Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Inkuiri Terbimbing dengan Tema Energi pada Makhluk Hidup untuk Siswa SMP/MTs Kelas Ni Nyoman Anik Rahayu; Ni Made Pujani; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.53289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis karakteristik, kevalidan, kepraktisan, dan keterbacaan modul IPA Terpadu berbasis inkuiri terbimbing dengan tema energi pada makhluk hidup. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan modul pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) , namun penelitian ini dibatasi pelaksanaannya sampai tahap develop. Subjek uji coba dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang ahli Pendidikan IPA, 5 orang guru IPA, dan 15 orang siswa kelas VII. Hasil data kualitatif yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Kevalidan modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori validitas sangat tinggi, dilihat dari skor angket penilaian oleh 2 orang ahli Pendidikan IPA sebesar 0,98. Kepraktisan modul IPA Terpadu yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat praktis, dilihat dari skor rata-rata angket penilaian oleh 5 orang guru IPA sebesar 4,4. Keterbacaan modul IPA Terpadu yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat terbaca, dilihat dari skor rata-rata angket penilaian oleh 15 orang siswa kelas VII sebesar 4,53. Berdasarkan data hasil penelitian, modul IPA Terpadu berbasis inkuiri terbimbing dengan tema energi pada makhluk hidup sudah layak ke tahap selanjtnya yaitu uji keefektifan produk dan penyebaran produk.
Pengembangan Alat Peraga 3D berbasis Eco-Friendly melalui Project Based Online Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Ilmiah Calon Guru IPA Nia Erlina; I Wayan Sukra Warpala; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.52785

Abstract

IPA terpadu adalah perpaduan kajian dua bidang atau lebih dari berbagai bidang Fisika-Kimia-Biologi mengenai suatu tema tertentu secara terintegrasi. Perpaduan ini mempermudah pendidik dalam pembelajaran terkait efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran karena tidak perlu berulang kali membahas suatu tema yang serupa. Namun, beberapa kendala yang dialami peserta didik dalam pembelajaran IPA Terpadu, yaitu materi sulit untuk dipahami dan dipelajari. Solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran IPA terpadu adalah menghadirkan alat peraga, berupa alat peraga 3D (berwujud tiga dimensi). Alat peraga 3D berperan sebagai alat informasi belajar karena membawa konsep materi yang akan dipelajari dan mampu mengembangkan kreativitas guru, dosen atau bahkan orang tua dalam memahami materi pelajaran. Fokus yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah pengembangan alat peraga 3D berbasis Eco-Friendly melalui Project Based Online Learning untuk meningkatkan kreativitas ilmiah calon guru IPA. Penelitian ini merupakan R&D (research and development) dengan menggunakan model ADDIE.  Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa, dosen, serta ahli pendidikan dan pembelajaran IPA. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, berdasarkan hasil penilaian dari ahli (media, materi dan pembelajaran). Hasil penelitian menunjukkan perangkat yang dikembangkan mendapatkan predikat sangat valid serta dapat menumbuhkan kreativitas ilmiah mahasiswa calon guru IPA.
Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Inkuiri Terbimbing dengan Tema Energi pada Makhluk Hidup untuk Siswa SMP/MTs Kelas Ni Nyoman Anik Rahayu; Ni Made Pujani; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 5 No. 2 (2022): JPPSI, Oktober 2022
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v5i2.53289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis karakteristik, kevalidan, kepraktisan, dan keterbacaan modul IPA Terpadu berbasis inkuiri terbimbing dengan tema energi pada makhluk hidup. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan modul pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) , namun penelitian ini dibatasi pelaksanaannya sampai tahap develop. Subjek uji coba dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang ahli Pendidikan IPA, 5 orang guru IPA, dan 15 orang siswa kelas VII. Hasil data kualitatif yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Kevalidan modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori validitas sangat tinggi, dilihat dari skor angket penilaian oleh 2 orang ahli Pendidikan IPA sebesar 0,98. Kepraktisan modul IPA Terpadu yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat praktis, dilihat dari skor rata-rata angket penilaian oleh 5 orang guru IPA sebesar 4,4. Keterbacaan modul IPA Terpadu yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat terbaca, dilihat dari skor rata-rata angket penilaian oleh 15 orang siswa kelas VII sebesar 4,53. Berdasarkan data hasil penelitian, modul IPA Terpadu berbasis inkuiri terbimbing dengan tema energi pada makhluk hidup sudah layak ke tahap selanjtnya yaitu uji keefektifan produk dan penyebaran produk.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS DISCOVERY LEARNING TEMA OLAHRAGA JANTUNG SEHAT Desak Nyoman Srinadi; Putu Prima Juniartina; Kompyang Selamet
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.35034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kevalidan, kepraktisan dan keterbacaan modul IPA Terpadu berbasis discovery learning tema olahraga jantung sehat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D oleh Thiagarajan yang memuat tiga tahap pengembangan yaitu define, design dan develop. Penilaian validitas meliputi dua orang Ahli Pendidikan IPA dan penilaian kepraktisan meliputi lima orang guru IPA SMP Negeri 1 Sukasada. Subyek uji coba modul IPA Terpadu meliputi sepuluh orang peserta didik kelas VIIIA SMP Negeri 1 Sukasada pada uji keterbacaan. Data yang diperoleh terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif dengan menggunakan instrumen kisi-kisi pedoman observasi, kisi-kisi pedoman wawancara dan lembar penilaian angket. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian (1) Modul IPA Terpadu memperoleh skor 1 dengan kualifikasi sangat valid berdasarkan hasil penilaian Ahli Pendidikan IPA dengan skor 1. (2) Modul IPA Terpadu memperoleh skor 4,35 dengan kualifikasi sangat praktis berdasarkan penilaian guru IPA. (3) Modul IPA Terpadu memperoleh skor 4,14 dengan kualifikasi terbaca berdasarkan hasil penilaian peserta didik dengan skor 4,14. Kesimpulan penelitian ini adalah modul IPA Terpadu berbasis discovery learning tema olahraga jantung sehat memiliki kualifikasi sangat valid, sangat praktis dan terbaca, sehingga dapat dilanjutkan ke pengujian efektivitas
Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Problem Based Learning dengan Tema Jajanan Ni Komang Milla Yanti; Ni Made Pujani; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 6 No. 1 (2023): JPPSI, April 2023
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan karakteristik, kevalidan, kepraktisan, dan keterbacaan modul IPA terpadu berbasis Problem Based Learning dengan tema jajanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari define, design, develop dan disseminate. Penelitian pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahap develop. Tahap develop yang dilakukan terdiri dari tiga uji produk yaitu uji kevalidan oleh ahli, uji kepraktisan oleh guru, dan uji keterbacaan oleh siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, angket analisis kebutuhan guru, angket kevalidan, angket kepraktisan dan angket keterbacaan. Subjek penelitian melibatkan 2 orang ahli Pendidikan IPA untuk uji kevalidan, lima orang guru IPA untuk uji kepraktisan, dan 10 orang siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Gianyar untuk uji keterbacaan. Jenis data penelitian yang diperoleh yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Karakteristik modul IPA terpadu yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, keterpaduan connected, disajikan dalam bentuk cetak dan pdf. Hasil pengembangan modul diperoleh hasil uji kevalidan dengan skor sebesar 0,95 (validitas sangat tinggi). Hasil uji kepraktisan memperoleh rata-rata skor sebesar 4,48 (sangat praktis). Hasil uji keterbacaan memperoleh rata-rata sebesar 4,25 (sangat terbaca). Berdasarkan temuan hasil penelitian, modul IPA terpadu berbasis problem based learning dengan tema jajanan dapat diuji ke tahap selanjutnya yaitu uji keefektifan produk. 
Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Problem Based Learning dengan Tema Jajanan Ni Komang Milla Yanti; Ni Made Pujani; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 6 No. 1 (2023): JPPSI, April 2023
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan karakteristik, kevalidan, kepraktisan, dan keterbacaan modul IPA terpadu berbasis Problem Based Learning dengan tema jajanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari define, design, develop dan disseminate. Penelitian pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahap develop. Tahap develop yang dilakukan terdiri dari tiga uji produk yaitu uji kevalidan oleh ahli, uji kepraktisan oleh guru, dan uji keterbacaan oleh siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, angket analisis kebutuhan guru, angket kevalidan, angket kepraktisan dan angket keterbacaan. Subjek penelitian melibatkan 2 orang ahli Pendidikan IPA untuk uji kevalidan, lima orang guru IPA untuk uji kepraktisan, dan 10 orang siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Gianyar untuk uji keterbacaan. Jenis data penelitian yang diperoleh yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Karakteristik modul IPA terpadu yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, keterpaduan connected, disajikan dalam bentuk cetak dan pdf. Hasil pengembangan modul diperoleh hasil uji kevalidan dengan skor sebesar 0,95 (validitas sangat tinggi). Hasil uji kepraktisan memperoleh rata-rata skor sebesar 4,48 (sangat praktis). Hasil uji keterbacaan memperoleh rata-rata sebesar 4,25 (sangat terbaca). Berdasarkan temuan hasil penelitian, modul IPA terpadu berbasis problem based learning dengan tema jajanan dapat diuji ke tahap selanjutnya yaitu uji keefektifan produk. 
Kesiapan Calon Guru IPA dalam Pengembangan Alat Peraga 3D berbasis Eco-Friendly melalui Project Based Blended Learning Erlina, Nia; I Wayan Sukra Warpala; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 6 No. 2 (2023): JPPSI, Oktober 2023
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan observasi lapangan yang mengindikasikan bahwa siswa perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai konsep-konsep sains serta keterampilan dalam menerapkannya dalam situasi nyata. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi oleh siswa dalam proses pembelajaran IPA, termasuk kompleksitas materi dan kesulitan dalam memahaminya. Dalam upaya mengatasi kendala-kendala ini, pemanfaatan alat peraga 3D menjadi alternatif yang efektif. Selain itu, penting untuk mengembangkan alat peraga 3D ini dengan pendekatan biaya rendah, menggunakan bahan-bahan daur ulang yang juga bersahabat dengan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesiapan calon Guru IPA dalam membuat alat peraga 3D ramah lingkungan dengan menggunakan Project Based Blended Learning. Penelitian ini menggunakan teknik survei dalam hubungannya dengan eksperimen eksplorasi. Penelitian ini melibatkan 28 calon guru IPA yang sedang mengambil mata kuliah produksi media dan alat peraga pendidikan IPA. Data diambil menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Analisis data yang digunakan bersifat deskriptif, dengan pengelompokan berdasarkan karakteristik masing-masing. Temuan penelitian menunjukkan bahwa para calon guru IPA memiliki kesiapan untuk mengembangkan alat peraga 3D berbasis eco-friendly dan menerapkan pembelajaran proyek berbasis Blended Learning dalam pembelajaran IPA. Kesiapan ini tercermin pada: (1) Pemahaman konsep ESD (75,42%), (2) Kesiapan untuk mengembangkan alat peraga 3D berbasis eco-friendly (63,71%), (3) Penerapan pembelajaran berbasis proyek (76,84%), dan (4) Pengalaman dengan Blended Learning (70,71%). Penerapan model pembelajaran berorientasi proyek dan Blended Learning di institusi pendidikan tinggi menjadi saran yang dapat membantu calon guru dalam mengembangkan alat peraga 3D berbasis eco-friendly.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik IPA SMP Model Problem Based Learning Berorientasi Nilai Karakter Suryaningsih, Ni Kadek Melya; Sudiatmika, Anak Agung Istri Agung Rai; Juniartina, Putu Prima
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 6 No. 2 (2023): JPPSI, Oktober 2023
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan (1) validitas, (2) tingkat kepraktisan oleh guru, (3) dan tingkat dari keterbacaan Lembar Kerja Peserta Didik IPA SMP Model Problem Based Learning Berorientasi Nilai Karakter. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model ADDIE. Prosedur penelitian ini meliputi (1) tahap analisis (analyze), (2) tahap perancangan (design), (3) tahap pengembangan (development). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket uji validasi, angket kepraktisan dan angket uji keterbacaan. Subjek penelitian ini meliputi subjek uji validasi yaitu 2 orang ahli Pendidikan IPA, subjek uji kepraktisan yang terdiri atas 5 orang guru IPA dan 10 orang peserta didik sebagai subjek uji keterbacaan. Tingkat validitas LKPD IPA memperoleh rata-rata skor 1,00 termasuk sangat valid. Uji kepraktisan oleh guru memperoleh skor 3,68 termasuk kategori sangat praktis. Hasil keterbacaan memperoleh skor 3,7 dengan kategori sangat terbaca. Berdasarkan hasil penilaian validitas, kepraktisan, dan keterbacaan LKPD IPA model Problem Based Learning berorientasi nilai karakter maka LKPD IPA ini dapat dilanjutkan ke tahap uji keefektifan. 
