Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR TAHU DAN INTERVAL WAKTU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PRE NURSERY anggraini, sari
Agroprimatech Vol. 2 No. 2 (2018): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jaq.) tahap Pre nursery setelah pemberian limbah cair tahu dan interval waktu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial. Faktor pertama adalah pemberian limbah cair tahu dengan 4 taraf : (TO) 0 ml / polybag (TI) 100 ML / polybag (T2) 200 / polybag (T3) 300 ml / polybag. Dan faktor kedua adalah (I0) tanpa minggu (I1) 1 minggu (I2) 2 minggu (I3) 3 minggu. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dibawah pemberian limbah caitr tahu dan interval waktu terhadap bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jaq.) tahapPre nursery, tidak berpengaruh nyata terhedap pertumbuhan ( tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat segar total, berat kering total, berat akar segar, berat kering akar) pada minggu ke 5-12. Tetapi dapat menunjukkan nilai tertinggi pada pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar akar, berat kering akar pada minggu ke 12 hingga mencapai 20,93 cm, 4,25 helai, 0,55 mm, 4,48 gram, 1,15 gram, 0,93 gram, 0,43 gram.
EFEKTIVITAS EKSTRAK KULIT JENGKOL (Pithecellobiumjiringa Benth.) DAN HERBISIDA GLIFOSAT DALAM PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) anggraini, sari
Agroprimatech Vol. 3 No. 1 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Efektivitas Ekstrak Kulit Jengkol (Pithecellobium jirinnga) Dan Herbisida Glifosat Dalam Pengendalian Gulma Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq). Penelitian ini di laksanakan pada perkebunan rakyat di Desa Lengau Seprang, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli serdang dari Februari – Mei 2018 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan uji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Faktor pertama adalah ekstrak kulit jengkol dengan konsentrasi Kontrol (J0), 2,5 ml/l (J1), 3,75 ml/l (J2), 5 ml/l (J3) dan faktor kedua adalah glifosat dengan konsentrasi Kontrol (G0), 2 ml/l (G1), 3 ml/l (G2), 4 ml/l (G3) sehingga di peroleh 16 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunujukan bahwa J2 (ekstrak jengkol 3,75ml/l) sangat tinggi tingkat kematian pada 1 MSA dan G2 (glifosat 4 ml/l) sangat tinggi tingkat kematian pada 1 MSA. Interaksi J2G2 (ekstrak jengkol 3,75 ml/l dan glifosat 4 ml/l) sangat tinggi pada tingkat kematian gulma pada 1 MSA.
ESTIMASI CADANGAN KARBON KELAPA SAWIT BIBIT BERSERTIFIKAT PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT KABUPATEN SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA anggraini, sari
Agroprimatech Vol. 3 No. 2 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsentrasi CO2 ke atmosfer menjadi salah satu penyebab pemanasan global akibat efek gas rumah kaca, Perluasan perkebunan kelapa sawit, terutama bila mengonversi hutan, berpotensi menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK). Tanaman kelapa sawit yang merupakan tanaman tahunan yang berpotensi dalam penyerapan emisi karbon. Penelitian dilakukan di perkebunan kelapa sawit PTPN IV Adolina (tipe bibit bersertifikat) dan kebun masyarakat (bibit non sertifikat) di Kabupaten Serdang Bedagai, Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan metode sampling tanpa pemanenan (non-destructive sampling) untuk pengukuran biomassa pohon hidup, pohon mati, dan kayu mati dan metode sampling dengan pemanenan (destructive sampling) untuk pengukuran biomassa tumbuhan bawah dan serasah. Pengamatan pada plot-plot contoh sesuai dengan asal tipe bibit kelapa sawit bersertifikat. Penelitian akan dilaksanakan pada Juli - Agustus 2019, Dengan plot ukuran 20 m x 60 m sebanyak dua kali ulangan. Biomassa tanaman kelapa sawit bersertifikat yaitu 26,973 Ton/Ha, biomassa tumbuhan bawah pada kelapa sawit yaitu 0,03123 Ton/Ha, karbon tersimpan pada kelapa sawit bersertifikat yaitu 12,40758 Ton C/Ha, Dapat di simpulkan bahwa cadangan karbon pada tanaman kelapa sawit bersertifikat memiliki nilai rata-rata yang tinggi karena memiliki mekanisme produksi dan areal yang dikelola dengan baik.
EFEKTIVITAS EKSTRAK BABADOTAN (Ageratum conyzoides L) DALAM PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT anggraini, sari
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) dalam pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit dan untuk mengetahui kosentrasi ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) yang paling efektif dalam pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan menggunakan uji ANAVA terdiri dari 11 variasi konsentrasi yaitu kontrol, 10 %, 20 %, 30 %, 40 %, 50 %, 60 %, 70 %, 80 %, 90 %, 100 %. Hasil vegetasi menunjukkan bahwa gulma yang di temukan terdapat 10 jenis spesies gulma yang terdiri dari Ottochloa nodusa, Boeraria alata, Ageratum conyzoides, Asystasia intrusa, Setaria barbata, Melastoma malabathricum, Diplazium esculentum, Mimosa pudica, Licopodium seanum, Cyclosorus aridus. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aplikasi pemberian ekstrak babadotan tidak memperlihatkan ciri fisik keracunan pada gulma di perkebunan kelapa sawit.
Penerapan Panel Surya Berbasis IoT untuk Mengatasi Tantangan Energi dan Manajemen di Kelompok Tani Sukasari Nurhasanah, Nunung; Rahmatia, Suci; Anggraini, Sari; Almas, Alifah; Rohman, Iksan Khosiya; Handayani, Nadila Puspita Tri; Salsabila, Nida; Zulfah, Nur Saumi Indana; Nanda, Rahmat Giant
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 8, No 1 (2025): DEsember 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v8i1.4827

