Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : NUTRIRE DIAITA

MELATONIN MENURUNKAN BERAT BADAN TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIBERI MINYAK JELANTAH SELAMA 28 HARI Novianti, Anugrah; Dharmana, Edi; Suci, Nyoman
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 8, No 2 (2016): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v8i2.1612

Abstract

AbstractBackground: Obesity is a risk factor metabolic syndrome and nonalcoholic fatty liver disease. One of the mechanisms that trigger the disease is the increased oxidative stress in obesity people. Melatonin is a powerful antioxidant that can increase the synthesis of endogenous antioxidants in the body, suppress the inflammatory response,inhibit the formation of steatosis and reducing body weight.Objective: To analyze the effect of melatonin supplementation in reducing body weight in male Wistar rats were fed by waste cooking oil.Methods: True experimental study using post-test only control group design. This study was done on 18 male wistar rats were divided into 3 groups: the positive control group (P0) was administrated waste cooking oil, the treated group 1 (P1) was administrated waste cooking oil and 5mg/kgBW melatonin, and the treated group 2 (P2) was administrated waste cooking oil and 10mg/kgBW melatonin for 28 days. Data analysis using One Way ANOVA test and followed by Tukey test to determine the most effective dose of melatonin.Results: There was significant difference in body weight between P2 group and P0 group (p=0,019) with the mean body weight difference was 19,167g lower than P0 group.Conclusion: Melatonin dose of 10mg/kgBW losesbody weight male Wistar rats were fed by waste cooking oil for 28 days. Keywords: Melatonin, on-alcoholic fatty liver, waste cooking oil AbstrakLatar belakang: Obesitas merupakan faktor risiko timbulnya sindrom metabolik dan penyakit perlemakan hati non alkohol. Salah satu mekanisme yang memicu timbulnya penyakit tersebut adalah peningkatan stres oksidatif pada obesitas. Melatonin merupakan antioksidan kuat yang dapat meningkatkan sintesis antioksidan endogen dalam tubuh, menekan respon inflamasi, menghambat pembentukan steatosis dan menurunkan berat badan. Tujuan: Menganalisis pemberian suplemen melatonin dalam menurunkan berat badan pada tikus Wistar jantan yang diberi minyak jelantah.Metode penelitian: True experimental dengan menggunakanpost-test only control group design. Penelitian ini menggunakan 18 ekor tikus, dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol positif (P0) diberi minyak jelantah, kelompok perlakuan 1 (P1) diberi minyak jelantah dan melatonin dosis 5mg/kgBB, kelompok Perlakuan 2 (P2) diberi minyak jelantah dan melatonin dosis 10mg/kgBB selama 28 hari. Analisis data menggunakan uji One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD untuk mengetahui dosis perlakuan mana yang lebih baik.Hasil penelitian: Ada perbedaan bermakna rerata berat badan antara kelompok P2 dan P0 (p=0,019) dengan selisih rerata berat badan kelompok P2 sebesar 19,167 lebih rendah dari kelompok P0. Simpulan: Melatonin dosis 10mg/kgBB menurunkan berat badan tikus wistar jantan yang diberi minyak jelantah selama 28 hari. Kata kunci: Perlemakan hati non alkohol, minyak jelantah
KEJADIAN MUAL MUNTAH, TINGKAT KECUKUPAN CAIRAN, ELEKTROLIT DAN STATUS HIDRASI IBU HAMIL Aprianti, Linda; Novianti, Anugrah; Gifari, Nazhif
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i02.3643

