Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Word Reading Literacy Through the Singing Method at UPTD SD Inpres Kolokoa Mue, Maria Roswita; Fikri, Kanzul; Dopo, Ferdinandus Bate; Wewe, Melkior
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i1.410

Abstract

This study aims to analyze the function of music as a means of improving children's reading literacy skills at UPTD SD Inpres Kolokoa. This research is a classroom action research with a spiral model from Kemmis and mc Tagart. The average assessment result in cycle 1 consisting of 10 students in the group reading words with the application of the singing method was 705 or 70.5%. However, in the first cycle, it is still classified as a criterion for reading enough words based on the assessment criteria by the researcher. Meanwhile, in cycle 2 consisting of 10 students who were in the group reading words with the application of the singing method was 895 or 89.5%, meaning there was an increase of 29.79%. In cycle II, reading ability is classified as a good criterion based on the assessment criteria by the researcher. Thus, music has proven to be effective in supporting the development of children's literacy in the elementary school environment.
Improving Literacy Skill of Eighth-Grade Students through Music-Based Learning Methods Ubhe, Maria L. Y.; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i1.370

Abstract

This study examines the comprehension skills, information absorption, and critical thinking abilities of middle school students through the implementation of music-based literacy learning (vocal and instrumental). The research subjects were 22 eighth-grade students from Class VIII A at SMP Negeri 4 Bajawa, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province, consisting of 12 male and 10 female students. The research employed a classroom action research method using the McTaggart Kemmis Nixon model, which involves two cycles comprising four stages: planning, action, observation, and reflection. In the pre-cycle phase, students' literacy skills averaged 51.59. After implementing the intervention in Cycle I, their average literacy skills increased to 62.5. Further improvement was observed in Cycle II, where the average literacy score reached 74.09. The results from each cycle indicate consistent improvement in students' literacy skills. As a result, music-based literacy learning (vocal and instrumental) effectively enhances students' abilities in reading comprehension, information absorption, expressing opinions, and critical thinking in middle school.
Application of Numeracy Learning Movements Using Pianika Musical Instruments in the 7th Batch of the Program Kampus Mengajar at UPTD SD Inpres Beiposo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia Selis, Elias Fernando; Dopo, Ferdinandus Bate; Fikri, Kanzul; Samino, Sena Radya Iswara
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i2.250

Abstract

This study aims to enhance students' interest and motivation in numeracy learning through an interactive and engaging approach using pianica musical instruments as learning media. By integrating music into numeracy learning, the study seeks to create a fun and effective educational experience. The research employed a three-stage process: planning, implementation, and evaluation. Data were collected by administering numeracy tests to students before and after the implementation of the pianica-based learning approach. The data analysis involved comparing the results of these tests to measure the effectiveness of the intervention. The findings demonstrate that the application of numeracy learning using pianica musical instruments at UPTD SD INPRES Beiposo significantly improved students' numeracy skills. The average scores from the numeracy tests showed a marked increase after the implementation. This approach not only facilitated a better understanding of mathematical concepts but also heightened students' learning motivation by fostering a more interactive and enjoyable learning environment. The implementation of numeracy learning using pianica musical instruments under the Kampus Mengajar Program has delivered substantial benefits, improving the quality of education for both students and participating university students. For students, this method effectively enhanced their numeracy skills and learning engagement. Meanwhile, for university students, the program provided valuable opportunities to develop their potential and expand their knowledge beyond campus life. Moving forward, it is recommended to continue and refine this program by enhancing supporting facilities, such as musical instruments, and involving more stakeholders, including parents and local communities, to foster greater student participation and outcomes. Additionally, exploring the use of other musical instruments in numeracy learning could further expand its effectiveness and interactivity.
PENERAPAN METODE KODALY HAND SIGN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NOTASI ANGKA BAGI SISWA KELAS III SD INPRES BAJAWA Beo, Maria Magdalena; Fikri, Kanzul; Dopo, Ferdinandus Bate; Ita, Efrida
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17550

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil observasi awal pada saat melakukan kegiatan kampus mengajar angkatan 8 di SD Inpres Bajawa, terlihat bahwa siswa kesulitan dalam membunyikan notasi angka secara benar dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca notasi angka bagi siswa kelas III SD Inpres Bajawa melalui penerapan metode kodaly. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, pada setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui lembar observasi kelas. Hasil penelitian menunjukan kemampuan membaca notasi angka siswa kelas III SD Inpres Bajawa mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari keaktifan siswa dari siklus 1 dengan presentasi sebesar 55 dan pada siklus 2 presentasi keaktifan siswa sebesar 85. Melalui metode kodaly siswa kelas III lebih aktif dan mudah mengingat dan memahami cara membunyikan tinggi rendahnya notasi angka dengan benar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA MELALUI AKTIVITAS MUSIK BERBASIS NOTASI ANGKA Mangko, Maria Gratiana; Dopo, Ferdinandus Bate; Samino, Sena Radya Iswara
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 1: APRIL (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v8i1.17551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiaman penerapan aktivitas musik berbasis notasi angka dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PTK ( Penelitian Tindakan Kelas). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu mengamati siswa secara langsung melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas musik berbasis notasi angka dapat menigkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan penilaian yang dihasilkan pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I memperoleh nilai sebesar 30%, sedangkan di siklus II diperoleh nilai yang cukup meningkat sebesar 65% . Dengan demikian, melalui pembelajaran berbasis musik tidak hanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi saja, tetapi siswa juga dilatih untuk lebih berperan aktif dan mampu bekerja sama dalam kelompok.
PELAKSANAAN PROGRAM GERAKAN LITERASI MELALUI KEGIATAN KAMPUS MENGAJAR V DI UPTD SDI PERAWEA Falnita, Antonia; Dopo, Florentianus; Dopo, Ferdinandus Bate; Sayangan, Yohanes Vianey
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13716

