Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : EXCELLENT HEALTH JOURNAL

Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Underweight Pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Purnama Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.39

Abstract

Underweight merupakan masalah gizi yang ditandai dengan indikator status gizi BB/U < - 2 SD. Penyebab langsung terjadinya underweight diakibatkan asupan gizi yang tidak adekuat serta adanya infeksi yang tidak diobati. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 November-29 Desember 2023 dengan jumlah sampel 279 ibu dengan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh 68 responden mengalami underweight, 155 responden memiliki asupan energi kurang, 144 responden memiliki asupan protein kurang, 184 responden memiliki asupan lemak cukup dan 155 responden memiliki riwayat penyakit infeksi. Hasil uji Chi-square ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight (p value = 0,023). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Diharapkan agar Puskesmas Purnama terus mengupayakan pencegahan kejadian underweight dengan memberikan penyuluhan serta konseling bagi ibu balita tentang gizi dan kesehatan.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.J  Dengan Penerapan Terapi Generalis Dan Terapi Khusus Dzikir Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di Ruangan Mandau 2 Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau Tahun 2023 Janna, Nisa Sukra; Aprilla, Nia; Daud, Syaparuddin
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.41

Abstract

Dampak yang terjadi dari halusinasi adalah seseorang dapat kehilangan kontrol dirinya sehingga bisa membahayakan diri sendiri, orang lain maupun merusak lingkungan, hal ini terjadi dimana seseorang yang mengalami halusinasi sudah mengalami panik dan perilakunya dikendalikan oleh pikiran halusinasinya. Untuk itu dilakukanlah terapi generalis dan dzikir agar individu bisa memahami dengan tepat setiap perubahan-perubahan jiwa, timbul tenggelamnya kombinasi faktor-faktor jiwa yang sehat dan tidak sehat, kemudian berusaha memunculkan faktor-faktor jiwa yang sehat sehingga menekan faktor-faktor jiwa yang tidak sehat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan pada Tn.J dengan penerapan terapi generalis dan terapi khusus dzikir. Penelitian ini dilakukan tanggal 03 – 06 Juli 2023, Klien Tn.J berumur 42 tahun dengan diagnosa keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran. Intervensi keperawatan melakukan dengan pemberian terapi generalis dan psikoreligius dzikir untuk penderita halusinasi. Hasil implementasi menunjukkan mampu melakukan SP 1-4 dan terapi khusus dzikir pada Tn. J sehingga didapatkan evaluasi yaitu SP 1-4 dapat tercapai. Kesimpulan dari pemberian terapi generalis dan terapi khusus psikoreligius dzikir terjadi peningkatan kemampuan klien dalam mengendalikan halusinasi yang dialami serta dampak pada penurunan gejala halusinasi pendengaran yang dialami. Diharapkan pihak Rumah Sakit Jiwa dapat menggunakan hasil penerapan asuhan keperawatan sebagai bahan evaluasi dan pembuatan suatu ketentuan atau peraturan terkait pelayanan dengan pendekatan terapi generalis dan terapi dzikir.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.T Dengan Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Ruangan Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Putri, Angelina Amaliyah; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.60

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah kondisi di mana kadar glukosa darah meningkat secara persisten, yang ditandai dengan ketidakstabilan glukosa darah (hiperglikemia), gangguan hormonal dapat menyebabkan disfungsi metabolik yang berpotensi memicu komplikasi kronis pada organ dan sistem tubuh seperti mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah. Diabetes mellitus dapat disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan pola hidup seseorang. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes mellitus tipe II di ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif pada laporan kasus adalah Ny.T yang berusia 65 tahun dengan diabetes mellitus tipe II di ruang Pejuang RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 4 hari pada tanggal 08 sampai 11 Mei 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian klien merasakan badan terasa lemas, tidak nafsu makan, mual-muntah, nyeri di kepala dan bagian kaki serta bengkak, dan sering buang air kecil. Peneliti menegakkan masalah utama dengan diagnosa keperawatan ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia (D.0027). Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan hasil studi kasus ini  sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian tentang Diabetes Mellitus, bagi kampus: sebagai referensi dalam pembelajaran, dan bagi Rumah Sakit: sebagai referensi dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien.
Asuhan Keperawatan Pada An. A Dengan Post Op Appendisitis Di Ruangan Khodijah RSUD  Bangkinang Tahun 2024 Aries, Muhammad Aditya; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.78