Abstract

Hidrasi merupakan hal yang penting dalam menunjang proses kehamilan, yang akan berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan janin, dan juga hasil kelahiran. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor seperti selama masa kehamilan terjadi mual dan muntah yang berlebihan, asupan cairan yang kurang, dan juga asupan elektrolit yang tidak diperhatikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan kejadian mual muntah, tingkat kecukupan cairan, dan  tingkat kecukupan elektrolit dengan status hidrasi pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian berupa cross sectional dengan sampel sebanyak 50 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Status hidrasi dilihat menggunakan metode berat jenis urin (BJU), kejadian mual muntah dilakukan skoring dengan menggunakan kuesioner PUQE (Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nause), dan recall 2x24 jam dilakukan untuk melihat hasil asupan cairan, juga asupan natrium dan asupan kalium. Hasil dari penelitian ini tidak ada hubungan antara kejadian mual muntah (p=0,684), tingkat kecukupan cairan (p=0,669), tingkat kecukupan natrium (p=1,000) dan tingkat kecukupan kalium (p=1,000) dengan status hidrasi pada ibu hamil. Maka dapat disimpulan tidak ada hubungan antara kejadian mual muntah, tingkat kecukupan cairan, tingkat kecukupan natrium dan kalium dengan status hidrasi pada ibu hamil. 
HUBUNGAN STATUS HIDRASI, TINGKAT STRES, KUALITAS DIET DAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA KARYAWAN PT. TEXTILE REPUBLIC Nurhapini, Fatimah; Palupi, SGz, MS, RD, Khairizka Citra; Novianti, Anugrah
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 13, No 02 (2021): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v13i2.4798

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan kemampuan intelektual yang diperlukan untuk melakukan aktivitas mentalsperti berpikir, memberi alasan dan memecahkan masalah. Pekerja yang tidak mempunyai kemampuankognitif yang baik maka akan menyebabkan terhambatnya tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuanmenganalisis hubungan status hidrasi, tingkat stres, kualitas diet dan kemampuan kognitif pada karyawan PTTextile Republic. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan peneltiian cross sectional, bertempat di KantorPusat PT. Textile Republic. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling didapat totalresponden sebanyak 30 orang. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik responden, status hidrasidiperoleh dengan mengukur Berat Jenis Urin (BJU), tingkat stres diperoleh dari kuesioner DASS 42, kualitasdiet dinilai dari skor Indeks Gizi Seimbang (IGS 3-60), dan kemampuan kognitif diperoleh dari kuesionerCFQ. Hasil penelitian didapatkan persentase status hidrasi 66.7% kategori hidrasi baik, tingkat stres 66.7%kategori tidak stres, kualitas diet 86.7% kategori sangat kurang, dan kemampuan kognitif sebanyak 90%kategori sedang. Tidak ada hubungan antara status hidrasi dengan kemampuan kognitif (p-value>0.532), adahubungan antara tingkat stres dengan kemampuan kognitif (p-value<0.030), dan tidak ada hubungan antarakualitas diet dengan kemampuan kognitif (p-value>1.000).Kata Kunci : Status Hidrasi, Tingkat Stres, Kualitas Diet, Kemampuan Kognitif, Karyawan
Efektifitas Pemberian Tablet Curcuma, Putih Telur, dan Susu terhadap Asupan dan Berat Badan Pasien Tuberkulosis Dengan dan Tanpa Komorbiditas Effectiveness of Supplementation of Curcuma, Egg White, and Milk Tablets on Intake and Body Weight of Tuberculosis Patients With and Without Comorbidity Nadiyah, Nadiyah Nadiyah; Cahyani, Cahyani Cahyani; Novianti, Anugrah Anugrah
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i02.3564

