Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Globalisasi Terhadap Peningkatan Interdependensi Negara Berkembang di Asia Tenggara Pada Negara Tiongkok Alunaza, Hardi; Cantika, Suci; Umniyah, Annisa
Politika: Jurnal Ilmu Politik Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Magister Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/politika.16.1.2025.15-31

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pengaruh globalisasi terhadap peningkatan interdependensi ekonomi negara berkembang di kawasan Asia Tenggara pada Tiongkok. Dalam membahas tulisan ini digunakan konsep regionalisme sebagai bentuk integrasi negara berkembang di kawasan Asia Tenggara, dan Konsep Interdependensi untuk menjelaskan ketergantungan ekonomi negara berkembang di Asia Tenggara terhadap Tiongkok dan sebaliknya. Hasilnya ditemukan bahwa kerja sama yang dilakukan oleh negara berkembang di Asia Tenggara terhadap Tiongkok menimbulkan sikap interdependensi. Tiongkok dengan perekonomian yang kuat mampu memberikan sejumlah investasi, utang luar negeri, dan bantuan kepada negara-negara berkembang di Asia Tenggara seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Sementara bagi Tiongkok, Asia Tenggara merupakan jalur lintas strategis untuk kepentingan ekonomi dan perdagangan internasional dimana sebanyak 90% pasokan minyak Tiongkok melalui perairan Asia Tenggara.
PENINGKATAN EDUKASI PELUANG DAN TANTANGAN POLITIK GLOBAL BAGI MAHASISWA BARU HUBUNGAN INTERNASIONAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR Alunaza, Hardi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2493

Abstract

Kegiatan pengabdian ini didasarkan pada beberapa hal yang mempengaruhi dinamika politik global seperti adanya globalisasi dan fenomena ketergantungan antara negara, perkembangan teknologi dan informasi, perubahan politik dan ekonomi internasional, perubahan kekuatan geopolitik, konflik dan ketidakstabilan regional, perubahan tata kelola global, dan tekanan masyarakat sipil global. Semua faktor ini berkontribusi pada cepatnya perkembangan isu hubungan internasional, mencerminkan dunia yang semakin kompleks dan saling terkait, di mana perubahan dalam satu aspek dapat dengan cepat berdampak pada berbagai bidang lainnya. Edukasi dalam pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa baru mengenai dinamika hubungan internasional masa kini. Edukasi ini dilaksanakan di bulan Agustus tahun 2024  secara online dengan menggunakan empat metode, persiapan kegiatan, penyampaian materi edukasi, sesi tanya jawab, dan pelaporan kegiatan. Setelah mengikuti kegiatan ini, mahasiswa memahami peluang dan tantangan hubungan internasional yang berfokus kepada pemahaman aktor, isu, dan bentuk interaksi yang terjadi antar negara. Selain itu, mahasiswa juga memiliki pemahaman yang baik mengenai dua isu besar high politics dan low politics dalam hubungan internasional. Peluang mahasiswa dalam mempelajari isu hubungan internasional adalah terbukanya akses bacaan dan isu yang sangat melimpah. Tantangan terbesar dalam mempelajari dinamika hubungan internasional adalah kendala bahasa dan teori yang berkembang begitu lambat.
PENDAMPINGAN PROGRAM WIRAUSAHA MERDEKA KHATULISTIWA BUSINESS ACADEMY MAHASISWA PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL UNIVERSITAS TANJUNGPURA Alunaza, Hardi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2494

Abstract

Mahasiswa saat ini menghadapi berbagai permasalahan terkait kemampuan wirausaha yang dapat menghambat mereka dalam memulai dan mengembangkan bisnis. Hal itu terlihat dari kurangnya pengetahuan dan keterampilan bisnis, keterbatasan modal, kurangnya jaringan dan akses pasar, kesulitan manajemen waktu, tantangan dalam promosi dan branding produk, rasa takut memulai bisnis karena khawatir gagal, serta kurangnya dukungan dan mentoring. Agar dapat menangani masalah diatas, Universitas Tanjungpura memfasilitasi mahasiswa dalam Program Wirausaha Merdeka Khatulistiwa Business Academy yang bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat. Program ini menekankan aspek kekayaan lokal yang dikembangkan menjadi produk yang siap bersaing dalam pasar nasional. Tujuan proses pendampingan ini adalah untuk dapat meningkatkan kemampuan bisnis mahasiswa secara signifikan. Kegiatan ini dilaksanakan selama September – Desember 2025. Metode yang digunakan yakni pre-immersion, immersion, dan post-immersion. Setelah mengikuti kegiatan ini, mahasiswa berhasil menyelesaikan program dan meningkatan kemampuan bisnis dengan baik. Dosen pendamping mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi dan melakukan riset serta pengembangan produk secara berkelanjutan. Pendampingan yang diberikan tidak hanya fokus pada arahan awal, tetapi juga evaluasi terus-menerus untuk memastikan kualitas produk, pengelolaan bisnis, dan kesesuaian dengan kebutuhan pasar. Kegiatan pendampingan mahasiswa mencakup pelatihan dan workshop kewirausahaan, mentoring, pengembangan soft skills, simulasi bisnis, studi kasus, serta pembekalan inovasi dan tren bisnis. Peserta juga mengikuti magang, demo bisnis, pengembangan produk, manajemen keuangan, dan networking. DPL memberikan strategi dalam mengatasi kendala log book, time management, produksi, promosi, serta keterbatasan modal dan jaringan bisnis melalui komunikasi intensif dan evaluasi berkala.
Edukasi Indonesia Bersinar (Bersih dari Sindikat Narkoba) Menuju ASEAN Free Drugs 2025 Bagi Mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Barat Alunaza, Hardi; Nuzulian, Ully; Rohilie, Haunan Fachry; Almutahar, Hasan; Mentari, Mentari
Abdimas Mandalika Vol 4, No 3 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i3.30250

