Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pedagogical Competence of Indonesian Language Lecturers at Universitas Buana Perjuangan Karawang Repelita, Tridays; Hidayat, Sholeh; Anriani, Nurul; Prihamdani, Depi; Nugraha, Yogi
PPSDP International Journal of Education Vol. 3 No. 2 (2024): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v3i2.360

Abstract

This study aims to analyse the pedagogical competence of Indonesian language lecturers at the Universitas Buana Perjuangan Karawang. The research method used in this study is qualitative descriptive, with techniques including observation, documentation, portfolio analysis, student feedback, and performance evaluation. The assessment focused on the mastery of teaching media and technology, the ability to prepare teaching materials, the development of teaching content, the ability to manage teaching materials, and the ability to assess student performance. Based on the analysis results, it can be concluded that the pedagogical competence of Indonesian language lecturers at the Universitas Buana Perjuangan Karawang is considered good.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Cikampek Kabupaten Karawang) Nugraha, Yogi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 1 (2016): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v1i1.27

Abstract

abstrak
MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA MEMUPUK RASA NASIONALISME MAHASISWA (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang) Nugraha, Yogi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2017): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v2i1.264

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the implementation of civic education courses in an effort to foster a sense of nationalism student at the Buana Perjuangan Karawang University. This study used a qualitative approach with the method used is the case study. Research conducted at the Buana Perjuangan Karawang University, with an estimated study time for start of the date October 28, 2017 until August 28, 2018. The target population in this study were students who follow courses of civic education, and sampling using techniques purposive sampling. The results obtained show that nationalism formed through civic education in college can be formed. It is based on a statement cited by respondents stated that the Civic Education is very important to learn in college, it's based on the erosion of a sense of nationalism began to be immediately addressed by studying Civics. Civic education is also learned to go back to the students will be taught by the teacher candidates Pancasila and Civic Education. Increased sense of nationalism in studying Civics is proof that Civic Education is so important to learn. Keywords: Civic Education, Nationalism, Students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dalam upaya memupuk rasa nasionalisme mahasiswa di Universitas Buana Perjuangan Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yang digunakan yaitu metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada Universitas Buana Perjuangan Karawang, dengan estimasi waktu penelitian selama mulai dari tanggal 28 Oktober 2017 sampai dengan tanggal 28 Agustus 2018. Populasi target dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah pendidikan kewarganegaraan, dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa nasionalisme yang terbentuk melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi dapat terbentuk. Hal ini berdasarkan pernyataan yang diutarakan oleh para responden yang menyatakan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting untuk dipelajari di Perguruan Tinggi, hal ini didasarkan pada mulai lunturnya rasa nasionalisme haruslah segera diatasi dengan mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan juga dipelajari untuk kembali dibelajarkan kepada peserta didik nantinya oleh para calon guru Pendidikan Pacasila dan Kewarganegaraan. Meningkatnya rasa nasionalisme dalam mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan merupakan bukti bahwasanya Pendidikan Kewarganegaraan begitu penting untuk dipelajari. Kata kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Nasionalisme, Mahasiswa.
IKLIM BELAJAR SEBAGAI PENDUKUNG PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JATIDIRI BANGSA Nugraha, Yogi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2018): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v3i1.517