Abstract

Appendisitis adalah suatu peradangan yang diakibatkan adanya infeksi. Appendisitis memerlukan tindakan pembedahan yang disebut dengan apendektomi. Appendisitis yang dibiarkan tanpa penanganan semakin lama maka resiko komplikasi yang ditimbulkan semakin besar dan bias menyebabkan pecahnya appendiks dan harus dilakukan laparatomi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melakukan evaluasi dari tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada pasien dengan post op appendisitis di ruang Khadijah RSUD Bangkinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An. A yang berusia 16 tahun dengan apendisitis. Penelitian dilakukan dari tanggal 17-19 Mei 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan nyeri perut kanan bawah, nyeri terasa berat ketika bergerak, nyeri terasa ketika ditekan dan dilepas, nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk. Peneliti dapat merumuskan masalah yang utama dengan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik dan gangguan pola tidur berhubungan dengan luka insisi.  Intervensi yang diberikan yaitu berikan teknik nonfarmakalogis untuk mengurangi rasa nyeri dengan cara teknik relaksasi nafas dalam dan mengidentikasi pola tidur pasien. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An. A dengan post op appendisitis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar dapat memberikan atau sebagai acuan dalam asuhan keperawatan pada anak dengan masalah post op apendisitis
Penerapan Menghardik Dan Menggambar Pada Tn. S Dengan Halusinasi Pendengaran Di Ruang Rokan Rumah Sakit JiwaTampan Provinsi Riau Tahun 2024 Jannah, Wirdatul; Aprilla, Nia; Virgo, Gusman
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.112

Abstract

Halusinasi adalah salah satu diagnosa gangguan mental. Halusinasi adalah ketidakmampuan seseorang untuk membedakan antara kenyataan dan imajinasi, tanpa adanya dukungan sensorik yang nyata. Tanda dan gejala pada penderita gangguan persepsi sensori: halusinasi yaitu tersenyum atau tertawa sendiri, berbicara sendiri, reaksi yang tidak sesuai dengan kenyataan, melakukan gerakan setelah halusinasi, kurang konsentrasi, kurang interaksi dengan orang lain, dan berpura-pura mendengar sesuatu. Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi halusinasi pendengaran pada pasien gangguan jiwa meliputi terapi menghardik menggambar. Terapi menggambar merupakan metode yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam kegiatan sehari-hari serta aktivitas motorik seperti menggambar. Sementara itu, strategi yang bisa diterapkan untuk menangani halusinasi yaitu dengan menghardik. Tujuan penelitian ini adalah penerapan terapi menghardik dan menggambar pada pasien halusinasi pendengaran di ruang Rokan Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18-22 Juli 2024, implementasi dilakukan selama 4 hari berturut-turut. Hasil penelitian didapatkan penurunan tingkat halusinasi yang diukur menggunakan AHRS dengan perbandingan sebelum terapi tanda dan gejala halusinasi dengan skor AHRS 33 (75%) termasuk kategori berat menurun menjadi skor AHRS 10 (23%) dimana termasuk kategori ringan. Diharapkan klien  dan keluarga selalu memperhatikan obat pasien secara rutin, melakukan SP1-SP4 halusinasi, melakukan terapi menghardik dan menggambar untuk menambah aktivitas klien sebagai upaya mengalihkan halusinasi jika muncul.
Terapi Okupasi Menggambar Pada Nn.A Pasien Halusinasi Di Ruangan Siak Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau Marlina, Yolla; Aprilla, Nia; Nelma, Ulia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.125