Abstract

Abstract:  This community service activity is based on the need for students to gain education about Indonesia's strategic role in combating drug abuse, regional regulations to achieve ASEAN Free Drugs 2025, and the importance of youth as agents of change and social control in tackling drug trafficking and abuse. The community service activity is conducted in the Sungai Raya District of Kubu Raya Regency with the aim of providing education about Indonesia being free from drug syndicates towards ASEAN Free Drugs 2025. It will take time from May to August 2024, with activities including socialization, discussions game session, as well as documentation and reporting. The first sub-topic of the education covers three strategic steps in combating drugs: a soft approach involving preventive activities, a hard approach with firm actions, and a smart power approach. The second topic addresses the ASEAN Work Plan in achieving ASEAN Free Drugs 2025. Additionally, there will be socialization regarding youth as agents of change and social control by fostering good habits in the community to combat drug abuse.Abstrak: Kegiatan pengabdian ini didasari bahwa mahasiswa perlu mendapatkan edukasi mengenai peran strategis Indonesia dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, regulasi regional dalam mewujudkan ASEAN Free Drugs 2025 dan pemahaman mengenai pentingnya peran pemuda sebagai agent of change dan agent of social control dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dengan tujuan memberikan edukasi mengenai Indonesia bersih dari sindikat narkoba menuju ASEAN Free Drugs 2025. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan mulai dari Mei hingga Agustus 2024 dengan bentuk pelaksanaan kegiatan terdiri dari penyampaian materi, diskusi dan game edukasi, serta dokumentasi dan pelaporan. Edukasi mengenai sub-materi pertama yakni tiga langkah strategis dalam memberantas narkoba yakni soft appoarch dengan pendekatan berupa aktivitas pencegahan, hard approach dengan tindakan tegas, dan smart power approach. Kedua, ASEAN Work Plan guna mewujudkan ASEAN Free Drugs 2025. Serta, sosialisasi terkait pemuda sebagai agent of change dan agent of social control dengan membangun kebiasaan baik di lingkungan dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. 
PENGUATAN HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA – AMERIKA SERIKAT MELALUI PROGRAM DIPLOMATS GO TO CAMPUS BAGI MAHASISWA HUBUNGAN INTERNASIONAL UNIVERSITAS TANJUNGPURA Alunaza, Hardi; Nugrahaningsih, Nurfitri; Fahriansyah, Ori; Patriani, Ira
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1869

Abstract

The United States is a major power country that has a long track record of cooperation with Indonesia. On the other hand, Indonesia as a country that currently continues to support Palestinian independence can also be a sensitive issue for relations between the two countries. The aim of this service activity is to provide education about Indonesia-United States relations and to dispel sensitive issues occurring between the United States and Middle Eastern countries which are considered to be an obstacle to build good relations between Indonesia and the United States. This community service aims to increase people to people contact and provide education regarding bilateral relations between Indonesia and the United States. This activity will be carried out in May 2024 using three methods, preparation and delivery of educational material, question and answer session, and reporting. After carrying out this activity, International Relations study program students became more concerned about increasing people to people contact through increasing understanding of the differences between the two countries, democratic values, and opportunities for prosperity for both countries. Apart from that, students understand the functions and duties of diplomats as representing, promoting, protecting, negotiating and reporting. Students also understand the strategic interests of Indonesia and the United States. Also, there is a Comprehensive Strategic Partnership between Indonesia and the US and an action plan for Indonesia and America for 2024-2028. Including the implementation of shared values ​​and partnerships between Indonesia and the United States. Such as assistance in developing the quality of education in Indonesia, humanitarian assistance, and cultural development between the two countries.
Dualisme Kebijakan Keamanan Nuklir Korea Utara Melalui Uji Coba Rudal Antar Benua Tahun 2021-2022 Alunaza, Hardi; Ernianda, Annisa; Ilmah, Daris Nurul
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i2.2024.764-770