Abstract

ABSTRACT Learning atmosphere needs to be formed in a proper to learn in order to make the students feel comfortable in their studies. This research using the method of literature or also known as the study of texts. The nation's identity in this study paid attention to the Pancasila as an estuary or goals. Identity of the nation based on Pancasila is the character or personality of the Indonesian people whose attitudes and behavior reflect the value of God (religious), Humanity (human), Unity (nationalist), Democracy (democratic) and Justice (fair) so that the attitude and the behavior show our identity as a nation and then bring our uniqueness when dealing with other state. Keywords: learning atmosphere, learning model, national identity ABSTRAK Iklim belajar perlu dibentuk dalam suasana yang layak untuk belajar agar membuat mahasiswa merasa nyaman dalam menuntut ilmu. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau disebut juga studi teks. Jatidiri bangsa dalam penelitian ini mengarahkan perhatiannya pada Pancasila sebagai muara atau goalsnya. Jatidiri bangsa berdasarkan Pancasila adalah karakter atau kepribadian manusia Indonesia yang sikap dan perilakunya mencerminkan nilai KeTuhanan (religius), Kemanusiaan (manusiawi), Persatuan (nasionalis), Kerakyatan (demokratis) dan Keadilan (adil) sehingga dengan sikap dan perilaku tersebut menunjukkan identitas kita sebagai sebuah bangsa dan selanjutnya memunculkan keunikan kita manakala berhubungan dengan bangsa lain. Kata kunci: iklim belajar, model pembelajaran, jatidiri bangsa.
Implementasi Karakter Kreatif Organisasi Ikatan Jamaah Majelis Ta'lim Untuk Memakmurkan Masjid: Karakter, Kreatif, Organisasi Hanis, Hanis Asmar; Nugraha, Yogi; Susanto, Erwin
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2021): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v6i1.1311

Abstract

The research aims to investigate the implementation of creative character the of Al-Barkah Majlis Ta’lim Jama’ah Association to prosper the mosque. This research is a qualitative research with a descriptive method. The techniques of research used are conducted direct observations and interviews with the head, the deputy head, and the three members of Al-Barkah Majlis Ta’lim Jama’ah Association. The data collection techniques used in this research are direct observations and interviews with the subjects of the research. The result of the research showed that implementing creative character could bring a change to the organization. It brought prosperity to the mosque. This research is based on the fact that Al-Barkah Majlis Ta’lim Jama’ah Association could make a change by rebuilding the prosperity of the mosque that had not been used for Islamic activities in a while. Now the mosque is starting to be packed with Islamic activities again. From the conducted research, several activities are done by of Al-Barkah Majlis Ta’lim Jama’ah Association in implementing creative character. Therefore, it can be concluded that the implementation of creative character in the activities of Al-Barkah Majlis Ta’lim Jama’ah Association contributes to prosper the mosque.
Penerapan model problem based learning (PBL) untuk menumbuhkan kreativitas belajar dalam mata pelajaran PPKn YayintaMaharani Puspita Putri; Nugraha, Yogi; Repelita, Tridays
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2020): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v5i2.1336

Abstract

Penelitian ini untuk mengkaji apakah penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk menumbuhkan kreativitas belajar dalam mata pelajaran PPKn di kelas X Akuntansi 4 SMKN 2 Karawang. Penelitian ini mengkaji apakah model PBL dapat menumbuhkan kreativitas belajar dalam pelajaran PPKn. Pendekatan menggunkan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument wawancara secara daring menggunaka google from. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru PPKn di kelas X Akuntansi 4, 1 orang guru PPKn kelas XI, 4 siswa kelas X Akuntansi 4 di SMKN 2 Karawang. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukan bahwa model PBL dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas belajar dalam mata pelajaran PPKn di kelas X Akuntansi 4. Model PBL ini menjadikan siswa lebih kreatif, aktif, dan berani menyampaikan gagasannya dalam berdiskusi kelompok belajar dimana siswa mempersentasikan hasil diskusi menggunakan slide power point yang kreatif.
Memanfaatkan Teknologi Media Sosial Instagram pada Kegiatan Pembelajaran dengan Menggunakan Metode Poster in Instagram (Postingan Terbaik) Hidayat, Sano; Nugraha, Yogi; Firmansyah, Yudi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2021): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v6i1.1342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manfaat teknologi media sosial instagram sebagai dari proses pembelajaran dalam menggunakan metode pembelajaran poster in instgaram (postingan terbaik). Pada siswa kelas X-IPA 5 SMA Negeri 1 Klari, proses pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran poster in instagram (postingan terbaik) pada mata pelajaran PPKn materi Nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskrptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas X-IPA 5 dan Guru pengampu mata pelajaran PPKn SMA Negeri 1 Klari, pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling pada siswa kelas X-IPA 5 yaitu dua orang siswa dan dua orang siswi. Hasil dari penelitian ini siswa diajak untuk memposting hal positif atau bijaksana di instagram dan sebagai publikasi dari prolehan hasil karya.
Peran Organisasi Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM dalam Pengembangan Kesadaran Hukum pada Siswa Ali Akrom, Aqiliya Eka Salsa Salbila; Nugraha, Yogi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2022): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v7i1.2927

