Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EDUKASI PERILAKU PENCEGAHAN BALITA STUNTING DALAM PERSPEKTIF ISLAM afriyani, Rahmalia; Putinah, Putinah; Fatriansari, Asih; Apriani, Apriani; Desvitasari, Helsy; Desliyanah, Sherly; Syafei, Abdul; Pahrul, Dedi
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.474

Abstract

Children with stunting have low intellectual abilities, learning delays, and tend not to graduate from school on time normally. Stunting in childhood has a long-term nature that causes economic levels in the future. Stunting prevention education is important to do. The purpose of this activity was to implement research results to increase public knowledge about stunting prevention behavior in toddlers from an Islamic perspective. This activity was attended by 19 participants and was carried out on November 9, 2023. The results obtained from the educational activities were an increase in the score of stunting prevention behavior before being given education, namely 5.47 ± 1.073, while after receiving education the score of stunting prevention behavior became 8.00 ± 1.491. It was recommended that local officials improve coordination with health workers and health cadres to monitor the health behavior of residents
HUBUNGAN RESPON TIME DENGAN KEPUASAN PASIEN DI IGD RUMAH SAKIT BHAYANGKARA Della Arya; Apriani Apriani; Helsy Desvitasari
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i2.379

Abstract

PENGARUH MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH LUBAI ULU KABUPATEN MUARA ENIM Helsy Desvitasari
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i1.412

Abstract

Kinerja perawat merupakan hasil kerja yang dicapai oleh seorang perawat dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab dan beban kerja yang diberikan. Kinerja perawat berhubungan erat dengan motivasi, pemberian motivasi kepada perawat dapat menggerakan perawat untuk melakukan kegiatan pelayanan dan asuhan keperawatan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan motivasi dengan kinerja perawat di RSUD Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Crosssectional, subyek penelitian ini adalah perawat di RSUD Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim di Unit Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap Kelas 1&II, Ruang Rawat Inap Kelas III dengan jumlah responden sebanyak 28 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 08-30 Mei 2023. Hasil penelitian didapatkan bahwa motivasi kerja dengan kategori tinggi sebanyak 23 responden (82,1%) dan kinerja perawat dengan kateori yang baik sebanyak 19 responden (67,8%). Hasil uji statistik menunjukkan bagwa terdapat pengaruh motivasi kerja dengan kinerja perawat e dengan p value = 0,003. Saran Bagi rumah sakit diharapkan dapat memberikan motivasi yang lebih kepada perawat berupa reward atau penghargaan kepada perawat yang bertugas di Unit Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap Kelas I&II, Ruang Rawat Inap Kelas III. Agar perawat dapat melakasankan tugas nya dengan baiklagi dengan adanya motivasi kepada perawat maka kinerja perawat akan lebih meningkat lagi dan dapat memberikan pelayanan yang baik terhadap kepuasan pasien.
PELAKSANAAN KEPERAWATAN METODE TIM TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP Helsy Desvitasari; Asih Fatriansari; Putinah; Rahmalia Afriyani; Apriani; M. Ramadhani Firmansyah; Dedi Pahrul; Abdul Syafei
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i2.450

Abstract

Kepuasan kerja perawat menjadi elemen penting dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit. Kontribusi dan peran serta perawat dalam pelayanan sebagai ujung tombak pelaksana pelayanan keperawatan berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga pasien. Tercapainya semua kebutuhan asuhan yang diperlukan tidak terlepas dari metode pelayanan yang diberikan salah satunya melalui pendekatan metode tim. Metode tim yang diterapkan dapat menciptakan sinergi antar perawat dam peningkatkan keterampilan antar tim dalam penyelesaian masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan keperawatan metode tim terhadap kepuasan kerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Ruang Rawat Inap. Sampel diambil dengan cara non probability dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 64 responden. Data diambil dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pelaksanaan keperawatan metode tim terhadap kepuasan kerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Siti Khadijah dengan nilai p value = 0,016. Diharapkan pihak RS dapat melakukan evaluasi kinerja perawat khususnya di ruang rawat inap dalam memberikan pelayanan kesehatan terutama dalam aplikatif metode tim.
PENGETAHUAN TENTANG PENDIDIKAN SEKS USIA DINI DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL ANAK PRASEKOLAH Putinah, Putinah; Afriyani, Rahmalia; Fatriansari, Asih; Desvitasari, Helsy; Pahrul, Dedi; Firmansyah, M. Ramadhani; Syafei, Abdul; Apriani, Apriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28766

