Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Meningkatkan Produktivitas di Masa Pandemi dengan Menciptakan Peluang Usaha untuk Mendapatkan Laba Fajriyah, Nurul; Roswanti, Andini; Setiawan, Nandang Ridwan; Harahap, Diana
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING DEDIKASI OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak awal tahun 2020 hingga Sekarang hampir seluruh belahan dunia sedang mengalami pandemi COVID19. Hampir seluruh sektor perekonomian terganggu akibat adanya virus tersebut.Gangguan terhadap dunia usaha, larangan bepergian, penutupan sekolah dan langkah penutupan lainnya membawa dampak kurang baik yang menyebabkan perekonomian menurun dan banyak karyawan harus kehilangan pekerjaannya. Para pekerja tidak hanya mengalami kerentanan dalam hal ekonomi, akan tetapi dalam hal kesehatan juga. Agar kita semua tetap aman tidak beraktivitas  di tengah wabah ini tetapi dapat menambah pendapatan (laba). Salah satu bisnis yang cukup potensial untuk dijalankan adalah frozen food atau makanan beku. Selain lebih praktis dan tahan lama, frozen food juga tengah digandrungi oleh masyarakat. Pengabdian Kepada Masyarakat di Jln.Merpati Cipayung-Ciputat Tangerang Selatan adalah bahwa kita tetap bisa mendapatkan laba di masa pandemi dengan mengurangi resiko penyebaran virus covid 19 karena media pemasaran akan dilakukan secara online. Kata Kunci :  Aktivitas , Laba , Makanan Beku
Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Barang ATK (Alat Tulis Kantor) pada PT. XYZ Fajriyah, Nurul
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer (IPSIKOM) Vol 10, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v10i2.218

Abstract

PT. XYZ adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri olahan makanan. Saat ini pengelolaan alat tulis kantor (ATK) masih manual dan menggunakan form yang ditulis tangan. Saat barang sudah dikeluarkan akan tetapi stok belum dikurangi secara otomatis. Selain itu data stok tidak up to date sehingga purchasing sering telat melakukan pembelian barang. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan suatu sistem yang bisa bisa mengelola pemasukan dan pengeluaran stok ATK secara cepat dan akurat. Membantu admin dalam membuat laporan secara cepat dan up to date, kemudian sebagai kontrol buffer stok atau mendekati habis. Penulis menggunakan 3 metode dalam pengumpulan data, yaitu observasi melakukan ijin dengan pihak manajemen untuk melakukan kunjungan dan pengamatan terhadap permasalahan pengelolaan ATK. Wawancara dengan pihak terkait untuk mengetahui permasalahan dalam pembelian, penyimpanan dan pengeluaran. Penulis juga melakukan studi pustaka jurnal yang bereputasi dan berhubungan dengan topik pengelolaan ATK. Metode pengembangan menggunakan waterfall dan perancangan sistem menggunakan UML (Unifield Modelling Language). Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, sistem informasi pengelolaan barang ATK tersebut bisa mengelola stok maupun pengeluaran barang serta dapat mengetahui buffer stok dan barang habis terpakai. Sehingga memudahkan pegawai dan admin ATK dalam mengajukan pengadaan barang-barang ATK yang dibutuhkan setiap awal bulannya berdasarkan laporan status stok.
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DIGITAL PADA UNIVERSITAS XYZ Fajriyah, Nurul; Setiawan, Wawan
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer (IPSIKOM) Vol 11, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v11i1.232

Abstract

Perkembangan di era digital saat ini membuat penggunaan teknologi dan sistem informasi menjadi suatu kebutuhan utama dalam menunjang dan membantu menyelesaikan pekerjaan serta kegiatan manusia dalam kehidupan sehari hari. Universitas XYZ merupakan suatu universitas swasta yang terletak di daerah Provinsi Banten. Untuk pengelolaan perpustakaan pada kampus yang berjalan saat ini masih secara manual, dari pengelolaan master buku, rak penyimpanan, peminjaman dan pembuatan laporan. Sehingga petugas perpustakaan membutuhkan waktu yang lama untuk mencari lokasi buku, transaksi peminjaman maupun pengembalian buku. Penulis menggunakan 3 metode pengumpulan data, yaitu observasi melakukan kunjungan dan pengamatan terhadap pengelolaan perpustakaan. Wawancara terhadap pihak terkait, khususnya terhadap petugas perpustakaan. Melakukan studi pustaka jurnal yang bereputasi dan berhubungan dengan topik yang relevan. Pada penelitian ini, terbangunnya sistem informasi perpustakaan digital berbasis website berdasarkan analisa kebutuhan di Universitas XYZ.
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN MOBIL DENGAN METODE WATERFALL Fajriyah, Nurul; Setiawan, Wawan
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer (IPSIKOM) Vol 11, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v11i2.253

