Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Meaningfulness of Sa Tidar Philosophy in Strengthening Community Civic Disposition Mazid, Sukron; Wulansari, Atsani; Komalasari, Kokom; Abdulkarim, Aim; Rahmat, Rahmat
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10479

Abstract

This research aims to discover the meaning of the philosophy of Sa Tidar as a symbol and meaning in the practice of life in Bukit Tidar, meaning that every wrong will be caught in every behavior in life. It means that honesty is part of one's integrity in action. Javanese thick norms impact social sanctions through community appreciation and rejection. The value of Sa Tidar is very relevant in the Civic Disposition value order as a reinforcement in community life. This research used a qualitative descriptive approach. The data were collected through observation, interview, and documentation. Then, the data was validated through source and method triangulation. This research used Miles and Huberman's model: data reduction, data presentation, and drawing conclusions to analyze the data. The results showed that the validity of Sa Tidar philosophy in strengthening Civic Disposition through (1) the meaning of Sa Tidar values has excellent relevance in shaping civic disposition as a pillar of social life. (2) The philosophy of Sa Tidar serves as a moral guide that integrates the values of religiosity and character in everyday life.
Pendidikan Keluarga Melalui Keberagaman Berbasis Nilai-Nilai Pancasila untuk Mewujudkan Sekolah Damai di Kota Bekasi Istianah, Anif; Darmawan, Cecep; Sundawa, Dadang; Fitriasari, Susan; Mazid, Sukron
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan keberagaman yang muncul akibat globalisasi dan perubahan sosial yang cepat. Pola pendidikan keluarga di Indonesia sering kali dipengaruhi oleh budaya asing yang tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa, yang berkontribusi pada penurunan persatuan, toleransi, dan kerukunan sosial. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis keluarga-keluarga yang berhasil mengintegrasikan kearifan lokal dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keluarga berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi solusi praktis dan strategis dalam membentuk generasi yang toleran, berkarakter damai, dan siap menghadapi keberagaman dalam masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat identitas nasional tetapi juga menjadi strategi penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang multikultural. Dengan menjadikan keluarga sebagai unit pendidikan pertama, model ini berkontribusi pada penciptaan lingkungan yang damai, dari lingkup keluarga hingga sekolah, dan pada akhirnya menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.
Professional Ethics and the Exemplary Behavior of Public Figures: A Literature Review from a Pancasila Perspective Mazid, Sukron; Widiyanto, Delfiyan; Rachman, Fazli; Hasanah, Imroatul
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 5 ISSUE 2, OCTOBER 2025
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v5i2.839

Abstract

This literature review explores the relationship between professional ethics and exemplary behavior from the perspective of Pancasila values, which are relevant in addressing the complexities of modern professionalism. Various moral issues, such as abuse of authority, weak integrity, and the crisis of exemplary behavior, demand a stronger ethical foundation rooted in the nation's noble values. This study uses a conceptual approach based on literature with a critical analysis of the literature on professional ethics, Pancasila values, and the practice of exemplary behavior from figures. The novelty of this article lies in the integration of professional ethics with Pancasila, which is not only positioned as a normative guideline, but also synthesized into a conceptual model of Pancasila-based professional ethics that emphasizes the integration of moral values, social responsibility, and exemplary behavior from figures. The main synthesis of the study confirms that the revitalization of Pancasila values ​​strengthens the moral foundation of the profession while offering a practical ethical framework that is contextual, adaptive, and relevant to global challenges. The practical implications of this study are the importance of implementing Pancasila-based professional ethics in professional education, character development of the younger generation, and the development of ethical leadership capable of building a society with integrity, justice, and civility.
Penerapan Penggunaan Buku Kegiatan Project Based Learning Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Civic Disposition Mahasiswa Novitasari, Novitasari; Yasnanto, Yasnanto; Mazid, Sukron
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku kegiatan Project Based Learning berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan civic disposition mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran dengan metode penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Terdapat 8 langkah dalam penelitian dan pengembangan Borg dan Gall, antara lain: (1) studi kepustakaan; (2) survei lapangan; (3) penyusunan instrument; (4) uji coba terbatas; (5) revisi hasil uji coba; (6) uji coba lebih luas; (7) penyempurnaan produk akhir; (8) desiminasi dan implementasi. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengambil data adalah angket, test, pedoman wawancara, dan pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa buku kegiatan PJBL yang telah disusun memenuhi unsur kelayakan untuk digunakan, penerapan penggunaan buku kegiatan PJBL berbasis kearifan lokal dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu pelaksanaan dan pelaksanaan, serta memiliki pengaruh terhadap perubahan civic disposition mahasiswa. Penggunaan buku kegiatan PJBL berbasis kearifan lokal pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan civic disposition mahasiswa. Namun, perubahan tersebut tidak mengarah kepada peningkatan tetapi mengarah kepada penurunan karena rata-rata skor yang dihasilkan pada posttest mengalami penurunan dibandingkan dengan rata-rata skor pretest. Berdasarkan hasil dan simpulan yang diperoleh, saran bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian serupa adalah menggunakan pendekatan kualitatif agar dapat diketahui penyebab yang lebih rinci tentang penurunan civic disposition pada mahasiswa setelah menggunakan buku kegiatan PJBL pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
Developing a Process-Based Learning Module to Enhance Writing Competence in Journalism Education Mustaqim, Ahmad; Nurbaya, St; Mulyani, Mimi; Mazid, Sukron; Islahudin, Islahudin
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i4.pp2275-2293