Abstract

Halusinasi adalah persepsi klien terhadap lingkungan tanpa adanya rangsangan yang nyata, sehingga klien menginterpretasikan sesuatu yang tidak nyata tanpa stimulus atau rangsangan dari luar. Tanda dan gejala pada penderita gangguan persepsi sensori: halusinasi yaitu tersenyum atau tertawa sendiri, berbicara sendiri, reaksi yang tidak sesuai dengan kenyataan, melakukan gerakan setelah halusinasi, kurang konsentrasi, kurang interaksi dengan orang lain, dan berpura-pura mendengar sesuatu. Penatalaksanaan pada pasien halusinasi dapat dilakukan dengan cara terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu intervensi nonfarmakologi pada pasien halusinasi adalah terapi okupasi menggambar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan terapi okupasi menggambar untuk mengontrol halusinasi pasien di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Penelitian dilakukan pada tanggal 19-22 juni 2024, implementasi terapi menggambar dilakukan selama 4 hari berturut-turut. Hasil penelitian didapatkan penurunan tingkat halusinasi yang diukur meggunakan AHRS dengan perbandingan sebelum terapi skor AHRS pasien 33, dan skor  25  pada observasi tanda gejala halusinasimengalami penurunan hingga hari ke-empat didapatkan skor AHRS 5. Diharapkan klien  dan keluarga selalu memperhatikan obat pasien secara rutin, melakukan SP1-SP4 halusinasi, melakukan terapi okupasi menggambar untuk menambah aktivitas klien.
Penerapan Terapi Modalitas (Terapi Senam Aerobik) Pada Ny.R Dengan Halusinasi Pendengaran Terhadap Frekuensi Halusinasi PendengaranDi RSJ Tampan Provinsi Riau Sapitri, Yulie; Aprilla, Nia; Daud, Syaparuddin
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.126

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah distorsi persepsi palsu yang terjadi pada neurobiologis tanpa stimulus eksternal atau internal yang terjadi saat kesadaran penuh dan dapat terjadi pada semua panca indra. Gelaja halusinasi pendengaran yaitu mendengar suara-suara yang tidak ada, seperti, suara-suara berbicara, tertawa, atau suara-suara lainnya. Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi halusinasi pendengaran pada pasien gangguan jiwa meliputi terapi modalitas (terapi senam aerobik). Terapi modalitas yaitu terapi senam aerobik yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sensori, upaya memusatkan perhatian, kesegaran jasmani dan mengekspresikan perasaan. Aktivitas fisik seperti senam dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang sering menyebabkan halusinasi pendengaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan dengan penerapan terapi modalitas (terapi senam aerobik) untuk menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran. Jenis penelitian yaitu Quasy eksperiment penerapan terapi modalitas (terapi senam aerobik) pada Ny.R di ruangan Indragiri Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22-25 Juli 2024 pada Ny. R, implementasi dilakukan selama 4 hari berturut-turut. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telusur rekam medis pasien. Hasil penelitian yaitu setelah melakukan terapi senam aerobik pasien mengatakan suara-suara yang yang biasanya datang dan menyuruhnya untuk berbuat jahat menjadi jarang terdengar lagi dari 4 kali sehari menjadi 1 kali sehari. Terdapat penurunan frekuensi halusinasi setelah dilakukan terapi modalitas (terapi senam aerobik). Diharapkan bagi responden dan keluarga dapat mengaplikasikan terapi modalitas senam aerobik dirumah untuk mengontrol halusinasi dan bagi pihak Rumah Sakit dapat menerapkan terapi modalitas (terapi senam aerobik) bagi pasien dengan halusinasi.
Hubungan Umur Ibu Bersalin  Dengan Kehamilan Post Date Di RSIA Husada Bunda Salo Kabupaten Kampar Nislawaty, Nislawaty; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.134