Analisis Kesiapan Belajar IPA Siswa Kelas VIII Pasca Pandemi Widiastuti, Ni Putu Winni; Selamet, Kompyang; Juniartina, Putu Prima
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 6 No. 2 (2023): JPPSI, Oktober 2023
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesiapan belajar IPA dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan belajar IPA siswa kelas VIII pasca pandemi di SMP Negeri 1 Amlapura. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif menggunakan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah siswa sebanyak 166 dan dua guru IPA sebagai sumber data. Teknik yang digunakan dalam mencari sampel yakni purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini melalui metode penyebaran instrumen kuesioner, metode wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu selama di lapangan  terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan kemudian teknik setelah dilapangan menggunakan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Amlapura  yang pernah menjalani masa pembelajaran di pandemi, ketika kembali belajar tatap muka memiliki tingkat kesiapan belajar IPA pasca pandemi secara umum rata-rata dari keseluruhan indikator berada pada kriteria tinggi dengan persentase rata-ratanya 87,52%. (2) hasil wawancara menunjukan bahwa faktor yang mendukung kesiapan belajar siswa yakni (faktor internal) berupa suasana hati siswa dan adanya dukungan dari kondisi fisik, dan prestasi, sedangkan (faktor eksternal) berupa, dukungan,perhatian, dan fasilitas yang diberikan oleh orang tua. Faktor penghambat seperti keterbatasan kemampuan guru baik dari metode mengajar dan penggunaan fasilitas sekolah, masalah broken home, kondisi ekonomi keluarga serta kondisi sekolah berupa kenyamanan dan kelengkapan fasilitas sekolah. 
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa dalam Mata Kuliah Fisika Dasar Prodi S1 Pendidikan IPA Juniartina, Putu Prima; Nia Erlina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 7 No. 1 (2024): JPPSI, April 2024
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v7i1.70388

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis dan mendeskripsikan profil kemampuan pemecahan masalah factor-faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa semester 2 Prodi S1 Pendidikan IPA terhadap matakuliah fisika dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian mix methods. Subjek dalam penelitian ini adalah 14 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dari jumlah populasi sebanyak 29 mahasiswa. Objek dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah dan faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah terhadap mata kuliah fisika dasar. Data mengenai profil kemampuan pemecahan masalah mahasiswa diperoleh menggunakan metode tes kemampuan pemecahan masalah, sedangkan data mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah diperoleh melalui kuesioner terbuka dan wawancara. Analisis data kemampuan pemecahan masalah dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, sedangkan analisis data faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Profil kemampuan pemecahan masalah mahasiswa S1 Pendidikan IPA terhadap matakuliah Fisika Dasar tergolong sedang dengan persentase 65,8 %, (2) Faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa terhadap matakuliah Fisika Dasar terdiri atas factor internal yaitu intelegensi dan keingintahuan dan faktor eksternal yaitu metode mengajar dosen.