Abstract

Developing a Process-Based Learning Module to Enhance Writing Competence in Journalism Education. Learning to write news texts for journalism concentration students still faces obstacles, so it is necessary to develop teaching materials in the form of modules that can help students master news text writing skills in a more targeted manner. This study aims to develop a news text writing module based on a process approach to improve writing skills in a directed manner. The method used is research and development (R&D), encompassing the stages of needs analysis, module design, expert validation, and student trials. This study involved five experts and 74 students from five universities in Yogyakarta. Based on the assessment results by material expert I, it obtained a score of 4.63 and was categorized as very good; material expert II obtained a score of 3.97 and was categorized as good. Furthermore, the assessment by graphic experts yielded a score of 4.12 (good), by linguistic experts a score of 4.08 (good), and by learning strategy experts a score of 4.6 (very good). The effectiveness test yielded a p-value of 0.000, indicating that the module is effective in improving the students’ ability to write news texts. The novelty of this research lies in integrating the process approach with the typical journalistic language guide in the form of a systematic module, which has not been developed specifically for journalism concentration students. Therefore, the use of news text writing modules based on a process approach is suitable as teaching material because it guides students through every stage of writing, from drafting to editing, provides linguistic support across a variety of journalism, and has a positive impact on writing skills and learning effectiveness. Keywords: learning modules, writing competence, news text, process approach.
PEMBELAJARAN QAWA’ID UNTUK MUSTAWA ̅ MUTAQADDIM DENGAN KITAB ALFIYAH IBNU MA ̅LIK Afif, Abdul Chamid; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman; Saefullah, Muhammad; Mazid, Sukron
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i1.2158

Abstract

Pesantren salafiyah di Indonesia umumnya menerapkan metode Gramatika Tarjamah dalam pembelajaran bahasa Arab, dengan fokus pada penghafalan aturan dan kaidah tata bahasa. Pada tingkat Mustawa Mutaqoddim (lanjutan) dalam pembelajaran Qowa'id, digunakan kitab Alfiyah Ibni Malik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran qawa'id dengan kitab Alfiyah Ibni Malik di kelas 1 dan 2 Tsanawi telah sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran qawa'id. Pendukungnya termasuk penggunaan teknologi pendidikan, pengajaran oleh guru ahli, bimbingan individu, kelas tambahan, grup studi, kegiatan praktis, evaluasi berkala, umpan balik, dan ruang belajar yang memadai.
Civic Skills Mastery as a Widow's Strategy In Fulfilling Life's Needs: a Legal and Social Justice Analysis Mazid, Sukron; Wulansari, Atsani; Setyorini, Ika
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 10 No 2 (2024): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v10i2.7725

Abstract

This study aims to examine how the mastery of civic skills by widows can help them in making ends meet, from a legal and social justice perspective. Widows often face considerable social and economic challenges in making ends meet. Mastery of civic skills such as knowledge of legal rights, social engagement, and participation in public decision-making can be applied to overcome these challenges. This research uses a descriptive qualitative approach through observation, in-depth interview and documentation techniques with a number of widows in Magelang urban area. The results showed that understanding of legal rights as well as the ability to participate in community significantly helps widows overcome the social and economic challenges they face. The legal system can improve the position of widows through proactive policies that support social justice.
The Philosophy of the Express ‘Nuwun Sewu’ as a Life Guide to Preventing Violence Mazid, Sukron
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pembudayaan nuwun sewu pada kehidupan masyarakat khususnya generasi muda. Urgensi penelitian ini adalah eksistensi budaya tutur nuwun sewu sebagai upaya pencegahan serta penanganan kasus kekerasan pada masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, focus group discussion, dan observasi. Subjek penelitian ditentukan menggunakan metode purposive yang disesuaikan dengan tujuan penelitian yakni tokoh masyarakat, budayawan, akademisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembudayaan nuwun sewu dapat dilakukan di lingkungan masyarakat, pendidikan, aktifitas sosial dan pekerjaan perlu dipraktikkan supaya budaya nuwun sewu menjadi tradisi dan kebiasaan dan tentunya dapat direkomendasikan sebagai formula untuk mencegah tindakan kekerasan, upaya ini merupakan tata cara dari sikap dan perilaku contoh kecil yang nantiya berdampak besar dalam kehidupan sehari hari terutama untuk mencegah tindak kekerasan. Budaya nuwun sewu perlu dijadikan pedoman dan panduan terutama masyarakat Jawa dalam menghargai dan menghormati sesama.
Penguatan karakter kebangsaan civitas akademika melalui filosofi nama perguruan tinggi Mazid, Sukron; Sundawa, Dadang; Prasetyo, Danang
Jurnal Pendidikan Karakter VOL 14, NO 1 (2023)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v14i1.53947

