Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Pelaksanaan Pembelajaran Daring di SMP Negeri 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2020/2021 Kurnia, M Nur Rizal; Selamet, Kompyang; Juniartina, Putu Prima
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol 4, No 2 (2021): JPPSI, Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v4i2.39979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan pembelajaran daring dan kesesuaian pelaksananaan pembelajaran daring di SMP Negeri 1 Singaraja dengan Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Daring yang diterbitkan pemerintah melalui SE Sesjen Kemendikbud Nomor 15 Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomonologi. Data yang dikumpulkan berupa data deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah guru IPA yang berjumlah 5 (lima) orang dan peserta didik kelas 7-9 yang masing-masing jenjang terdiri dari 2 (dua) orang peserta didik SMP Negeri 1 Singarja semester ganjil tahun ajaran 2020/2021. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, kuisioner/angket, dan dokumentasi. Tenik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Hubermen (1992) yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SMP Negeri 1 Singaraja berjalan dengan baik dan sesuai dengan pedoman pelaksanaan pembelajaran daring dari pemerintah. Sekolah, guru dan peserta didik telah memiliki fasilitas dasar yang dibutuhkan, hal itu menggambarkan kesiapan pelaksanaan pembelajan daring. Guru dan peserta didik dapat melaksanakan pembelajaran daring dengan baik dan nyaman. Guru tetap membuat perencanaan pembelajaran secara daring, menyampaikan materi dengan baik secara daring, dan melakukan penilaian/evaluasi pembelajaran secara daring, sedangkan peserta didik tetap dapat memahami materi pembelajaran, menjawab soal-soal dan menyimpulkan pembelajaran secara daring dengan baik. Kesesusaian dilihat dari hasil angket dengan persentase kesesuaian sebesar 73.40% untuk guru dan 72.41% untuk peserta didik dengan kategori kesesuaian pelaksanaan pembelajaran adalah BAIK.
Relevansi Penggunaan Tumbuhan dan Hewan dalam Upacara Yadnya Tawur Kesanga dengan Materi IPA SMP Utari, Putu Henrika; Subagia, I Wayan; Juniartina, Putu Prima
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol 4, No 2 (2021): JPPSI, Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v4i2.38171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tumbuhan dan hewan yang digunakan dalam pelaksanaan Caru Tawur Kesanga di Desa Sinabun, alasan penggunaan tumbuhan dan hewan tersebut serta relevansinya dengan materi IPA SMP/MTs. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah Serati Banten Desa Sinabun dan Pedanda Griya Taman Manuaba. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, studi dokumen, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Penyajian hasil peneltian dilakukan secara induktif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) tumbuhan dan hewan yang digunakan sebagai sarana Caru Tawur Kesanga sebanyak 38 spesies dan 15 spesies, 2) penggunaan tumbuhan dan hewan sudah dilaksanakan secara turun temurun dan didasarkan pada kepercayaan terhadap tumbuhan dan hewan tertentu serta pustaka suci, 3) penggunaan tumbuhan dan hewan dalam Caru Tawur Kesanga memiliki relevansi dengan materi IPA SMP/MTs, yaitu pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup, Reproduksi Tumbuhan dan Hewan, dan Tanah dan Keberlangsungan Kehidupan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IA SMA NEGERI 4 SINGARAJA Putu Prima Juniartina
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) perbedaan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran group investigation dan konvensional, (2) perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang mengikuti model pembelajaran group investigation dan konvensional dan (3) perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran group investigation dan konvensional.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent postest only control group design. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IA SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2011/2012. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik simple random sampling Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan MANOVA. Sebagai tindak lanjut dari MANOVA, digunakan Least Significant Difference (LSD) untuk menguji komparasi pasangan skor rata-rata tiap kelompok perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan terdapat: (1) perbedaan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis antara kelompok model group investigasi dengan model konvensional (F = 32,56; p<0,05), (2) perbedaan yang signifikan pemahaman konsep antara kelompok model group investigasi dan kelompok model pembelajaran konvensional (F = 43,019; p<0,05, (3) perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis antara kelompok model group investigasi dan kelompok model pembelajaran konvensional (F = 37,14; p<0,05). Berdasarkan uji LSD diperoleh PK dan KBK yang dicapai oleh siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaram kooperatif tipe group investigasi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional.Kata kunci: group investigation, pemahaman konsep, dan berpikir kritis.AbstractThis research is