Abstract

Penelitian ini melatarbelakangi permasalahan mengenai rendahnya kesadaran hukum pada siswa. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui peran organisasi forum pelajar sadar hukum dan ham dalam pengembangan kesadaran hukum pada siswa serta untuk mengetahui hambatan apa saja yang dialami organisasi forum pelajar sadar hukum dan ham dalam pengembangan kesadaran hukum pada siswa. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Sumber yang digunakan adalah sumber primer dan sekunder. Teknik dalam pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan mewawancarai 1orang Pembina organisasi forum pelajar sadar hukum dan ham, 1 orang pengurus organisasi forum pelajar sadar hukum dan ham dan 1 orang siswa anggota organisasi forum pelajar sadar hukum dan ham. Teknik yang di gunakan untuk analalisis data adalah pengumpulan daya, reduksi data, kesimpulan dan verifikasi. Kesadaran Hukum merupakan kesadaran atau nilai-nilai yang terdapat di dalam diri manusia tentang hukum atau peraturan hukum yang ada atau tentang hukum yang di harapkan. Tetapi disis lain kesadaran hukum sangat diabaikan oleh siswa, kesadaran hukum pada siswa dapat berkembang dengan mengikuti sebuah organisasi forum pelajar sadar hukum dan ham
Internalisasi Pendidikan Qurani Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membentuk Karakter Religius Warga Negara Di Era Digital Widodo, Bali; Nugraha, Yogi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 2 (2023): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v8i2.5825

Abstract

Deviant behavior that is contrary to religious teachings and Pancasila values as a result of recent technological and information developments often occurs both in the family and community environment. Education as an effort to humanize humans into civilized humans is again a concern. This study aims to determine the concept of internalization of Quranic Education in learning Civic Education in shaping civic civilization. This research uses the library research method, namely by collecting data through scientific articles or sources related to the research topic. The analysis of this discussion explains that Quranic Education is a value education derived from Islam that teaches about humans with noble morals. Internalization of Quranic Education in Civic Education learning can develop students' mentality and spirituality into individuals with religious character.
Peran Wisata Kampung Budaya Karawang Berbasis Local Wisdom Terhadap Ketahanan Sosial Budaya Rusmiyati, Sri; Rahmatiani, Lusiana; Nugraha, Yogi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2024): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v9i2.7190

Abstract

ABSTRACT The era of increasing globalization has had various impact on the existence of indigenous regional culture, local wisdom values, one of which is the degradation of the feeling of love for one’s homeland and the increasingly fading feeling of love for the pride of Indonesian culture which is one's identity. a nation, especially for young people. This research aims to determine the role of the Karawang Cultural Village Tourism which is located at Jl. Wadas Cultural Village, East Telukjambe District, Karawang Regency, West Java. with tourismBased on Local Wisdom towards Socio-Cultural Resilience. This research uses data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques to find results are carried out by collecting data, reducing, presenting data, and drawing conclusions/verification. The results of this research are that the Karawang Cultural Village Tourism has great potential in maintaining and preserving traditions in maintaining socio-cultural resilience, however there are several obstacles that need to be overcome to ensure its sustainability and effectiveness. The research identifies and analyzes the obstacles faced by Karawang Cultural Village tourism which is based on local wisdom.