Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENERAPAN PHBS PADA KOMUNITAS DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DBD DI PUSKESMAS KOTA PALEMBANG Alkhusari; Dani Prasetyo; Cici Nabila
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.2031

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit demam akut yang bersifat endemik, namun pada periode tertentu dapat menimbulkan kejadian luar biasa hingga epidemi.. MMD dihadiri oleh 15 orang yang terdiri dari masyarakat, petugas kesehatan dan dosen beserta mahasiswa dalam diskusi, peserta memberikan masukan terkait upaya pencegahan penyakit menular, terutama DBD yang sudah pernah dialami oleh beberapa warga. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan pada hari sabtu di Puskesmas pada saat posyandu Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok mahasiswa pada pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh masyarakat, petugas kesehatan, mahasiswa dan dosen. MMD dihadiri oleh 15 orang yang terdiri dari masyarakat, petugas kesehatan dan dosen beserta mahasiswa dalam diskusi, peserta memberikan masukan terkait upaya pencegahan penyakit menular, terutama DBD yang sudah pernah dialami oleh beberapa warga. Kader kesehatan akan melakukan kunjungan rumah secara berkala untuk memberikan edukasi mengenai kebersihan rumah dan lingkungan, serta memfasilitasi pemanfaatan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan posyandu
PENGARUH PEMBERIAN JUS PEPAYA (CARICA PAPAYA) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL Oktasari, Indriyani; Alkhusari, Alkhusari; Jaya, Indra Frana
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1504

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Lansia merupakan kelompok yang paling rentan, sehingga diperlukan alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Jus pepaya (Carica papaya) berpotensi menurunkan tekanan darah melalui kandungan kalium, vitamin, flavonoid, dan enzim papain yang berperan dalam vasodilatasi serta perbaikan fungsi endotel. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian jus pepaya terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palembang tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (pretest–posttest without control group). Sampel berjumlah 27 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian jus pepaya 200 ml sekali sehari selama 5 hari. Tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Hasil: Uji Shapiro–Wilk menunjukkan data berdistribusi normal (p>0,05). Analisis Paired Sample T-Test menunjukkan penurunan signifikan tekanan darah sistolik dari 161,81 menjadi 149,77 mmHg dan diastolik dari 88,66 menjadi 81,15 mmHg (p = 0,000). Saran: Disarankan agar pihak panti sosial maupun fasilitas kesehatan dapat menjadikan jus pepaya sebagai salah satu alternatif pendukung dalam program pengendalian hipertensi pada lansia sebagai terapi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan pada lansia. Kata Kunci : Hipertensi, Jus Pepaya, Lansia, Tekanan Darah
Pengaruh Aromatheraphy Lemon Terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang Dita Rahmalia Putri; Ranida Arsi; Fitri Afdhal; Alkhusari Alkhusari
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 20 No 1 (2025): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v20i1.402

Abstract

Introduction:  Pregnancy is a process of physiological changes such as nausea, vomiting, dizziness, back pain, black spots on the face, leg cramps, weight gain, insomnia, and frequent urination. The cause of nausea and vomiting is due to an increase in the hormone estrogen and Human Chorionic Gonadrotropin (HCG). Nausea and vomiting can be prevented by pharmacological and non-pharmacological methods. Non-pharmacological treatment for nausea and vomiting is lemon aromatherapy. Objectives:  This study aims to determine the effect of giving lemon aromatherapy on reducing nausea and vomiting in first trimester pregnant women at the 7 Ulu Community Health Center, Palembang City in 2024. Methods: This research uses a quasi-experiment using a research design (pretest-posttest with control group). This research was divided into 2 groups, namely the intervention group and the control group. The sample in this study consisted of 28 respondents who were divided into 2 groups, the sampling technique was purposive sampling. Data analysis technique using the Wilcoxon test. Results: The results of the research after carrying out a significant test using the Wilcoxon test showed that there was a significant influence or change with a p-value of 0.001, which means <0.05. Conclusions:  From the results of this research, it is hoped that pregnant women in the first trimester can apply lemon aromatherapy as an alternative non-pharmacological therapy to treat nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester.
Pemeriksaan Kesehatan Lansia dan Senam Lansia di Desa Karta Dewa Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2025 Alkhusari Alkhusari; Amien Saputra; Azka Ryanita; Azzahra Abshary Myrandha
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i1.893

Abstract

The elderly is a development of government policies through health services for the elderly which are implemented through the Posyandu program by involving the participation of the elderly, families, community leaders and social organizations in its implementation. The purpose of this activity is to improve the quality of life of the elderly through periodic health checks and structured elderly gymnastics programs. Methods: This community service activity includes basic health checks (blood pressure, and simple physical examinations) and the implementation of a gymnastics program for the elderly which is carried out regularly every week on 12 February 2025. Data dissemination by implementing elderly posyandu with health examination methods and elderly gymnastics. Results: the elderly were active and enthusiastic in community service activities which were attended by 25 seniors, students and posyandu officers. The benefits of this activity help identify health problems of the elderly early and improve the health status of the elderly. This activity is expected to be carried out by Karta Dewa Village in a sustainable manner to improve the quality of life of the elderly.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Alkhusari Alkhusari; Novalia Efrianty; Suherman Kurnia Suherman
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1422

