Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA DENGAN SISTEM HIDROPONIK SUBSTRAT Frasetiawan, Blasius Tresko; Budi, Setia; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62288

Abstract

Faktor yang mempengaruhi sistem produksi tanaman adalah larutan nutrisi yang menjadi penentu penting dalam menentukan hasil dan kualitas tanaman. Pemberian nutrisi dalam budidaya hidroponik harus memperhatikan konsentrasi yang diaplikasikan terhadap tanaman. Pemilihan konsentrasi perlu dilakukan untuk mendapatkan konsentasi yang tepat yang dapat dilakukan melalui pengujian di lapangan menggunakan sistem hidroponik substrat agar mengetahui konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem hidroponik substrat. Untuk mendapatkan konsentrasi AB Mix yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem hidroponik substrat. Untuk mengetahui hubungan korelasi antara variabel pengamatan terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan sistem hidroponik substrat.Penelitian ini dilaksanakan di Green House Aloe Vera Center, Jl. Budi Utomo No. 29, Siantan Hulu, Pontianak, Kalimantan Barat. Waktu penelitian ini berlangsung pada tanggal 04 April "“ 29 Juni 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pemberian nutrisi AB Mix yang terdiri dari 5 perlakuan, masing-masing perlakuan dilakukan ulangan sebanyak 4 kali dan setiap perlakuan terdapat 5 sampel tanaman sehingga terdapat 100 satuan percobaan. Perlakuan konsentrasi yang dimaksud adalah sebagai berikut: a0 = AB Mix Good Plant = 1000 ppm (kontrol), a1 = AB Mix BL = 800 ppm, a2 = AB Mix BL = 1000 ppm, a3 = AB Mix BL = 1200 ppm, a4 = AB Mix BL = 1400 ppm. Variabel yang diamati sebagai berikut: tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), volume akar (cm3), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), berat segar bunga/krop (g), dan diameter krop (cm).Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi AB Mix dapat meningkatkan pertumbuhan kubis bunga pada variabel tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 2, 3, dan 4 MST, serta berat kering tanaman. Konsentrasi nutrisi AB Mix Good Plant 1000 ppm (kontrol) dan AB Mix BL 1000 ppm memberikan hasil terbaik pada berat segar bunga/krop tanaman kubis bunga. Hasil korelasi pengaruh AB Mix antara variabel diameter krop dan berat segar bunga/krop menunjukan hubungan korelasi yang tinggi dengan nilai analisis pearson sebesar 0,684. Hubungan kedua variabel juga signifikan dilihat dari angka signifikasi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,001.
PENGARUH PERBANDINGAN MEDIA TANAM DAN ZPT TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK SIRIH MERAH Mustiadi, Makarius; Asnawati, Asnawati; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62733

Abstract

Perbanyakan tanaman sirih merah menggunakan setek seringkali menemui kegagalan dengan tidak tumbuhnya akar. Kemungkinan keberhasilan metode setek sirih merah ini 40-70%, dan jika setek berasal dari bagian muda tingkat keberhasilan tidak lebih dari 30%. Hal ini dikarenakan kemampuan setek untuk membentuk akar adventif akan berkurang seiring dengan penambahan umur pada tanaman induknya. Upaya peningkatan keberhasilan setek batang sirih merah dapat dilakukan dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) untuk merangsang dan memacu terjadinya pembentukan akar setek, selanjutnya upaya untuk mendukung perkembangan akar dapat dilakukan dengan memperbaiki media tanam sehingga tempat pertumbuhan akar akan lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan perbandingan media tanam antara tanah PMK dan sludge yang terbaik untuk pertumbuhan setek tanaman sirih merah. Penelitan ini dilaksanakan di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada tanggal 13 Maret "“ 20 Juli 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pola Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Petak utama (main plot) adalah ZPT (R) dan anak petak (subplot) adalah perbandingan volume media tanam antara sludge dan tanah PMK (S). Petak utama (main plot) terdiri dua taraf yaitu: r0 = Tanpa Pemberian ZPT dan r1 = Pemberian ZPT. Anak petak (subplot) terdiri dari empat taraf yaitu: s1= Tanah PMK, s2 = Tanah PMK + Sludge (2:1), s3 = Tanah PMK + Sludge (1:1), dan s4 = Tanah PMK + Sludge (1:2), sehingga terbentuk 8 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dan setiap perlakuan terdapat 10 sampel tanaman sehingga terdapat 320 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan media tanam antara tanah PMK dan sludge 2:1 merupakan media yang terbaik untuk pertumbuhan setek sirih merah pada volume akar. Pemberian ZPT dan semua perbandingan media tanam memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan setek sirih merah.
PENGARUH KAPUR DAN BOKASHI TKKS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Roma, Natasya Vidia; Abdurrahman, Tatang; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66493

Abstract

Kedelai Edamame merupakan salah satu komoditas kacang-kacangan yang menjadi sumber protein nabati utama masyarakat Indonesia. Salah satu tanah yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman kedelai edamame yaitu tanah podsolik merah kuning. Tanah podsolik merahkuning sebagai media tanam memiliki kendala seperti struktur tanah jelek pH rendah, ketersediaan unsur hara sedikit dan kandungan bahan organik rendah. Upaya untuk mengatasinya adalah dengan pemberian bahan pembenah tanah seperti kapur dolomit dan bokashi tandan kosong kelapa sawit. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi kapur dolomit dan bokashi tandan kosong kelapa sawit yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan di Jalan Sepakat 2, Gg. Sejahtera. Penelitian ini berlangsung dari bulan November 2022 sampai Februari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama kapur terdiri dari 3 taraf yaitu d1 = 15 ton/ha setara dengan 75 g/polibag, d2 = 18 ton/ha setara dengan 90 g/polibag dan d3 = 20 ton/ha setara dengan 100 g/polibag. Faktor kedua bokashi tandan kosong kelapa sawit terdiri dari 3 taraf yaitu b1 = 5 ton/ha setara dengan 25 g/polibag, b2 = 10 ton/ha setara dengan 50 g/polibag dan b3 = 15 ton/ha setara dengan 75 g/polibag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang, volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong per tanaman, bobot polong segar per tanaman, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, dan jumlah bintil akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian kapur dosis 18 ton/ha dan bokashi TKKS 10 ton/ha dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai edamame yang terbaik pada tanah podsolik merah kuning.