Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Environment-Based Creativity: Empowering Women Through Spunbond Bag Recycling Craft Training Puspitarini, Renny Candradewi; Wulandari, Novita; Situmorang, Mulkan Andika; Agustiani, Vivi; Widiastuti, Nike; Septiandika, Verto; Maksin, Mastina; Trismawati; Sucahyo, Imam; Supriyanto; Rahmadi, Andhi Nur; Yunus, Eko Yudianto; Mubarok, Husni
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5448

Abstract

Women's empowerment and environmental management are two important issues in sustainable development. Dharma Wanita Association (DWA) Probolinggo City responded to these two issues through creative training in making decorative flowers from used spunbond bags. This training aims to teach DWA members how to utilize spunbond bags, which often accumulate in households due to the policy to reduce the use of plastic bags, into economically valuable craft products. Apart from supporting policies to reduce plastic waste, this training also functions as a means of empowering women by increasing their skills and creativity in the field of handicrafts. The results of this activity are not only environmentally friendly decorative flower products, but also the potential for further development in the field of recycling-based crafts. This training opens up opportunities for participants to develop small businesses based on recycled products, as well as expand networks with other communities that support the waste management movement. In addition, the potential for this activity can be integrated with environmental education and adopted as a sustainable program to increase environmental awareness in society. With increasing awareness of the importance of protecting the environment, recycling-based training like this has bright prospects and can become a model for similar activities in the future. This activity not only provides economic and social benefits for DWA members, but also contributes to global efforts to reduce the negative impact of plastic waste on the environment. 
Pemanfaatan Lahan Sempit Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Sebaung Kabupaten Probolinggo Septiandika, Verto; Supriyanto, Supriyanto; Yunus, Eko Yudianto; Maksin, Mastina; Puspitarini, Renny Candradewi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2478

Abstract

Ketahanan pangan merupakan faktor krusial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, yang membutuhkan peran aktif dari pemerintah maupun masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga. Salah satu langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan adalah memanfaatkan lahan sempit di sekitar tempat tinggal. Melalui pemanfaatan pekarangan rumah dengan teknik bercocok tanam sederhana seperti vertikultur dan hidroponik, lahan terbatas dapat diubah menjadi sumber pangan yang mendukung kemandirian pangan keluarga. Desa Sebaung, Kabupaten Probolinggo, dengan potensi yang besar, menghadapi tantangan ketergantungan pada pasar untuk kebutuhan sayuran yang mengakibatkan kerentanannya terhadap fluktuasi harga dan ketidakpastian pasokan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih masyarakat Desa Sebaung dalam memanfaatkan lahan sempit menggunakan teknik vertikultur dan hidroponik untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Hasilnya, program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bercocok tanam warga, tetapi juga memberikan dampak positif pada ketahanan pangan keluarga, penghematan pengeluaran rumah tangga, peningkatan kualitas gizi, dan terciptanya semangat gotong royong. Dengan demikian, program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan yang dapat diterapkan di desa-desa lain dengan keterbatasan lahan.
Trickle-Down Economics Arthur Lewis dan Ekonomi Pembangunan Wisata Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur Tahun 2017-2018 Puspitarini, Renny Candradewi; Anggraini, Isrofiatul
Nation State: Journal of International Studies Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Faculty of Economics and Social Science, Department of International Relations, Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/NSJIS.2018v1i2.137

Abstract

In this paper, we will examine if trickle-down effect has ever taken in rural Indonesia. One of the case draws attention in economic development study is poverty and income gap from wealthiest people to the less fortunate larger group of people. The argument goes as trickle-down effect appears to be best solution to eradicate poverty as well as to solve the income gap. Tourism has become of a strategy targeted by government to spread the trickle-down effect to the less fortunate larger group of people. Government believes by sustaining the growth on tourism would accelerate the trickle-down effect and brings less fortunate group of people to better living. In its fundamental theory, trickle- down effect has offered delusion where jobs would be created as the conditions are met. However, this paper argues that even in tourism the trickle-down effect strategy has served less for what it has promised. Through qualitative research in Ngadisari Village, a remote area, where Mount Bromo has been a tourism landmark globally, this paper finds that trickle-down effect has come with little benefit to uplift the living standard of the poor. Thus, trickle- down effect has served only as delusions of growth government has ever aspired.
SOSIALISASI PENTINGNYA PEMILU 2024 UNTUK MASA DEPAN BANGSA Puspitarini, Renny Candradewi
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v3i2.4068