Abstract

Latar Belakang : Kinerja yang baik ditandai oleh pelayanan yang cepat, tepat, empatik, serta kemampuan menjaga komunikasi efektif dan efisiensi kerja. Kinerja optimal perawat berkontribusi besar terhadap kepuasan dan keselamatan pasien. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, pada tahun 2024. Metode : Penelitian dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 31 Juli 2024 dengan desain cross sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh perawat rawat inap di RSUD Sungai Lilin, sebanyak 82 perawat, dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil : Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar perawat berusia di atas 33 tahun (53,7%), berjenis kelamin perempuan (82,9%), berpendidikan D3 (87,8%), dan memiliki masa kerja lebih dari 8 tahun (56,1%). Selain itu, 53,7% perawat memiliki motivasi yang kurang baik, 58,5% menerima penghargaan yang rendah, dan 67,4% menunjukkan kinerja yang kurang baik. Analisis bivariat menemukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara umur (p=0,536), jenis kelamin (p=0,705), dan pendidikan (p=0,246) dengan kinerja perawat. Namun, terdapat hubungan yang bermakna antara masa kerja (p=0,019), motivasi (p=0,001), dan imbalan (p=0,013) dengan kinerja perawat. Saran : untuk meningkatkan supervisi perawat melalui monitoring dan evaluasi setiap kegiatan asuhan keperawatan. Kata Kunci: Kinerja perawat, masa kerja, motivasi, imbalan
PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM PELAYANAN HOMECARE TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU GAYA HIDUP PENDERITA HIPERTENSI Alkhusari Alkhusari; M. Rio Pratamansyah; Agum Satrio
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1626

Abstract

Prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia >18 tahun sebesar 34,1% tertinggi di kalimantan selatan (44,1%), sedangkan terendah di papua sebesar (22,2%), estimasi jumlah kasus hipertensi di indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian (Riskesdas, 2018). Tujuan: Untuk melakukan pendidikan kesehatan tentang hipertensi terhadap perubahan perilaku gaya hidup penderita hipertensi. Metode: penyluhan dan pendidikan kesehatan tentang home care pada pasien hipertensi dmana dihadiri sebanyak 50 orang. PKM ini dilakukan di Puskesmas Plaju. Metode Pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa adanya perubahan pengetahuan dan keaktifan masyarakat dalam pelaksanaan home care dimana untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Diharapkan pada petugas kesehatan dapat tetap memberikan upaya promotif, preventif dan meningkatkan intensitas penyuluhan kepada semua masyarakat baik yang menderita maupun yang tidak menderita hipertensi
FACTORS ASSOCIATED WITH HYPERTENSION RECURRENCE AMONG OUTPATIENTS Alkhusari Alkhusari; Erik Rosadi; Ikke Aulia Nabila
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 2 (2026): April - June
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i2.663

Abstract

Hypertension remains a major global health problem with a high prevalence and risk of recurrence. Based on health data in South Sumatra Province, hypertension continues to be one of the most common non-communicable diseases. At Rawa Bening Public Health Center, 1,131 hypertension cases were recorded from January to April 2025. This study aimed to determine the factors associated with hypertension recurrence among outpatients in the working area of Rawa Bening Public Health Center. This study used a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of 1,131 patients with hypertension, and 92 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected using questionnaires from June 27 to July 2, 2025. The variables included medication adherence, smoking habits, dietary patterns, and hypertension recurrence. Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of 5%. Results: The results showed that hypertension recurrence occurred in 63 respondents (68.5%). Most respondents had low medication adherence (70.7%), did not smoke (58.7%), and had poor dietary patterns (64.1%). There was a significant association between medication adherence and hypertension recurrence (p=0.007), smoking habits and hypertension recurrence (p=0.000), and dietary patterns and hypertension recurrence (p=0.011). Hypertension recurrence among outpatients is associated with medication adherence, smoking habits, and dietary patterns. These findings indicate that preventing hypertension recurrence should not only focus on pharmacological treatment but also on strengthening continuous education, monitoring medication adherence, controlling smoking behavior, and improving dietary patterns through promotive and preventive services at the primary health care level.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KEKAMBUHAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWA BENING Alkhusari Alkhusari; Yulinda Ariani; Sasono Mardiono; Naswa Shafa Az-zahra
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i2.2985

Abstract

Kekambuhan pasien hipertensi seringkali kurangnya pengetahuan dan pendampingan dari kelurga baik dalam pola makan, merokok, dan tidak patuhnya minum obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien hipetrnsi dalam mencegah kekambuhan penyakit hipertensi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan langsung di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas dengan melibatkan 15 pasien hipertensi sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab serta observasi dalam pengetahuan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pendidikan kesehatan. Pasien hipertensi menjadi lebih percaya diri dan mandiri dalam kemampuan menjaga kekambuhan penyakitnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan bagi keluarga dalam mendukungpencegahan kekambuhan pasien hipertensi.
Edukasi Pencegahan Tuberculosis Paru dan Pendamping Minum Obat Keluarga Yulinda Ariyani; Alkhusari; Siti Nur Azizah
Journal of Cross Knowledge Cross Inovation
Publisher : edujavare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jck.v2i1.293

Abstract

Sekitar 75% penderita Tuberkulosis paru adalah kelompok usia yang paling produktif secara ekonomi. Ini menjadi menjadi salah satu perhatian perhatian global karena kasus Tuberkulosis paru yang tinggi dapat berdampak luas terhadap kualitas hidup, sosial, dan ekonomi bahkan mengancam jiwa. Berdasarkan hasil pengkajian dan survei yang dilakukan didapatkan 57 orang yang terkena riwayat TB. Orang yang memiliki riwayat TB kurang dalam dukungan dari keluarga, beberapa pasien TB putus dalam pengobatan. Maka dari itu, dilakukan pengabdian masyarakat dengan edukasi pencegahan TB dan Pengawasan Menelan Obat (PMO) melalui keluarga. Hasil meningkat setelah dilakukan edukasi 95% keluarga paham tentang pengertian TB, penyebab, faktor resiko, tanda dan gejala, serta cara perawatan dan pencegahan TB.