Abstract

In 2021-2022, North Korea's nuclear developments surprised public. The testing of missiles over the past year produced the latest advanced nuclear. North Korea developing new an intercontinental nuke called "Hwasong-17". This article will discuss the dualism of nuclear policy carried out by North Korea through intercontinental missile tests to increase the national security in 2021-2022. The research focuses on two discussions. First, the movement of intercontinental nuclear tests and the response from world community. Second, the dualism policy impact for North Korea towards The Country's security. This article contain the Offense-Defense Theory, Nuclear Deterrence Concept with qualitative approach and descriptive research methods. The results of this article is to aim the impacts of North Korea's nuclear policy which used as main military strategy to maintain the country's security in positive and negative perspective
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KONDISI SOSIAL POLITIK MASYARAKAT PERBATASAN ENTIKONG KALIMANTAN BARAT Alunaza, Hardi; Mentari, Mentari; Putri , Anggi; Ernianda, Annisa
Jurnal Paris Langkis Vol 3 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v3i1.4198

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan dampak bagi seluruh sektor kehidupan, termasuk kawasan perbatasan di Kalimantan Barat yakni Entikong. Selain membutuhkan kebijakan yang berfokus pada pertumbuhan, kawasan perbatasan Entikong juga dihadapkan dengan melemahnya ekonomi masyarakat serta kondisi sosial politik akibat dari pandemi covid-19. Sebagaimana diketahui bahwa virus ini menjadi ancaman kesehatan global lintas negara yang berdampak terhadap sektor ekonomi, sosial budaya, termasuk politik di perbatasan Indonesia. Tulisan ini disajikan untuk menjelaskan dampak dari pandemi covid-19 di perbatasan Entikong Kalimantan Barat. Penekanan utama dalam tulisan ini adalah aspek sosial politik yang menganalisis bagaimana pandemi covid-19 berdampak terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik di daerah perbatasan Entikong Kabupaten Sanggau. Tulisan ini menggunakan perspektif border governance dalam menjelaskan fenomena. Adapun teknik pengumpulan data dalam tulisan ini adalah dengan wawancara dan studi pustaka. Data primer dalam penelitian ini berasal dari hasil wawancara. Sedangkan data sekunder berasal dari hasil observasi yang dilakukan oleh penulis serta dari studi pustaka. Dalam menganalisa penelitian ini penulis menggunakan pola induksi dengan tiga tahapan mengumpulkan data, pengolahan, dan analisis. Hasil dari tulisan ini menunjukkan bahwa pandemi covid-19 berdampak terhadap entitas ketergantungan masyarakat perbatasan karena adanya kebijakan lockdown dari pemerintah Indonesia. Hal ini juga didukung oleh penutupan pintu perbatasan oleh Pemerintah Malaysia. Kebijakan lockdown ini juga berdampak pada berkurangnya aktivitas ekonomi dan meningkatnya ancaman keamanan. Sementara dari sisi politik, pandemi berdampak terhadap penundaan pilkada. Pandemi ini membutuhkan kebijakan terkait refocusing penggunaan anggaran yang dapat digunakan untuk upaya mitigasi covid-19 di perbatasan Entikong.
Pelatihan Peningkatan Keamanan Data Bagi Guru di Kota Singkawang Kalimantan Barat Saherimiko, Saherimiko; Hanum, Aliyah Nur'aini; Varanida, Dea; Alunaza, Hardi
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34235