Abstract

Era teknologi saat ini mendorong dunia bisnis untuk menerapkannya pada setiap unit kerja yang bertujuan untuk mendukung dan mempermudah setiap kegiatan bisnisnya. Teknologi Informasi suatu elemen yang berkaitan dengan sistem informasi berlandaskan komputer dan ada kaitannya pada sebuah teknologi. Setiap bidang usaha mempunyai karakteristik yang spesifik sesuai dengan proses bisnis yang dijalankan seperti usaha penyewaan mobil, akan membutuhkan sistem informasi dan teknologi yang mendukung dalam setiap unit kerja dan operasional. Mempunyai bisnis proses yang baik dan benar berdasarkan kebutuhan organisasi dan perusahaan, sehingga memberikan kemudahan dalam integrasi data antar divisi dilingkungan kerja. Bidang usaha penyewaan mobil membutuhkan adanya sistem informasi untuk mempermudah dalam melakukaan penyewaan. Hadirnya suatu teknologi tentunya telah mengubah pola sistem pekerja dalam organisasi yang ada pada uasaha penyewaan mobil, berawal pada pola pekerja yang hanya dilakukan secara manual dituntut untuk menjadi lebih terkomputerisasi dan lebih modern. Proses penyewaan mobil dengan sistem manual bukanlah hal yang salah, namun dapat menimbulkan resiko-resiko seperti human eror. Seperti sistem informasi untuk penyawaan mobil dapat membantu beberapa aktivitas terutama dalam pengelolaan data penyewaan mobil. Penulis dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan studi pustaka. Dalam pengembangan model sistem penggunakan model waterfall, mulai dari perencanaan, analisis kebutuhan sistem, design model sistem, dan implementasi. Menghasilkan perancangan sistem informasi penyewaan mobil berbasis web menggunakan pemrograman PHP dan database MySql yang dapat mempermudah bisnis proses dalam penyewaan mobil secara online.
PEMANFAATAN LIMBAH PRODUKSI TEMPE MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) Cahya Anggara, Oktavianus; Agustining Tyas, Tria; Setiawati, Ayu; Mutmainah, Lailatul; Fajriyah, Nurul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4572-4576

Abstract

Industri tempe di Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi salah satu usaha rumahan yang umum dijumpai. Proses produksi tempe di wilayah ini, khususnya di Dusun Krajan dan Dusun Cemplo, menghasilkan limbah cair yang cukup signifikan akibat tingginya penggunaan air selama proses perebusan, perendaman, pencucian, dan peragian kedelai. Limbah cair ini sering kali dibuang langsung ke saluran air, yang berpotensi mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, pengabdian masyarakat bertujuan memanfaatkan limbah cair tempe menjadi Pupuk Organik Cair (POC), yang dapat berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme tanah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Juli 2024 dengan melibatkan sepuluh pelaku industri tempe setempat. Melalui metode sosialisasi dan demonstrasi, peserta diperkenalkan dengan cara pengolahan limbah cair tempe menjadi POC dengan menggunakan bahan seperti EM4 dan larutan gula. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami teknik pembuatan POC, yang diharapkan mampu mengurangi volume limbah cair yang dibuang ke lingkungan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan. Program ini diakhiri dengan penyerahan prototipe alat, produk POC, dan poster pembuatan POC kepada masyarakat sebagai panduan untuk produksi mandiri di masa depan.
PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DALAM MEMAHAMI PENDAFTARAN MEREK BAGI PELAKU USAHA INDUSTRI TEMPE DI DESA KEDUNGADEM Cahya Anggara, Oktavianus; Fajriyah, Nurul; Mutmainah, Lailatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4541-4545

Abstract

Pada saat ini banyak pelaku usaha yang baru di masyarakat dengan beberapa produk usahanya. Hal ini dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kini banyak pelaku usaha yang memproduksi produknya sendiri, sehingga dalam setiap produknnya sangat memerlukan perlidungan hukum. Namun perlindungan tersebut sangat rendah, oleh karena itu diperlukan merek dagang. Dengan adanya merek dagang ini dapat memperkenalkan produk lebih luas dan juga dapat menghindari persaingan usaha, yang walaupun produk yang dipasarkan itu sama.Permasalahan yang dihadapi kini yaitu banyak pelaku usaha yang belum mengetahui cara atau mekanisme pendaftaran merek dagang dan juga kurang sadarnya pelaku usaha akan pentingnya mendaftarkan merek dagang ke DJKI yang berguna mendapatkan perlindungan hukum. Penelitian ini menggunakan metode sosialisasi yang melibatkan partisipasi aktif dari Masyarakat Desa Kedungadem, dan Masyarakat pelaku UMKM.  Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masih terdapat masyarakat yang belum mendaftarkan produk usahanya ke DJKI dikarenakan belum mengetahui pentingnya pendaftaran merek dagang, dan   juga mekanisme pendaftaranya