Abstract

Keberhasilan pemilu mencerminkan kualitas demokrasi suatu negara, dan karenanya, pemilu Indonesia menarik perhatian dunia. Dalam upaya untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan pemilu dan meningkatkan partisipasi masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Panca Marga melakukan sebuah program pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan literasi pemilu kepada masyarakat. Ini merupakan langkah krusial dalam membantu individu memahami betapa pentingnya pemilu sebagai proses demokrasi, serta peran aktif mereka dalamnya. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan melibatkan perangkat desa serta kelompok masyarakat sebagai peserta. Artikel ini akan mendalam tentang strategi dan dampak dari program pengabdian masyarakat ini. Analisis akan mencakup peningkatan pemahaman masyarakat tentang pemilu, peningkatan partisipasi dalam proses pemungutan suara, dan potensi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Dengan cara ini, pengabdian masyarakat ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan pemilu yang lebih transparan dan berpartisipasi pada tahun 2024.
SOSIALISASI PENTINGNYA PEMILU 2024 UNTUK MASA DEPAN BANGSA Puspitarini, Renny Candradewi
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v3i2.4068

Abstract

Keberhasilan pemilu mencerminkan kualitas demokrasi suatu negara, dan karenanya, pemilu Indonesia menarik perhatian dunia. Dalam upaya untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan pemilu dan meningkatkan partisipasi masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Panca Marga melakukan sebuah program pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan literasi pemilu kepada masyarakat. Ini merupakan langkah krusial dalam membantu individu memahami betapa pentingnya pemilu sebagai proses demokrasi, serta peran aktif mereka dalamnya. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan melibatkan perangkat desa serta kelompok masyarakat sebagai peserta. Artikel ini akan mendalam tentang strategi dan dampak dari program pengabdian masyarakat ini. Analisis akan mencakup peningkatan pemahaman masyarakat tentang pemilu, peningkatan partisipasi dalam proses pemungutan suara, dan potensi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Dengan cara ini, pengabdian masyarakat ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan pemilu yang lebih transparan dan berpartisipasi pada tahun 2024.
IMPLEMENTASI TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN MARITIM BERKELANJUTAN MELALUI LARANGAN PENGGUNAAN CANTRANG Puspitarini, Renny Candradewi; Yunus, Muhammad
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.957 KB) | DOI: 10.51747/publicio.v1i2.465

Abstract

Poros maritim yaitu adanya suatu gagasan, strategis, terobosan baru yang diwujudkan untuk menjamin konektivitas antarpulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan. Visi inilah yang menjadi intisari program era pemerintahan Presiden Jokowi pertama untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia. Namun demikian, visi ini bukan dapat diwujudkan tanpa tantangan. Di struktural, muncul tantangan yakni nelayan yang masih belum terbiasa dengan alat tangkap yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Nelayan kesulitan menemukan alat tangkap alternatif cantrang dan beralih ke alat tangkap lain yang lebih ramah lingkungan namun dapat menghasilkan ikan yang sama banyaknya untuk mencukupi kebutuhan hidup. Dikeluarkannya kebijakan larangan penggunaan alat tangkap, khususnya cantrang berpengaruh terhadap kehidupan sosial-ekonomi nelayan. Implementasi kebijakan yang menuai pro dan kontra, membuat hal tersebut perlu dijelaskan terkait bagaimana implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2017 dapat mencerminkan pembangunan maritim berkelanjutan dengan melarang nelayan Desa Tongas Kabupaten Probolinggo menggunakan cantrang. Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2017 menjadi momen penting bagi pemerintah Indonesia untuk mendorong kebijakan anti-alat tangkap yang tidak berkelanjutan. Untuk mengetahui implementasi TPB 2017, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Hasilnya adalah melalui komunikasi, disposisi, sumber daya dan sturuktur birokrasi maka dapat disimpulkan bahwa dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Probolinggo telah menyampaikan sosialisasi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Probolinggo meskipun dampaknya secara kuantitatif belum terukur jelas. Disposisi dalam penelitian maka diharapkan seluruh lapisan masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan pihak-pihak yang terkait harus saling merangkul secara kolaboratif menggunakan alat yang lebih ramah lingkungan meskipun penolakan masih terjadi.
KEBAKARAN HUTAN DAN KABUT ASAP DI RIAU DALAM PERSPEKTIF HUBUNGAN INTERNASIONAL Puspitarini, Renny Candradewi
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.358 KB) | DOI: 10.51747/publicio.v2i1.496

