehingga diperlukan pemetaan berbasis tes lapangan yang relevan dan terstandar. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil kapasitas anaerobik dan indikator performa sprint pemain futsal putri Kabupaten Bogor menggunakan Running-Based Anaerobic Sprint Test (RAST). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling terhadap 20 pemain berusia 18–23 tahun. RAST terdiri atas enam sprint maksimal sejauh 35 m dengan interval istirahat 10 detik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan rata-rata peak power 465,35 W (SD = 65,82), mean power 385,20 W (SD = 58,15), dan fatigue index 39,45% (SD = 6,51), dengan rentang 28,7–48,3%. Rata-rata waktu sprint meningkat dari 5,65 detik pada sprint pertama menjadi 6,65 detik pada sprint keenam, atau berubah 17,7%. Temuan menunjukkan variasi deskriptif kapasitas anaerobik dan pola penurunan performa sprint. RAST dapat digunakan untuk physical profiling dan monitoring, tetapi tidak untuk menjelaskan mekanisme fisiologis atau memprediksi performa pertandingan secara langsung.