Abstract

Abstract:  Digital transformation in education requires teachers to not only master learning technologies but also have adequate data security literacy. However, in Singkawang City, teachers' understanding of digital security remains relatively low, particularly regarding basic concepts such as phishing, malware, data encryption, and online privacy protection practices. This community service activity aims to provide teachers with an understanding of digital ethics, digital culture, and data security as part of efforts to prevent the risk of data breaches and misuse of sensitive student data. The method used in this community service activity consists of four stages: preparation, implementation of training, evaluation, and reporting. After participating in the community service activity, which involved comprehensive and practical training emphasizing practical skills, participants gained a gained a better understanding of digital ethics, digital culture, and data security. This community service activity underscores that enhancing teachers' digital security literacy not only impacts student data protection but also supports the development of a safe, ethical, and responsible digital culture within the educational environment. Abstrak: Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk tidak hanya menguasai teknologi pembelajaran, tetapi juga memiliki literasi keamanan data yang memadai. Namun, di Kota Singkawang, tingkat pemahaman guru mengenai keamanan digital masih relatif rendah, khususnya terkait konsep dasar seperti phishing, malware, enkripsi data, hingga praktik perlindungan privasi daring. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai etika digital, budaya digital, dan keamanan data bagi guru sebagai upaya mencegah risiko kebocoran dan penyalahgunaan data sensitif siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dengan empat tahapan, yakni persiapan, proses pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan pelaporan. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian berupa pelatihan komprehensif dan aplikatif yang menekankan keterampilan praktis, peserta menjadi lebih paham dan mengerti mengenai etika digital, budaya digital, dan keamanan data. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi keamanan digital guru tidak hanya berdampak pada perlindungan data siswa, tetapi juga mendukung terbangunnya budaya digital yang aman, etis, dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan.
Analisis Dampak ASEAN-Korea Free Trade Area Terhadap Perkembangan Ekspor Impor Indonesia-Korea Selatan 2018-2021 Alunaza, Hardi; Putri, Kesya Anindya Suhada; Manurung, Githa Nethania
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v4i3.2038

Abstract

Tulisan ini dibuat untuk menganalisis dampak dari ASEAN-Korea Free Trade (AKFTA) dalam perkembangan ekspor dan juga impor dari Indonesia dan Korea Selatan. AKFTA sendiri adalah kerja sama antara negara-negara ASEAN dengan Korea Selatan. Yang dimana AKFTA memiliki tujuan untuk mewujudkan free trade atau perdagangan bebas masyarakat ASEAN dan Korea Selatan dengan cara mendorong hubungan perekonomian dari pihak AKFTA. Dalam tulisan ini terfokuskan kepada dua negara yaitu Indonesia dan Korea Selatan. Indonesia dan Korea Selatan sudah menjalin hubungan kerja sama sejak 49 tahun yang lalu. Hubungan pada sektor perdagangan dan investasi dari Indonesia dan Korea Selatan juga semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dan dengan adanya AKFTA, ekspor dan juga impor dari kedua negara juga mengalami perkembangan yang cukup baik. Dalam membahas tulisan ini kami menggunakan teori liberalisme institusional, dimana AKFTA menjadi aktor dalam organisasi internasional yang dapat membantu kerja sama di negara anggota ASEAN dan Korea Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam ini adalah dengan jenis penelitian eksplanatif dengan pendekatan kualitatif, dimana kami melakukan studi pustaka melalui kajian literatur dari berbagai sumber. Hasil tulisan ini menunjukkan bahwa ekspor impor Indonesia berhasil meningkat karena ekspor dan impor Korea Selatan yang berkembang sehingga mendorong perekonomian Indonesia untuk dapat tetap berkembang dan berada pada neraca seimbang. Walaupun pernah terjadi penurunan pada masa COVID-19 menyerang, namun setelah nya ekspor dan impor dari Indonesia dan Korea Selatan dapat meningkat di tahun 2021.Kata Kunci: AKFTA; Ekspor dan Impor; Indonesia; Korea Selatan.
EDUKASI BENTUK PERDAGANGAN MANUSIA DAN IMPLEMENTASI PROTOKOL PALERMO DI KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS Alunaza, Hardi; Maryuni, Sri; Rusdiono; Pardi; Suwarso, Widha Anistya
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1359

Abstract

Sambasi is known as the source and destination of human trafficking crimes. This is influenced because the number of people who work is not proportional comparing to the number of existing jobs. In addition, differences in economic levels ease of access to neighboring countries, weak administrative systems, and less valid information received about the job opportunities offered. In order to assist the government in dealing with these problems, the community service team took the initiative to disseminate community service activity. Through this activity, the team from faculty of social and political science, Tanjungpura University provided socialization related to forms of human trafficking, namely forms of human trafficking based on the purpose of delivery, based on the victim occured, and based of the exploitation. Including providing socialization and education related to the implementation of the Palermo Protocol as a response to the crime of human trafficking. This service activity is carried on July 2022 in the form of carrying out activities consisting of lectures on material delivery, socialization, and hearing discussions from the audiences. While the evaluation carried out in this activity is in the form of an analysis of a qualitative analysis. The result of this community service activity is that the community in Sajingan Besar District gains knowledge about forms of human trafficking, integrated handling of cases and victims, availability of services for recovery and reintegration, and law enforcement. The socialization and education provided by the service team can help the public understand the forms of protection against human trafficking crimes. The community also receives good education regarding victim identification, the recovery process, social rehabilitation and the reintegration process. The public obtains and has a good understanding of forms of human trafficking and the implementation of the Palermo protocol.