Abstract

Memahami peristiwa kebakaran di hutan Riau membangkitkan rasa keprihatinan kita. Kabut asap diduga dihasilkan dari aktivitas perusahaan yang dengan sengaja membuka lahan dengan membakar hutan. Dugaan lain adalah oknum yang berasal dari kelompok masyarakat yang membuka lahan dengan membakar hutan. Karakteristik lahan di Riau yang terbakar mayoritas merupakan tanah gambut sehingga pemadaman titik api menuai sejumlah kendala baik secara teknis, operasional dan topografi lapangan. Bahkan kini akibatnya semakin meluas, selama dua bulan penduduk di beberapa kota Riau terkena dampaknya. Jarak pandang menjadi hanya beberapa meter saja sementara itu banyak balita dan orang dewasa menderita gangguan pernapasan akut. Tidak hanya pemerintah daerah yang bertanggung jawab, pemerintah pusat memiliki urgensi tinggi untuk menemukan solusi strategis untuk menyelesaikan permasalahan yang telah berlangsung selama dua bulan ini. Melalui pendekatan securitization, diharapkan pemerintah mampu membawa perusahaan terduga ke mahkamah internasional untuk beberapa tuntutan serius. Tulisan ini dibuat untuk mengkaji pilihan-pilihan yang dapat dirumuskan dari sudut pandang disipliner hubungan internasional. Kata kunci: lingkungan hidup, kebijakan sekuritisasi, pembangunan berkelanjutan
ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT MAL PELAYANAN PUBLIK KOTA PROBOLINGGO aprilia, melisa srimurty; Puspitarini, Renny Candradewi
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.681 KB) | DOI: 10.51747/publicio.v3i1.497

Abstract

This study aims to describe the results of the analysis of the community satisfaction index in the Public Service Mall (MPP) in the City of Probolinggo. The community satisfaction index is a product of a community satisfaction survey whose guidelines can be found in the Regulation of the Minister of PAN-RB Number 14 of 2014. In it there are elements of assessment including conformity to service requirements, ease of service procedures, speed of service time, suitability of service products, competence of officers, behavior of officers, quality of facilities and infrastructure, handling of complaints on service use, and customer satisfaction. The existence of a community satisfaction survey is an effort to determine the quality of public services. For this reason, community satisfaction surveys need to be conducted periodically and the results must be published for the general public to know. This survey was conducted using data collection techniques by distributing questionnaires consisting of nine elements of questions that are loaded simply so that the pluralist respondents can easily understand them. The analysis was performed using descriptive quantitative data analysis. This study comes to the conclusion that the level of community satisfaction is quite good with public services at MPP. The procedures are easier and the staff at MPP are polite and friendly. However, there are still some shortcomings, for example a lack of resource facilities and also a special site for online complaints so that people can more easily provide opinions, suggestions, or criticisms of the services provided at MPP and this requires a further evaluation stage. Another recommendation is that the queue information system can be a solution to break down the congestion of public services at certain hours and certain days. In addition, through the queue information system, people with digital literacy can register, know and monitor queues online. Keywords: public service, customer satisfaction, public service mall, public satisfaction survey, public satisfaction index
INDEKS KEPUASAAN MASYARAKAT ATAS PELAYANAN PUBLIK DI PERPUSTAKAAN UMUM KOTA PROBOLINGGO Lestari, Eka Ayu; Hanoem, Magfirah; Puspitarini, Renny Candradewi
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.298 KB) | DOI: 10.51747/publicio.v2i1.505

Abstract

Penelitian kelompok kami mengenai peningkatan pelayanan di perpustakaan umum Kota Probolinggo yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses peningkatan atau mutu di perpustakaan tersebut. Peningkatan dalam pelayanan di perpustakaan umum di Kota Probolinggo merupakan salah satu kegiatan yang berkelanjutan untuk mempertahankan kelangsungan hidup organisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 35 orang dan dari kalangan yang berbeda usia, kelompok kami mengambil sampel dari anak SD sampai pegawai yang berkunjung ke perpustakaan umum Kota Probolinggo. Kata kunci : Peningkatan, Perpustakaan umum, Sampel
IMPLEMENTASI PELAYANAN SURAT IZIN MENGEMUDI (SIM) ONLINE DI SATUAN PENYELENGGARA ADMINISTRASI SIM KOTA PROBOLINGGO Risqina, Venanda Octa; Septiandika, Verto; Puspitarini, Renny Candradewi
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/publicio.v6i2.2064

Abstract

The implementation of technology in public services continues to evolve, including in the issuance of Driving Licenses (SIM). The Probolinggo City Satpas (Driver's License Issuance Unit) has introduced an online SIM service innovation to enhance convenience and efficiency for the community. This research aims to examine the implementation of online SIM services at the Probolinggo City Satpas. This qualitative study uses a descriptive method to analyze data obtained through interviews and observations at the Probolinggo City Satpas. Charles O. Jones' implementation model, which includes three variables (organization, interpretation, and application), is the focus of this research. The online SIM service at the Probolinggo City Satpas has been running well according to procedures and operational standards. Positive indicators include service procedures, completion time (15-30 minutes), costs in accordance with regulations, product and staff competence, as well as the friendliness of the Satpas team. Outreach is also conducted in schools and factories. Online SIM data is directly connected to the National Police Traffic Corps (Korlantas Polri). The implementation of online SIM services at the Probolinggo City Satpas is considered successful and beneficial for the community.