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan Kelompok Tani Sukasari melalui penerapan teknologi digital dan energi terbarukan. Instalasi sistem kendali dan monitoring berbasis Internet of Things (IoT) pada ruang rak pengering biji bunga matahari semula meningkatkan konsumsi listrik hingga 150–171 kWh per bulan, sementara pengolahan lahan masih dilakukan secara manual dengan kebutuhan waktu enam hari dan lima tenaga kerja. Selain itu, petani belum memiliki pengetahuan memadai terkait manajemen keuangan dan pengelolaan aset hibah. Tujuan utama kegiatan ini adalah menginstalasi panel surya berbasis IoT pada ruang pengering, meningkatkan produktivitas pengolahan tanah, serta memperluas wawasan kelompok tani mengenai manajemen keuangan dan aset untuk keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan, dengan melibatkan 15 anggota kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan signifikan biaya listrik dari Rp250.000 menjadi Rp50.000 per bulan, percepatan waktu pengeringan dari enam hari menjadi dua hari, serta peningkatan kualitas biji bunga matahari. Penggunaan hand tractor juga menurunkan kebutuhan tenaga kerja menjadi dua orang dengan durasi tiga hari. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya, dan praktik pertanian berkelanjutan melalui integrasi teknologi digital dan energi terbarukan.Kata kunci: Bunga Matahari, Ekonomi Hijau, Internet of Thngs, Manajemen Petani, Panel Surya.
SMART SYSTEM FARMING MANAGEMENT : FINTECH ASPECTS IN PRODUCTION AND MARKETING AT EDRIAN BULE FARM LAMPUNG Rachman, Muhamad Emil; Anggraini, Sari; Maksum, Asep; Mega, Selfia Alke
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1511

Abstract

The development of technology-based livestock farming is increasingly being driven by government programs that focus on digitization, productivity improvement, and the integration of modern technology in livestock management. These initiatives include training, the provision of digital platforms, and infrastructure support to strengthen the livestock supply chain. However, their implementation in the field still faces various obstacles, such as limited internet access and the high cost of technological devices. In addition, low digital literacy and readiness to adopt technology among farmers are also challenges that need to be overcome. Translated with DeepL.com (free version)This study aims to develop an integrated livestock management model using Smart System Farming Management and FinTech technologies to improve production and marketing efficiency at Edrian Bule Farm in Lampung. Using a grounded theory approach, this study explores the challenges faced by farmers in managing production and finances and how technology can be used to overcome these problems. Through inductive qualitative data analysis, this study successfully identified the main needs of farmers in terms of production and financial management, as well as the factors that influence technology adoption. The results of this study are expected to provide an overview of the influence of financial knowledge and technology or FinTech on livestock businesses, particularly in Lampung Province, and to understand the role of integration between smart agricultural technology and digital-based financial solutions that can improve operational efficiency, expand market access, and facilitate access to financing for small to medium-scale farmers.
Inovasi Cascara Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kutambaru Faris, Salman; Anggraini, Sari; Saprida, Saprida
Pelita Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Pelita Masyarakat Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i2.17285

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to empower coffee farmers in Kutambaru Village, Munte District, Karo Regency, by valorizing coffee husk waste into economically valuable cascara products. The problems faced by the partners include the underutilization of coffee waste, limited knowledge of product diversification, and inadequate managerial and marketing capacities. The program was implemented using a participatory approach through socialization, cascara production training, basic business management training, and digital marketing assistance. The evaluation results indicate an improvement in participants’ capacity. At the initial stage, 60% of participants had no prior knowledge of coffee husk valorization and cascara products. After the program, 100% understood the processing stages, and 70% were able to independently practice production. In addition, around 60% of participants demonstrated initial understanding of agroindustry management and digital marketing. The program produced pure and spiced cascara products, along with outputs including a simple business plan, product branding, and digital marketing accounts to support the development of a sustainable community-based agroindustry.