Abstract

Kampus mengajar merupakan salah satu bentuk program MBKM yang diselenggarakan oleh kementrian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Program kampus mengajar ini bertujuan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk belajar diluar bidang studinya selama satu smester. Kegitan ini berfokus pada peningkatan literasi dan numerasi. Tujuan pengabdian masyarakat oleh peserta kampus mengajar diuptd  sdi perawea adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dengan membuat program kerja yang berupa gerakan literasi. Dalam kegiatan pengabdian ini peserta kampus mengajar yang bertempat di UPTD SDI Perawea berjumlah 3 orang. Subyek dalam kegiatan pengabdian ini adalah seluruh siswa siswi UPTD SDI Perawea disebabkan rendahnya kemampuan literasi siswa. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu  melaukan penagajaran serta pendampingan dalam menjalankan program gerakan literasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningakatan kemampuan literasi siswa seperti membaca, menulis, dan memahami melalui program kerja yaitu gerakan literasi sekolah di UPTD SDI Perawea.
PENINGKATAN KETERAMPILAN TERHADAP KONSEP FAMILY CHORD DENGAN MODEL COOPERATIF LEARNING BAGI SISWA KELAS XII MIA II DI SMAN 1 GOLEWA Bhara, Sebastianus; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v2i2.2494

Abstract

Penetian ini bertujuan untuk dapat memberikan pemahaman pada proses pembelajaran seni musik khususnya pada materi akord yang nantinya akan menjadi bekal saat mereka menciptakan suatu karya musik atau berkreasi lagu baru dan juga berkarya musik kontempor untuk persiapan ujian akhir. Metode dari penelitian ini adalah penelitian tindakan. Ada beberapa temuan dari penelitian ini antara lain: (1) proses pembelajaran materi akord yang diaplikasikan kedalam alat musik gitar dan keyboard dengan menerapkan metode pembelajaran berkelompok (cooperatif learning) dengan beberapa tahapan yaitu mulai dari proses identifikasi, pelaksanaan tindakan, refleksi serta evaluasi yang sesuai dengan siklus penelitian tindakan. (2) hasil proses pembelajaran materi akord dalam diri siwa adalah terbentuknya pemahaman yang lebih kompleks mengenai akord dengan metode belajar berkelompok (cooperatif learning) yang langsung diaplikasikan ke dalam alat musik gitar dan keyboard pada kelas XII MIA II.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MUSIK TRADISIONAL BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF Feto, Wilhelmus; Nae, Rikardus Ferinius; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v2i2.2565

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya bahan ajar yang mempelajari tentang musik tradisional sehingga menyebabkan kejenuhan yang terajdi pada siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran musik tradisional berbasis multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model APPED. Tahapan dalam penelitian ini meliputi analisis, peancangan, produksi, evaluasi, diseminasi. Hasil uji coba keperta didik sebagai calon penggna produk mendapatkan nilai 85% denan kriteria valid, sehingga multimedia yang dihasilkan layak digunakan oleh peserta didik.
MENGANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS TINGGI SDK WATUMITE MELALUI PELAKSANAAN KEGIATAN ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) KELAS Bha, Maria Katharina; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v1i3.2593

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kemampuan literasi siswa yang berkaitan dengan pelaksanaan akm di kelas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi siswa kelas V SDK Watumite dalam kegiatan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi melalui Pelaksanaan asesmen kompetensi minimum Kelas tinggi di SDK Watumite Sudah tergolong baik. Peserta didik kelas tinggi sangat antusias dan senang dengan kegiatan 15 menit membaca sebelum pembelajaran dimulai. Hasil positif dari kegiatan ini adalah melalui kegiatan pelaksanaan AKM kelas, peserta didik mampu dalam meningkatkan kualitas membaca, memahami dan menambah kosakata baru khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
IMPLEMENTASI KEGIATAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI UPTD SDN DAMU Moi, Flaviana Yunita; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v1i3.2595

Abstract

Abstrak Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya minat baca peserta didik yang ada di UPTD SDN Damu, rendahnya minat baca peserta didik ini di picu oleh ketersediaan sarana dan prasana yang kurang menunjang seperti buku-buku pelajaran dan buku-buku cerita, sehingga daya belajar peserta didik dan minat beca tidak berkembang. Oleh karena itu pemerintah berupaya menetapkan kegiatan gerakan literasi sekolah dengan membaca 15 menit sebelum pelajaran di mulai.Tujuannya adalah untuk menunjang dan menumbuhkan minat baca pada peserta didik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian peserta didik dan guru di UPTD SDN Damu. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang di peroleh ialah gerakan literasi sekolah dengan membaca 15 menit sebelum pelajaran di mulai yang di laksanakan di UPTD SDN Damu, ialah mampu memotivasi dan mendorong peserta didik dalam menumbuhkan minat baca dan semangat belajar. Sejarah Artikel Diterima: ….. Direview: ….. Disetujui: ……. 7 Kata Kunci Impelentasi, Gerakan Literasi Sekolah, Minat Baca Peserta Didik