Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI KINERJA KONTRAKTOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN WAREHOUSE DAN FACTORY PROJECT DI CIKANDE Rio Rickianto; Bambang Endro Yuwono; Ulfa Fatmasari Faisal
Jurnal Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v3i1.24325

Abstract

Proyek konstruksi, terutama yang berkaitan dengan gudang dan pabrik, memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri di suatu wilayah. Cikande, Serang adalah kawasan yang sedang mengalami perkembangan pesat, sehingga kebutuhan akan infrastruktur yang efisien dan berkualitas semakin mendesak. Oleh karena itu, dilakukan studi untuk mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kinerja kontraktor dalam proyek konstruksi gudang dan pabrik di wilayah tersebut. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, studi ini mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis menggunakan skala Likert. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi sumber daya manusia, lingkungan kerja, ketersediaan peralatan, perencanaan dan penjadwalan, serta sistem komunikasi dan pengendalian proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komunikasi antara manajemen dan pekerja, serta ketersediaan logistik, memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi pelaksanaan proyek. Selain itu, keterlambatan pengiriman material dan koordinasi yang buruk sering menjadi hambatan utama yang menghambat kemajuan proyek. Berdasarkan temuan ini, disarankan untuk meningkatkan sistem komunikasi internal, mengoptimalkan manajemen logistik, dan menerapkan strategi mitigasi risiko untuk meningkatkan kinerja kontraktor, yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi kontraktor dalam meningkatkan efektivitas manajemen proyek untuk mencapai hasil optimal.  
The Influence of Geographical Conditions on the Optimization of Cost and Time in Construction Projects in Island Regions of Maluku Province (Case Study: Road Preservation Project on Liran Island) Sangadji, Cindy; Yuwono, Bambang Endro; Inavonna, Inavonna; Pontan, Darmawan
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 1 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i1.51996

Abstract

The Road Preservation Project on Liran Island has faced significant implementation delays. Liran Island, categorized as one of the 3T (terdepan, tertinggal, and terluar) areas, has encountered challenges mainly due to difficult geographical conditions. These challenges include shallow sea topography and shoals that hinder navigation, strong currents and tides that limit ship movement, adverse weather conditions such as high winds and large waves, and limited resources that require material imports from outside the island. This study aims to identify and analyze the geographical factors most influencing the optimization of costs and time in the project. The research design employs simulation of optimization scenario models, comparing geographical and normal conditions (without geographical factors). Data analysis is conducted using the Transportation Method for cost optimization (material procurement) and the Critical Path Method (CPM) for time optimization (rescheduling). The results reveal that geographical conditions significantly impact mobilization costs. Among the variables analyzed—sea topography (X1), sea and water conditions (X2), weather (X3), and natural resources (X4)—weather (X3), particularly wind speed and wave height, has the greatest influence on increasing distribution costs. Furthermore, geographical conditions also affect the project schedule, particularly in material delivery planning, which requires longer loading and unloading times. Adjusting the schedule based on geographical conditions leads to cost and time efficiencies, especially in choosing the right vessel types, estimating weather, and managing tidal conditions.