Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Nexus Between Democracy, Human Development, and Economic Growth: A Provincial Analysis Ringga, Edi Saputra; Silvia, Vivi
Grimsa Journal of Business and Economics Studies Vol. 1 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjbes.v1i1.20

Abstract

This study aims to investigate the impact of democracy and human development on the economic growth of Aceh Province, Indonesia, especially from a long-term perspective during the period 2010-2020. It employs both static and dynamic approaches, such as Robust Least Squares (RLS), Dynamic OLS (DOLS), Fully-Modified OLS (FMOLS), and Canonical Cointegration Regressions (CCR). This study uses two gross regional domestic products (GRDP) as a proxy for economic growth, namely GRDP migas (referred to as GRDP with the oil and gas sector included) and GRDP nonmigas (referred to as GRDP without the oil and gas sector included). Econometric results indicate that human development has a significant positive impact on economic growth, especially in the long term. Furthermore, the level of democracy also significantly affects economic growth positively. However, this indication is observed in the context where the province’s economic growth is not dependent on natural resources as the primary driver. This study suggests that it is imperative to formulate strategic policies that prioritize human development in education, healthcare, and living standards. This approach aims to foster sustained economic prosperity while also strengthening democratic institutions and promoting good governance. Such efforts are crucial to ensure a stable and conducive environment for provinces to achieve long-term economic development.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN BERBASIS SANTRIPRENEUR MELALUI BUDIDAYA IKAN LELE Riyaldi, Muhammad Haris; Umuri, Khairil; Gunawan, Eddy; Nurdin, Ridwan; Dawood, Taufiq C; Srinita, Srinita; Silvia, Vivi; Farlian, Talbani; Nurlina, Eka
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11571

Abstract

Pesantren merupakan sarana pendidikan menimba ilmu pengetahuan agama. Pesantren memiliki kendala tersendiri dalam bidang kemandirian secara ekonomi. Untuk mensiasati permasalahan tersebut diperlukan adanya pelatihan kewirausahaan bagi santri yang belajar di pesantren. Pesantren Darul Hikmah Khaju merupakan pesantren yang menampung santri dari kalangan kurang mampu dan yatim piatu. Maka oleh itu, pengabdian kewirausahaan yang dilakukan oleh tim pengabdian bertujuan untuk menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan dan kemandirian pesantren. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisiopatris, dengan mengajak patisipasi pihak pesantren. Setelah dilakukan observasi dan diskusi, pemberdayaan ikan lele merupakan usaha yang realistis dijalankan oleh Pesantren Darul Hikmah Khaju. Budidaya ikan lele memiliki peluang ekonomi yang strategis dan menjanjikan karena sangat mudah dan praktis untuk dilakukan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu menjelaskan konsep kewirausahaan berbasis santripreneur, pengamatan lingkungan dan diskusi dalam melihat potensi dayah, pelatihan budidaya ikan lele sistem tambak, persiapan,, dan kegiatan pembudidayaan ikan lele. Pengabdian yang dilakukan dengan berbasis santripreneur pada santri Pesantren Darul Hikmah Khaju memberikan manfaat yang besar. Santri mendapatkan wawasan spiritual-preneurship dalam kultur pesantren, sekaligus mulai memahami bagaimana tata cara pembudidayaan lele.