Abstract

Indonesia has the second highest pulmonary TB (tuberculosis) cases after India. TB problem is included in three national health priorities in Indonesia besides stunting and immunization.  Jakarta is the province with the second largest number of pulmonary TB patients after West Java. Curcuma tablet is indicated to increase appetite. Milk and white egg as protein sources are high energy natural sources that are expected  to improve nutritional status of TB patients either with or without comorbidities. The objective of this study was to assess the effectiveness of supplementation of curcuma, white egg and milk to energy and protein intake and weight among pulmonary TB patients with and without comorbidities in Regional General Hospital Tarakan Jakarta. A One group pre and post test design was carried out with 33 samples of pulmonary TB patients who meet inclusion criteria. Energy and protein intake were measured by food recall and food weighing. Multivariate analysis of variance (manova) was used to determine the effectiveness of supplementation of curcuma, white egg and milk to energy and protein intake and weight between pulmonary TB patients with and without comorbidities. The result showed that there was no significant difference inincreasing energy and protein intake and weight after supplementation of curcuma, white egg and milk between pulmonary TB patients with and without comorbidities (p >0.05). There is no effect of comorbidities to increase of weight, energy and protein intake among pulmonary TB patients after supplementation of curcuma, white egg and milk. Keywords : curcuma, intake, weight, pulmonary TB, comorbidities Indonesia adalah negara dengan kasus TB terbanyak kedua setelah India.Masalah TB termasuk dalam tiga prioritas kesehatan nasional disamping stunting dan imunisasi. Propinsi DKI Jakarta adalah propinsi dengan TB paru tertinggi kedua setelah Jawa Barat. Tablet curcuma diindikasikan untuk menambah nafsu makan. Susu dan putih telur sebagai sumber protein merupakan makanan alami tinggi kalori yang diharapkan dapat meningkatkan status gizi penderita TB paru baik dengan ataupun tanpa komorbiditas.Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan efektifitas pemberian tablet curcuma, putih telur, dan susu  terhadap asupan (energi dan protein)dan berat badan pada penderita tuberkulosis paru berdasarkan ada dan tidaknya komorbiditasdi RSUD Tarakan Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimen one group pre and post test design. Sampel adalah pasien yang didiagnosis TB paru, yang dirawat di ruang rawat inap kelas III RSUD Tarakan Jakarta, yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu sebanyak 33 sampel. Pengukuran asupan energi dan protein menggunakan metode food recall dan food weighing.Analisis data menggunakan uji multivariate analysis of variance (manova). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan peningkatan asupan energi, protein dan berat badan setelah perlakuan pemberian tablet curcuma, putih telur dan susu antara penderita TB paru tanpa komorbiditas dan penderita TB paru dengan komorbiditas (p>0,05).Tidak ada efek komorbiditas terhadap kenaikan berat badan dan asupan energi serta asupan protein pada penderita TB setelah diberikan intervensi tablet curcuma, putih telur dan susu.
Hubungan Karakteristik Individu, Asupan Cairan, Status Hidrasi dengan Kejadian Depresi pada Ibu Hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat Nadiya, Feren; Palupi, Khairizka Citra; Novianti, Anugrah; Mulyani, Erry Yudhya; Nadiyah, Nadiyah
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 15, No 02 (2023): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i02.6986

Abstract

Kehamilan adalah masa-masa teristimewa yang dialami seorang wanita, masa dimana ia akan menjadi seorang ibu, masa dimana dalam rahimnya ada nyawa yang harus dijaga dan dilindungi. Di Indonesia populasi ibu hamil mencapai 5.290.235 (7.65%) dari populasi wanita usia subur yang ada sebanyak 69.148.825 orang (Kemenkes, 2015). Penelitian yang dilakukan oleh Gani, dkk (2014) menunjukkan bahwa prevalensi ibu hamil dengan gangguan depresi sebanyak 7-25% dan dapat terjadi dalam tahapan kehamilan trimester I (7,4%) trimester II (12,8%) dan pada trimester III (12,0%). Depresi pada ibu hamil terjadi beberapa faktor yang mempengaruhi depresi dalam kehamilan yaitu faktor fisik/biologis, faktor psikologis dan faktor sosial budaya dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan karakteristik individu, asupan cairan, status hidrasi dengan kejadian depresi pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.Penelitian ini melibatkan 50 ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk sebagai responden dengan pengambilan sample melalui teknik accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian depresi (p=0,683), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia kehamilan dengan kejadian depresi (p=1,000), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan cairan dengan kejadian depresi (p=0,706), dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status hidrasi dengan kejadian depresi (p=1,000).