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2015 di seluruh dunia terdapat kematian ibu sebesar 500.000 jiwa per tahun dan kematian bayi khususnya neonatus sebesar 10.000.000 jiwa per tahun. Kehamilan post date merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan bayi di RSIA Husada Bunda Salo riwayat komplikasi tertinggi nomor dua yaitu post date dengan jumlah 97 kasus (15,0%). Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan umur ibu dengan kehamilan post date di RSIA Husada Bunda Salo Kabupaten Kampar Tahun 2020. Rancangan penelitian menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin sebanyak 554 orang sedangkan sampel 232 orang ibu bersalin dengan riwayat kehamilan post date. Uji hipotesis yang digunakan adalah chi-square. Kehamilan postdate terjadi pada ibu berusia > 20 dan < 35 tahun , Ada hubungan bermakna antara umur ibu bersalin dengan kehamilan post date di RSIA Husada Bunda Salo Kabupaten Kampar Tahun 2020, p value = 0,00 POR=3,023 (CI 95% = 1,753-5,215) dan kehamilan post date terjadi pada paritas beresiko yaitu kehamilan primigravida. Diharapkan kedepannya pihak rumah sakit dapat bekerja sama dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan untuk dapat melakukan upaya pencegahan pada perempuan dengan usia yang beresiko saat melahirkan usia < 20 tahun ≥ 35. Memberikan penyuluhan secara intensif tentang kehamilan postdate.
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah (Red Guava Juice) Terhadap Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Di Desa Kuok Wilayah Kerja Puskesmas Kuok Nislawati, Nislawati; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.158

Abstract

Pregnant women who have low hemaglobin (Hb) are prone to miscarriage (abortus), premature birth, prolonged labor due to fatigue of the uterine muscles in contracting (uterine inertia), bleeding due to the absence of uterine muscle contractions (atonia uteri), shock, infection during labor and postpartum, severe anemia which can cause decompensation of the chord due to this anemia, can cause shock and death in the mother during labor. To increase haemoglobin levels non-pharmacologically is to consume red guava. Guava can increase haemoglobin levels in the blood because it contains vitamin C. by increasing absorption and metabolism of iron, so that with sufficient vitamin C and animal protein, haemoglobin in the blood increases. This study aims to see the effect of giving red guava juice (psidium guajava, linn) on haemoglobin levels of pregnant women in Kuok Village, Kuok Health Center working area. This type of research uses a quasi-experiment method with a non-equivalent pretest-posttest design. The research was conducted on July 26-August 1, 2018. The population in this study were all pregnant women who suffered from anemia with haemoglobin levels of 8-11 gr%, namely 15 people. The sample in this study is the total population of 15 people. The Hb level before being given red guava juice was 8.80 and after being given red guava juice the Hb level was 12.60. The statistical test results obtained a p value of 0.000 (<0.05) which means that there is an effect of giving red guava juice on Hb levels at Kuok Health Center in 2018. It is expected that pregnant women consume red guava juice to increase Hb levels and the health center should always advise pregnant women to consume red guava juice.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuok Sari, Nuriyah Laila; Apriyanti, Fitri; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.159

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in mothers, especially during pregnancy, has an impact on the health of the mother and baby. In mothers, CED increases the risk of infection, pregnancy complications, anemia, physical weakness, and mental and reproductive health disorders. In infants, maternal CED can cause low birth weight (LBW), stunting, developmental disorders, and the risk of perinatal death. The purpose of this study was to see if there was a relationship between knowledge and attitudes with the incidence of CED in pregnant women in the Kuok Health Center UPT Work Area. This type of research is analytical with a cross-sectional design. The population of this study was all pregnant women in the Kuok Health Center UPT work area totaling 128 people with a sample of 108 people taken using the stratified random sampling technique. The data collection tool in this study used a questionnaire. This study was conducted from 7-21 August 2024. This study used univariate and bivariate analysis. The results of the study showed that most respondents experienced CED, most respondents had less knowledge about balanced nutrition and most respondents had negative attitudes. There is a relationship between maternal knowledge about balanced nutrition and the incidence of KEK in pregnant women with a p value of 0.000. There is a relationship between attitudes and the incidence of KEK in pregnant women with a p value of 0.001. It is expected that health workers can improve counseling on nutrition and motivation for pregnant women to consume nutritious foods to avoid KEK in pregnant women.