Abstract

Pendidikan seks merupakan bagian penting dalam mendidik anak, saat ini tidak lagi dipandang tabu memberikan informasi mengenai pendidikan seks. Namun tidak semua orangtua merasa nyaman untuk menyampaikan informasi atau menjawab pertanyaan anak mengenai pendidikan seks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orangtua tentang Pendidikan seks anak usia dini dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional dengan pendekatan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh orangtua/wali anak prasekolah yang menjadi siswa di PAUD Al-Hidayah Palembang berjumlah 32 orang responden. Tehnik pengambilan sampel dengan teknik Total sampling. Analisa data dilakukan secara analisa univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji statistik. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pendidikan seks usia dini yang baik yaitu 22(68.8%) responden dan upaya pencegahan kekerasan seksual yang baik 21( 65,5%) lebih lanjut uji bivariat menunjukan hasil bahwa nilai p-value 0.008 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Pendidikan seks usia dini dengan upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak usia prasekolah di PAUD AL-hidayah PAlembang. Disarankan kepada PAUD Al-hidayah untuk dapat menyelenggarakan kegiatn promosi kesehatan dalam bentuk edukasi tentang Pendidikan seks usia dini dalam pencegahan kekerasan seks pada anak secara terjadwal satu kali dalam satu bulan.
Impact Of The Aris Module (Anxiety And Depression Reduction Through Islamic Spiritual Care) On Patients With Coronary Heart Disease Wisuda, Aris Citra; Tukimin bin Sansuwito; Citra Suraya; Helsy Desvitasari
Journal Of Nursing Science Research Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Nursing Science Research
Publisher : Citra Internasional Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/jnsr.v1i2.503

Abstract

Background: Coronary heart disease (CHD) is a significant health issue that causes both physical and psychological distress, including heightened anxiety and depression. Islamic-based spiritual care practices may improve mental well-being in CHD patients. Objectives: This study aims to evaluate the effectiveness of the ARIS Module (Anxiety and Depression Reduction through Islamic Spiritual Care) in reducing anxiety and depression among CHD patients. Methods: Conducted from September to October 2024 at Siti Khadijah Islamic Hospital in Palembang, the study included 84 CHD patients, divided into an intervention group (42) and a control group (42), selected through purposive sampling. A pre- and post-intervention design was used to assess anxiety and depression levels before and after the ARIS Module, which incorporates Islamic spiritual practices such as guided prayer, reflection, and recitation. Results: The intervention group showed a statistically significant reduction in anxiety and depression levels. Patients also reported increased peace, spiritual connection, and emotional stability, enhancing their coping abilities and overall quality of life. Conclusions: The ARIS Module effectively reduced anxiety and depression in CHD patients, highlighting the value of integrating spiritual care into CHD treatment for mental and emotional health. Suggestions: It is recommended to incorporate programs like ARIS module into healthcare settings, with further research to explore its impact across diverse patient populations.
EFFECTIVENESS OF 3S-BASED NURSING DOCUMENTATION TRAINING (SDKI, SLKI, SIKI) ON NURSES’ KNOWLEDGE, PERFORMANCE, AND DOCUMENTATION SKILLS Wisuda, Aris Citra; Citra Suraya; Miming Oxyandi; Raden Surahmat; Muhamad Andika Sasmita Saputra; Helsy Desvitasari
Journal Of Nursing Science Research Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Of Nursing Science Research
Publisher : Citra Internasional Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/jnsr.v2i1.589