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap filosofi makna nama Tidar sebagai nama perguruan tinggi. Kandungan makna ini dijadikan pedoman dalam membentuk karakter civitas akademika di kampus. Pendekatan penelitian ini deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Universitas Tidar Magelang dari bulan April sampai Oktober 2022. Subjek penelitian ditentukan dengan cara purposive, yakni sesepuh masyarakat sekitar, mantan Rektor Universitas Tidar, rektor yang menjabat saat penelitian ini dilaksanakan, dan akademisi yang mengetahui tentang filosofi dan makna kata Tidar. Nama ini bukan hanya merujuk pada nama daerah maupun bukit ikonik yang ada di tempat tersesbut, namun ada makna filosofi yang dapat dijadikan rujuakan penguatan karakter kebangsaan. Hasil penelitian ini menemukan adanya makna filosofis dari nama Tidar yang dijadikan sebagai pedoman nilai untuk membentuk karakter civitas akademika di Universitas Tidar. Makna filosofis tersebut adalah: (1) Tangguh, yang mempunyai filosofi makna sulit dikalahkan, kuat, handal, dan tekad; (2) Integratif, yakni jujur, objektif, berani, konsisten dan konsekuen, dan iktikad baik; (3) Dedikatif, yakni pengabdian, dedikasi, daya dukung, dan pengabdian kepada bangsa negara; (4) Aktif yang berarti giat, dinamis, bertenaga, akal yang selalu dikedepankan bukan kekuatan fisik yang mengarah emosional; dan (5) Responsif, yakni sifat cepat merespon, menanggapi, tergugah hati berempati, berusaha mengolah rasa dalam bertindak.This study seeks to reveal the philosophy of the meaning of the name Tidar as the name of a university. The content of this meaning is used as a guide in shaping the character of the academic community on campus. This research approach is descriptive qualitative which was carried out at Tidar University, Magelang from April to October 2022. The research subjects were determined in a purposive manner, namely the elders of the surrounding community, the former Chancellor of Tidar University, the chancellor who served when this research was carried out, and academics who knew about philosophy. and the meaning of the word Tidar, not only referring to the name of the area or the iconic hill in that place. The results of this study found the philosophical meaning of the name Tidar which was used as a value guide to shape the character of the academic community at Tidar University. The philosophical meanings are: (1) Tough, which has a philosophy meaning hard to beat, strong, reliable, and determined; (2) Integrative, namely honest, objective, courageous, consistent and consistent, and in good faith; (3) Dedicative, namely devotion, dedication, power, dedication to the nation and state; (4) Active, which means active, dynamic, powerful, always put forward the mind, not physical strength that leads to emotional; and (5) Responsiveness, namely the nature of being quick to respond, responding, being moved to empathize, trying to cultivate feelings in acting.
Exploring Language Politeness Strategy Among Indonesian Moslem Preachers Wulansari, Atsani; Mazid, Sukron
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 4 No. 2 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v4i2.2586

Abstract

Preachers utilize language to deliver their da’wah and communicate their important messages to the audience. As such, the use of politeness strategies is essential to minimize face-threatening acts (FTAs) and ensure that the message is communicated in a respectful and persuasive manner. Therefore, this study aims to analyze the politeness strategies used by Male Indonesia Preachers. This research applies qualitative research method with discourse analysis. Four specific YouTube channels were chosen as the sources for the data. The data for this research consists of da’wah utterances from four different male preachers featured on YouTube. To collect the data, the researchers followed several steps: selecting the preachers, watching the videos on their YouTube channels, and transcribing the utterances from the videos. Brown and Levinson's theory of politeness strategies is applied to analyze and interpret the data. The politeness strategies employed by the four preachers in Indonesia include bald-on-record, positive politeness, and negative politeness. The findings highlight that Indonesian preachers predominantly use bald-on-record and positive politeness strategies, effectively balancing directness with respect for their audience.