Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH ABU CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI ALTERNATIF SUBSTITUSI SEMEN PADA MORTAR TERHADAP SIFAT MEKANIS MORTAR Mico Arita, Kurniawan Temas; Fauzi, Amir; Ruhana, Ruhana
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 4, No 01 (2021): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKCangkang kerang adalah salah satu limbah yang terkenal didaerah pesisir yang mana limbah cangkang kerang dipertimbangkan dapat digunakan untuk pengganti sebagian semen sebagai bahan  pengikat.  Diketahui  bahwa  limbah cangkang  kerang  masih  melimpah  di Indonesia, khususnya di Lhokseumawe. Maka dari itu, saya tertarik untuk menggunakan limbah cangkang kerang sebagai pengikat dengan OPC pada mortar. Cangkang kerang  dipersiapkan dengan cara dikalsinasi pada suhu 7000C selama 4 jam. Kemudian digiling menggunakan mesin Los Angeles dan diayak menggunakan saringan nomor 200. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kuat tekan pada kondisi jangka panjang. Benda uji dipersiapkan dengan perbandingan pengikat terhadap pasir yaitu 1:3 dengan FAS masing-masing 0,45 dan 0,50. Persentase abu cangkang kerang untuk digunakan sebagai pengganti sebagian semen ialah 2,5%,5%, 7,5%, dan 10%. Hasil menunjukkan bahwa kuat tekan optimum 28 hari pada FAS 0,5 dengan 5% abu cangkang kerang. Akan tetapi, kuat tekan 28 hari dengan FAS 0,45 mengalami penurunan dibandingkan dengan kuat tekan OPC. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan abu cangkang kerang sebagai pengganti sebagian semen pada mortar tidak memberikan efek kenaikan kuat tekan pada mortar mutu tinggi. Kata Kunci: Abu Cangkang Kerang, Mortar, Kuat Tekan 
EFEK PENAMBAHAN SERAT KAWAT BANDRAT TERHADAP KUAT TARIK BELAH DAN KUAT LENTUR BETON Haikal, Muhammad; Yusnar, Cut; Ruhana, Ruhana
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 5, No 01 (2022): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPengujian meliputi pengujian bahan, pengujian kuat lentur dan pengujian kuat tarik belah beton dengan benda uji balok dan silinder. Jumlah benda uji yang akan digunakan adalah60 buah benda uji, 30 buah benda uji balok dengan pengujian kuat lentur dan 30 buah benda uji silinder dengan pengujian kuat tarik belah beton. Ada pun penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui bagaiman pengaruh penambahan serat kawat bendarat dengan betuk huruf V dengan panjang serat 8 cm terhadap beban tarik. Adapun variasi serat kawatbendrat adalah 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4% dari berat agregatkasar. Hasil pengujian   kuat tarik belah beton umur 7 hari hasil yang paling maksimum pada variasi 3% yaitu 11,62Mpa, dan untuk umur 28 hari hasil yang maksimum pada variasi 4% yaitu 10,55 Mpa. Sedangkan untuk pengujian kuat lentur untuk umur 7 hari hasil yang maksimum padavariasi 1% yaitu 5,75 Mpa dan untuk umur 28 hari hasil yang paling maksimum pada variasi 1% yaitu 4,64% Mpa.Penambahan serat kawat bendrat pada benda uji balok tidakmenunjukan hasil yang signefikan pada pengujian kuat lentur beton. Pengujian kuat tarik belah yang di beri serat kawat bandrat untuk umur 7 hari menunjukan adanya peningkatansebesar  11,62  Mpa  variasi  3%.  Sedangkan  unutuk  umur  28  hari  menunjukan  hasil peningkatan sebesar 10,55 Mpa Kata kunci: kawat bandrat, kuat lentur, kuat tarik belah, variasi kawat.1%, 2%, 3%, 4%.