Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri dan Perilaku Keselamatan Kesehatan Kerja dengan Kinerja Karyawan Erika, Erika; Colia, Edison Sembiring; Ramli, Soehatman; Sugiarto, Sugiarto
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.1.65-75.2024

Abstract

Pentingnya penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang jadi salah satu hak asas merupakan salah satu usaha didalam peningkatan kinerja karyawan. Menurut data kecelakaan kerja PT. Enam Prakarsajaya Mandiri 2021-2022 terdapat kenaikkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) dan perilaku K3 terhadap kinerja karyawan di PT. Enam Prakarsajaya Mandiri. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan pengisian kuesioner terhadap 123 karyawan tetap dan tidak tetap di PT. Enam Prakarsajaya Mandiri yang dipilih melalui metode purposive sampling dengan menggunakan SPSS 25 untuk mengukur kepatuhan penggunaan APD, Perilaku K3, dan Kinerja karyawan di perusahaan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan perilaku K3 dan kepatuhan penggunaan APD terhadap kinerja karyawan (r = 0.747). Penelitian ini akan menjadi masukan bagi PT. Enam Prakarsajaya Mandiri untuk terus berkomitmen meningkatkan pelatihan K3 dan kualitas fasilitas untuk mencapai perilaku K3 dan kepatuhan penggunaan APD yang baik. Karena perilaku K3 dan kepatuhan penggunaan APD yang baik yang tinggi akan meningkatkan kinerja karyawan merupakan tiket menuju kesuksesan semua usaha.
Factors Influencing Unsafe Work Behavior In Construction Work For The Construction Of The Upt Vertical Hospital In Surabaya By Pt Wijaya Karya, Building Division Patoni, Umar; Hasibuan, Bernard; Ramli, Soehatman
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition January - March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/ekonomi.v13i01.3649

Abstract

This research has the purpose to determine the influence of knowledge, supervision, facility availability, and management commitment as moderators on unsafe behavior among workers in the Construction Project of UPT Vertical Hospital Surabaya. The research used a Structural Equation Model (SEM) approach with the measurement model using the SmartPLS version 3.2.9 program. The research results indicate that knowledge, supervision, and facilities can influence the unsafe behavior of workers, and management commitment cannot influence knowledge, supervision, and facilities on the unsafe behavior of workers in the construction of the UPT Vertical Surabaya Hospital.
Evaluasi Pemahaman Pekerja Kontraktor Dalam Identifikasi Risiko Pribadi Pada Proses Pemboran PT. P Di Kalimantan Timur (Studi Kasus: Semester 2 Tahun 2025) Ishackh, Ishackh; Kholil, Kholil; Ramli, Soehatman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah Pengetahuan Individu, Aplikasi dan Pengalaman serta Budaya K3 berpengaruh secara signifikan Terhadap Pemahaman Identifikasi Risiko pada kegiatan Pemboran di PT. P Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mix Methode dengan penyebaran kuesioner dan wawancara sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Sampel dalam penelitian ini adalah semua pekerja kontraktor di PT. P Kalimantan Timur pada bagian Rig, Pemeliharaan, Pengawas, HSE dan Supervisor. Metode analisis data yang digunakan adalah SEM-PLS dengan bantuan aplikasi SmartPLS versi4. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan variabel bebas Pengetahuan Individu (X1) sebesar 0,004, hal ini menunjukkan nilai signifikan (0,004) < 0,05 yang artinya variabel Pengetahuan Individu (X1) berpengaruh signifikan terhadap pemahaman identifikasi risiko (Y). Nilai signifikan variabel Aplikasi dan Pengalaman (X2) sebesar 0,000, hal ini menunjukkan nilai signifikan (0,000) < 0,05 yang artinya variabel Aplikasi dan Pengalaman (X2) berpengaruh signifikan terhadap pemahaman identifikasi risiko (Y). Nilai signifikan variabel bebas Budaya K3 (X3) sebesar 0,000, hal ini menunjukkan nilai signifikan (0,000) < 0,05 yang artinya variabel Budaya K3 (X3) berpengaruh signifikan terhadap pemahaman identifikasi risiko (Y) serta nilai F Square 0,155 hal ini dapat diartikan bahwa ketiga variabel independent secara bersama-sama memilihi pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman identifikasi risiko (Y). Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Individu (X1), Aplikasi dan Pengalaman (X2) dan Budaya K3 (X3) berpengaruh secara signifikan Terhadap pemahaman identifikasi risiko (Y).
The Effect of Work Posture, Work Load, and Psychosocial Factors on Work Fatigue in Forklift Drivers in the Warehouse Department of PT Y Hidayat, Muh. Taufiq; Erislan, Erislan; Ramli, Soehatman; Sugiarto, Sugiarto
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 3 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the extent to which work posture, workload intensity, and psychosocial aspects affect fatigue levels in forklift operators at PT Y's warehouse. The background of this study is the high incidence of property damage involving forklifts and changes in storage systems that increase operator workload. This study uses a quantitative approach with PLS-SEM-based regression analysis. The results of the analysis show that all three factors—work posture, workload, and psychosocial conditions—have a significant and positive effect on work fatigue, with regression coefficients of 0.358; 0.367; and 0.333, respectively. The T-statistic value of all three exceeds 1.96 and the P-value <0.05, indicating that all three are statistically significant. These findings indicate that non-ergonomic work positions, heavy workloads, and unfavorable psychosocial conditions can increase the risk of work fatigue. This study recommends the need for in-depth ergonomic evaluations, reorganization of operational rhythms, and strengthening social interactions in the workplace to reduce fatigue levels and prevent potential work accidents.