aimed to analyze (1) ) the difference of critical thinking skills and physics understanding between students who studied through group investigation model and their counterparts who studied through direct instruction learning model, (2) conceptual understanding skills between students who studied through group investigation model and their counterparts who studied through direct instruction learning model, and (3) critical thinking skills between students who studied through group investigation model and their counterparts who studied through direct instruction learning modelThis study was an experimental study using the posttest-only control group design. The subjects were all students in grade XI IA SMA Negeri 4 Singaraja academic year 2011/2012. The selection of the class for this study was based on simple random sampling technique. The data were analyzed by descriptive statistics and MANOVA. Following MANOVA, Least Significant Difference used (LSD) to test the comparative pair average scores of each treatment group.The result found that (1) there is significant influence learning model of concept comprehension variables and critical thinking together (F = 32,56; p<0,05), (2) there are significant differences between groups PK model of group investigations and direct instruction learning model (F = 43.019, p <0.05). (3) there are significant differences between groups KBK model of group investigations and direct instruction learning model (F = 37,14; p<0,05). Based on the LSD test and KBK obtained PK is achieved by students who learned using a Learning cooperative model of type GI better than students who learn using conventional teaching.Key words: group investigation, concept comprehension, and critical thinking ability
Studi Pendahuluan Sebagai Dasar Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berbasis Salingtemas Berorientasi Pendidikan Karakter Putu Prima Juniartina; Ni Luh Pande Latria Devi
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pembelajaran IPA pada hakikatnya adalah untuk mengembangkan kemampuan perpikir siswa dan mengembangkan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini tuntutan kurikulum dalam pembelajaran adalah siswa mampu mengkontruksi pengetahuannya sendiri, memiliki sikap ilmiah serta memiliki karakter yang baik, dan guru hanya sebagai mediator serta fasilitator dalam proses pembelajaran. Menindaklanjuti tuntutan tersebut, faktanya dilapangan dalam proses pembelajaran IPA belum sepenuhnya dapat berjalan sesuai tuntutan kurikulum. Sehingga diperlukan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan mengembangkan bahan ajar IPA terpadu berbasis Salingtemas berorientasi pendidikan karakter. Sebelum melakukan pengembangan bahan ajar tersebut, perlu dilakukan studi pendahuluan dari penelitian utama tentang pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis salingtemas berorientasi pendidikan karakter untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan untuk merancang draft bahan ajar IPA terpadu berbasis salingtemas. Analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai kurikulum di sekolah, indikator pemahaman konsep, indikator pendidikan karakter dan metode salingtemas. Studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai proses pembelajaran, bahan ajar yang digunakan, kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran IPA dan pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian ini memberikan gambaran nyata tentang perlunya pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis salingtemas berorientasi Pendidikan karakterKata kunci: studi pendahuluan, bahan ajar ipa terpadu, salingtemas
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU DENGAN MODEL GROUP INVESTIGASI BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER Putu Prima Juniartina
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.348 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i2.12589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh bahan ajar IPA Terpadu dengan model Group Investigasi berorientasi pendidikan karakter yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan bahan ajar ini mengikuti prosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: (1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, dan revisi; dan (5) implementasi.  Pada tahun pertama penelitian ini dilakukan sampai pada tahap tes, evaluasi, dan revisi yaitu melakukan validasi bahan ajar. Validitas isi dilihat dari kesesuaian bahan ajar dengan teori pengembangan yang dijadikan pedoman dan sesuai dengan tuntutan karakteristik model pembelajaran. Validitas konstruk dilihat dari adanya keterkaitan yang konsisten dari setiap komponen bahan ajar yang dikembangkan dengan karakteristik model pembelajaran yang diperoleh melalui penilaian validator. Validasi konstruk bahan ajar yang telah dikembangkan termasuk katagori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Pengembangan bahan ajar IPA terpadu dengan model Group Investigasi berorientasi pendidikan karakter dilakukan melalui tahap yang sistematis sesuai dengan teori pengembangan. 2) Kualitas isi serta tampilan bahan ajar IPA berdasarkan penilaian validasi ahli memperoleh skor rata-rata 3,80 dalam kategori sangat valid dan validasi instrument dalam penelitian dinyatakan layak pakai.
Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berkarakter Peduli Lingkungan Tema “Konservasi” Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Putu prima Juniartina
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.249 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13841

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memperoleh bahan ajar IPA Terpadu berkarakter peduli lingkungan tema “konservasi” berbasis kearifan lokal untuk mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA yang valid, Praktis, dan efektif. Pengembangan bahan ajar ini mengikuti prosedur pengembangan produk pembelajaran dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: 1) investigasi awal, 2) Desain, 3) realisasi/konstruksi, 4) tes, evaluasi dan revisi, dan 5) implementasi. Namun pengembangan bahan ajar ini tidaklah sampai pada tahap implementasi melainkan hanya sampai pada uji coba terbatas, yaitu suatu upaya untuk melakukan evaluasi dan revisi hingga mendapatkan bahan ajar yang berupa prototipe final yang siap diimplementasikan. Validitas isi dilihat dari kesesuaian bahan ajar dengan teori pengembangan yang dijadikan pedoman. Validitas konstruk dilihat dari adanya keterkaitan yang konsisten dari setiap komponen bahan ajar yang dikembangkan yang diperoleh melalui penilaian validator. Validasi konstruk bahan ajar yang telah dikembangkan termasuk katagori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Pengembangan bahan ajar IPA terpadu Bahan Ajar IPA Terpadu Berkarakter Peduli Lingkungan Tema “Konservasi” Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA dilakukan melalui tahap yang sistematis sesuai dengan teori pengembangan. 2) Kualitas isi serta tampilan bahan ajar IPA berdasarkan penilaian validasi ahli memperoleh skor rata-rata 3,80 dalam kategori sangat valid dan validasi instrument dalam penelitian dinyatakan layak pakai Kata kunci: Bahan Ajar IPA Terpadu berkarakter peduli lingkungan, kearifan lokal
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS SALINGTEMAS BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER putu prima juniartina
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.971 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i1.23194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk bahan ajar IPA Terpadu berbasis SALINGTEMAS berorientasi pendidikan karakter yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan bahan ajar mengikuti prosedur pengembangan dari Plomp yang meliputi: (1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, dan revisi; dan (5) implementasi.  Pada tahun pertama penelitian ini dilakukan sampai pada tahap tes, evaluasi, dan revisi yaitu melakukan validasi bahan ajar. Uji validitas yang terdiri dari 2 orang ahli isi. Validitas isi ditinjau berdasar kesesuaian bahan ajar dengan teori pengembangan yang dijadikan pedoman serta bahan ajar yang berdasarkan SALINGTEMAS. Validitas konstruk ditinjau berdasar keterkaitan dari setiap komponen bahan ajar yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) modul dinyatakan sangat valid berdasarkan hasil penilaian dari ahli isi dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 92,17 serta pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis SALINGTEMAS berorientasi pendidikan karakter dilakukan melalui tahap yang sistematis sesuai dengan teori pengembangan. 2) Kualitas isi dan tampilan bahan ajar IPA berdasarkan penilaian validasi ahli memperoleh skor rata-rata 3,90 dalam kategori sangat valid dan validasi instrument dalam penelitian dinyatakan layak pakai
Lesson Study dalam Upaya Peningkatan Keaktifan Mahasiswa dalam Proses Perkuliahan Biologi Dasar II Prodi S1 Pendidikan IPA putu prima juniartina
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.699 KB) | DOI: 10.23887/wms.v14i2.23196

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam proses perkuliahan biologi dasar II pada prodi S1 pendidikan IPA yang berdasarkan observasi belum berjalan seperti yang diinginkan dan menyisakan beberapa permasalahan. Pembelajaran berbasis lesson study diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Dalam pelaksanaan penelitian ini terdapat tiga siklus lesson study, dimana setiap siklus mempunyai tiga tahapan yaitu, perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi dan evaluasi (see). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester dua program studi S1 Pendidikan IPA, Fakultas MIPA, Universitas Pendidikan Ganesha. Hasil observasi pada pelaksanaan lesson study menunjukkan keaktifan mahasiswa pada setiap siklus mengalami peningkatan dengan penyesuaian metode pembelajaran yang merupakan hasil refleksi dan evaluasi siklus sebelumnya, hasil penelitian dianalisis secara deskriptif
ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS MIND MAPPING I Ketut Dadi; I Wayan Redhana; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 2 No. 2 (2019): JPPSI, Oktober 2019
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v2i2.19375

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan untuk merancang media pembelajaran IPA berbasis mind mapping. Analisis kebutuhan dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai konsep materi IPA di kelas VIII semester 2. Hasil analisis konsep pada materi cahaya dan alat optik menunjukan bahwa 44% konsep abstrak, 52% konsep konkret, dan 4% konsep berdasarkan prinsip. Studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai proses pembelajaran di kelas dan media yang digunakan. Hasil analisis kebutuhan dari 19 orang guru IPA dan 190 orang siswa di Kabupaten Buleleng khususnya di Kecamatan Buleleng dan Kecamatan Sawan menunjukan bahwa 100% guru menyatakan media pembelajaran IPA berbasis mind mapping itu menarik, 100% guru menginginkan perlunya dikembangkan media pembelajaran IPA berbasis mind mapping dan 100% guru menyatakan setuju menggunakan media pembelajaran IPA berbasis mind mapping dalam menjelaskan konsep IPA. Hasil analisis kebutuhan siswa juga mendapatkan hasil yang tidak jauh berbeda dengan hasil analisis kebutuhan guru, 95,3% siswa menyatakan media pembelajaran IPA berbasis mind mapping itu menarik dan 97,4% siswa menyatakan setuju menggunakan media pembelajaran IPA berbasis mind mapping pada kegiatan belajar di kelas. Hasil studi literatur dan studi lapangan menunjukkan bahwa perlu dikembangkan media pembelajaran IPA berbasis mind mapping.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Yunda Auliana; Ni Made Pujani; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 2 No. 2 (2019): JPPSI, Oktober 2019
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v2i2.19380

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan siswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe student team achievement division (STAD). Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja semester genap tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 367 siswa. Sampel penelitian dipilih dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini tersebar dalam 2 kelas dengan berjumlah 64 siswa, yaitu kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model PBL dan kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe STAD. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian keterampilan berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan anakova satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan model PBL dan siswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe STAD dengan angka taraf signifikan diperoleh lebih kecil dari 0,05 (sig.<0,05). Siswa yang belajar dengan model PBL secara signifikan memiliki keterampilan berpiki kritis yang lebih tinggi dibandingkan dengan model kooperatif tipe STAD (│μ1-μ2│= 16,000> LSD= 1,9994), 2) gain score ternormalisasi keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model PBL berkualifikasi sedang (<g>= 0,41), sedangkan gain score ternormalisasi keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model kooperatif tipe STAD berkualifikasi rendah (<g>= 0,08).
Co-Authors ., I Gusti Ayu Agung Widya Adnyani ., I Putu Hendra Eka Geminiawan ., Ida Bagus Putu Angga Putra ., Ni Komang Mawar ., Ni Putu Sintya Dewi A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika A.A Istri Dewi Adhi Utami Anak Agung Adi Wiryya Putra Auliana, Yunda Dadi, I Ketut Desak Nyoman Srinadi Dewi, Ni Putu Diah Loriana Dewi, Ni Putu Sintya Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Dwipayana, Putu Agus Putra Erlina, Nia Hermawan, I Komang Windu Hidayanti Azizul Rofiah N S I Kadek Artawan I Ketut Dadi I Komang Windu Hermawan I Made Oka Riawan I Nyoman Suardana I Wayan Redhana I Wayan Subagia I Wayan Sukra Warpala Ida Ayu Putu Febby Wulandari Ketut Agustini Komang Sriponi Kompyang Selamet Kurnia, M Nur Rizal Laksmi, Ni Luh Putu Sri M Nur Rizal Kurnia Marlinda , Ni Luh Putu Mery Mawar, Ni Komang Muhamad Ikhwanus Shofa Ni Komang Mawar Ni Komang Milla Yanti Ni Komang Trisnayanti Ni Luh Pande Latria Devi NI LUH PUTU MERY MARLINDA Ni Nyoman Anik Rahayu Ni Putu Sintya Dewi Nia Erlina Nia Erlina Novian Purnomo Pratiwi, Putu Anandia priyanka, luh mitha Purnomo, Novian Putra, Bartolomeus Kristi Brahmantia Putri, I Gusti Ayu Agung Intan Widyanti Putu Agus Putra Dwipayana Putu Anandia Pratiwi Putu Henrika Utari Rai Sujanem Ratna Dewi, Ni Putu Sri Sari, Ida Ayu Diah Purnama Selamet, Kompyang Shofa, Muhamad Ikhwanus Sriponi, Komang Sudewa, Putu Hari Sudhata, I Gde Wawan Suryaningsih, Ni Kadek Melya Trisnayanti, Ni Komang Utari, Putu Henrika Widiastuti, Ni Putu Winni Wulandari, Ida Ayu Putu Febby Yuliandari, Ni Putu Meli Yuliandari Yunda Auliana