Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS HUKUM PENDAFTARAN TANAH TERHADAP TANAH KOMUNAL salam, safrin; Nurcahyo, Edy; Pahlawan MP, H. Muhamad Rezky; Amrullah, Muhammad Salam
Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Ilmu Hukum, Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jic.v8i1.7702

Abstract

Customary land rights are the highest form of land ownership under customary law, encompassing all land within a specific customary legal jurisdiction, jointly held by members of the indigenous community. The purpose of this research is to find a model for registering communal land in the land registration system and to determine the legal status of communal land in the land registration system. The research methodology used in this study is normative legal research, employing various approaches such as statutory approach and conceptual approach. The legal sources used include primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The research findings indicate that the registration of communal land in the land registration system, both de facto and de jure, has been recognized and protected through two regulations that acknowledge the existence of communal land, namely Ministerial Regulation No. 10 of 2016 and the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program. Essentially, communal land controlled by indigenous communities will be acknowledged through a decree issued by the regent/mayor/governor for the registered communal land at the local National Land Agency (BPN) office. However, the legal status of communal land in the Land Registration System shows that communal land is not included in the rights to land as regulated in Government Regulation No. 24 of 1997 concerning land registration. Therefore, a revision of the land registration regulation is necessary to ensure the legal certainty of communal land controlled by indigenous communities
Peningkatan Pemahaman dan Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Desa Galanti Nurcahyo, Edy; Gurusi, La
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.4178

Abstract

Problem yang dihadapi oleh masyarakat saat ini yaitu masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui bahwa kekerasan dalam rumah tangga merupakan tindak pidana. Banyak orang yang mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga baik kekerasan fisik, psikis, maupun seksual hanya berdiam diri, dan enggan melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian, padahal tindak kekerasan dalam rumah tangga baik kekerasan fisik, psikis, maupun seksual dapat dilaporkan dan pelakunya dapat dihukum sekalipun tindak kekerasan itu terjadi dalam rumah tangga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga di Desa Galanti. Mengingat kekerasan dalam rumah tangga bisa menimpa siapa pun, sehingga butuh membangun kesadaran hukum di masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat dalam rangka membangun pemahaman masyarakat terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga yaitu dengan menyelenggarakan penyuluhan hukum dan membuka ruang konsultasi bila terjadi permasalahan yang berhubungan dengan kekerasan dalam rumah tangga di Desa Galanti.