Abstract

Accurate and comprehensive nursing documentation is essential for ensuring continuity of care, legal accountability, and quality outcomes. However, many nurses face challenges in implementing standardized documentation practices. The 3S-based framework comprising SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia), SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia), and SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia) has been developed to enhance the quality and consistency of nursing records. This study aimed to evaluate the effectiveness of 3S-based nursing documentation training on nurses’ knowledge, performance, and documentation skills. A quasi-experimental design with a pretest-posttest approach was conducted at two hospitals: RSUD Sungaililin in December 2024 and RSUD Bayung Lencir in April 2025. A total of 80 nurses participated, with 40 respondents from each hospital. The intervention consisted of structured training sessions on the 3S documentation model. Data were collected using validated questionnaires and observation checklists, and were analyzed using paired and independent t-tests to assess changes before and after the intervention. The findings showed a significant improvement in nurses’ knowledge, performance, and documentation skills following the training (p < 0.05). Both hospitals demonstrated consistent positive outcomes, indicating the effectiveness of the 3S-based training regardless of setting. The 3S-based documentation training significantly enhances nurses’ competencies in recording patient care. These results support the integration of structured documentation models into nursing education and hospital in-service training programs to improve care quality and documentation practices.
EDUKASI KESEHATAN PENTINGNYA SELF EFFICACY DALAM PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS Apriani; Putinah; Helsy Desvitasari; Dedi Pahrul
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.367

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan hal yang menjadi masalah di seluruh dunia. Pertolongan yang diberikan di lokasi kejadian merupakan bagian dari pre-hospital care yang diberikan kepada korban sebelum korban kecelakaan lalu lintas sampai di rumah sakit. Tingginya angka kematian pada korban kecelakaan lalu lintas bisa disebabkan karena pemberian pertolongan pertama yang kurang tepat pada korban. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan self efficacy siswa dalam pertolongan pertama kecelakaaan lalu lintas. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media leaflet tentang pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2022 dengan melibatkan 26 peserta penyuluhan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan self efficacy dalam pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Kesimpulan semakin baik tingkat pengetahuan siswa, semakin baik pula self efficacy dalam melakukan pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas.
EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT HIPERTENSI Abdul Syafei; Fatriansari, Asih; Putinah, Putinah; Afriyani, Rahmalia; Apriani, Apriani; Desvitasari, Helsy; Pahrul, Dedi
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.532

Abstract

Hipertensi merupakan jenis penyakit jangka panjang pada sistem kardiovaskuler yang merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke, gagal jantung penyakit koroner, dimana peranannya diperkirakan lebih besar dibandingkan pada orang yang lebih muda. Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Pentingnya edukasi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi dan pencegahan serta pengendaliannya. Tujuan kegiatan pengabdian adalah melakukan edukasi untuk memberikan informasi tentang pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi pada masyarakat di RT 21 Kelurahan Pulokerto Gandus. Kegiatan edukasi ini menggunakan metode ceramah dan tanya jawab pada 19 orang peserta, hasil yang didapat dari edukasi adanya peningkatan tingkat pemahaman dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi sebelum diberikan edukasi tingkat pengetahuan kurang sebanyak 13 (68%) orang peserta dan setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan baik sebanyak 15 (79%) orang peserta. Adanya peningkatan pengetahuan pada masyarakat setelah dilakukan edukasi kesehatan tentang pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi. Diharapkan masyarakat terutama warga RT 21 kelurahan pulokerto dapat mengubah gaya hidup sehari-hari agar dapat mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi.
Hospital Ownership and Minimum Service Standards Achievement: Empirical Evidence from Indonesia Helsy Desvitasari
Journal of Health Service Administration and Hospital Management Vol. 1 No. 2 (2025): July, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/laceri.v1i2.406

Abstract

Healthcare service quality is a global priority, and in Indonesia it is assessed through the implementation of Minimum Service Standards (MSS) integrated with National Quality Indicators (NQI). MSS function as a standardized benchmark to evaluate hospital performance across different ownership types. This study aims to examine differences in MSS achievement between government and private hospitals. A quantitative comparative design was employed using secondary MSS/NQI data from 60 Type B and C general hospitals located in Java and Sumatra during 2023–2024. Hospitals were equally categorized by ownership (government and private). Data analysis included descriptive statistics, assumption testing, and independent sample t-tests to identify differences in composite MSS achievement between the two groups. The analysis demonstrated a statistically significant difference in MSS achievement based on hospital ownership. Private hospitals showed higher overall MSS attainment compared to government hospitals, with mean achievement scores of 94.05% and 87.21%, respectively (p < 0.001). This result indicates a measurable performance gap in meeting minimum service quality standards between ownership types. Hospital ownership is significantly associated with the achievement of Minimum Service Standards in Indonesia. Private hospitals consistently achieve higher MSS scores than government hospitals, suggesting structural differences in service quality performance. These findings provide empirical evidence on the role of ownership in hospital quality outcomes and highlight the importance of further investigation into organizational and management factors influencing MSS compliance.