Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nuansa Journal of Arts and Design

Ragam Proses Kreatif Seniman: Sebuah Tinjauan Gagasan Proses Kreatif Suyudi, Muhammad; Saputra, Andi Taslim
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 7, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v7i2.56164

Abstract

Satu-satunya hal yang terlihat  bagi apresiator  hanyalah seorang  seniman  yang mengaplikasikan  sesuatu pada objek karyanyabahan berwarna dan seorang gitaris yang menggores senarnya. Di sisi lain, jika  dicermati lebih dekat, Anda akan menemukan bahwa seorang pelukis atau musisi bisa menjadi seniman yang terampil jika memiliki kesadaran tertentu terhadap proses kreatif.  Dari hal tersebut maka dibutuhkan penjelajahan terhadap proses kreatif. Uraian ragam proses kreatif dilakukan dengan cara studi  pustaka yang terkait fenomena pengalaman estetik yang telah dituliskan oleh berbagai sumber.    Hasilnya memperlihatkan  Pelukis juga dapat menggali imajinasi kreatifnya berdasarkan gambar imajinasi dari mimpi  atau cerita yang pernah dia baca. Pengalaman  estetik  lainnya turut memberikan peluang estetik pada pengolahan ragam kreatif. Hal yang dimaksud adalah kondisi perkembangan  teknik  sekaligus muatan nilai dan rasa bagi senimannya sewaktu merespon karyanya.Satu-satunya hal yang terlihat  bagi apresiator  hanyalah seorang  seniman  yang mengaplikasikan  sesuatu pada objek karyanyabahan berwarna dan seorang gitaris yang menggores senarnya. Di sisi lain, jika  dicermati lebih dekat, Anda akan menemukan bahwa seorang pelukis atau musisi bisa menjadi seniman yang terampil jika memiliki kesadaran tertentu terhadap proses kreatif.  Dari hal tersebut maka dibutuhkan penjelajahan terhadap proses kreatif. Uraian ragam proses kreatif dilakukan dengan cara studi  pustaka yang terkait fenomena pengalaman estetik yang telah dituliskan oleh berbagai sumber.    Hasilnya memperlihatkan  Pelukis juga dapat menggali imajinasi kreatifnya berdasarkan gambar imajinasi dari mimpi  atau cerita yang pernah dia baca. Pengalaman  estetik  lainnya turut memberikan peluang estetik pada pengolahan ragam kreatif. Hal yang dimaksud adalah kondisi perkembangan  teknik  sekaligus muatan nilai dan rasa bagi senimannya sewaktu merespon karyanya.
KESULITAN BELAJAR BEKSAN GOLEK MENAK PUTRI SISWA KELAS 3 SMK NEGERI 1 KASIHAN BANTUL Fitrianto, Otok; Rahmawati, Rahmawati; Saputra, Andi Taslim
Nuansa Journal of Arts and Design Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/njad.v9i1.74989

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilengkapi dengan data kuantitatif yang tercantum dalam lampiran. Objek yang dikaji dalam penelitian ini adalah beksan golek menak putri, sementara subjek penelitiannya adalah siswa kelas 3 jurusan seni tari di SMK Negeri 1 Kasihan, Bantul. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pembelajaran beksan golek menak putri. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan, yaitu: (1) sekitar setengah dari siswa kelas tiga menganggap bahwa beksan golek menak putri merupakan materi yang cukup menantang, (2) kesulitan dirasakan terutama pada teknik gerak yang tergolong baru, seperti ogek lambung/unjal ambegan dan gerakan patah-patah, (3) dalam hal penggunaan properti, siswa merasa tombak merupakan properti yang cukup sulit digunakan karena memerlukan tenaga fisik yang kuat, (4) irama dalam beksan golek menak putri dianggap lebih mudah diikuti dibandingkan dengan menghitung ketukan, (5) frekuensi pembelajaran yang berlangsung dua kali dalam seminggu dirasa belum mencukupi, mengingat materi ini tergolong baru dan memiliki cukup banyak perbedaan dengan Tari Klasik Gaya Yogyakarta.