Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JIPM Connectedness

Dinamika Psikologis pada Caregiver yang Memiliki Keluarga Penyandang Skizofrenia Riana, Riska; Murdiana, Sitti
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v3i2.5329

Abstract

The psychiatric disorder schizophrenia has a big impact on caregivers. Caregivers as individuals who care for and accompany schizophrenia patients find many problems in carrying out their roles and responsibilities. This research aims to examine the dynamics experienced by caregivers in caring for schizophrenia patients. This research uses a qualitative method with a case study approach. The respondents in this study were two caregivers and two significant others who were obtained through purposive sampling techniques. Data collection techniques use interviews and documentation. The data obtained was then analyzed using data driven techniques. The results of data analysis produced two major themes, namely the psychological dynamics experienced by caregivers which include aspects of thoughts, emotions and behavior, as well as factors that influence caregivers to continue caring for schizophrenic patients. The results of this research can provide an overview of the condition of caregivers who care for schizophrenic patients who need support from both family and society.
Gambaran Self Diagnose Mental Disorder Pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial Amrah, Nurmaya; Murdiana, Sitti; Ismail, Ismalandari
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v4i1.6241

Abstract

Self diagnose merupakan suatu fenomena yang cukup banyak dilakukan oleh individu utamanya pada dewasa awal yang menggunakan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi mengenai gambaran, faktor dan dampak self diagnose yang dialami oleh individu dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan teori driven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self diagnose diawali dengan adanya kondisi diri yang dirasa mengganggu dan proses asosiasi dengan informasi gangguan mental di media sosial. Self diagnose disebabkan oleh adanya penggunaan media sosial, latar belakang pendidikan psikologi, pengalaman negatif dan traumatis, serta didukung oleh adanya pemikiran skematis, pencarian informasi tambahan, dan bias kognitif. Perilaku self diagnose lebih banyak memberikan dampak negatif seperti reaksi negatif, kecemasan, hingga perilaku maladaptif. Implikasi penelitian ini yaitu sebagai bahan introspeksi diri dan pertimbangan self diagnose untuk melakukan konsultasi ke profesional apabila telah merasa memiliki kecenderungan terhadap suatu gangguan tertentu.
Penerapan Menulis Ekspresif Terhadap Penurunan Kecenderungan Self Injury pada Mahasiswa Ilma, Nurul; Murdiana, Sitti
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v4i1.6307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi menulis ekspresif pada penurunan tingkat kecenderungan self injury pada mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada rentang usia 18-23 tahun yang pernah melakukan self injury setidaknya 5 kali dalam setahun terakhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental design berbentuk one group pre-test and post-test design. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 5 mahasiswa di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui skala self injury yang disusun oleh peneliti dan diberikan sebelum dan setelah pemberian intervensi. Hasil analisis Wilcoxon Matched Pairs menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.043 (p<0.05), dengan penurunan rata-rata skor self injury sebesar 74,6 menjadi 46,4, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan intervensi menulis ekspresif terhadap penurunan tingkat kecenderungan self injury pada mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan alternatif bagi mahasiswa untuk mengurangi karakeristik-karakteristik perilaku self injury sehingga diharapkan intervensi ini secara tidak langsung mengurangi tingkat kecenderungan self injury pada mahasiswa.